Drama rumah tangga, mohon bijak dalam membaca.
Season 1 Erik dan Meta.
Dinyatakan hamil setelah menjalin hubungan gelap dengan mantan pacarnya.
Siapakah ayah dari anak yang dikandung Meta?
Penyesalan datang terlambat, Ia berusaha menyelamatkan pernikahannya.
Season 2 Tomo dan Anisa.
Pria yang tidak bisa setia, akankah ia bisa mengembalikan keluarganya seperti sediakala?
Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon SariAdja, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri
10 . Kemarahan Erik 2
Siang hari, dirumah Sarah.
"Apa mas ini uang cuma segini, buat sebulan yang benar saja" kata Sarah sambil melempar uang yang ada ditangannya.
"Iya, ibu di desa minta kiriman uang, jadi cuma sisa segini" jawab Bobi sambil mengambil uang yang berserakan di lantai.
"Seharusnya sebwlum di kirim ke ibu, kamu tanya ke aku dulu. uang segini cuma cukup buat makan, bagaimana dengan uang saku anak - anak dan perawatan ku di salon mas "kata Sarah pada suaminya.
"Kamu ga usah kesalon dulu, buat uang saku anak - biar aku pikirin lagi" kata Bobi memberi solusi
"Kamu tahu mas uang segini tuh ga ada apa - apa nya di bandingin jatah bulanan uang Meta,lama - lama aku ga betah hidup sama kamu mas, ga kuat aku mas, " kata Sarah dan langsung pergi.
Mas Bobi semakin lama semakin parah, anak semakin besar bukannya uang bulanan semakin banyak malah makin berkurang, dasar mas Bobi.
Sarah menyesal menikah dengan Bobi, sejak kecil Aarah sudah dimanja oleh orang tuanya karena dia anak perempuan satu - satunya semua kemauan Sarah selalu dituruti, tapi sejak menikah dengan Bobi Sarah harua menurunkan standart hidupnya tidak bisa sering kesalon apalagi belanja baju mahal, sesekali Meta mentraktirnya perawatan di salon, Meta memang baik istri temannya itulah satu - satu ny orang yang selalu iya manfaatkan dengn berpura - pura menjadi teman baik bagi Meta dan juga bagi Erik.
Semakin mengenal Meta, Sarah semakin iri dengan apa yang dimiliki Meta, gadis kampungan bisa kesalon setiap hari, dan memiliki suami sebaik dan setajir Erik. Apalagi tau uang bulanan yang diberikn Erik kepada Meta, itu membuat Sarah berambisi untuk merebut Erik dari meta.
Sore ini setelah menjemput anak anak nya pulang sekolah. Sarah berencana menemui Meta di rumahnya, untuk menjenguk Meta sekaligus mencari tau apakah ada kesempatan baginya untuk merebut Erik, Semoga saja.
Setelah satpam membuka gerbang untuknya dia langsung berjalan menuju ruang tamu Meta sudah menunggunya disana.
"Sini Sar" kata Meta melihat kedatangan Sarah.
"Kamu udah baikan kan Ta," tanya Sarah.
"Sudah mendingan Sar" jawab Meta.
"Erik belum pulang?" tanya Sarah.
"Belum, makasih ya Sar dah sempetin jenguk," ucap Meta.
" Iya , aku kan temen baik kamu" jawab Sarah sambil tersenyum.
Suara mobil Erik terdengar, ternyata Erik sudah pulang. Begitu Erik masuk wajah Meta langsung berubah sedih.
"Sudah dari tadi Sar?" tanya Erik yang melihat Sarah sedang duduk di sebelah Meta.
"Baru sampai" jawab Sarah.
"Diminum dulu tehnya" kata Erik.
"Iya" Sarah bertanya tanya kenapa tidak sekalipun Erik melihat Meta, bahkan terlihat jelas Erik mengacuhkan Meta.
"Aku ke kamar dulu ya Sar" kata Erik sama sekali tidak mengajak Meta bicara, dia langsung berjalan ke kamarnya.
"Kok Erik gitu, Ta?" tanya Sarah.
"Semenjak kejadian itu Erik selalu begitu Sar?" jawab Meta.
"Oh, kamu yang sabar ya Ta",kata Sarah mencoba memberi saran.
"Iya Sar, aku sabar kok, di minum tehnya" suruh Meta pada Sarah.
"Semoga Erik biaa kembali baik sama kamu Ta," ucap Sara.
"Iya sebenarnya aku tidak betah melihat Erik acuh seperti itu" kata Meta.
"Emm maaf ya Ta aku tidak bisa lama-lama, aku pulang dulu ya, semoga kamu cepat sembuh ya! " kata Sarah kemudian dia mencium pipi kiri dan pipi kanan Meta.
