Kisah perjalanan Pendekar Naga dalam membasmi kejahatan yang di sebabkan oleh Pendekar Aliran Hitam
Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Adih Supriadi, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri
Bagian 12
KELELAWAR
Malam itu di rumah Arden, Jasiren ayah Arden ngobrol dengan Arden dan ditemani Oden.
Jasiren menceritakan hasil dari pertemuan antara kerajaan Kencana dan utusan dari kerajaan Kerinci.
"Arden, kamu tahu bahwa kerajaan Kerinci meminta bantuan kepada kerajaan Kencana untuk mengusir invasi kerajaan Khan?" tanya Jasiren.
Arden mengangguk dan mendengarkan dengan serius.
"Ya, Ayah. Saya tahu bahwa kerajaan Khan ingin memperluas kekuasaannya dan mengeruk hasil rempah bumi nusantara ini. Jika kerajaan Kerinci bisa dikuasai oleh kerajaan Khan, maka hanya tinggal waktu saja kerajaan Khan akan menyerang kerajaan Kencana," kata Arden dengan semangat.
Jasiren mengangguk setuju. "Benar, Arden. Oleh karena itu, kerajaan Kencana akan mengirimkan 2000 pasukan untuk membantu kerajaan Kerinci".
"Saya setuju dengan keputusan ini, karena kita harus menghentikan pergerakan kerajaan Khan sebelum terlambat,". Ucap Jasiren kembali.
Arden juga setuju dengan keputusan kerajaan Kencana.
"Saya setuju, Ayah. Kita harus membantu kerajaan Kerinci dan menghentikan kerajaan Khan sebelum mereka menjadi terlalu kuat," kata Arden dengan tekad yang kuat.
Arden juga meminta izin kepada Jasiren untuk ikut membantu kerajaan Kerinci dan ikut berangkat pada rombongan ke-2.
"Ayah, saya ingin ikut membantu kerajaan Kerinci dan ikut berangkat pada rombongan ke-2. Saya ingin membantu menghentikan kerajaan Khan dan melindungi kerajaan Kencana," kata Arden dengan nada yang penuh semangat.
Jasiren mengizinkan Arden untuk ikut membantu kerajaan Kerinci.
"Baiklah, Arden. Kamu boleh ikut membantu kerajaan Kerinci, tapi kamu harus berhati-hati dan tidak boleh sembrono," kata Jasiren dengan nada yang penuh perhatian.
Oden, adik Arden, mendengarkan percakapan mereka dengan penuh minat.
Oden ingin sekali menjadi pendekar agar bisa bergabung dengan kakaknya Arden dalam membasmi kejahatan.
"Kak Arden, saya ingin menjadi pendekar seperti kamu. Saya ingin membantu kamu membasmi kejahatan dan melindungi kerajaan Kencana," kata Oden dengan nada yang penuh semangat.
***
Hari keberangkatan rombongan ke-2 berjumlah 1000 pasukan yang dipimpin oleh Panglima Perang Kerajaan Kencana.
Di sampingnya Panglima Perang terdapat b
Pendekar Naga Putih, yang tampak gagah dengan kostum pendekar berwarna putih dan menunggang kuda putih yang anggun.
Raja Jasiren dan para pejabat kerajaan hadir untuk melepas keberangkatan pasukan menuju kerajaan Kerinci.
Mereka memberikan semangat dan doa agar pasukan dapat berhasil dalam misi mereka.
Rakyat kerajaan Kencana juga mendukung dan memberikan semangat kepada pasukan yang berangkat.
Mereka berteriak-teriak dan mengibarkan bendera kerajaan Kencana.
Arden, yang ikut serta dalam rombongan, tampak tampan dan gagah dalam pakaian perangnya.
Ia dipuja dan digemari oleh gadis-gadis desa yang terpesona akan ketampanannya.
Mereka berteriak-teriak dan melambaikan tangan untuk memberikan semangat kepada Arden.
