NovelToon NovelToon
Mutiara Hatiku

Mutiara Hatiku

Status: tamat
Genre:Crazy Rich/Konglomerat / Diam-Diam Cinta / Identitas Tersembunyi / Tamat
Popularitas:251.8k
Nilai: 5
Nama Author: Sarah Mai

Series Kedua

Sebelum membaca novel ini hendaknya terlebih dulu baca novel Terjerat Rasa.

Sebuah kisah cinta yang kembali terulang dalam ruang waktu dan jiwa yang berbeda, bertemu kembali merangkai kisah cinta dan mengarungi peliknya kehidupan.

Mutiara Mikha Aditama adalah gadis kalem nan cantik yang tangguh, ia jarang tersenyum karena badai kehidupan itu terlalu kuat mengepungnya.

Akankah ada seseorang yang mampu membebaskan Mutiara dari kepungan badai kehidupan itu?

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Sarah Mai, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Bab 10 - Amukan Nia

Terdengar suara gaduhan dari kamar belakang, seperti suara seseorang yang sedang mendorong dan memukul, kemudian disusul dengan jeritan histeris.

"Pergiiiiiiiiii!"

"Pergiiiiiiiiii!"

Anggita langsung berlari cepat menuju kamar Nia Devira.

Bastian dan Jin Hui merasa terkejut dan penasaran, keduanya reflek ikut berlari mengikuti Anggita.

"Ya Allah Mutiara!" ucap shock Anggita melihat cucunya.

Gadis itu terlunglai lemas akibat terkena serangan Amukan Nia, ia terdorong ke ujung tembok dalam rambut dalam kondisi acak-acakan bekas jambakan keras dari Nia Devira yang tiba-tiba mengamuk marah, pipi Mutiara juga terlihat merah bekas tamparan.

"Diam kamu...Diaaaaaam!"

Jeritan menggelegar marah dari mulut Anggita diiringi dengan tatapan mata yang melotot tajam, membuat wanita gila itu terdiam tidak berkutik lagi, Anggita satu-satunya orang yang bisa menundukkan Amukan keras Nia.

Tuhan telah memberikan kelebihan kepada ibu yang telah melahirkan Nia, meskipun Nia sudah tidak membahayakan orang lain, entah mengapa, sejak dari kecil, Mutiara tetap menjadi sasaran amukan Nia dan hal ini masih menjadi misteri.

Setahun belakangan, Nia bisa mengamuk satu atau dua kali dan tepat kedatangan Bastian adalah kali kedua Nia mengamuk, Wanita gila itu seperti mengetahui jika Ibunya dalam kondisi terancam.

Frekuensi amukan Nia yang sudah sangat jauh berkurang, jika dulunya Nia dalam kurungan isolasi berlapis, namun saat ini sudah tidak lagi, perobatan inilah yang menguras habis harta Aditama. Segala pakar dan alat-alat canggih diturunkan untuk mengobati sang putri namun Lagi-lagi kemampuan manusia itu sangat terbatas, hanya yang Maha Kuasa lah, yang mampu mengubah segalanya.

Anggita langsung mengambil rantai besi bersiap memborgol kaki dan tangan Nia.

"Tidak...tidak...tidak...!" ucapan menggeleng Nia yang mengerti, tidak ingin diborgol karena membuat ia kesulitan bergerak. Namun dengan hanya cara itu lah yang bisa Anggita lakukan, agar Nia tidak membahayakan Mutiara.

Bastian dan Jin Hui begitu shock melihat kejadian hebat di rumah itu, sampai keduanya terbengong dan menelan ludah.

"Tisu...tisu..dimana tisu?" pinta Bastian dengan Bahasa Jerman nya kepada Jin Hui, sontak sang asisten mengeluarkan cepat selembar tisu dari kantong ajaibnya.

Sambil menghapus titik keringat yang timbul di dahi Bastian, tanpa sengaja sorotan mata pria itu melihat fokus kepada wajah sedih Mutiara lalu tiba-tiba muncul tetesan darah kecil dari hidungnya. Tatapan hampa dari seorang gadis yang sudah berputus asa dengan nasibnya yang tragis, sudah bertahun-tahun mengahadapi kondisi ibu yang mengalami gangguan kejiwaan akut.

