Seorang gadis datang ke sekolah ini menjadi murid baru ... namun , banyak hal ganjil tentang nya..
Sifat dingin dan cuek nya membuat seorang pangeran es yang terkenal dingin dan tegas menaruh sedikit rasa penasaran.. hingga akhirnya jatuh hati..
tapi , apakah si gadis menerima nya.. dan siapa kah gadis itu.. ?????
tunggu saja episode nya..
please like komen , saran , bintang dan juga jangan lupa tip nya jika berkenan 😊
terima kasih 😍😍😘
Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Sartika Dhewi, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri
10
hari demi hari pun terlewati dengan baik..
kelas 2 A pun kini sedang berkemas untuk kembali ke rumah masing masing setelah selama 1 minggu ini hidup bersama di hutan..
Hubungan Akita dan teman sekelas nya pun bisa dibilang ada kemajuan.. dan untuk Peter.. ia semakin lengket dengan Akita , bahkan ketiga sahabat nya itu sempat berpikir mereka di tinggalkan ..
" kamu yakin bisa bawa semua ? " tanya peter melihat akita menggendong tas besar nya serta membawa tas berukuran sedang miliknya..
" iya.. aku bisa kok.. " jawab akita ramah , mau gimanapun setelah insiden tenggelam yang dialaminya.. peter lah yang sangat menjaganya..
" sini aku bantu " ucap peter membawa 2 tas akita
" jangan , aku aja sini " ucap akita merasa tak nyaman..
" kalau mau bawa sesuatu.. itu aja .. yang ini biar aku " ucap peter menunjuk tas kecil milik nya..
akhirnya akita mengalah dan membawa turun tas milik peter..
sedangkan peter selalu disampingnya , turun sambil membawa 2 tas milik akita..
" cieeee... yang lagi PDKT " goda Reno..
" wah wah .. kalau udah jadian , jangan lupa makan makan nya ya.. " goda okura..
aditya tak mau kalah.. setiap momen selalu diabadikan melalui lensa kamera nya..
" kalian mau turun atau ku tinggal ? " tanya Peter menatap tajam ketiga teman nya yang jahil itu..
" hahahaha.. kabur.. ada singa marah " goda reno tertawa sambil berjalan meninggalkan peter dan akita..
begitu juga okura dan aditya..
" kamu mau ? " tanya arka menawarkan air mineral untuk akita..
" makasih .. tapi untuk mu aja " ucap akita sopan lalu menggandeng lengan peter..
sebenarnya , akita juga merasa tak nyaman bila arka didekatnya.. seperti alarm tanda bahaya..
" kamu haus gak ? " tanya peter melihat akita yang sedang memasang earphone nya..
" kenapa , kamu capek .. kalau capek , kita istirahat aja dulu " ucap akita kini mereka berada didekat pos istirahat..
" aku takut kamu kecapekan.. istirahat aja dulu ya " ucap peter lembut..
akita pun hanya mengangguk..
mereka pun istirahat di pos istirahat itu..
akita terlihat sibuk dengan telepon nya..
" kenapa ? " tanya peter sambil memberikan air mineral yang udah dibuka oleh nya untuk akita
" makasih.. gak ada apa apa .. cuma udah ditanyain terus " ucap akita menerima air dari peter
" yaudah , habis istirahat bentar.. kita langsung turun .. lagian yang lain juga gak terlalu jauh di depan " ucap peter yang tadi baru melihat teman teman sekelas nya melewati pos istirahat itu..
akita mengangguk.. lalu menerima panggilan..
Raut wajah akita pun berubah menggelap..
" aku tau.. bentar lagi .. " ucap akita dingin..
peter yang melihat perubahan itu pun memilih untuk tak bertanya apapun..
" udah.. mau turun sekarang ? " tanya peter melihat akita sudah memutuskan panggilan itu..
akita diam hanya mengangguk..
keduanya pun lanjut turun..
" coba dengerin ini " ucap peter berhenti lalu memakaikan sebelah earphone ke telinga akita..
dan satunya ke telinga nya sendiri..
" gimana , suka gak ? " tanya peter saat dentuman musik mulai terdengar
" iya , bagus .. aku suka " ucap akita .. ia memang suka dengan musik yang sedikit keras ..
" yaudah.. ayo lanjut " ucap peter tersenyum
akita pun balas tersenyum
keduanya turun sambil mendengarkan musik dari earphone peter .. sesekali bercanda dan ngobrol sesuatu yang tak penting..
teman teman sekelas mereka yang sedang pada duduk melepas lelah pun melihat keduanya turun bersama.. dengan raut wajah yang bahagia..
murid lelaki merasa lelah mereka hilang setelah melihat tawa akita karna guyonan tak penting peter yang ntah kenapa membuatnya tak mampu menahan tawa yang selama ini jarang terukir di wajah indah nya itu..
begitu pula peter.. ntah kenapa , hatinya yang selama ini tertutup gunung es .. kini perlahan lahan menghangat karna melihat senyum dan tawa akita..
ingin rasanya , ia selalu melihat senyum dan tawa akita itu..
sedangkan tak begitu jauh dari mereka .. arka menatap tajam kearah peter..
" mau dulu , sekarang atau sampai kapanpun .. 'DIA' akan selalu jadi milikku.. " ucap arka dingin.. menatap tajam kedua insan itu..
to be continue 🤗😘😊
Jangan lupa , baca novel saya yang satu lagi ya..
YOUNG CEO and QUEEN OF MAFIA
trus ayah angkat akita dimana?
buktikan pada mama nya peter kalau dirimu juga kaya dan tdak butuh harta keluarganya siloka
jangan bilang kalau ibunya peter tdak restui nanti hubungan akita sama peter
next next next
ditunggu up slnjutnya kk.
smngatt truss