NovelToon NovelToon
Cinta Anya Untuk X

Cinta Anya Untuk X

Status: tamat
Genre:Romantis / Patahhati / Perjodohan / Tamat
Popularitas:581.1k
Nilai: 5
Nama Author: Kim O

Setelah kedua orang tuanya wafat akibat insiden kecelakaan pesawat, Anya diasuh oleh mantan asisten rumah tangga mereka.

Meski hidup dalam kesederhanaan, Anya tetap merasa bahagia bersama keluarga barunya, hingga tiba-tiba sahabat baik sang ayah datang mencari gadis itu.

Guna membalas budi akan kebaikan keluarganya dahulu, serta pengorbanan yang pernah Anya lakukan pada putra sulungnya, Maxim berencana menikahkan Anya dengan sang putra yang notabene adalah cinta pertamanya.

Akankah Anya mampu menjalani kehidupan pernikahannya dengan bahagia? Terlebih ketika mengetahui fakta bahwa sang suami ternyata berperangai kasar dan telah memiliki seorang kekasih.

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Kim O, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Kekhawatiran Axton

"CUT! CUT! CUT!" Lagi-lagi suara Steven, sang sutradara, menggelegar memekakkan telinga orang-orang yang mendengarnya. Pria tua itu dengan 0enuh emosi membanting megaphone-nya, sembari melangkah menghampiri Axton yang tengah terduduk kelelahan.

"X, ada apa denganmu? Ini sudah take yang ke empat puluh delapan! Kita tidak mungkin menghabiskan waktu seharian hanya untukmu seorang!" hardiknya penuh amarah.

Axton hanya terdiam. Matanya enggan menatap Steven. Ia sadar hari ini penampilannya benar-benar kacau.

Steven menghela napasnya. "Jangan campur adukkan masalah pribadimu ke tempat kerja. Kosongkan pikiranmu dari hal-hal tersebut untuk sementara waktu. Kita akan mulai setengah jam lagi!" Sambil menepuk bahu Axton, pria itu pergi meninggalkannya. Beliau berteriak memberi pengumuman, bahwa mereka akan mengambil adegan aktor lain terlebih dahulu.

Delia menghampiri Axton dan memberikan minuman dingin padanya. Gadis itu juga membantu menghapus peluh yang membanjiri kening Axton, sedangkan Ian tidak berkata apa pun, ia tahu Axton sedang memikirkan kejadian semalam. Persahabatan yang sudah mereka jalin lebih dari lima belas tahun membuat Axton tidak canggung lagi menceritakan hal-hal yang bersifat pribadi pada Ian.

Meski Axton telah berlaku jahat pada Anya, tetapi ia tetap menghormati Rastini. Maka, wajar saja rasanya jika pria itu mengkhawatirkan kondisi sang ibu mertua selepas kejadian tadi malam. Apalagi Axton berkata, bahwa ia juga memerhatikan diam-diam, bagaimana Rastini tidak bisa tidur dengan tenang di rumahnya. Wanita itu bahkan enggan tidur di kamar dan memilih tidur di karpet ruang televisi.

Melihat Axton menyuruh Delia pergi dari sana, Ian segera duduk di sampingnya.

"Keluarga Anya sudah pulang?" tanya Ian.

Axton mengangguk. Anya memang mengiriminya pesan singkat. Walaupun Axton tidak pernah membalas pesan-pesan gadis itu, Anya tetap saja rajin mengiriminya pesan-pesan sederhana.

"Mau kuizinkan pulang?" tanya Ian lagi.

"Tidak perlu, aku hanya butuh istirahat sejenak." Jawab Axton. Pria itu kemudian bangkit dari tempat duduknya dan pergi meninggalkan tempat.

Entah mengapa Axton merasa sedikit menyesal karena tidak melakukan apa pun terhadap Rastini. Hanya sekedar bersuara guna membela beliau saja, Axton tidak mampu.

Meski sudah lama tidak bertemu dengan Rastini, Axton tahu benar seperti apa Beliau. Jadi, ia tidak akan mungkin melakukan hal memalukan seperti itu.

Axton benar-benar tidak bisa menyingkirkan kejadian tadi malam dari kepalanya. Terlebih saat bagaimana kedua gadis itu berusaha membela ibu mereka sampai harus bersimpuh. Ia dengan brengsek mengabaikan mereka semua.