"Kamu tidak apa-apa sayang!" Anggita Merapikan rambut Mutiara dan melap darah kecil di hidung gadis itu.

Mutiara langsung memeluk Neneknya dengan menangis terisak-isak. Bahwa ia tidak akan pernah sanggup menghadapi semua itu jika tanpa seorang nenek yang hebat seperti Anggita.

Melihat kesedihan gadis yang baru saja Bastian kenal, ia sempat tertegun dan terdiam. Bastian kembali melangkah menuju ruang tamu.

"Tuan," panggil Jin mengikutinya dari belakang.

"Tuan, sebaiknya tuntunan ini dibatalkan saja, kondisi mereka sangatlah miris, andaikan Mutiara yang dipenjarakan, dia adalah tulang punggung dari keluarga ini, sementara wanita tua itu memiliki suami yang sakit dan anak yang gila. Jadi kedua-duanya sangat bergantung tidak ada yang bisa dipenjarakan. Jika kita tetap nekat, saya khawatir, hal ini akan akan menjadi santapan lezat para kompetitor yang nantinya akan menyudutkan kita, sebagai tindak penindasan atau apakah Tuan akan mengurangi denda dari 3 Milyar itu, sehingga mereka mampu untuk membayarnya!" Argumen Jin yang begitu cermat.

"Lupakan saja, Mari pergi!" jawab singkat Bastian melangkah cepat menuju pintu keluar.

"Tuan, ini serius? Apakah semua tuntutan ini total dibatalkan?" tanya Jin memperjelas.

"Iyah!" ucap singkat Bastian langsung melangkah keluar dari rumah itu.

Jin tersenyum lega, akhirnya majikannya itu masih memiliki hati nurani yang dalam terhadap sesama manusia.

*

"Ayo, kamu minum dulu, Mutiara!" Anggita berusaha membantu Mutiara bangkit dan memapah cucunya itu menuju dapur.

Mutiara terlihat minum sampai puas.

"Loh, Mutiara, kemana mereka!" tanya Anggita mencari-cari keberadaan Bastian Dan Jin, wanita itu tidak sadar jika dua pria itu telah mengikutinya dari belakang serta ikut menyaksikan amukan Nia Devira.

Mutiara langsung mengejar sampai ke depan pintu, terlihat ekor mobil pengawal Bastian keluar dari area gerbang rumah mereka.

"Mereka sudah pergi Oma?"

Sementara Aditama sedang tertidur pulas di kursi tempat ia biasa berjemur.

"Lalu, bagaimana dengan tuntunan itu?" Anggita bertanya-tanya,

Tiba-tiba ponsel Mutiara berbunyi, gadis muda itu bergegas mendapati ponselnya dan memperhatikan panggilan nomor baru.

"Si...siapa ini!" tanya Mutiara dengan gugup.

"Saya Jin Hui, sekretaris Tuan Bastian Enzo, saya hanya ingin menyampaikan kepada kamu, bahwa semua tuntutan Tuan Bastian telah ditarik dan dihapuskan!"

"Terima kasih banyak Tuan, terima kasih banyak (suara terharu Mutiara yang begitu senang dalam mata berkaca-kaca) sebagai ucapan terima kasih saya, saya akan mengirim cake terlezat untuk kalian, tolong kirimkan alamatnya!"

"Baiklah, cake yang hanya berukuran kecil saja, tidak perlu terlalu besar, karena Tuan Bastian tidak begitu menyukai cake!"

"Siap Tuan!" ucap bahagia Mutiara.

"Trup!"

Saat ponsel ditutup, Mutiara berlari kencang memanggil dan memeluk Anggita.

"Omaaaaaa, iyeeeeeeee!"

"kenapa jadi girang begini!" ucap heran Anggita.

"Tuntunan itu akhirnya ditarik dan kita dibebaskan!" ucap excited Mutiara masih memeluk sang nenek.

"Benarkah?"

"Benar Oma!"

"Ya Allah, terima kasih!" ucap syukur Anggita sampai meneteskan airmata.

"Huuuft" tarik nafas lega Mutiara.

