NovelToon NovelToon
Sent To Another World With Cheat Ability

Sent To Another World With Cheat Ability

Status: sedang berlangsung
Genre:Sistem / Epik Petualangan / Dunia Lain / Barat
Popularitas:21.3k
Nilai: 5
Nama Author: Only a Moment

Alfred Kairo terbunuh dengan menyedihkan, lalu ditawari untuk hidup kembali dengan ingatan serta kenangan buruknya sebagai pengalaman oleh dewa.

Namun dengan syarat, Alfred mengalahkan The Five Chaos of World-Eater yang bahkan pahlawan terpilih terbunuh.

Dengan ini, perjalanan Alfred untuk terus mengumpulkan kekuatan agar bisa mengalahkan The Five Chaos of World-Eater dimulai!

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Only a Moment, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Chapter 10 : Persiapan sebelum menyerang

Pertama-tama, Author meminta maaf karena telat update. Author benar-benar sibuk dan waktunya cukup sedikit.

Untuk hari ini hanya bisa membuat hingga 700 kata, tapi mungkin update selanjutnya bisa kembali 1000 kata lebih. Tapi tidak tahu lagi, sebab kesibukan Author masih belum selesai.

Namun yang pasti, minggu depan Author akan kembali update dengan rutin... Mungkin. Jadi tunggu updatean chapter terbaru!

Juga, selamat membaca! Terima kasih!

◇◇◇◇◇

Setelah menenangkan diri, Alfred mencoba mengingat kembali Magic List di ingatannya.

Kemenangannya tidak 100%, maka dari itu bertindak ceroboh hanya akan mendatangkan kekalahan. Selain itu, jika Alfred mati maka tidak akan bisa hidup lagi.

Sebab tidak ada fitur 'Respawn' di dunia tersebut.

Sembari memegang Magic Staff of Divine, Alfred mengucapkan deretan rapalan.

"Increase Magic Power. Increase Magic Attack. Increase Magic Effect. Magic Boost."

Kemudian, Alfred terdiam. Dia mengangkat tangannya dan melihat perubahan pada tubuhnya.

Disana terdapat getaran misterius yang sama sekali berbeda ketika berada di permainan VR.

Alfred telah menebak bahwa akan ada perbedaan, namun itu terlihat sedikit aneh.

"Efeknya tidak berkurang, sepertinya sebelum digunakan akan tetap seperti ini." Alfred bergumam, kemudian tatapannya mengarah pada Orc yang bekerja sebelum kembali fokus.

"Physical Attack Resistence. Magic Attack Immunity. Increased Physical Attack Immunity. Projectile Attack Protection."

"Super Magic Shield. Increase Health. Illusion of Existence."

"Illusion of Chaos." ketika mengucapkan kata itu, Alfred tidak merasakan apapun.

"Huh? Kenapa efeknya tidak muncul? Apakah terdapat batas kapasitas?" gumam Alfred dengan bingung.

"... Neutralize Negative Effects." kemudian Alfred merasakan kekuatan lain ditambahkan di tubuhnya.

Dia sedikit bingung dengan kejadian tidak normal tadi, namun segera tenang mungkin karena efeknya bekerja.

"Increase Stamina Capacity. Stamina Boost."

Setelah merasa cukup, Alfred mengambil beberapa Mana Potion di Storage lalu meminumnya dan menyimpan kembali botol yang telah kosong.

Mengangkat tongkatnya dengan kedua tangannya, tatapan Alfred menjadi tajam.

"Magic Enchantment, Super Paralyze Area!"

Sebuah lingkaran magis muncul ditengah-tengah gerombolan itu dan membesar hingga puluhan meter.

Lalu lingkaran itu mengeluarkan sengatan listrik yang kuat hingga membuat banyak Orc langsung tumbang.

"Guh, sepertinya pilihan untuk tidak menggunakan serangan tingkat atas adalah tepat ..."

