NovelToon NovelToon
Istri Kedua Tuan Muda ADAM XAVIER

Istri Kedua Tuan Muda ADAM XAVIER

Status: sedang berlangsung
Genre:Crazy Rich/Konglomerat / Beda Usia / Kaya Raya / Romansa / Nikah Kontrak
Popularitas:107.1k
Nilai: 2.8
Nama Author: MomPutt

Warning❗❗ harap bijak dalam memilih bacaan.

Wanita mana yang mau dimaki-maki dalam bekerja? walaupun pekerjaan itu digaji namun mereka juga menjual keringat demi sesuap nasi ataupun demi keluarga mereka. bertahan dengan hinaan juga makian majikannya yang terbaring lemah juga lumpuh membuat gadis bernama Raya itu bermuka tebal dan berhati tegar. Namun apa jadi nya jika cinta membuat benci menjadi cinta? bagaimana kisah dua orang yang berbeda kasta itu?Menikah hanya karna perjanjian dan hanya keuntungan mereka masing-masing

simak ya cerita othor gesrek dan gaje ini.🤭
eh folow akun sosmed othor dong. 🙏maksa loh ya

fb:Yulia putry
ig:yuliaputri03
tiktok:yuliaputri99

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon MomPutt, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Mengambil alih

Happy Reading

❤️❤️❤️❤️❤️

Malam semakin larut dan Adam juga Raya sama-sama belum bisa tidur dan sibuk dengan pemikiran mereka masing-masing, Raya melihat ke arah Adam dan saat itu juga mata mereka bertemu'' apa Mas menginginkan sesuatu?'' tanya Raya basa-basi. padahal Raya sendiri tahu kalau dirinya tidak akan mendapatkan jawaban dari pria yang sedari tadi hanya bisa marah-marah pada dirinya.

semakin lama ada di samping Adam Xavier, Raya pun semakin tidak karuan. jantungnya terus berdetak sesukanya bahkan hatinya juga berdesir semakin menggila saat Adam menatapnya. tetapi bukan berarti Raya sudah mulai jatuh hati pada pria itu dan semua ini terjadi karena Raya begitu gugup juga takut tentunya. tidak tahu apa yang harus dia lakukan raya hanya duduk diam dan bersandar di ranjang itu, matanya sesekali berpaling dan melihat segala penjuru yang begitu indah.

fikir Raya Seandainya saja dirinya menikah dengan pria yang ia cintai dan berada di kamar yang luar biasa Seperti sekarang mungkin Raya akan sangat bahagia. tapi inilah jalan takdirnya, dia harus menerimanya dengan lapang dada dan juga ikhlas yang paling utama, karena ini tidak sebetulnya kesalahan tetapi juga keputusan yang ia ambil sendiri.

Adam tidak menjawab pertanyaan Raya sama sekali, Adam mendorong kursi roda nya dan langsung berpindah keatas ranjang mereka dan sudah duduk berhadapan dengan Raya yang mana membuat wanita itu kaget dan gagal fokus karna laki-laki itu menatapnya sangat intens.

"Mas," belum sempat Raya meneruskan ucapan nya Adam lebih dulu menarik tengkuk leher Raya dan membawa bibir wanita itu dan menempel di bibirnya.

Raya mematung saat benda lembut itu menyentuh bibirnya. Adam melilitkan lidahnya didalam rongga mulut Raya sedangkan Raya masih kaku benar-benar kaku dibuat nya.

"Ehmmmm ..... " Terdengar suara lenguhan sari dalam mulut keduanya, sedang bibir Adam dan lidahnya adik bekerja , tak lupa tangannya pun sudah merayap dibagian dada Raya.

Raya seakan terhipnotis, aliran listrik seakan menyengat dirinya " kau bisa membantu ku? bisa ambil ahli semuanya?"Tiba-tiba Adam melepaskan pagutan mereka padahal Raya sedang sangat menikmati nya.

Raya terdiam tampak berfikir, Raya tau ini tidak salah dan sudah sewajarnya dia sebagai seorang istri melayani kebutuhan suaminya. Raya pun langsung menganggukkan kepalanya.