Rombongan pun bergerak dengan diiringi doa dari rakyat kerajaan Kencana.
Mereka berjalan dengan langkah yang pasti dan semangat yang tinggi, siap untuk menghadapi musuh dan melindungi kerajaan Kerinci.
Mereka semua siap untuk menjalankan misi mereka dan mengalahkan kerajaan Khan.
***
"Haha.., seperti nya anak mu jadi idola gadis-gadis desa di kerajaan ini, Jasiren," ucap Raja Kencana dengan senyum.
Jasiren tersenyum dan mengangguk.
"Ah, biasa saja Raja. Semoga Arden bisa menjadi contoh baik untuk yang lain dan bisa menjaga sikap dan bertindak secara kesatria," kata Jasiren dengan nada yang penuh harapan.
Raja Kencana mengangguk setuju.
"Saya yakin Arden akan menjadi pendekar yang hebat dan membanggakan. Dia memiliki semangat dan keberanian yang luar biasa," kata Raja Kencana dengan nada yang penuh percaya diri.
Jasiren tersenyum bangga mendengar pujian Raja Kencana tentang Arden.
"Terima kasih, Raja. Saya juga berharap Arden bisa menjadi contoh baik bagi adiknya, Oden," kata Jasiren dengan nada yang penuh harapan.
***
Sementara itu di perguruan Naga Langit, tampak 4 orang sedang menghadap Guru Naga Langit di aula.
Mereka adalah warga dari kerajaan Jasinga, yang berasal dari daerah perbatasan antara kerajaan Jasinga dan kerajaan Kencana.
"Pendekar Naga Langit yang saya hormati, kami dari desa lor Jaya dari wilayah kerajaan jasinga."ucap pria paling tua diantara empat.
"Maksud kami datang ke sini untuk meminta bantuan... "ucap pria tersebut.
"Hmm kalian datang dari jauh, dengan berkuda bisa 7 hari. "ucap Guru Naga Langit ketika mengetahui asal dari tamunya tersebut.
Mereka datang dengan maksud untuk meminta bantuan terhadap Guru Naga Langit melawan Bupati yang bersikap semena-mena dan menyiksa penduduk.
Bupati tersebut juga telah menyewa seorang pendekar sakti untuk melancarkan aksi jahatnya, yang dikenal sebagai Pendekar Kelelawar.
Guru Naga Langit mendengarkan dengan serius cerita dari warga tersebut.
"Sudah beberapa pendekar dari wilayah Jasinga yang melawan untuk menghentikan Bupati tersebut, namun gagal oleh Pendekar Kelelawar yang sangat sakti," kata salah satu warga dengan nada yang sedih.
"kami mendengar dari para sesepuh tentang keberadaan Pendekar Naga Langit yang dulu ketika terjadi Perang sempat membuat Pendekar Kelelawar terluka dan membuat Pendekar Kelelawar melarikan diri." ucap warga dari desa lor jaya.
Guru Naga Langit menyarankan warga tersebut untuk melaporkan tindak jahat Bupati tersebut ke kerajaan Jasinga.
"Mengapa kalian tidak melapor kepada kerajaan Jasinga? Mereka seharusnya bertanggung jawab atas keamanan dan kesejahteraan rakyatnya," kata Guru Naga Langit.
Namun, warga tersebut menjelaskan bahwa mereka sudah melapor, tapi tidak ada respon berarti dari kerajaan Jasinga.
"Kami sudah melapor, tapi tidak ada yang peduli. Orang-orang kerajaan Jasinga sepertinya tidak peduli dengan kondisi rakyatnya"
"para pejabat dan prajurit jasinga cenderung semena-mena terhadap rakyat," kata warga tersebut dengan nada yang kecewa.
Guru Naga Langit mengangguk dan memahami situasi yang dihadapi oleh warga tersebut.
Ia berpikir sejenak sebelum memberikan jawaban.