Alfred yang telah mengeluarkan serangan itu, langsung merasa jantungnya diremas. Kejadian itu membuatnya segera ambruk ke tanah dengan pucat.

Dia menyesal hanya memasang satu magic buff yang meneralisirkan efek negatif. Jika tahu akibatnya seperti ini, Alfred akan memasang jenis penetral negatif beruntun.

Segera dia mengambil satu botol Mana Potion dari Storage dan menghabiskannya dalam satu tegukan.

"... Super Earth Spikes Area!" ujar Alfred dengan perasaan tertekan, sebelum jatuh kembali karena dampaknya.

Sebagai gantinya, sebuah lingkaran magis lain berwarna coklat tua muncul dan Orc yang ada disana segera ditusuk dengan kejam.

Mencoba bangkit, Alfred merasa keadaannya memburuk.

"... Recovery ..." gumamnya lalu batuk darah sesaat.

Sebuah cahaya emas redup menyala di tubuh Alfred dan keadaannya mulai sedikit membaik.

"Sial, bahkan sebelum mulai untuk pembantaian sudah sekarat saja." Alfred menggerutu kesal.

Namun mengingat bahwa itu salahnya sendiri karena meningkatkan efek serangan sihir serta berbagai hal membuat dampaknya berlipat ganda.

"Tch. Merepotkan," gumamnya lalu kembali meminum Mana Potion beberapa kali sebelum mengeluarkan deretan mantra 'Recovery' pada diri sendiri.

Ketika Alfred sibuk memulihkan kondisi tubuhnya, raungan penuh kemarahan terdengar.

Mengalihkan pandangan, Alfred melihat Orc bertubuh paling besar.

Bossnya muncul. Itulah yang Alfred pikirkan namun segera dihancurkan sebab kekuatan Orc tersebut tidak begitu tinggi.

"Bawahan? Komandan? Hmm."

Setelah merasa tubuhnya kian membaik, Alfred mengkat tongkatnya.

"Thunder Slam."

Blar!

Petir menyambar Orc tersebut dan dia segera tumbang begitu saja.

"Benar, dia bukan pemimpinnya." Alfred bergumam, kemudian tatapannya menyapu seluruh wilayah itu.

Selain daerah yang terkena 'Earth Spikes', para Orc di tempat lain beberapa dari mereka telah menghilang.

Sementara yang lainnya tetap berada ditempat dengan menghunuskan kapak mereka.

"Greater Poison Shot!" ujar Alfred dan sebuah bola ungu dengan perasaan mematikan ditembakkan ke daerah tersebut.

Berkat itu juga, persembunyian Alfred diketahui. Namun itu tidak masalah.

Setelah Poison meluncur, itu kemudian menabrak tanah dan kabut ungu segera menyebar ke segala arah.

Teriakan panik terdengar.

Alfred hanya mengamati, beberapa saat kemudian beberapa Orc mulai tumbang satu persatu.

Greater Poison Shot, sebuah sihir kegelapan yang memiliki presentase untuk terkena efek instan death saat menghirup asap tersebut.

Itu adalah serangan paling menyebalkan yang diketahui Alfred, selain resiko begitu ekstrim juga biayanya sangat murah.

Banyak pengguna elemen kegelapan melakukan tembakan beruntun meski dirinya juga akan ikut terkena dampaknya.

Alfred tidak tahu apa yang dipikirkan 'Developer' ketika menambahkan serangan itu. Namun keheranan itu juga sampai di dunia lain.

Dia merasa konsumi Mana lebih sedikit ketika menggunalan Greater Poison Shot. Alfred merasa dewa yang menciptakan serangan itu juga aneh.

Tapi meski begitu, Alfred tidak akan begitu bodoh untuk melemparkan serangan itu beruntun. Dia akan terkena dampak jika angin berhembus kearahnya.

"Hmm, baiklah selanjutnya harus bagaimana?"

