NovelToon NovelToon
Suamiku Selingkuh Karena Salahku

Suamiku Selingkuh Karena Salahku

Status: tamat
Genre:Selingkuh / Tamat
Popularitas:14.8k
Nilai: 5
Nama Author: rizal sinte

Kinan Maharani 23 tahun adalah sosok ibu idaman bagi para suami, dia sangat pandai mengurus anak-anaknya tanpa bantuan orang lain. Akan tetapi, satu kesalahan terbesar Kinan, dia melupakan akan peran istri yang ternyata juga penting dalam rumah tangga.

Muhammad Raka 27 tahun, sebenarnya adalah seorang laki-laki baik dan penyayang. Namun, melihat istrinya yang selalu fokus mengurus dua anaknya sehingga dirinya tak lagi mendapatkan perhatian, selalu saja diabaikan seakan peran nya sebagai seorang suami tak penting dalam hidup Kinan sejak kedua anak kembarnya lahir. Sebagai seorang laki-laki normal, Raka membutuhkan belaian manja dari istrinya walaupun itu hanya sebentar saja. Tapi Kinan tak pernah lagi memberikan kewajiban nya karena selalu anak yang menjadi mayoritas istrinya tersebut.

Merasa bosan dan jenuh, tak lagi mendapatkan hak kewajiban seorang istri untuk melayani dirinya. Raka mengambil jalan pintas yaitu mendua.

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon rizal sinte, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

bertemu dengan Kinan

Dengan tak sabaran minta buru-buru menyiapkan dirinya supaya bisa segera bertemu dengan sahabat lamanya itu, yaitu Kinan.

Nita terlihat sangat benar-benar tidak sabaran ia ingin segera mengetahui bagaimana kisah rumah tangga Kinan dan neraka sehingga laki-laki itu bisa menikah lagi dengan sahabatnya yang satunya lagi tentu itu membuat Nita sangat geram Bagaimana tidak keduanya adalah sahabatnya yang memiliki suami yang sama.

" Kenapa harus macet di perjalanan Aduh nggak ada jalan lain apa ya, jalan tikus gitu Pak?" Kata Nita pada sopirnya karena mereka terjebak macet sehingga untuk bergerak saja sangat susah begitulah Kota Jakarta.

" sudah terlanjur non Tadi sih ada sebelum kita terjebak jika sekarang kita lewat ke sana harus muter balik dan itu bakalan macet lagi dan semakin banyak waktu yang kita makan," jawab sang sopir.

Mita menghilang nafasnya kasar dia lagi-lagi melihat jam tangannya Sebenarnya masih pukul 09.00 masih ada waktu 1 jam karena perjanjian Mereka ingin bertemu tepat pukul 10.00 pagi. Akan tetapi Nita sudah sangat tidak sabaran sehingga dia buru-buru berangkat dari rumahnya bahkan untuk sarapan pagi saja dia mengabaikan isi perutnya itu padahal sudah sangat lapar sekali Untunglah anaknya ada yang mengurus sehingga dia tidak terlalu repot memberi anaknya makan atau menyiapkan mandi segala hal yang perlu dibawa.

" jangan lupa nantinya mampir ke toko roti sebelah sana ya," kata Nita mengingatkan sang sopir.

Karena dirinya akan bertamu ke rumah sahabat lama tidak mungkin kan dia membawa tangan kosong saja setidaknya bawalah buah tangan walaupun hanya sedikit dan sederhana untuk menyenangkan si tuan rumah walaupun nantinya entah dimakan atau tidak Tidak ada salahnya untuk basa-basi kan Itulah yang dipikirkan oleh Nita, berbeda hal jika pertemuan mereka di cafe.

Setelah melewati perjalanannya Ya lumayan ya melelahkan akhirnya mereka terbebas dari kemacetan yang lumayan panjang dan dengan leluasa mobil Nita bergerak maju melaju hingga berhenti di halaman parkir di sebuah toko roti yang lumayan terkenal di kota tersebut.

" Sudah cukup, Bu? Apa masih ada yang perlu kita beli lagi?" Tanya salah satu baby sitter anaknya untuk mengingatkan Nita takutnya ada sesuatu yang harus dibeli tapi kelupaan.

