NovelToon NovelToon
Pernikahan Gaib

Pernikahan Gaib

Status: tamat
Genre:Komedi / Horor / Supernatural / Romansa Fantasi-Non-Human / Suami Hantu / Sudah Terbit / Romansa Fantasi
Popularitas:16.4M
Nilai: 4.9
Nama Author: Its Zahra CHAN Gacha

Rose tidak menyangka jika selama sepuluh tahun ia telah menikah dengan mahluk gaib dan memiliki anak dari pernikahan mereka.

Mungkinkah itu yang membuat Rose Akhirnya susah mendapatkan jodoh di dunia nyata???

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Its Zahra CHAN Gacha, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

10. Aki Suryo

Lelaki itu kemudian duduk disampingku dan meletakkan tangannya ke leherku. Anehnya tubuh lelaki itu bergetar hebat saat menyentuh leherku.

"Aaarghhh!" ia mengerang seperti kesakitan dan tubuhnya terlempar hingga jatuh ke lantai. Sementara Barra hanya tersenyum sinis kepadanya seperti sedang mengejeknya.

"Pergi dari sini, karena kau bukan lawanku!" ucap Barra membuat pria itu pergi dari kamarku

"Dia siapa?" tanyaku penasaran

"Sepertinya dia orang yang tidak senang melihat kita bahagia," jawab Barra sedikit kesal

"Oh, pantas ia bilang kalau aku ini cucunya padahal aku tidak kenal sama dia," tambahku

"Sekarang tidurlah, hari sudah malam, kamu tidak perlu takut lagi, karena aku akan menjaga dan melindungi kamu dari orang-orang jahat," ucap Barra

"Iya," Aku segera merebahkan tubuhku dan Barra langsung memasang selimut

"Selamat malam, mimpi yang indah Ros," ucap Barra mengecup keningku

Bak mantra tidur, tiba-tiba kantukku langsung datang dan akupun hanyut dalam mimpiku.

"Ros...Ros...Ros," Pukul tiga dini hari aku mendengar suara orang memanggil-mangil namaku, membuatku terbangun. Seketika mendadak aku teringat wajah ibu dan bapak.

"Maaf ya Bu, Ros belum bisa pulang karena aku belum dapat uang untuk ongkos pulang," ucapku lirih

Kembali kucoba memejamkan mata, namun tetap tidak bisa bukan lagi suara orang yang memanggil namaku, tapi suara orang mengaji. Suaranya terdengar jelas ditelinga ku, kucoba beranjak dari ranjang ku dan mencari siapa yang membaca ayat-ayat suci ditengah malam dengan suara yang sangat merdu.

Sudah kucari sampai keluar rumah ternyata tidak ketemu juga Si pemilik suara merdu itu. Bahkan rumah Barra terlihat sunyi sepi seperti tidak berpenghuni, lalu kemana Barra dan Romonya.

Aku duduk di depan rumah sembari menatap langit yang terlihat cerah bermandikan cahaya bulan dan bertabur bintang-bintang.

Sungguh indah pemandangan malam ini, membuatku betah duduk di halaman rumah hingga aku terlelap di kursi depan rumah.

Matahari samar-samar mulai membiaskan cahayanya hangat membuatku terbangun karena merasakan tubuhku mulai berkeringat.

"Sampai kapan perempuan itu akan tinggal disini?" terdengar suara Barra sedang bercakap-cakap dengan Romonya.

"Sampai lukanya sembuh Romo, aku harus bertanggung jawab karena luka itu disebabkan karena aku, jadi aku harus menyembuhkannya," jawab Barra

"Aku malu Barra, orang-orang diluar sana mulai membicarakan kalian, apa kata sesepuh nanti kalau tahu cucu mereka membawa lari anak gadis orang dan menyembunyikannya disini," tutur Romo

"Siapa yang membawa kabur anak perawan orang, Ros itu calon istriku Romo, dan aku akan menikahinya disini," jawab Barra membuatku langsung menutup mulutku yang hampir menjerit karena terlalu kaget bercampur senang ketika mendengar Barra akan menikahi aku.

