NovelToon NovelToon
Mendadak Menikah

Mendadak Menikah

Status: sedang berlangsung
Genre:Romantis / Teen / Komedi / Cintamanis / Tamat
Popularitas:734.9k
Nilai: 5
Nama Author: Dek La

Sekuel Terpaksa Menikah.

Yang langsung mau baca season dua juga boleh, ada di sini semua ya gaes.

Chelsi Amira Putri berusaha menghindari perjodohan yang dibuat oleh ayahnya. Namun, dia malah terjebak dalam kesalahannya sendiri. Dia menjadikan Alaska Lencana kambing hitam untuk menolongnya agar terhindar dari perjodohan itu.

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Dek La, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Bab 10. First Kiss

Keadaan di SMA tempat Amira menimba ilmu begitu riuh. Para siswi-siswi di sana mengintip dari gerbang. Sosok pria dengan setelan jas kantor, duduk menyender di mobil Pajero putih tepat di depan gerbang sekolah.

Alaska, pria itu datang untuk menjemput Amira, sebab akan mengajak gadis itu untuk pergi ke rumah orang tuanya. Karena datang dua puluh menit lebih cepat, akhirnya dia menunggu dan malah disuguhkan dengan pemandangan tak enak.

Sedangkan gadis di dekat lorong, hanya bisa mendumal. Dia tak percaya dengan kedatangan Laska, biasanya pria itu tak pernah mau menjemputnya, tapi sekarang malah sudah menunggu di depan.

“Suami kamu sudah jemput tuh,” ucap Cinta sembari menunjuk ke arah luar gerbang.

“Hais, jangan mengejekku,” gerutu Amira sembari memasang wajah cemberut.

“Harusnya kamu bahagia dong, sudah dijemput suami.” Cinta terkikik saat melihat wajah Amira semakin tak enak dipandang.

“Sudah ah, kita masuk aja!” ketus Amira sembari menarik tangan Cinta untuk masuk ke dalam kelas. Mereka akan segera pulang, setelah selesai olahraga.

**

Laska masih setia menunggu di depan gerbang, sebelumnya dia mengobrol dengan satpam yang menjaga gerbang. Ketika melihat Amira keluar, dia merasa lega. Dan bergegas menghampiri gadis itu.

“Ayo pulang,” ajak Laska dengan suara dingin. Matanya tak sengaja menangkap Cinta, dia tersenyum kikuk sembari masuk terlebih dahulu ke dalam mobil.

Amira hanya bisa menggerutu kesal, lalu mengajak Cinta untuk ikut. Tetapi gadis berhijab itu tak bisa, karena sudah dijemput oleh abangnya yang masih berada di jalan yang tak jauh dari sekolah. Amira mengangguk, lalu melambaikan tangan sebagai salam perpisahan.

Selama dalam perjalanan, tak ada pembicaraan antara Amira dan Laska. Pria itu pun tampak tak peduli, memilih fokus menyetir.

“Kita mau ke mana Om?” tanya Amira saat merasa jalanan yang mereka lalui tidak mengarah ke rumah.

“Umi meminta kita datang ke sana,” jawab Laska tanpa mengalihkan pandangan. Amira hanya ber 'oh' ria.

Keadaan kembali hening, Amira memilih memainkan ponselnya. Menyetel lagu kesuakaannya dan memasang handset di telinga.

Tak terasa, kantuk mulai menghampiri, Amira menyenderkan kepala di sandaran mobil dan mulai memejamkan matanya. Laska melirik sekilas, sembari tersenyum simpul.

“Kalau ngantuk tidur saja, nanti saya bangunkan jika sudah sampai,” ucap Laska yang dibalas anggukan lemah oleh Amira.

Selama menempuh perjalanan, tak henti-hentinya Laska melirik ke arah Amira. Memerhatikan gadis itu yang tengah tertidur.

**

Sampai di halaman rumah besar bergaya Eropa, Laska gegas mematikan mesin mobilnya. Setelah itu dia keluar, lalu membuka pintu bagian tempat Amira berada. Gadis itu belum juga bangun, dengan terpaksa akhirnya Laska menggendongnya.

Ketahuilah, Laska paling malas berpikir terlalu lama. Dia terus menggendong Amira sampai kamar miliknya, ketika masuk tadi, dia belum melihat umi dan abinya. Hanya ada pembantu yang membukakan pintu.