Kegelisahan semakin kentara saat Axton rasakan tatkala tiba-tiba mengkhawatirkan Anya.

...*****...

"Wa'alaikumsalam, Pa." Anya menutup sambungan telepon dari Maxim. Pria itu sedikit kecewa saat tahu jika keluarga Anya baru saja pulang, padahal ia berencana akan berangkat ke apartemen Axton untuk menemui mereka.

Anya berkata pada Maxim, bahwa ia akan menyusul sang Ibu saat lusa nanti. Maxim ingin sekali ikut Anya pulang ke kampung halamannya, tetapi Anya melarang. Ia tidak ingin merepotkan sang ayah mertua dan berjanji akan langsung mengabari Maxim setibanya di sana nanti.

Keesokan harinya.

Anya kini sedang menyibukkan diri dengan merapikan barang-barang yang akan ia bawa pulang ke kampung halamannya.

"Bujuk Ibu terus agar mau makan ya, Gat? Mbak akan mengambil penerbangan pertama besok pagi." Anya sedikit meninggikan nada suaranya saat berbicara dengan Jagat melalui sambungan telepon yang tergeletak di atas ranjang.

Ternyata Jagat menelepon Anya untuk memberitahukan kondisi kesehatan Rastini yang mulai menurun. Sejak pulang kemarin, beliau sama sekali tidak mau makan dan hanya sedikit minum. Hal itu membuat Rastini tidak memiliki tenaga untuk sekadar bangun dari tempat tidur.

"Iya, Mbak. Mbak pulang sama Kak X atau sendiri**an?" tanya Jagat dari seberang sana.

"Sendiri, kakakmu sedang sibuk!" kilah Anya.

"Aku benar-benar tak habis pikir dengan Ibu Mertuamu, Kak. Aku yakin dia pasti menjebak Ibu!" Kata Jagat emosi. Sejak awal menelepon, Jagat selalu saja berkata kalau ibunya pasti telah dijebak oleh Theresa, guna mempermalukan mereka di depan Axton.

Anya lagi-lagi langsung memarahi adiknya bungsunya itu. Theresa adalah wanita bermartabat, jadi tidak mungkin dia akan melakukan hal serendah itu hanya untuk menunjukan seburuk apa keluarga Anya, agar Maxim dan Axton membenci mereka.

"Sudah Mbak bilang jangan ngomong lancang, Jagat!"

Terdengar nada tidak suka keluar dari mulut Jagat.

"Ya sudah, telepon Mbak kalau ada apa-apa ya? Mbak titip Ibu!" Anya mengakhiri sambungan teleponnya.

"Iya, Mbak. Jangan lupa kabari kalau mau berangkat. Assalamualaikum," sahut Jagat.

"Wa'alaikumsalam."

Anya terdiam sejenak memikirkan kata-kata Jagat. Namun kemudian, ia menggelengkan kepalanya kuat-kuat. Sebenci apa pun Theresa padanya, wanita itu tidak mungkin sampai hati melibatkan keluarga.

Selesai membereskan koper, Anya segera keluar dari kamar untuk membersihkan rumah. Ia melihat Axton baru saja turun dari lantai atas.

"Kakak sudah makan?" tanya Anya.

Axton hanya menjawab pertanyaan Anya dengan gumaman tak jelas. Pria itu duduk di sofa ruang televisi sambil membuka lembaran naskah.

Anya berjalan menuju dapur untuk membuatkannya minuman dan sedikit cemilan.

"Besok aku akan berangkat pagi-pagi sekali, Kak. Aku akan menemani Ibu selama beberapa hari di sana." Anya meletakkan nampan dengan hati-hati di atas meja. Posisinya masih bersimpuh, menunggu jawaban dari Axton.

"Terserah!" Jawab Axton tanpa melepas pandangannya dari naskah.

Suara derap langkah kaki menggema seiring kemudian. Hana berlari menghampiri Axton dan memeluk pria itu manja. Anya memalingkan wajahnya. Tak sudi melihat adegan menjijikan itu, ia memilih pergi dari sana.

Baru saja gadis itu hendak melangkah meninggalkan mereka, Hana segera menghentikannya.

"Aku dengar ibumu mencuri cincin Tante Theresa, ya?" tanya Hana sinis. Jelas sekali ada nada ejekan yang keluar dari mulut kurang ajar wanita muda itu.

Anya sudah dapat menebak dari mana Hana mendapat informasi itu. Siapa lagi kalau bukan dari ibu mertuanya sendiri!