"Tapi kamu sudah dijodohkan dengan Sukma Melati anak dari Raden Aryo Tejo, dan pernikahan kalian sudah tinggal menghitung tidak mungkin untuk dibatalin," sanggah Romo

"Tapi aku tidak mencintainya Romo, aku hanya mencintai Ros dan aku cuma mau menikah dengan dia, jadi tolong jangan paksakan aku untuk menikah dengan Sukma Romo," tutur Barra mengiba

"Baiklah Romo setuju, tapi ingat Barra kalian berbeda jadi jangan salahkan Romo jika suatu hari nanti terjadi sesuatu dengan kalian, Romo tidak mau ikut campur," jawab Romo

"Tentu Romo, aku akan menanggung semua resikonya," jawab Barra mantap

Benar-benar lelaki sejati, aku jadi semakin kagum dan cinta sama Barra.

Seketika aku langsung beranjak dari tempat ku menguping pembicaraan Mas Barra dan Romonya.

"Kamu sudah bangun Ros?" tanya Barra lirih

"Sudah Mas," jawabku lirih

"Sekarang mandilah, karena hari ini aku ingin mengajakmu bertemu dengan Mbah Suryo," titahnya santun

"Baik Mas," aku segera menuju kekamar mandi, selesai mandi dan berganti pakaian aku langsung menemui Mas Barra

"Aku sudah siap Mas," ucapku semangat

Ia langsung menggandeng lenganku dan mengajak aku kerumah Mbah Suryo.

Rumah Mbah Suryo tidak terlalu jauh dari rumah Barra, sehingga kami hanya jalan kaki menuju ke rumahnya.

Seorang lelaki tua memakai baju khas Jawa lengkap dengan blankon hitam menyambut kedatangan kami dengan ramah.

"Ada keperluan apa yang mulia Pangeran datang menemui hamba?" tanya lelaki itu santun

"Aku ingin mengobati luka calon istri saya Aki, apakah Aki bisa menyembuhkannya?" tanya Barra santun

Lelaki itu menatapku dengan senyuman khasnya dan kemudian melihat luka dileherku yang sudah mulai menghitam.

Ia kemudian meletakkan tangannya sembari menyalurkan tenaga dalamnya untuk mengobati lukaku.

Wajah keriputnya mulai berkeringat seperti sedang melawan sesuatu yang sangat kuat.

Cukup lama lelaki itu terdiam sambil melawan kekuatan yang tidak kasat mata, akhirnya menarik telapak tangannya dari leherku setelah ia merasa tidak bisa menang melawan kekuatan gaib itu.

"Hanya orang yang memberi luka ini yang bisa mengobatinya, ia sepertinya tidak mau orang lain yang mengobatinya Pangeran," jawab Suryo sambil menikmati secangkir kopi di depannya.

"Silahkan diminum kopinya," ucap Ki Suryo

Aku segera menyeruput kopi itu untuk menghormatinya, walaupun sebenarnya aku ini tidak suka kopi.

"Sluuurrppp!, aahh," seumur-umur baru kali ini aku merasakan minum kopi yang seenak ini, padahal cuma kopi hitam biasa tapi rasanya sangat nikmat, mungkin Ki Suryo ini dulunya bekerja sebagai peracik kopi di kafe kali, makanya kopi buatannya sangat endol surendol tak kendol-kendol.

Lelaki tua itu tersenyum senang ketika melihatku menghabiskan kopi buatanya.

"Bagaimana rasa kopinya?" tanya Ki Suryo

"Enak," jawabku singkat

"Perlu kau tahu Ros, Ki Suryo ini pandai membuat kopi, dan aku adalah penggemar berat kopi buatannya," tambah Barra

"Oh, pantaslah kalau begitu," gumamku dalam hati

"Ki, aku ingin menikahi Ros, apakah kami bisa bersatu?" tanya Barra membuatku kaget

Aki Suryo hanya tersenyum kecut sambil menghisap rokok linting di tangannya, ia hanya menarik nafas panjang sambil menatap aneh kepadaku.