"Intinya jangan panik dan berputus asa, semua ada jalan keluarnya!" ucap Anggita.

"Benar Oma, tapi mengapa mereka begitu mudah menariknya? Bukankah tadinya pria itu, sangat keras kepala, apa karena dia kasihan melihat kita?"

"Mungkin saja, ternyata mengamuknya Nia ada hikmahnya juga. Jujur, tadinya Oma juga sangat bingung!"

Keduanya kembali berpelukan.

"Terima kasih yah Allah!" gumam syukur dua wanita kuat itu.

*

Di dalam mobil, terlihat Bastian Enzo melamun menatap ke arah jendela. Ia masih shock tentang kehidupan Mutiara dan keluarganya, gadis itu mampu bertahan hidup dalam kondisi yang cukup pilu dan mengerikan.

Bastian reflek teringat dengan Nasihat Adinda Aira, ketika lelaki itu masih remaja dan sedang mogok makan, hanya karena salah satu keinginannya tidak terpenuhi. Ucapan dari seorang ibu yang benar-benar terbukti.

"Bastian anakku sayang, bahwa di luar sana ada kehidupan orang-orang yang tidak seberuntung kamu, penuh kemewahan dan kebutuhan yang berlimpah seperti ini, kehidupan mereka itu sangat miris dan cukup keras, jika kita menjadi mereka, juga belum tentu sanggup, Sebab itu, andai suatu hari nanti kamu bertemu dengan mereka, rendahkan hatimu serendah-rendahnya, jangan sakiti lagi, karena pahitnya kehidupan, sudah cukup sangat menyakiti mereka. Apabila kamu bisa bantu, itu lebih baik sayang."

*

1
Afnan S
se menderita nya mutiara masih bisa kuliah dan pergi ke luar negeri Berlin. berarti dia termasuk orang rang yang mampu..beda dengan rakyat jelata..kalo kekurangan ya bener2 ga bisa sekolah tinggi.. untuk makan aja susah
februari
terimakasih thor atas cerita yang sangat luar biasaaaaaa 🌹
rena
luar biasa
Ita Widya ᵇᵃˢᵉ
adakah season jin Hui dan Tifani berlanjut ka Sarah???
Olivia Madelyn
Alhamdulillah....pada akhirnya segala perjuangan hidup yg dijalani mutiara dan keluarganya akhirnya berujung bahagia.semuanya merupakan hasil dari kegigihan,kesabaran,dan ketabahan yg penuh dengan air mata.
Dera Aulia
semakin menarik ceritanya
🏡s⃝ᴿ 𝓡⃟⎼ᴠɪᴘDᵉᵉKᵝ⃟ᴸ ¢ᖱ'D⃤
Alhamdulillah semua berakhir bahagia...
ikut merasa senang dan gembira dengan akhir cerita yang berakhir bahagia, Farel pun akhirnya mnyadari kesalahannya serta mau meminta maaf.

Setiap kehidupan ada hal2 yang harus kita lalui baik ataupun buruk. terkadang kita menanyakan mengapa hal2 buruk harus menimpa diri kita..namun yakinlah setiap kejadian yg kita lalui adalah garis hidup yg harus kita lalui yang mngkin saja memberikan pelangi buat hidup kita kedepannya.

Begitu juga dengan kehidupan Mutiara..yg sedari kecil harus menderita, memiliki ibu yg gila dan ayah yg sudah tiada. Namun berkat doa, jerih payah, usaha, kepintaran dan hati yang tulus menerima semua kehidupannya dengan ikhlas dan sabar semuanya akhirnya berakhir bahagia dan indah untuknya

Tentunya banyak hal yg dapat kita petik dari novel ini seperti ttg kasih sayang seorang nenek dan Bunda Adinda kpd cucu dan anaknya. Serta ketulusan hati mutiara dalam mnjalani kehidupannya