Seletah melakukan penyerangan tiba-tiba, Alfred bingung dengan yang harus dilakukan. Dia pikir harus bertahan di tempat itu hingga jumlah Orc berkurang drastis sebelum keluar untuk serangan bar-bar.

Namun, kondisi berkata lain.

Orc benar-benar lari ke sisi lain. Alfred tidak akan bisa menyerang dengan serangan jarak jauh jika mereka terus lari.

"Astaga, aku benar-benar kesulitan tanpa Magic Item." Alfred menggerutu pelan sebelum melesat kearah gerombolan Orc tersebut.

...Bersambung...

1
Crownie
Kadang suka bingung nebak kelanjutan di luar nurul kaya nebak kode kramat cewe kebelet nikah
「Hikotoki」: ga gitu... buat eps 20 keatas ga layak dibaca... hancur plotnya

alasan itu ku drop ni novel...
total 4 replies
Crownie
kak bisa lihat lagi nggak cerita saya,saran yang anda kasih sudah saya baca dan saya sangat suka saran dari anda
Crownie
Permisi kak author apakah anda bisa mengkoreksi Alur cerita saya yang berjudul " Arkanthia Crownie " soalnya saya masih bingung pada tata peletakan tanda baca
𝓛𝓮𝓸 [off]
(HOJ)
𝓛𝓮𝓸 [off]
hallo aku mampir ini cerita tentang apa?
「Hikotoki」: makasi sayang
total 3 replies
pisanksalto
sep, nyari Isekai sistem, akhirnya nemu jg yg awalnya ga info dumping
「Hikotoki」: ahahaha....
total 1 replies
pisanksalto
pergi ke surga aja bang/Good/
pisanksalto
redflag redflag
❤️⃟Wᵃf𝗥ҽȥȥα ⍣⃝కꫝ 🎸
waw dipilih oleh system untuk jadi seorang dewa keren sekali Anda

semangat terus thor sukses terus buat karya-karya nya
「Hikotoki」: hadehh baca lah jangan komen doang
total 3 replies
Alghifarrie
Suhu. Novel mu membuat aku kemtar kemtir
Arim
👍
Arim
sejauh ini bagus dan saya menunggu perkembangan yang lebih baik lagi.😄
「Hikotoki」: terima kasih
total 1 replies
Arim
si Elard ini umurnya berapa?
kalo bercanda kan kadang dipanggil paman
「Hikotoki」: entah, mari saling menebak-nebak.

tapi yang pasti diatas usia remaja
total 1 replies
Arim
mendengar
「Hikotoki」: coba baca lagi karena udah direvisi, sebenarnya ini karya yang ke sekian

itu kurang karena author kurang fit dalam menulis jadinya agak absurd
total 3 replies
Arim
pake sindra tensei
「Hikotoki」: kalo ada sih bakal mudah:v
total 1 replies
Arim
meteor asik sih
「Hikotoki」: ohya pengingat ada beberapa chap yg lom direvisi jadi klo ingin baca dan ga ngerasain impact yg gagal mending bacanya tar malam
total 1 replies
Arim
Oalah maaf Thor ku kira di sini dia pake map
「Hikotoki」: tidak apa:v aku juga cukup terkejut apakah salah menjelaskan hingga terkesan seperti memiliki map:v

koreksimu sangat membantu.

Author tidak bisa memaksa, tapi jika bisa author ingin kamu juga menjadi reader setia novel ini.
total 1 replies
Arim
butuh kata tambahan
"rumah yang Alfred huni adalah yang paling mewah di desa"
Arim
ceria
Arim
kenapa ga pake fitur map seingat gw system' nya punya tuh
「Hikotoki」: apa ada liat sistemnya ngeluarin map ya? kalau ada bilang ya, mau kufixs:v

soalnya akan menjadi plot hole jika tidak dihilangkan:v
total 1 replies
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!