NovelToon NovelToon
IF...(Seandainya)

IF...(Seandainya)

Status: tamat
Genre:Romantis / Konflik Rumah Tangga- Terpaksa Nikah / Tamat
Popularitas:203.1k
Nilai: 5
Nama Author: wilda ellen

"Seandainya saja kita tidak pernah ketemu kembali, mungkin rasa sakit yang kau torehkan saat menikah dengan wanita lain tidak akan muncul kembali"

"Seandainya saja rasa cinta ini menghilang dari hidup ku..."

"Seandainya kau ingat kalau dulu aku ada dihati mu, apakah kau masih memperlakukan ku seperti ini?"

"Seandainya suatu saat aku pergi dari hidupmu, apa kau akan mencari ku?"

Semuanya pertanyaan itu tertulis di dalam buku diary seorang gadis yang bernama Cahaya Mariana. Seorang gadis yang terpaksa menikah dengan pria yang pernah menjadikannya ratu dalam hatinya. Tapi semuanya itu hilang ketika pria itu mengalami amnesia, tengtang kebersamaan mereka hilang dalam ingatan pria itu. Cahaya jadi istri kedua pria itu karena permintaan terakhir dari istri pertama dari pria itu yang bernama Mesya Mariska.

Akankah Cahaya dapat bertahan hidup berdampingan bersama pria yang dulu mencintainya tapi sekarang malah menyiksanya?

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon wilda ellen, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Ide Cahaya

Semua orang yang ada dalam ruangan tampak menunggu keputusan dari Ryan. Suasana ruangan yang tidak cukup luas itu, terasa sangat mencekam.

"Yan..." Ronaldo memanggil menantunya itu karena belum memberikan jawaban atas kerjasama sama mereka.

"Apa papa yakin? Karena desain yang ingin papa mau akan membuat hotel yang akan papa bangun, tidak sesuai dengan konsepnya" ucap Ryan.

"Sebenarnya papa juga berpikir seperti itu, tapi Naina mengatakan desainnya terlalu simpel" ucap Ronaldo sambil menatap Naina yang dari tadi terus memperhatikan Ryan.

"Bisma, coba kamu perhatikan desain ini dengan desain yang awalnya kita berikan" ucap Ryan.

Bisma langsung memeriksa hasil desain yang baru dan desain yang mereka buat. Cahaya juga ikut memperhatikan hasil kedua desain yang diberikan Ryan.

"Apa saya bisa memberikan pendapat?" ucap Cahaya tiba-tiba beberapa menit memperhatikan hasil kedua desain itu. Semuanya langsung menatap kearah Cahaya, begitu juga dengan Ryan.

"Kamu tidak perlu ikut campur. Tugas mu itu hanya mencatat hasil dari meeting ini" ucap Naina ketus.

"Naina..." Ronaldo langsung menegur putrinya yang tidak sopan. Mendapatkan teguran dari papanya, tidak membuat dia semakin kesal dengan Cahaya.

"Katakanlah..." ijin Ryan tiba-tiba saja, Ryan sebenarnya sangat penasaran dengan apa yang ingin disampaikan Cahaya pada mereka. Ryan juga ingin tahu kepintaran Cahaya, karena dia sudah melihat profil biodata Cahaya. Cahaya merupakan lulusan terbaik dari salah satu universitas yang sangat terkenal, jurusan Arsitektur.

"Sebenarnya saya sangat setuju dengan desain yang pertama. Kalau hasil desainnya tampak simpel, kita bisa menambahkan di bagian ini, ini, dan ini." ucap Cahaya sambil menunjuk beberapa titik yang bisa ditambahkan desain nya.

Semuanya tampak sangat serius mendengarkan penjelasan dari Cahaya. Terutama Ryan, Ryan tidak menyangka kalau Cahaya sangat pintar dalam bidang arsitektur. Ryan juga merasa apa yang dijelaskan Cahaya, merasa tidak asing.

Tiba-tiba saja Ryan mendengar bisikan seorang wanita sedang menjelaskan apa yang dikatakan oleh Cahaya.

Prok...prok...

Renaldo tepuk tangan dengan wajah bahagia. Dia sangat senang mendengar apa yang dikatakan Cahaya.

"Ryan, papa ingin memakai hasil desain yang dikatakan istri mu..." ucap Renaldo. Tentu saja membuat Ryan langsung tersadar dari lamunannya.

"Oh, ya....Papa mau besok kamu harus memberikan desainnya." sambung Renaldo.

"Baik, pa..."

"Kalau begitu, kami permisi dulu."

"Nona Cahaya, terimakasih..." ucap Renaldo sambil mengulurkan tangannya pada Cahaya.

