NovelToon NovelToon
Hantu Tanpa Kepala Tragedi Sampit

Hantu Tanpa Kepala Tragedi Sampit

Status: tamat
Genre:Kutukan / Dunia Lain / Spiritual / Horor / Tamat
Popularitas:429.6k
Nilai: 4.6
Nama Author: Hidayati Yuyun

Yuni pergi kesebuah daerah karna tugas kerja disana ia tak sengaja bertemu sosok hantu korban tragedi kerusuhan yang awal nya membuat nya takut
Tapi ternyata hantu itu datang minta tolong untuk bisa mati dengan tenang

Dan Yuni diberi hadiah cincin merah delima ketika membantu nya Yang slalu kembali Setiap kali Yuni membuang nya Sadar atau tidak cincin itu mengudang banyak hantu tanpa kepala mendatangi
Yuni silih berganti

Namun seiring nya waktu Yuni sadar
Hantu hantu itu datang hanya untuk minta menyambung kepalanya tanpa menyakiti Yuni yang mulai beradaptasi
pada pekerjaan nya di camp .

Bisakah yuni menyanggupi permintaan para hantu atau ia harus kah lari karna menurut nya terlalu mengerikan Dan banyak tantangan Apalagi berhadapan dengan penduduk asli dayak .Penasaran baca disini ya

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Hidayati Yuyun, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Bab 10 Sisi Lain Rena

Setelah ngobrol lama Mereka pun lalu makan bersama Di dapur karyawan Begitu juga dengan pa Tyiur Yang ikut bergabung makan siang

Yuni yang duduk disebelah Ariesta jadi perhatian Rena dan Ferdi Yang melihat kedua nya saling ngobrol santai Terlihat mereka persis seperti orang pacaran

" Ris sejak kapan lho dekat " kata Rena penasaran

" Yah .... kepo banget ya " kata Ariesta santai

" Yang kasih tahu ngak sama mereka kalo kita mau nikah tahun depan " kata Ariesta membuat semua orang melihat kearah Ariesta .

" Heh ..... kamu itu masih bocil ris kok mikir nikah " kata Rena

" Tapi biar bocil gitu, jago bikin anak Ren " kata Tri terkekeh

" Ck...... paling cuma buat sandaran mba Yuni doang . Nyari bocah kemaren sore " kata Rena menyindir Yuni .

" Hah .... maksudnya apa ?" kata Ariesta Sedangkan Yuni hanya cuek

" Yah kan cari yang imut biar awet muda gitu .Semacam Tante tante suka brondong hanya untuk kesenangan " kata Rena tahu Yuni lebih tua dari Ariesta satu tahun

" Lho kali Ren, kan ngak ada larangan nikah sama bocil Lagian kalo suka sama suka ngak masalah " kata Yuni cuek sambil melahap habis makanan nya

" Betul itu, tapi benaran ngak tuh nikahnya " kata Aris

" Dalam mimpi ris" jawab .Ariesta yang membuat semua orang tertawa

" Ya kan yang, tadi malam kita nikah ." kata Ariesta

" Iya tapi waktu pas jadi nganten kamu jadi boto ijo yang " kata Yuni terkekeh

" Hah ....kok bisa " kata Ariesta kaget

" Iya kan , tadi malam mimpinya putus trus lupa deh Ngak bisa disambung lagi padahal kita berdua mau.... " kata Yuni

" Mau ngapain ....... " kata Andre penasaran

" Hahaha ........ mas Andre kepo yang " kata Ariesta tergelak . Yang membuat heboh meja makan ulah Yuni dan Ariesta

" Gila tuh berdua cinta di bikin lelucon " kata Ferdi

" Emang kamu ngak Fer, kamu aja playboy cap gayung kan " kata Rena

" Enak aja gue play boy sejati ." kata Ferdi Yang lalu meninggalkan ruang makan Dan ke halaman mess untuk ngobrol dengan yang lain .Malas mendengar ocehan teman teman nya .

**********

Subuh buta Yuni sudah terbangun. Lalu sholat . Karna merasa celana nya basah Yuni pun mengecek nya .

" Astaga tamu bulanan " kata Yuni

Yang melihat pembalutnya tinggal satu .

Lalu masuk kamar mandi untuk membersihkan diri Lalu bergegas mengambil dompet lalu keluar .mess Meminjam motor ke bengkel untuk ke warung terdekat

Yuni pun bergegas menelusuri jalan sepi Untuk membeli apa yamg ia cari

Namun di jalan Yuni terlihat sosok pria aneh Sedang berjalan kearah jalan raya.