Adam langsung menurunkan baju tidur Raya yang begitu tipis itu, lalu Adam pun langsung merebahkan tubuhnya. dengan sangat malu dan arahan dari suaminya Raya pun langsung membuka seluruh pakaian yang melekat ditubuhnya dan wanita itu pun juga membantu membuka kain yang menutupi tubuh suaminya.

Saat mereka berdua tanpa ditutup sehelai benang pun pada tubuh mereka, Raya tadinya hampir terperanjat kaget melihat milik suaminya yang berdiri menantang itu. Raya tak henti-hentinya menelan ludah nya.

Jeritan-jeritan kesakitan juga kenikmatan saling bersahutan dikamar itu, dimana tadinya Raya menjerit karna dirinya yang masih perawann dan ini adalah malam dimana Adam membobol gawang nya itu, Setiap Raya menjerit kesakitan Adam langsung membungkam mulut Raya dengan bibirnya dan memberikan sentuhan-sentuhan agar istrinya itu menjadi bergairwh kembali.

"Ah, Ra." Adam melengkuh saat mencapai ke puasanya.

tidak langsung melepaskan, masih terbenam dan mereka berpelukan. Adam tidak ingin Raya segera melepaskan sisa-sisa permainan mereka. hatinya menghangat karena wanita itu kini sepenuhnya telah menjadi miliknya. keringat tipis menghiasi kening Raya. wanita itu terletak dan terlihat lelah dengan nafas yang belum teratur. jantungnya baru saja bekerja lebih keras dari biasanya. mereka berdua tak masalah Bagaimana cara bermainnya, Keduanya hanya ingin mencari titik kepuasan yang sama. bagi Adam juga Raya tidak masalah meskipun raya yang selalu mengambil alih dan lelah sedari tadi. Dan Adam hanya menerima dengan pasrah dan sesekali bibirnya mende sah menyebut nama baru penghuni hatinya kini singgah.

" Terima kasih banyak, Rayana.'' kata Adam sembari menghadiahkan sebuah kecupan di pelipis Raya.

Raya tak membalasnya dengan ucapan. Raya kembali memberikan kecupan singkat di bibir sang suami. Iya tersenyum manis setelahnya dan mengusap keringat yang bertengger di garis rahang Adam. Raya berbalik badan dan memeluk erat tubuh lelakinya.

"Mas,?" panggil Raya.

"Hm?"

"Sakit," ucap Raya singkat dan mengandung makna ambigu.

Apanya yang sakit? mana Adam tahu jika ada yang sakit, sedangkan tadi raya yang asyik bermain di atasnya. Adam hanya pasrah menerima dengan antena yang berdiri tegak di sana. lalu sekarang bilang sakit? lantas Adam harus apa? Meniupnya?

"Apanya,Raya?"

"Ini," jawab Raya dengan tangannya yang bergerak mengusap miliknya dan tentu saja bisa ada merasakan pergerakannya karena kulit mereka yang masih bersentuhan satu sama lain.

"RAYANA, jangan menggodaku ya. Sudah, Jangan membuat dia bangun. Aku sedang berusaha membuatnya pingsan.'' ucap Adam sambil menahan malunya, karena ini kali pertama ia berhubungan selama 1 tahun ini.

" Masa sih Mas? yang aku ingat tadi dia tangguh, dan jarang lemas,'' ucap Raya Tanpa sadar dirinya begitu genit kepada Adam.

seketika wajah adam memerah, apalagi telinganya.'' astaga, jangan menggoda aku. bagaimana dia bisa lemas kalau tanganmu saja tidak mau diam. sudah ah, geli,'' Adam Menghadang pergerakan tangan sang istri yang sengaja menggoda dan bermain dengannya.

dan saat itulah keduanya tertawa dan saling menggoda meski anggota tubuh bagian bawah Adam sama sekali tidak bisa bergerak membalasnya. Raya perlahan rupanya telah kembali dengan tingkah konyolnya yang tak pernah Adam ketahui. selesai dengan tugasnya sebagai istri solehah, tiba saatnya untuk membersihkan sisa-sisa bercinta mereka.