"Tanya dulu calon istrimu itu, apa dia mau menikah denganmu atau tidak, karena menikah bukanlah sesuatu yang main-main dan tidak boleh ada unsur paksaan," jawab Ki Suryo sembari mengepulkan asap rokoknya ke udara

Ku lihat Barra mengangguk paham dan menatapku.

"Ros, maukah kamu menjadi istriku?" pertanyaan Barra seperti menghipnotis aku yang langsung mengangguk setuju.

Aku melihat Barra begitu bahagia mendengar jawabanku ini, senyumnya terus mengembang dan mengusap lembut rambutku.

"Terima kasih Ros," jawabnya mengecup keningnku

Ki Suryo hanya menghela nafas panjang kemudian bangkit dari duduknya.

"Pernikahan kalian memang sudah ditakdirkan Gusti Allah, tapi jangan sampai karena keegoisan salah satu dari kalian akan menyebabkan salah satu dari kalian merasakan penderitaan dimasa yang akan datang," tandas Ki Suryo begitu bijaksana

"Aku sudah mantap untuk menikahi Ros, dan aku berjanji tidak akan menyakitinya, apalagi membuatnya menderita di masa depan," jawab Barra begitu percaya diri

Kini Ki Suryo tersenyum bahagia seperti seorang yang berhasil memenangkan sesuatu.

"Apa kau yakin Pangeran?" tanya Ki Suryo meyakinkan

"Seorang Barra Arya Kusumo tidak pernah ingkar janji, kau bisa pegang kata-kata saya Aki," jawab Barra mantap

"Baiklah, kalau begitu Pangeran," jawab Ki Suryo yang kembali duduk bersila

"Jadi kapan aku bisa menikah dengan Ros Aki?" tanya Barra tidak sabaran

Lelaki itu hanya tersenyum mendengar ucapan Barra.

TO Be CONTINUED.

Jangan lupa kasih like, komen, Love and Vote ya.... sebanyak-banyaknya karena itu gratis guys.... Insya Allah aku mau nambah satu Chapter lagi, tapi jangan lupa vote ya....love you... muaaach 😘😘😘😘😘😘. Udah ya kissnya jontor nih bibir aku...😄😄🤭🤭😉😉

1
Pisces97
inilah yang ga boleh berlarut-larut dalam kesedihan ada makluk halus menginginkan manusia jadi pasangan
Pisces97
seru bacanya Thor karena kangen baca novelmu ini dari buku cetak Thor jadi mampir kesini lagi
Dani Haryanto
suka ceritanya sampai baca ulang deh
Hilya Nur
ceritanya persis seperti novel sebelah yang judulnya kos paling ujung
Yulay Yuli
ada mbah dukun 😂
Nurjannah Jannah
aku baca ulang ya Thor .. aku rindu saat waktu itu masih berkabar sama dia sambil membaca cerita mu yg satu ini
🦈Bung𝖆ᵇᵃˢᵉ: nanti akan segera hadir novel tentang Rangga, mungkin di awal februari
total 1 replies
Nabila Al Adibah
Luar biasa
ꪻ꛰͜⃟ዛ༉🍾⃝ sᴀͩᴋᷞᴜͧʀᷡᴀͣ🌸
cerita bagus, ada seremnya, ada sedihnya, ada lucunya, ada romantis nya. nano nano deh
Nur Fianti
Luar biasa
Ass Yfa
akhirnya nemu Ros disini
Egga alain
seru
Danu Al Ayubi
itu lagu dari almarhum didi kempot kak thor
kalem
luar biasa
🦋Elsawhy🦋
yaaa
rindu kok sama genderuwo
🦋Elsawhy🦋
waah suny auto salting dooong
Sri Lestari
karya nya bagus,,setiap alur cerita nya keren,ada sedih,lucu& bahagia,,,suka banget sama karya nya .... sukses terus ya thoorrr..
Ninik Hany
semua memiliki kesaktian sendiri" berasa baca buku Herry Potter
Marifatul Jannah
alur cerita yang menarik untuk di baca
©️cary`s
👍👍👍
©️cary`s
q lanjut baca yg perewangan
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!