Terima kasih Kak Mai atas novelnya..ditunggu utk novel berikutnya.
Tetap semangat, sehat selalu dan sukses utk karya2nya...🙏
🏡s⃝ᴿ 𝓡⃟⎼ᴠɪᴘDᵉᵉKᵝ⃟ᴸ ¢ᖱ'D⃤
waahhhh....kerenn Nia masih bisa hamil di usia yg sdh tidak muda..🤭🤭
ini adiknya Mutiara akan seumuran sama anaknya dong 🤭🤭🤭
🏡s⃝ᴿ 𝓡⃟⎼ᴠɪᴘDᵉᵉKᵝ⃟ᴸ ¢ᖱ'D⃤
jadii terharuuu..😥😥😥😥
🏡s⃝ᴿ 𝓡⃟⎼ᴠɪᴘDᵉᵉKᵝ⃟ᴸ ¢ᖱ'D⃤
wahh ada sang dokter juga ternyata
🏡s⃝ᴿ 𝓡⃟⎼ᴠɪᴘDᵉᵉKᵝ⃟ᴸ ¢ᖱ'D⃤
uhuyyyy...kode nih....kode nih
semoga bs mngikuti jejak Bastian dan Mutiara 🤭🤭
🏡s⃝ᴿ 𝓡⃟⎼ᴠɪᴘDᵉᵉKᵝ⃟ᴸ ¢ᖱ'D⃤
cieee...bnyak fans nih yeee...
jgn kalah lahh..coba dekatin Tiffani
🏡s⃝ᴿ 𝓡⃟⎼ᴠɪᴘDᵉᵉKᵝ⃟ᴸ ¢ᖱ'D⃤
mngenaskan nasibnu thalia...
itulah buah dari kedengkian dan keserakahanmu..
mOnd3 ℘ꫀׁׅܻׅ݊꯱ꫀׁׅܻ݊ƙׁׅ🤗ᵇᵃˢᵉ
Q terlat baca ka karna lama off....


dan alhamdulillah semua happy ending dengan pasangan'y masing", trimakasih banyak buat ka'Sarah yang telah membuat karya luar biasa ini banyak hikma yang di petik dari kisah MH banyak pelajaran hidup terutama PERJUANGAN, SABAR juga Keikhlasan... jangan menyerah dengan ke ada'n di saat qita berasa dalam titik terendah selalu berserah diri dan berpasrah kepada Allah...

trimakasih banyak ka'sarah di tunggu lagi karya" hebat mu tetep semangat dan sehat selalu ya🤗🤗🤗🥰🥰🥰🥰
mOnd3 ℘ꫀׁׅܻׅ݊꯱ꫀׁׅܻ݊ƙׁׅ🤗ᵇᵃˢᵉ
cihuuuuuyyyyyy🤭🤭🤭🤭🤭🤭🤭yah begitulah... semua pasti bahagia asal mau bersabar karna itu yang di hasilkan dari buah kesabaran
mOnd3 ℘ꫀׁׅܻׅ݊꯱ꫀׁׅܻ݊ƙׁׅ🤗ᵇᵃˢᵉ
eeeeee Thalia kenapa itu??? kenapa harus scan otak juga.... apa ini balasan dari perbuatan Farel dulu dan kini berimbas ke anak'y
mOnd3 ℘ꫀׁׅܻׅ݊꯱ꫀׁׅܻ݊ƙׁׅ🤗ᵇᵃˢᵉ
ciyeeee yang manten baru😍😍😍mesra'n mulu yeeeeee
mOnd3 ℘ꫀׁׅܻׅ݊꯱ꫀׁׅܻ݊ƙׁׅ🤗ᵇᵃˢᵉ
kode tuh Dan kalo Jin Hui tuh pengen ngajak u nikah🤭🤭🤭ya enggak'y kan u bisa nikah muda walaupun sudah 🅣🅘🅓🅐🅚 gadis lagi, kenapa mesti nunggu usia 40
mOnd3 ℘ꫀׁׅܻׅ݊꯱ꫀׁׅܻ݊ƙׁׅ🤗ᵇᵃˢᵉ
sungguh hancur hati seorang kakek setelah mendengar sendiri ucapan kasar cuxu'y🥺🥺🥺
mOnd3 ℘ꫀׁׅܻׅ݊꯱ꫀׁׅܻ݊ƙׁׅ🤗ᵇᵃˢᵉ
hadew Thalia masih kekeh ya ingin mendapatkan pulau itu... 🤣🤣🤣wkwkwk Jin Hui kau memergoki boss mu bucin
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!