Setelah menidurkan Amira di kasur, Laska berniat pergi. Tetapi urung saat melihat sepatu yang masih menempel di kaki gadis yang tengah terlelap, membuang napas kasar, Laska berjongkok untuk meraih sepatu Amira. Lalu membukanya dan meletakkan di bawah, tak lupa dengan tas gadis itu.

“Dasar melelahkan,” gerutu Laska sembari berjalan keluar.

Saat sampai di tangga ketiga dari atas, dia berpapasan dengan Alfa. Pria itu hendak naik sedangkan dia turun. Memang tadi Alfa sudah bilang akan pulang langsung setelah dari sekolah. Dan hanya menginap satu malam saja di rumahnya.

Laska tak peduli, memilih turun dan segera menemui uminya. Laska dan Alfa memang tak akur sejak kecil. Mereka terus memperebutkan kasih sayang kedua orang tua, itulah yang membuat mereka tak akur.

“Loh, Sayang sudah sampai?” Kia baru saja keluar dari kamar. Wanita itu sudah cantik dengan setelan gamis dan hijab lebar.

Segera Laska menghampiri, lalu mengecup punggung tangan uminya. Dia berhambur memeluk Kia, yang dibalas oleh wanita itu.

“Umi sudah sehat ‘kan?” tanya Laska sembari memeriksa seluruh tubuh uminya.

“Alhamdulillah sudah Sayang. Jangan khawatir. Ngomong-ngomong Amira mana?” Kia celingukan mencari keberadaan menantu kesayangannya itu.

“Tidur di atas,” jawab Laska dengan dingin. Dia menuntun Kia untuk duduk di sofa.

Matanya menelisik setiap sudut ruangan, tak ada yang berubah. Seketika dia merasa sedih, rindu dengan suasana rumah ini. Walaupun dulu dia jarang pulang, paling tiga kali seminggu.

“Abi belum pulang Mi?” tanya Laska sembari menatap ke arah uminya.

“Belum Sayang.”

Panggilan mamah dan papah bertukar menjadi abu, umi setelah Alfa lahir dulu. Bocah itu tidak suka memanggil papah, dan memilih memanggil abi, begitu pun dengan mamah. Laska hanya mengikut saja, karena terpaksa tetapi akhirnya terbiasa.

“Umi!” Suara cempreng terdengar. Laska dan Kia mengalihkan pandangan ke arah tangga, Amira tengah berdiri di sana sembari tersenyum manis.

Kia mengangguk dan melambaikan tangannya menyuruh agar Amira datang. Dengan cepat Amira menghampiri ibunda Laska.

“Kamu sudah makan belum?” tanya Kia sembari mengusap rambut Amira. Bahkan gadis itu masih memakai seragam sekolah.

“Belum,” jawab Amira sembari menunduk malu.

“Laska!” Kia melotot ke arah putra sulungnya, yang hanya dibalas cengengesan oleh Laska.

“Ayo makan,” ajak Laska. Suara pria itu sudah berubah dingin, berbeda saat dia berbicara dengan Kia tadi.

“Hmm, nanti deh Om. Amira masih mau sama Umi,” tolak Amira dengan pelan. Kia tertawa mendengar ucapan Amira, membuat Laska kebingungan.

“Umi kenapa?”

“Om? Siapa itu?” Kia masih tertawa. Amira ikut-ikutan ketawa sembari menjulurkan lidah ke arah Laska.

“Om Laska memang cocok di panggil Om,” ucap Amira masih terus tertawa.

“Hahaha. Tapi lain kali panggil mas saja atau kakak,” saran Kia, Amira mengangguk.

Ketiganya diam, Kia masih sibuk mengelus rambut Amira dengan sayang. Mengecup kening gadis itu pelan, akhirnya dia bisa merasakan memiliki anak perempuan meski hanya menantu.

“Umi jangan ciumi dia terus!” Alfa menatap sengit Amira, yang dibalas tatapan tak kalah sengit juga oleh gadis itu.

“Kenapa? Kamu iri?”

“Ngapain iri sama cewek bawel kayak Lo!”

“Bisa aja Lo iri dan sok gengsi ngungkapinnya!”

“Alfa, Amira diam!” sentak Laska membuat dua orang berbeda kelamin itu terdiam.

“Alfa, tidak boleh begitu sama kakak ipar,” ucap Kia sembari mengelus punggung anak bungsunya.

“Hmm, iya Mi.”

“Kami ke atas dulu Mi.”