Tentu saja Cahaya membalas uluran tangan Renaldo. Naina yang melihat itu sangat kesal dan bertekad akan membuat Cahaya menyesal.

-

-

Cahaya sangat terkejut perintah dari Ryan. Sebenarnya Cahaya menolaknya karena takut melakukan kesalahan, tapi saat Ryan mengatakan kalau hanya dia yang mengerti hasil desainnya jadi dia lah yang harus melakukannya.

Saat Cahaya mengerjakan pekerjaannya, dari ruangannya Ryan selalu memperhatikan Cahaya.

"Kenapa desainnya sangat familiar? Dan suara itu juga familiar" gumam Ryan dalam hatinya.

Ting...

Naina:

Kak, apa kamu sibuk? Mama ingin mengajak kak Ryan makan siang..."

Dengan cepat Ryan langsung membalas pesan dari Naina.

Ryan:

Oke. Kita makan siang di tempat biasanya...

Setelah membalas pesan dari Naina, Ryan kembali melanjutkan pekerjaannya.

-

-

Seperti biasa, setiap pulang kantor Cahaya selalu menunggu angkutan umum di halte busway yang ada di depan kantornya.

"Aya...." Cahaya langsung menatap Gery yang baru saja keluar dari dalam mobil.

"Pak Gery..." Cahaya langsung bangkit berdiri dan menundukkan kepalanya.

"CK... Kamu ini masih saja terlalu formal dengan ku." ucap Gery sambil tersenyum.

"Apa kamu sibuk?"

"Tidak...."

"Kalau begitu kamu mau makan malam bersama ku?"

"Maaf, saya tidak bisa pak! Saya mau belanja kebutuhan saya ke Supermarket" Cahaya berusaha untuk menolak Gery dengan sopan.

"Ya, sudah kita begitu apa aku bisa ikut?" mendengar itu membuat matanya Cahaya membulat.

"Sudah, ayok...." Tanpa bertanya Gery menarik Cahaya untuk masuk kedalam mobilnya.

Tanpa disadari Cahaya kalau Ryan dan Bisma melihat nya masuk kedalam mobil Gery. Bisma langsung menatap kearah Ryan, dia sangat penasaran bagaimana reaksi Ryan melihat Cahaya masuk kedalam mobil pria lain.

"Apa kita harus mengikutinya?" tanya Bisma

"Tidak perlu. Kita kembali ke kantor saja, apa kamu lupa kita harus memeriksa pekerjaan yang sudah dikerjakannya"

Saat Cahaya melakukan pekerjaannya, Ryan dan Bisma melakukan pertemuan dengan klien mereka di luar kantor. Ryan melarang Cahaya untuk ikut, karena Cahaya harus menyelesaikan desainnya hari itu juga.

-

-

-

Sesampainya di dalam mall, Gery menarik tangan Cahaya untuk mengikutinya. Saat mereka masuk kedalam tempat arena bermain, Cahaya menghempaskan tangan Gery.

"Tunggu dulu, pak. Tujuan saya kesini, bukan untuk bermain." ucap Cahaya dengan kesal.

"Aku tahu itu, tapi kamu itu butuh yang namanya refreshing. Semenjak aku mengenal mu, kamu tidak pernah sekalipun tersenyum. Jadi aku ingin kamu tersenyum hari ini..." ucap Gery dengan tersenyum, Cahaya dapat melihat ketulusan dari mata Gery untuknya. Tapi, Cahaya telah lupa yang namanya senyum itu bagaimana.

"Maaf, pak. Sepertinya pak Gery melewati batas bapak!" ucap Cahaya, setelah itu dia pergi meninggalkan Gery.

"Aya, ayolah. Aku tahu kamu punya masalah yang tidak bisa kamu ceritakan pada siapapun. Tapi percayalah aku hanya ingin melihat wajah mu yang tersenyum" Gery langsung menarik tangan Cahaya untuk mengikutinya.

Gery membawa Cahaya bermain basket bersama. Dengan sengaja Gery selalu menggalakkan bolanya untuk masuk kedalam. Karena melihat Gery selalu kalah, membuat Cahaya sangat kesal. Cahaya langsung menarik bolanya dari tangan Gery, dengan mudahnya Cahaya membuat bola-bola yang dia lempar masuk kedalam.

Tanpa diduga Cahaya langsung bersorak gembira karena menang. Apalagi saat melihat banyak tiket hadiah yang dia dapatkan.

"Apa kamu mau coba yang lain?" Cahaya langsung mengangguk kepalanya.