" Mau tumpangan mas " tawar Yuni pada seseorang pria itu . Orang itu tak bicara lalu duduk di boncengan Yuni Dan Yuni kembali melaju kejalan raya . Dan ketika hendak berbelok ke kanan Tangan nya menyentuh punggung Yuni .

" Trimakasih " kata orang itu

" Ya sama sama " kata Yuni lalu kembali menuju warung di pinggir jalan raya Yang. baru saja buka

Sedangkan sosok itu hilang begitu saja Diantara pepohonan lebat Berjalan tanpa kepala menyusuri pagi yang sepi Sedangkan Yuni menuju warung

" Mba beli softex ada " kata Yuni

" Ada mba kok tumben pagi gini mba " kata si pemilik warung .

" Iya takut nanti motornya mau dipake kerja mba Makanya kesini pagi pagi " kata Yuni sambil memilih jajanan juga untuk cemilan

" Tapi hati hati mba, sampean ini cukup. berani jalan sendiri kadang malam juga . Disini lagi musim banyak hantu tanpa kepala mba " kata pemilik warung berbisik pelan

" Hah .... kok bisa "' kata Yuni

" Iya mungkin arwah mereka gentayangan

Karna mati dengan cara ....." kata Pemilik warung memberi kode tangan di lehernya .

" Ah masa sih mba, Tapi pernah juga sih takut . Tapi sekarang ngak lagi mba Karna sebenarnya hantu juga takut bertemu dengan manusia Paling itu jin yang menyerupai hantu "' kata Yuni

" Hahaha...... mba nya bisa saja . ini mba total nya 63 ribu " kata pemilik warung memberikan kantong kresek

" Nih mba uangnya , oh ya apa disini ada yang jual ikan " kata Yuni

" Ngak ada mba di pasar kalo ikan

Tapi kalo ayam sama babi banyak mba tuh di ujung jalan sana " kata si pemilik warung menujuk sebuah rumah

" Oh gitu , ya sudah trimakasih " kata Yuni yang lalu kembali pulang ke camp

Karna hari sudah mulai terang.

Brum..... brum.........

Yuni menghentikan motornya Ketika Ferdi menghadang nya di jalan Yang sudah siap pergi entah kemana membawa karung

besar berisi peralatan bengkel

" Pagi pagi keluyuran kemana ?" kata Ferdi

"Kemana itu urusan gue kenapa emangnya Minggir lho mau ditabrak hah " kata Yuni yang tak senang jalannya di halangi

" Dih dasar cewek aneh begitu saja marah ." kata Ferdi

" Kamu toh cowok aneh , sok kenal " Kata Yuni memarkirkan kembali motor di bengkel Dan Yuni pun bergegas kembali kekamar untuk menaruh belanjaan nya .

Tak lama ia keluar , tanpa sengaja Yuni melihat Rena berjalan kearah belakang kantor Karna penasaran Yuni pun mengikutinya diam diam

" Mau ngapain Rens di belakang kantor pagi pagi begini " kata Yuni Mengikuti Rena yang menemui seseorang . Entah apa yang di obrolkan Tiba tiba mereka saling berciuman Dan cukup lama Yuni melihat nya Lalu Yuni memperhatikan siapa pria yang berciuman dengan Rena

" Astagfirulah aladzim, dasar gila tuh orang " kata Yuni Yang lalu pergi menjauh Meninggal kan kantor .

" Yun dari mana ?" kata Moko

" Ngak dari mana mana mas, tuh cuma lihat tanaman di belakang " kata Yuni

" Pagi pagi gini tumben , yuk kekantin aja bareng " kata Moko mengajak Yuni kekantin untuk sarapan

" Ayo ... oh ya mas, Kalo ngak salah Juan mekanik pindahan baru itu punya istri kan " kata Yuni bertanya

" Iya kenapa memangnya . istrinya tinggal di jawa " kata Moko

" Enggak cuma nanya " kata Yuni Yang lalu berjalan bersama Moko Lalu menarik kursi untuk duduk di depan meja makan Begitu juga Moko yang menatap Yuni

" Kenapa melihat ku begitu " kata Yuni heran

" Kamu melihat nya , atau sengaja mengintipnya Mereka memang sudah biasa begitu " kata Moko Yang menebak apa yang dipikirkan Yuni

" Mas Moko tahu kalo mereka itu ... " kata Yuni kaget Lalu menatap Moko lekat penuh tanda tanya

" Cuma pernah lihat sekali . " kata Moko Yang lalu mengambil nasi ke piring nya Dan lalu mengambil lauk dan sayur Yang sudah tersedia