Sarah senang sekali melihat sikap Erik yg seperti tadi itu artinya, ada kesempatan baginya untuk merebut Erik.
"Iya makasih ya Sar," jawab Meta dan meliht Meta yang berjalan keluar dari rumahnya.
Mendengar suara motor Sarah pulang, Erik langsung keluar dari kamarnya dan mencari Meta, di ruang tamu Meta tidak ada kemudian dia berjalan naik kelantai 2 dan mengahampiri Meta di kamarnya.
"Anak siapa yang ada di perutmu " tanya Erik to the point dengan suara yang keras dan tegas.
" Tentu saja ini anakmu mas " jawab Meta kaget karena Erik tiba tiba muncul di hadapannya.
"Bagaimana bisa itu anak ku, lima tahun kita menikah dan kamu belum hamil, tapi setelah kamu berselingkuh tiba - tiba kamu hamil , anak siapa itu," bentak Erik sambil menunjuk wajah Meta dan tentu saja ada kemarahan di wajah Erik.
"Ini anakmu mas Meta yakin ini anak mas Erik" kata Meta dengan mata berkaca - kaca.
"Sudah berapa kali kamu melakukan hubungan itu dengan Tomo, jawab jujur Ta, aku tidak mau ada kebohongan lagi " Erik kembali membentak Meta.
"Empat kali mas, tapi aku yakin anak dalam perutku ini anakmu mas" air mata sudah membasahi pipi Meta.
"Seharusnya kehamilamu yang aku tunggu menjadi kabar bahagia untukku, tapi bagaimana aku bisa bahagia kalau aku tidak yakin anak yang ada di perut kamu itu anak ku atau bukan, kejam kamu Ta!" Erik tidak bisa lagi menahan kecewa dan kesedihannya.
"Mas percayalah mas ini anakmu mas" kata Meta meyakinkan Erik.
"Apa buktinya kalau itu anakku Ta? apa buktinya?" Erik mencoba memberi kesemptan pada Meta untuk membela diri.
"Emmm..., " hanya itu yang keluat dari mulut Meta.
" Tuh kan kamu saja ga bisa jawab, bagaimana aku bisa mempercayai mu Ta!" tandas Erik.
"Dari keyakinan hati aku mas, aku yakin ini ankmu mas," jawab Meta berharap Erik percaya dengannya.
"Dari hatimu? hati kamu saja sudah menghianati aku bagaiman aku bisa peecaya padamu" Erik menahan air mata yang akn jatuh dipipinya.
Meta tidak bisa berkata - kata lagi hanya isakan tangis yang keluar dari bibirnya.
"Maaf ya aku sama sekali sudah tidak bisa mempercayai anda," kata Erik berjalan keluar kamar Meta dan membating pintunnya.
Meta merasa sangat sedih, kesalahan yang dia lakukan membuat Erik yang biasanya lemah lembut menjadi kasar dan suka membentak.
Sepanjang malam Meta tidak bisa memejamkan matanya, kesedihan di wajah Erik begitu menyiksanya ingin sekali dia memeluk suaminya itu, namun hal itu sekarang menjadi hal sulit yang bisa iya lakukan.
Bersambung.
***
Terima kasih sudah membaca tulisanku.
Jangan lupa!
🌺 Like
🌺 Vote
🌺 Komen
Dan tingalkan.
🌺 Kritik
🌺 Saran
Dikomentar.
Selamat berpuasa bagi yang menjalankan.
🙂🙂🙂
bagi wanita; ceraikan suami yg selingkuh krn sabarmu terbatas tak seperti Tuhanmu. tegaknya hak (keadilan) adalah batas sabar khusus bagi istri...😂👍💪
untuk dapat kesempatan kedua atas kesalahan perselingkuhan harus melalui tahap ini
mengaku salah
benar2 menyesal
berjuang minta maaf
berjuang menebus kesalahan
berjuang memperbaiki kesalahan
berjuang mendapat kesempatan kedua
berjuang mengobati hati pasangan yang luka
menebus kesalahan dengan kebahagiaan
baru benar2 dibilang layak dapat kesempatan kedua
tapi kalau dengan mudah dimaafkan perselingkuhan bisa saja terulang
dan meta tidak berjuang sama sekali dan hanya karena suaminya mempunyai cinta yang tulus meta bisa dapat kesempatan
sebenar meta belum pantas dapat kesempatan kedua hanya kerena dia pemeran utama wanita jadi dia tidak perlu berjuang karena posisi pasti aman
untuk novelis jangan malu buat karakter wanita berjuang
dan satu lagi pebinor tetap laknat
Sampah bener...
ga slalu laki2 yg salah dlm novel, perempuan bisa juga salah
mantap thor.