Satu persatu permasalahan didalam area permainan mereka mainkan. Sampai-sampai mereka telah mendapatkan banyak tiket hadiah. Setelah satu jam bermain, Gery mengajak Cahaya untuk menukarkan tiketnya dengan hadiah-hadiah yang telah dipersiapkan. Setelah menghitung tiket yang didapatnya, Cahaya memilih untuk menukarkannya dengan boneka Teddy bear yang bawa.

"Terimakasih...." ucap Cahaya dengan tersenyum sambil memeluk boneka yang didapatnya.

Melihat senyum manisnya Cahaya membuat Gery semakin terpesona dengan kecantikan Cahaya.

-

-

-

Setelah menemani Cahaya belanja, Gery mengajak Cahaya untuk makan malam bersamanya. Awalnya Cahaya menolak, tapi karena Gery mengatakan kalau makan malam mereka untuk merayakan hari pertemanan mereka, dengan terpaksa Cahaya mau mengikuti keinginan Gery. Mereka memilih untuk makan malam di salah satu restoran yang ada di dalam mall.

"Kamu mau pilih yang mana?" tanya Gery dengan antusias pada Cahaya.

"Emmm, aku nasi goreng spesial saja dan minumannya Teh manis dingin saja" ucap Cahaya.

"Kalau begitu saya samakan saja" ucap Gery pada pelayan yang melayani mereka.

"Tunggu sebentar ya pak, Bu..." ucap pelayan itu dengan sopan setelah mencatat pesanan Cahaya dan Gery. Mereka hanya mengangguk kepalanya saja.

****

1
falea sezi
jd meski nikah tanpa cinta di tidurin kan meysa/Frown/
falea sezi
mLes bgt liat Ryan sama meysa dan emaknya
falea sezi
heleh lu uda enak enak ma meysa jg males liat lu bloon
KUNCORO'S Days
Bagus ceritanya
Ellen_P: terimakasih untuk dukungan nya 🙏
total 1 replies
amalia gati subagio
sang lanun vs hamba sahaya 👍 cucok lah
amalia gati subagio
Terlalu mahal harga yg hrs dibayar demi pemuas obsesi atas nama cinta halu dgn sadar jd murahan 🙁 miris, cinta rela memperbudak diri, mental bengkok!! algojo vs sang budak gratisan, sama2 pemuas obsesi!? egoistis narsistis songong absurd kedepan, pemuas keserakahannya #poor taqdir #RIP Cinta
amalia gati subagio
wah melangit dia?! he3x kibau terus obsesi si murmer ini!! upik abu sindrom akut
amalia gati subagio
wes, naikan lg tarifnya!? gak slalu yg murahan dicari & disukai kan?!
amalia gati subagio
semurahan apa kau ingin merendahkan diri demi obsesi absurd mu atas nama warisan sang penikung?! pengen cocok tanam si songong hingga maunya dijadikan jalang gratisan tp hanya demi kesombongan?! jd perempuan murahan banget, munafik bertopeng kemulyaan bangit 🤓
Arya Al-Qomari@AJK
mungkinkah q salah baca soalnya nama sekretaris nya (pengganti cahaya) di ganti2 terus. klo gk salah Chelsea terus Lisa kemudian Cerry.
Arya Al-Qomari@AJK
nama sekretaris nya (pengganti cahaya) di ganti2 terus. klo gk salah Chelsea terus Lisa kemudian Cerry.
◉‿◉♡-Ƥυтrу Ƴαѕмιη-♡◉‿◉
Tidak lihat anak Jeje dan Nayla
◉‿◉♡-Ƥυтrу Ƴαѕмιη-♡◉‿◉
Ohh anak papah tuh Ezla 😅
◉‿◉♡-Ƥυтrу Ƴαѕмιη-♡◉‿◉
Senjata makan tuan ya nona nancy 🤣
◉‿◉♡-Ƥυтrу Ƴαѕмιη-♡◉‿◉
Kalo cemburu langsung seludup saja Nayla, ntar keduluan orang lagi
◉‿◉♡-Ƥυтrу Ƴαѕмιη-♡◉‿◉
Apakah Alvin laki² itu?
◉‿◉♡-Ƥυтrу Ƴαѕмιη-♡◉‿◉
Disosor langsung ya pak bikin gerah yang liat 😂😂
◉‿◉♡-Ƥυтrу Ƴαѕмιη-♡◉‿◉
Selamat ya Aya dan Ryan 😁
◉‿◉♡-Ƥυтrу Ƴαѕмιη-♡◉‿◉
Si Nayla dapat tamparan teruss 😅
◉‿◉♡-Ƥυтrу Ƴαѕмιη-♡◉‿◉
Ya ampun emak macam apa dia ini 😒
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!