Laska menarik tangan Amira dengan kasar, padahal gadis itu tak mau. Tetap saja, sekuat tenaga Amira melepaskan, tak bisa. Akhirnya dia hanya bisa mengikuti saja, saat pria itu mengunci pintu pun hanya diam.

“Apa maksud kamu?” Pertanyaan Laska membuat Amira mengerutkan alisnya. Pasalnya dia bingung, tak ada masalah tetapi pria ini bertanya dengan aneh.

“Maksudnya gimana?” tanya Amira balik.

“Masih enggak tahu kesalahan kamu?” Laska mencondongkan tubuhnya hingga jarak wajahnya dan Amira begitu dekat.

Susah payah Amira menelan ludah saat menatap bibir Laska. Begitu menggoda imannya yang belum mendapat asupan nasi sejak siang.

Apaan kamu Amira! Rutuknya dalam hati.

“Kesalahan apa Om? Jangan buat bingung deh!”

“Mencuri first kissku,”

Amira melongo dengan mata melotot. Bagaimana pria ini tahu? Dia mati gaya mendadak.

 

 

Bersambung

Mbak Amira ketahuan ni Yee😂😂😂

 

1
Qaisaa Nazarudin
🙄🙄🙄🙄
Qaisaa Nazarudin
CEWEK LEMAH,BODOH DAN EGOIS..MENGORBAN KAN SAHABAT DEMI KEBAHAGIAAN SENDIRI,APA ITU YG NAMANYA SAHABAT,Pantes aja Laska dan juga Alfha gak tertarik sama kamu,kayak cewek murahan..
Qaisaa Nazarudin
Kenapa peran Amira disini kayak cewek tukang pengemis sih,Kesel aku lama2..
Qaisaa Nazarudin
MENDING BERSAMA DENGAN ORANG YG MENCINTAI KUTA DARI ORANG YG KITA CINTAI MIRA..DI CINTAI DIA AKAN MERATUKAN KITA DLM ISTANA CINTANYA, SEDANG KAN MENCINTAI KITA YG AKAN TETLUKA KARNA TDK PERNAH DI ANGGAP,CINTA ITU TDK BISA DIPAKSA.
Kamu masih muda,Kamu juga cantik,kamu juga gak benaran hamil kan,terus kenapa harus ngemis2 cinta sama orang..
Qaisaa Nazarudin
Kalo udah tau begini,Kalo aku jadi Amira, Bikin perasaan Laska jungkir balik, Setelah itu tinggalkan dia,Biar tau rasa,kalo emang dia suka biarkan dia yg ganti berjuang mendapatkan hati mu..
Qaisaa Nazarudin
Jangan sampe menjilat ludah sendiri..Aku sih gak apa2 Kalo bilang gak CINTA, Bisa aja seiring waktu dan dengan seringnya bersama,bisa saling MENCINTAI,Tapi jangan bilang KAMU BUKAN TIPE KU,Aku gak terima aja,Seakan hina banget seorang isteri di bilang gitu,Sedang kan ntar hujung2 nya kamu sendiri yg Bucin dan jilat Ludah sendiri..🙄🙄🙄
Qaisaa Nazarudin
Wkwkwkwk Rasain tun Glora emang enak di tolak mentah2 , Kepedean banget..
Qaisaa Nazarudin
Ya salam..Semakin di hindarin kok malah makin dekat aja..
Qaisaa Nazarudin
Sholat..
Qaisaa Nazarudin
Pasti ini Laska kan..
Qaisaa Nazarudin
Pasti Alaska akan balas dendam nih akibat Amira menjebaknya dlm pernikahan..
Qaisaa Nazarudin
Kasian Laska yang gak tau papa langsung dapet nogem mentah..Ckk Amira..
Azizach
Q terharu sama benda panjang berwarna putih ada kepalanya trus ad daunnya 2🤣🤣
Nur Adam
lnjht
said191
lanjutan'a mna ya?
Eva kusrini
gaje singkatan ga jelas... semangat
Gratika Anandita
Aku juga pernah bahkan sampai hampir 3 tahun, walaupun seminggu/ 2 minggu sekali ketemu tergantung kesibukan suami dulu. Rasanya ya nano nano deh. Cuma kuncinya 3, yaitu komunikasi, kepercayaan dan kejujuran klo lagi LDR-an. jika menerapkan 3 hal itu insya allah semua akan akan terkendali saat LDR-an.
Gina Putri Dental
ringan ja kak
Gina Putri Dental
Amira bikin ngakak 😂😂
Gina Putri Dental
Amira
awas Lo bucin sama om om 😃
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!