Yuni pun terdiam Lalu melakukan hal yang sama Dan makan bersama Tanpa bicara sampai makanan mereka habis Andre ikut bergabung bersama Aris

Untuk ikut sarapan pagi

*************

Malamnya setelah magrib Yuni ikut berkumpul di kantor Karna sedang ada pembagian gaji. Dan Yuni duduk santai Karna Rena yang bertugas Rena tak tidur bersama Yuni Karna di tempatkan di mess karyawan biasa Dan Yuni hanya memandangi wanita itu sesekali

" Fer tuh duit banyak dapat lemburan tambah ya " kata Tri menatap Ferdi

" Iya lah kan buat nabung, oh ya keluar yuk nongkrong beli minum . " kata Ferdi mengajak Tri untuk keluar malam

" Ogah musim begini kok nekat " kata Tri yang memperhatikan Yuni Yang asyik membuat laporan sambil bersandar di kursinya

" Ajak tuh cewek " kata Ferdi berbisik

" Kamu aja kalo berani " kata Tri

Yang sekilas menatap Yuni .Lalu ikut mengantri di meja pa Tyiur .

Sedang kan Yuni yang diperhatikan pura pura tidak tahu Sambil menatap Rena yang saling pandang dengan Juan Seperti mau janjian keluar malam ..

Tak sampai 1 jam kantor pun mulai sepi Karna pembagian gaji sudah selesai Dan Rena buru buru pergi keluar kantor Dan Yuni pun segera menyusul nya .

" Sayang mau kemana " kata Ariesta

" Ada deh yuk ikut " kata Ariesta

Yuni pun keluar dan melihat Rena kembali menuju ketempat sepi..Tapi kali ini mereka pergi ke gudang atas bengkel

" Ayo " kata Yuni menarik tangan Ariesta dan mengendap endap keatas

" kita mau kemana " kata Ariesta

" Shut .... ikut saja jangan banyak bicara " kata Yuni menaruh jarinya di mulut Ariesta Dan Ariesta pun mengangguk mengikut Yuni kegudang atas bengkel

1
Mahrita Sartika
manalinga banar si Yusuf 😍🤭
Mahrita Sartika
ulun gin insyaallah turun tarus ke pambacaan guru Bakri di toko 99 Sudimampir,,,
Hidayati Yuyun: alhamdulilah
total 1 replies
Melas Nggrhemheth
iklan nya 1 menit
Kardi Kardi
stay tune misss. santaiiii. ambil WUDHUUUU/Panic/
Kardi Kardi: yuppp. lets prayyyy/Chuckle/
total 1 replies
Kardi Kardi
sori ommmm. soriiiiiii
Kardi Kardi: dont angryyyyy
total 1 replies
Melas Nggrhemheth
hantu tanpa kepala berdiri menatap nya,
?
Melas Nggrhemheth
iklan nya ngeri... berlapis lapis
Kardi Kardi
say bismillahhh
Kardi Kardi: bismillahhh
total 1 replies
Kardi Kardi
bismillahhh. READINGGGG
Kardi Kardi
nice novellll😇
Elie Suryani II
Luar biasa
Mahrita Sartika
urang singgah dulu Thor ka rumah ulun di Handil Bakti kasian Athar kauyuhan taguring pulang
Mahrita Sartika: jangan pina kena, tampulu parak hari raya banyak daging dengan wadai pilih haja 🤤
total 2 replies
Mahrita Sartika
kan kan kan jadi mewek lagi aku nya 😭😭😭
Utopi Phobia
ttgdggxehwwthvcgjdsffghhh Lo, 😭😭😭😭❤️
Mahrita Sartika
aku nggak pernah liat hantu atau hal ghaib tapi sering mo kecelakaan gegara kakak aku tiba-tiba berhenti melihat yg tidak terlihat oleh aku saat boncengan
Ekayadi
happy ending ya kk .. bgus cerita ny
Ekayadi
sheila tuh emang tipe wanita murahan.. semoga aj dia d kerjai bocil
Ekayadi
waalaikumsalam kk... seru banget cerita ny buat hiburan malam
Ekayadi: iy kak... salam kenal juga ya
total 2 replies
Ekayadi
gk ikhlas aku klo yuni berhenti krja dan pindah tmpt lain kasihan tri
Ekayadi
mending berteman dgn lelaki krna mereka bisa menjaga, melindungi dan meratukan perempuan... klo berteman dgn cewek yg ad kebnyakan menikung dr blkng
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!