"Baiklah, aku akan mempertimbangkan permintaan kalian. Tapi sebelum itu, aku ingin tahu lebih banyak tentang Pendekar Kelelawar dan Bupati yang kalian maksud," kata Guru Naga Langit.
Empat tamu tersebut menjelaskan sepak terjang dari Pendekar Kelelawar yang kejam serta bengis.
Pendekar Kelelawar berasal dari goa kelelawar dan bisa merubah wujud nya menjadi Kelelawar Raksasa yang bisa terbang.
Mereka juga menjelaskan bupati yang gemar mabuk dan main wanita dan suka merampas harta benda warga.
" Hemm saya pernah bertarung dengan Pendekar Kelelawar dan saya tak menduga Pendekar Kelelawar tersebut akan bertindak lebih jahat dari masa ketika muda." ucap Pendekar Naga Langit.
Dulu kala Pendekar Naga Langit pernah bertarung dengan Pendekar Kelelawar.
Ketika itu Kerajaan Kencana sedang berperang dengan Kerajaan Jasinga.
Pendekar Naga Langit Bersama Jasiren memimpin peperangan tersebut.
Jasiren dengan taktik perang nya berhasil menguasai keadaan dan memukul mundur pasukan jasinga.
Pertempuran sengit berlangsung antara Pendekar NAGA Langit namun tak begitu lama pasukan Kerajaan Jasinga mundur dari pertempuran sehingga membuat Pendekar Kelelawar ikut mundur dan lari dari Pendekar Naga Langit.
***
Akhirnya Guru Naga Langit mengambil keputusan untuk mengutus Pendekar Naga Hijau dan Pendekar Naga Hitam untuk membereskan Pendekar Kelelawar.
Oval dan Apis siap untuk menumpas siapa pun yang telah membuat kekacauan di daerah perbatasan kerajaan Jasinga dan kerajaan Kencana.
"Pendekar Naga Hijau dan Pendekar Naga Hitam, aku mengutus kalian berdua untuk membereskan Pendekar Kelelawar yang telah membuat kekacauan di daerah perbatasan," kata Guru Naga Langit dengan nada yang tegas.
Pendekar Naga Hijau dan Pendekar Naga Hitam mengangguk dan menerima tugas tersebut.
"Kami siap, Guru. Kami akan membereskan Pendekar Kelelawar dan mengembalikan keamanan di daerah perbatasan," kata Pendekar Naga Hijau.
"yesss akhirnya ada kesempatan untuk bertarung kembali,"ucap Apis.
"Siapkan pinggang mu Pis, desa lor jaya itu perjalanan 7 hari. "ucap Oval seraya mempersiapkan diri.
"No Problem brother.." ucap Apis santuy.
Apis memakai tameng besi pelindung dada, kaki dan tangan.
"Tumben Pis pake tameng pelindung? "tanya Oval.
"Penting Bang. Luka yang kita dapat mempengaruhi gerak kita jadi kita harus UTAMAKAN SELAMAT HEHEHE...." ucap Apis sambil nyengir.
"Oke aku ikut juga." ucap Oval seraya mengambil tameng pelindung dan memakai nya.
***
4 penduduk yang telah menghadap Guru Naga Langit akhirnya pulang dengan hati yang lega, karena mereka tahu bahwa Pendekar Kelelawar akan segera dibereskan.
Oval dan Apis, ikut serta bersama 4 penduduk tersebut dalam perjalanan menuju wilayah desa lor jaya.
"Guru, kami pamit dulu untuk menjalankan tugas. "ucap Oval.
" Doa kan kami guru agar selamat dan dapat menyelesaikan tugas ini dengan baik. "ucap Apis.
Perjalanan ke desa lor jaya pun di mulai.
Dengan keberanian dan kesaktian Pendekar Naga Hijau dan Pendekar Naga Hitam, mereka yakin bahwa Pendekar Kelelawar tidak akan menjadi ancaman lagi bagi penduduk di daerah perbatasan.