"Bukan seperti itu kejadiannya," jawab Anya kalem.

"Cih, tidak ada maling yang dengan suka rela mengaku!" cibir Hana. "Ya wajar sih kalau beliau melakukan hal tersebut. Statusnya yang semula pembantu tiba-tiba berubah jadi besan konglomerat, siapa yang tidak tergoda? Mencuri satu cincin mungkin dipikirnya tidak akan ketahuan!" Tawa kecil meluncur dari mulut wanita muda itu.

Hana baru saja menghina martabat ibunya.

Anya mengepalkan tangannya kuat-kuat. Dadanya terasa panas mendengar hinaan wanita kurang ajar itu. "Tutup mulutmu dan jangan ikut campur!" desis Anya dingin.

Hana terbelalak. Ia terkejut mendapati Anya mampu membalas perkataannya. "Hei, sudah mulai berani kau rupanya!" Spontan Hana berdiri menghampiri Anya, tapi suara Axton menginterupsi mereka.

"Hana, duduk dan temani aku, aku butuh konsentrasi untuk besok!"

"Kak ... dia lancang!" pekik Hana tak terima.

Axton tidak mngeluarkan suaranya lagi. Mengerti akan sikap pria itu, Hana memilih kembali duduk di samping Axton, setelah sebelumnya mengancam Anya akan menghabisinya, jika sekali lagi berani bersikap kurang ajar.

1
Kim dokja
cerita sangat menarik thor/Kiss//Kiss/
✨Susanti✨
ditunggu masa bucinnya axton
RINI NURHAYATI
Luar biasa
TongTji Tea
males banget sama Anyaa...😌😌
Moreno
Gak suka banget sama Daffa, sejak awal sudah lancang
Moreno
Itu yakin Maxim sedang membalas budi? Dia dia saja melihat pacar anaknya bergabung makan malam. Dia diam melihat Anya diabaikan. Dia diam melihat Anya ditindas.
Delfianti
aku paling tidak suka baca novel perempuan yg ganjen. aku paling suka baca novel istri yg tangguh. kalau novel istri yg tangguh aku baca. aku baca tidak lompat sampai selai tiap babnya.
Delfianti
itu baru pintar. biarkan suami itu. urus diri sendiri. kalau dapat cari kesibukan lain yg menghasilkan uang.
Yusee Justicia
Cerita nya keren, bikin mewek terus .....🥺, tapi ak suka...🥰
Hiatus: trmksh byk kk udah mau baca semua cerita aku. terharuu😭😭🥹🥹😍😍🤗🤗😘😘❤️❤️❤️
total 1 replies
Helen Gunawan
menguras air mata mks thor
Hiatus: terima kasih banyak sudah berkenan baca kakak😍🤗🤗😘❤️❤️❤️
total 1 replies
Helen Gunawan
senang aja crita pendek dan tamat
Dianasri Hadiyati
bagus
Hiatus: terima kasih banyak ratenya kk🤗😘❤️❤️❤️❤️
total 1 replies
Forta Wahyuni
wanita bodoh, krn cinta sanggup tersiksa n stelah menyakiti blakangan menyesal. trakhir diberi maaf sama perempuan bodoh, krn cinta jd bodoh dan tak punya harga diri.
Hiatus: mank bego dia ka, kalo ketemu tolong gamparin aja drpd greget sendiri di hati. tar klo kesel dipendem2 jd penyakit😌
total 1 replies
Mira Andani
aku mampir thor
Yunita Akmalia
Bagus ceritanya
Hiatus: trmksh byk kk😍😍🤗🤗😘😘❤️❤️❤️
total 1 replies
Zaidah Abd Hamid
cerita yg best
Hiatus: trmksh kk🤗🤗❤️❤️❤️
total 1 replies
Hasna
bonus chapter dokkk
Hasna
novel terkeren yang pernah saya baca
Hiatus: ya ampun alhamdulilah klo suka ka. makasih pujiannya. maaf klo ada sedikit kekurangan dlm cerita.
sekali lg makasih ya ka sdh berkenan mampir😭😭😍😍😘😘🤗🤗❤️❤️❤️❤️
total 1 replies
Marchel
Aku mampir kak...


Semangatt terus berkarya nya 💪💪💪💪
Hiatus: trmksh🤗🤗
total 1 replies
Hiatus
❤️❤️❤️
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!