leyria yg rela harus menerima sebuah perjodohan yg diatur oleh kedua orang tuanya. leyria selalu sabar menerima perlakuan suaminya yg tak lain Arkan, pria yg tidak pernah mencintainya. pernikahan yg diatur untuk mempererat hubungan persahabatan diantara dua keluarga dan mengabulkan permintaan ibu Arkan yg ingin segera memiliki cucu. Arkan yg dingin sedingin es balok, Akankah mencair oleh kelembutan hati istri cantiknya itu?
Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon salikha, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri
10
Leyria masih diam membisu setelah ia meminum obat itu. Sendirian dan mengeluh kepada Tuhan didalam kamar suaminya, menyesali perjodohannya dengan arkan. Mengapa dulu dia tidak menolak saja sehingga tidak akan merasakan jatuh cinta ataupun sakit hati seperti ini.
Setelah melampiaskan kegundahan hatinya dia kembali kekamar hotel mengecek handphone ternyata ada beberapa panggilan tak terjawab dari mama mertuanya. Mengingat semalam dia meninggalkan ponselnya dikamar. Memang semalam leyria ke kamar Arkan bermaksud mengambil airpods yang dipinjam oleh Arkan. Namun malah ditarik ke dalam dan berkahirlah kejadian seperti semalam. Leyria langsung menghubungi balik mama mertuanya itu.
"Hallo, Assalamualaikum ma.." ucap leyria
"Waalaikumsalam sayang.. " jawab mama mertunya diujung sana "kenapa baru menghubungi mama.. semalam kamu kemana aja?" Sambungnya
"Ahh, semalem itu ria ketiduran dan ponselku juga disilent jadi ngga kedengaran mah.. " ucap leyria, yang terpaksa bohong karena tidak mau mama mertuanya tau kejadian semalam.
"Kalian berdua sama saja.. Arkan juga dihubungi ponselnya ngga diangkat-angkat dari semalam.. mama kan jadi kawatir. Takut terjadi sesuatu sama kalian.. " ucap mama
"Maaf mah.. kami terlalu lelah semalam jadi lupa menghubungi mama.. " kata leyria
"Apa semalam kalian melakukan nya ? " Tanya mama
"Maksud mama?.. " jawab leyria
"Malam pertama kalian.. apa sudah melakukan nya? "
"Ahh ituu.. hmm.. " leyria bingung harus menjawab apa
"Tidak usah dijawab, mama sudah tau jawabannya.. lalu mana suamimu mama ingin bicara "
"Mas Arkan mah?? Mas Arkan... Mas Arkan.. ehm dia sedang mandi mah.." jawab leyria asal
"Oh ya sudah nanti suruh dia hubungi mama ya.. "
"Iya mah.. "
"Mama tutup dulu telponnya.. assalamualaikum.."
"Waalaikumsalam.. "
Leyria nampak bingung Bu ayu menanyakan keberadaan Arkan. Sedangkan dia saja tidak tau apakah suaminya masih di restoran bawah atau mungkin pergi ke proyek dengan kliennya.
Meski leyria masih merasa nyeri dan terasa remuk badannya, dia tetap bergegas mencari arkan. Tadinya ia ingin beristirahat dikamar saja, tapi Arkan dihubungi ponselnya nonaktif. Jadi dia yang terpaksa harus mencarinya. ia pun berjalan dengan pelan menuju lift ke lantai bawah.
Sesampainya di restoran, ternyata arkan masih mengobrol duduk berhadapan dengan pak Hermawan dan asistennya sedangkan Susan disamping Arkan.
Kemudian pak Hermawan dan asistennya pamit pergi.
"Eh ada Bu leyria disini.. " ucap pak Hermawan melihat leyria datang
Arkan pun langsung menoleh ke arah belakang. Dan Susan memasang muka masamnya melihat leyria. 'dasar pengganggu.. !!' batin Susan
"Oh iya pak, saya sedang mencari suami saya " ucap leyria tersenyum ramah
Arkan yang melihat itu merasa tidak suka istrinya memberikan senyum kepada lelaki lain.
"Ya silahkan.. saya juga mau pamit dulu " ucap pak Hermawan
Tapi saat leyria melanjutkan langkahnya tepat didepan pak Hermawan dia tersandung oleh kaki bangku restoran. Lalu dengan sigap pak Hermawan langsung menangkap leyria dan tanpa sengaja memeluknya didepan Arkan. Arkan melihat itu semakin tidak suka dengan leyria.