Nita berpikir sejenak dia mengingat-ingat apalagi harus yang ia beli untuk di bawah atau sebagai oleh-oleh buat sahabatnya nanti dan tentu saja untuk si kembar.

" Emm … kayaknya udah cukup deh, udah yuk nanti keburu terlambat."

Setelah berbelanja membeli oleh-oleh yang lumayan banyak Nita dan rombongannya pun masuk ke mobil kembali langsung sopir melaju dengan kecepatan sedang apalagi perjalanan sekarang ini sudah sangat lancar karena sudah memasuki jalan tol sehingga tak ada lagi halangan macet yang sangat melelahkan. 

Setelah perjalanan lumayan jauh akhirnya yang diharap-harapkan pun sampai Nita bersiap turun dari mobil tak lupa anaknya dia gendong karena kedua baby sisternya harus membawa barang-barang yang ia beli tadi sedangkan sang supir hanya membantu menurunkan semuanya dari mobil saja tidak ikutan masuk ke rumah sahabatnya itu.

" Sudah hampir 1 tahun nggak datang ke sini rumah ini tidak ada perubahan masih sama seperti dulu," kata Nita mengingat terakhir dia main ke rumah ini.

Ternyata kedatangan mereka sudah disambut oleh situan rumah, tanpa harus menekan bel pintu rumah tersebut Kinan sudah membukanya terlebih dahulu dan tersenyum bahagia tersenyum lebar terlihat jelas di wajah wanita itu menyambut kedatangan sahabatnya tersebut.

" Hai, Nit. Ya ampun dah lama banget kita nggak ketemu ya apa kabar kamu." 

" Aku sangat merindukanmu."

Keduanya berpelukan tak lupa dengan cipika-cipiki yang selalu mereka lakukan saat bertemu atau perpisahan. Keduanya cukup lama berpelukan karena memang sudah sangat saling merindukan. 

" Apa ini anakmu? ya Allah cantiknya. Siapa namanya?" Kinan beralih menggendong anaknya Nita. 

" Queen Zee Kamu bisa panggil dia Zee." 

Beta menjawab sambil memperhatikan sahabatnya itu dari ujung kaki hingga ujung kepala. 

Sungguh sangat prihatin wajah cantik dan ayu dahulu tak ada lagi terlihat pada tubuh sahabatnya itu. Kinan memang agak terlihat cantik hari ini mungkin dia sengaja sedikit berdandan untuk menyambut sahabatnya akan tetapi Nita masih bisa melihat wajah kusam dan garis kerutan di wajah Kinan walaupun wanita itu sedikit menutupinya dengan bedak dan mengoleskan bibirnya dengan lipstik sebagai wanita dirinya yang suka berdandan dan tentu saja dia paham dan tahu.

Kinan terlihat sedikit kurus dan bahkan kulitnya sedikit lebih gelap, Nita yakin 100% sangat yakin jika wanita di hadapannya ini tidak pernah lagi merawat dirinya, tidak ada lagi perawatan pada wajahnya. Lijat saja penampilannya sekarang sudah melebihi pembantu rumahnya bahkan jauh lebih cantik pembantunya dibandingkan sahabatnya itu, Nita ingin sekali menangis dia sebenarnya sangat kasihan pada sahabatnya.

" Kamu kenapa Nit?" Kinan kebingungan saat Nita memeluknya erat bahkan wanita itu mengusap-ngusap punggung Kinan seakan memberikan semangat hidup dan mengatakan untuk bersabar.

" Nggak apa-apa aku cuma sangat merindukan kamu," bohong Nita.

Ingin sekali Nita menampar dan menjambak sosok laki-laki yang bernama Raka itu, bagaimana tidak. Lihatlah penampilan Kinan sudah sangat memprihatinkan sedangkan laki-laki itu sekarang lagi berbahagia bersama istri mudanya tanpa mempedulikan Kinan istri pertamanya. Nita berpikir jika penampilan Kinan yang sangat memprihatinkan tersebut karena beban pikiran, pasti Raka tidak lagi memberi nafkah atau tidak pernah pulang kerumah, Sebab karena itu lah Kinan menjadi sangat kurus dan Tak terawat.