Bukannya tidak mau melepaskan hasrat namun ada malu karena dua permainan hanya istrinya yang memimpin sebenarnya Ia juga sangat ingin menunjukkan keperkasaannya. dalam permainan itu tanpa disadaria satu kaki Adam bergerak bahkan menekuk secara refleks saat Raya dengan sengaja menghentak pelan penuh sensasi.

"Ah, " lenguh ada mencapai puncak kenikmatan yang kedua kalinya.

dan Raya melepas tunggangannya dan berbaring di samping sang suami berusaha mengatur nafasnya. ya terengah-engah dan menatap langit-langit kamarnya. sedangkan Adam agak heran mengapa istrinya itu begitu berhasrat? padahal ini kali pertama Raya merasakan apa namanya berhubungan suami istri.

" kamu kenapa? tadi Mainnya heboh sekali?'' tanya Adam sebelum ia sadar akan pergerakan kakinya.

" tidak apa-apa, hanya sedang bersemangat aja,'' jawab Raya singkat tanpa melihat wajah Adam.

Namun, sesuatu ia rasakan kini. kaki Adam bergerak menyilang dan kini menimpa sebelah kaki Raya. saya kaget dan mematung kepergian detik. Ia berpikir ini adalah mimpi karena terlalu lelah setelah bermain 2 ronde.

" mas, Awas kakimu. aku mau membersihkan tubuhku,'' kata Raya

" kaki apaan sih, mana bisa aku gerak coba?'' sahut Adam yang bahkan belum sadar jika saat ini dia tengah dalam posisi miring dengan sendirinya menghadap sang istri.

Raya melihat posisi Adam di sampingnya. " sumpah Mas, bercandamu nggak lucu deh. Kalau itu bukan kaki mu lalu itu kaki Siapa yang di dalam selimut? mas,'' Raya merasakan dingin dan merinding.

"Kaki?"

bersambung......

1
Nurul Hidayah
lanjut
borjun as
🤣🤣🤣 ishhh kog gitu thor
borjun as
hooh..tidak sabar mau ngapain mas 😁
febriliani
buruk
Denada
jelek, author sampah!! curang!!
Salma
dirimu beruntung beberapa karya booming, lencana diamond.....tapi karyamu semakin lama copas sendiri!!! menjijikan. untuk kamu anak kesayangan NT yang tidak di turunin lencananya!! Sungguh NT pilih kasih, dan yang di pilih tidak tahu diri, gak malu weeey. .. di FB sudah rame tentangmu!!! Mereka tidak iri, tapi miris dengan kelakuan author yang satu ini
Salma: kayaknya gak mungkin ke bronze, secara mereka author pemes kesayangan NT
total 5 replies
lovy
sama lagi novelnya, hadeeuhhh
Zizi
INI HASIL MENG-COPY PASTE TUAN MUDA LUMPUH KAN?! Sumpah Thor? tadinya gue sempat NGEFANS sama lu, tapi ternyata main curang hanya demi ngejar REWARD? nyebut bisa yuk!
Opick Rahman: coba periksa novel kembar tiga milik sang ceo karya author baru tapi sekarang sudah bisa jadi populer on going ke 3 . view 15 M. bandingkan dgn novel di joyyred judulnya tiga harta: ayah misterius ternyata bos besar. itu sama persis. tp gak belum ada yg memperingatkan
total 1 replies
Nur Salsabila
lanjut boss
Inces Syari
intonasi thor bukan internasional
Inces Syari
typo banyak banget thor 🤔
A ai
q mampir thor
ita juwita
lanjutannya mana
ita juwita
akhirnya udh trbayang akan seperti apa raya dan adam
Mikhayla Adha rabania
nulis nya berantakan,saya yg baca otaknya ikut kerja cara mengartikan tulisanmu
@Al**: iya.....brantakan jd menerka-nerka sendiri..maksudnya apa nih..?:?
total 1 replies
Murniyati
Adam labil nih..mau menang semuaa
Murniyati
kejarr setoran y tuaannn
Murniyati
raya harus patuh nurut suami yaaaa..spy aman semuanyaa
Murniyati
sumpahin lhoo dewa jd pebinor y thor
Murniyati
Nathan LBH galak dr paksu..haduhhh
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!