"Terima kasih pak.. telah membantu ku"
"Iya sama-sama lain kali hati-hati.. saya permisi pamit dulu.. "
"Iya pak silahkan.. "
Kemudian leyria menghampiri suaminya
"Mas.. mas Arkan.. " ucap leyria
"Ada apa kamu kesini ? Bukannya kamu masih sakit? " Tanya Arkan
"Aku sudah tidak apa-apa.. tadi mama telpon menanyakan mas arkan. Katanya semalem nelfon mas ngga diangkat. Mama minta ditelfon balik mas.. " ucap leyria
"Oh iya tadi ponselku tertinggal kamar.. dan lupa di charger " kata Arkan
"Tadi aku bilang sama mama kalo kamu sedang mandi mas.. mungkin sebentar lagi mama telpon"
"Ya sudah sini mana ponselmu biar aku yang menghubungi mama pake ponselmu saja.. "
"Hallo mah.. " sapa Arkan
"Assalamualaikum... " Ucap mama
"Waalaikumsalam salam mah .. "
"Kamu kemana aja mama telponin ga diangkat-angkat "
"Aku lupa charger mah.. ada apa mama mencariku? Apa ada hal penting? "
"Loh ko kamu ngomong begitu harus ada hal penting dulu baru boleh ngmong sama kamu?? "
"Bukan begitu.. "
"Mama cuma mau bilang jangan lupa bawain mama oleh-oleh ya yang batu giok yang asli itu kaya didrama Korea loh nak.. biar mama bisa pamer ketemen-temen mama hehehe "
"Ya ampun mama... nelponin Arkan cuma pengen bilang ini aja? "
"Ya engga juga dong nak.. jangan lupa pulang dari Taiwan kami harus bikin leyria hamil.. itu baru oleh-oleh paling indah buat mama dan papa.. "
"Iya.. iya.. nanti Arkan usahain.. Arkan tutup dulu ya mah. " Ucap arkan
"Assalamualaikum.. "
"Waalaikumsalam.. "
🥀
Setelah beberapa hari ditaiwan Arkan mengahabiskan waktu untuk pekerjaan bersama Susan sekertarisnya. Susan sendiri selalu mencuri-curi kesempatan mendekati arkan saat mereka bersama, Arkan yang tau itu selalu menghindarinya. Membuat Susan kesal akan sikap Arkan yang selalu dingin.
Sedangkan leyria jalan-jalan menikmati wisata ditaiwan seperti Taman nasional yangmingshan dan tempat wisata lainnya. Ia menggap semua ini sebagai hari liburnya.
Sampai tiba saatnya pulang mereka berkemas untuk kembali ke Jakarta, setelah nya mereka menuju bandara. Penerbangan itu memakan waktu kurang lebih 6jam. Perkiraan waktu tiba sampai ke bandara Indonesia pukul 19.00.
Susan langsung memisahkan diri dengan arkan dan leyria atas perintah arkan untuk pulang bersama doni. Mengingat kedua orang tua Arkan ingin menjemput mereka.
Leyria dan Arkan saling mendorong koper masing-masing dan menghampiri mama papa Arkan
"Alhamdulillah... Yang ditunggu datang juga. Ayo nak... " Seru Bu ayu dan menggandeng menantunya dengan diikuti Arkan dan papanya
Mereka berjalan ke arah mobil dan langsung pulang kerumah Arkan. Sepanjang perjalanan Bu ayu tak henti-hentinya mengajak menantunya mengobrol. sebelum sampai rumah leyria meminta untuk berhenti di supermarket membeli perlengkapan untuk dimasak hari ini. leyria ingin memasakan makanan yang special untuk kedua mertuanya. dan dia juga berbelanja kebutuhan di dalam kulkas. setelah berbelanja, mereka melanjutkan perjalanan kerumah hingga tak terasa mereka telah sampai di depan rumah Arkan.
Rumah Arkan memasuki komplek perumahan. dengan gaya minimalis berlantai dua sesuai kriteria Arkan. Leyria yang melihat itu terkagum-kagum , disana ada sebuah taman kecil yang diisi dengan berbagai macam bunga.
Sampai akhirnya Arkan memarkirkan mobilnya didepan teras rumahnya, papa mama Arkan pun ikut turun. Papa dan Arkan membawa koper dan barang-barang itu masuk, mengingat rumah itu tidak ada pelayan yg membantu mereka. paling arkan hanya menyuruh seseorang membersihkan setiap akhir pekan agar rumahnya itu tetap terawat.
mama dan leyria sudah masuk kedalam menenteng belanjaan mereka.
💕💞💕💞💕💞
Ikutin terus ya novel ku. maaf kalo masih banyak typo bertebaran dimana - mana 🙏. maklumin aja ya karena author tergolong anak baru 😆 tapi tenang aja pelan - pelan auhor akan menulis rapi😅 dengan kosa kata yang baik juga. jangan lupa like jempolnya 👍😃
mampir ya author
lahh ini cerita nya nge gantung
gimaana cerita tamat nya