" Ayo masuk masuk, anak-anak aku sudah menunggu di sana." Kinan mengajak masuk sahabatnya serta kedua baby sister dan juga anak dari Neta masuk ke rumahnya dan segera bergabung dengan si kembar yang sedang asyik bermain yang ditemani oleh Mbak Ira. 

Kita tersenyum melihat si kembar yang terlihat sangat pintar badannya berisi pipi cabi dan lebih gemes dibandingkan anaknya dia senang dan bersyukur setidaknya si kembar terlihat sangat sehat dan baik. 

" Di mana Raka?" Tanya Nita basa-basi dia juga penasaran dong dengan jawaban dari Kinan.

" mungkin sedang di kantor Entahlah udah dua hari ini dia nggak pulang," jawab Kinan santai.

Sakit Sakit sekali hati ini tak mendengar jawaban dari Kinan. Bagaimana bisa sahabatnya itu menjawab dengan tenang disaat suaminya tidak pulang ke rumah, dirinya tidak mungkin bisa sekuat Kinan, ingin sekali dia menangis saat ini tapi tidak mungkin kan. Alhasil Nita hanya bisa menahan air matanya dan tersenyum terpaksa saja.

" Kok bisa nggak pulang sih, emang ke mana? Dan kamu nggak nyariin, nggak curiga gitu dia kenapa nggak pulang?" Tanya Nita dengan hati-hati.

" Enggak biasa aja, paling juga dia nggak pulang tidur di kantor atau di rumah temannya. sudah biasa sih dia seperti itu, jadi aku juga udah nyantai aja gitu. Lagian apa yang perlu dicurigakan, tidak mungkin kan mas Raka macam-macam di luar sana," jawab Kinan santai.

Mita terdiam ternyata Kinan masih belum mengetahui tentang hubungan gelap Raka yang faktanya sudah menikah lagi. Nita menghela nafasnya, dia mengusap tangan sang sahabat seakan memberikan kekuatan. 

" terus kamu tidur sendirian dong nggak kesepian gitu kalau Raka nggak pulang ke rumah?" Tanya Nita kembali, dia terus menggali informasi.

" Dari dari awal si kembar lahir sampai sekarang kami sudah tidak pernah lagi tidur satu kamar, satu kasur. karena aku selalu tidur sama anak-anak, jadi untuk kesepian yang nggak mungkin lah kan ada anak-anak." 

Tentu Nita tercengang dong mendengar jawaban Kinan yang lagi-lagi menjawab dengan santainya dan jawaban itu sungguh membangongkan tidak seperti yang dia pikirkan jika Kinan dia pikir merasa kesepian dan merana selama Raka tidak tidur di rumahnya. Perubahan pada tubuh Kinan Nita berpikir Kinan terlalu banyak pikiran karena Raka tidak pernah pulang ke rumah dan merasa kesepian di rumah.

" Hah Kok bisa sih, Jadi kalian selama ini tidur terpisah? Pisah kamar gitu, terus Raka tidur sama siapa?" Sungguh ingin sekali Nita banyak tanya dan penasaran. Dia teringat akan cerita sahabatnya Kiran dan mengatakan jika istri pertamanya Raka tidak mau tidur sekamar dengan neraka itu awal mula Raka merasa kesepian.

" Apa yang diceritakan Kiran itu benar?" Kata Nita dari hatinya rasanya tidak percaya sih jika penyebab Raka menikah lagi itu karena Kinan yang tidak mau lagi melayani suaminya sebagai istri itulah yang dia dengar dari cerita Kiran.

" Ya masyarakat tidur sendiri lah di kamarnya sama siapa lagi." 

" tunggu tunggu Jadi selama ini kalian tidur terpisah Terus kalau mau melakukan hubungan suami istri bagaimana?" Tanya Nita lagi. 

Kinan sedikit mencubit tangan Mita karena membicarakan tentang hubungan suami istri dia takut anak-anak mendengar ucapan mereka karena pembicaraan itu sungguh tidak lazim untuk dibicarakan apalagi sampai terdengar oleh anak-anak Kinan tidak mau itu.

" Sstttt, kecilkan suaramu anak-anak bisa dengar!" Kata Kinan. 

" Oke -oke ... tapi serius nanya, terus kalian jika mau melakukan hubungan suami istri itu gimana? Apa kamu yang mendatangi Raka atau Raka yang mendatangi kamu? Seriusan deh, soalnya aneh aja gitu, kalian suami istri tapi tidur terpisah … kok bisa gitu loh." 

Rasa penasaran Nita semakin dalam, dia tidak akan pernah berhenti untuk bertanya jika apa yang dia inginkan itu tidak terjawab. Dan jika sampai tidak mendengar jawaban dari sahabatnya itu, Nita akan terus bertanya lagi dan lagi dan mungkin sampai dia mati dan menjadi hantu penasaran jika sampai tidak dijawab juga oleh Kinan itulah salah satu sifat karakter Nita. 

" Aduh kamu ini, benar-benar deh." Kinan tentu sudah sangat hafal dong Dia hanya menggeleng saja. Dan Nita tidak sabaran untuk menunggu.

" Ya … selama aku habis melahirkan si kembar. Kami tidak pernah lagi melakukan hubungan suami istri. Aku tidak tega meninggalkan anak-anak karena pasti Raka bakalan lama saat melakukan itu, jadi aku selalu menolaknya jika Raka ingin meminta," jawab Kinan, ke-dua memang sudah sering bertukar cerita saat dulu jadi untuk bercerita sudah tidak canggung lagi.

Nita menganga sangat tidak percaya, Jadi apa yang dikatakan Kiran itu benar, jika istri pertamanya Raka tidak mau lagi melayani Raka setelah lahiran. Nita tak berpikir jika itu adalah bual-bualan Raka saja untuk mengelabui Kiran. 

1
Daulat Pasaribu
lanjut Thor jgn di gantung.aku mohon
November
lanjut
STARLA my journey
imam yg buruk
klo istri ad slh n kurang bkn jd alesan selingkih
KUNCORO'S Days
Seandainya Kinan tahu Raka selingkuh, biarin aja... Kinan harus tegar... Ada Si Kembar yg jadi penguat. Biarin aja Raka sama Kiran. Sebel bgt sama Raka & Kiran 😠😠😠😠😠
KUNCORO'S Days
Semoga aja Kinan cepet tahu kalo Raka punya simpanan. Terus pergi aja sama anak-anaknya.
Biarpun awalnya Kinan bersalah mengabaikan Raka, harusnya Raka ga seperti itu.
KUNCORO'S Days
Laaahhh... kabur karena takut diperkosa, ujung-ujungnya diperkosa juga... pas tau yg memperkosa ganteng, eee malah pasrah, malah menikmati... hadeeehhhh🤦🏼🤦🏼🤦🏼🤦🏼🤦🏼🤦🏼 gimana sih Thor...
ghada saputra
kita para wanita emang bisa betah kalau tidak berhubungan... tapi para pria tidak akan betah kalau tidak berhubungan.... aku jadi binggung mau bela Kinan apa Raka...
ghada saputra
apapun itu, seorang istri tidak boleh mengabaikan suaminya termasuk kebutuhan perut dan bawah perut 😁
ghada saputra
Kinan mungkin kena baby blues makanya gampang sensitif.
ghada saputra
Raka 👍. berani berbuat berani tanggung jawab.
Diah Mahlipi: kiranti kak mungkin salah tulis nama intan itu 😂
total 2 replies
ghada saputra
ngomong ngomong sicewek nya masih virgin apa tidak za....
ghada saputra
hayo Raka habis ngapai kok tenaga nya terkuras, apa habis ngeronda😁
ghada saputra
nah kalau sudah begini siapa yang salah.....
Alfiana (ig: Alfianaaa05_)
Wahh, karya baru lagi. Fighting, Kak Diah🖤
Sischa cintara
Mantap, semangat kk💪👍😍
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!