NovelToon NovelToon
Let'S Get Married

Let'S Get Married

Status: sedang berlangsung
Genre:Romantis / Komedi / Cintamanis / Contest / Tamat
Popularitas:352.5k
Nilai: 5
Nama Author: Rozalina Apriani

Saras wati versi moderen

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Rozalina Apriani, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

My Mom

"Hallo Ma," Agatha langsung menjawab panggilan yang bertuliskan My Mom di ponselnya.

"Hallo Sayang, hari ini kamu ngak lupa kan?" Suara seorang Ibu yang penuh kelembutan.

"Ngak kok Ma, Ini Aga mau berangkat kerumah sakit." ucap Agatha sambil membuka notebook di sela- sela perjalanan.

"Posisi kamu di mana sekarang. Jemput Mama dulu ya di rumah, Mama mau nemenin kamu sayang."

Amira Aprilia adalah nama Ibu Agatha, Ia tidak suka menyematkan nama Imanuel di akhir namanya ketika arisan bareng teman-temannya yang hanya Ibu-ibu di kompleksnya saja. Tidak seperti kebanyakan Ibu-ibu kaya yang berteman dengan Ibu-ibu sosialita. Ibunya Agatha adalah wanita sederhana yang terbiasa mengurus rumah tangga, ia tidak tertarik dengan barang-barang mewah dan branded layaknya orang kaya, ia berpakaian selayaknya dan sewajarnya saja agar terlihat bersih dan rapi. Ibunya Agatha keturunan sunda yang dulunya kuliah di Jakarta hingga bertemu dengan Ayahnya Agatha, Hideyhosi Masimura keturunan Jepang yang satu Fakultas dengannya. Sampai akhirnya dengan segala sekelumit masalah ujian cinta mereka, Ayahnya Agatha mengucap dua kalimat syahadat untuk menikah dengan Ibunya Agatha, saat itulah nama Ayahnya Agatha berubah menjadi Hideyhosi Imanuel. Imanuel adalah nama yang di sematkan oleh Ibunya Agatha sebagai rasa syukur untuk kekesihnya yang masuk Islam kala itu.

"Ma, Aga langsung kerumah sakit aja ya. Repot kalo harus jemput Mama dulu, perjalanannya malah jadi makin lama" Agatha menolak secara halus. Bukan tentang mamakan waktu yang Agatha pikirkan, tapi tentang kemandiriannya. Ia ingin menunjukkan kekuatannya meskipun begitu banyak badai menerpanya.

"Oke, jadwal kamu terapi jam berapa Sayang?"

"Jam sembilan Ma. Mama ngak perlu kerumah sakit, takutnya pas Mama nyampe Aga udah pergi. Aga buru-buru mau ke kantor" Agatha sengaja membuat alasan agar Ibunya tidak kerumah sakit melihatnya sedang terapi. Ia tidak tega melihat wajah ayu Ibunya selalu bersedih melihat kondisinya.

"Iya sayang, kamu terapinya sungguh-sungguh ya, sambil berdo'a agar Aga bisa sehat seperti dulu lagi" mata Amira mulai berkaca-kaca, ia sembunyikan tetesan air mata yang selalu membasahi pipinya di balik ponselnya.

"Iya Ma, Aga selalu berdo'a agar kita semua di beri kesehatan" Agatha tersenyum mengucapkan kata-kata itu.

"Ya udah sayang, Mama tutup telponnya ya!"

"Ya Ma, Assalamu'alaikum Mamaku yang cantik"

"Wa'alaikum salam sayang"

Agatha dan Amira sama-sama mematikan ponselnya.

#

"Mas sudah sampai" ucap Pak Adi yang sudah membukakan pintu mobil namun Agatha tidak menyadari karna sibuk dengan notebooknya.

"Oh Ya" Agatha agak sedikit linglung, sebab ia baru tersadar jika Pak Adi sudah memarkirkan mobilnya di halaman Rumah Sakit. Agatha berpikir jika mobilnya terus berjalan di jalan raya.

Pak Adi membantu Agatha keluar mobil menaiki kursi roda yang sudah di siapkan Pak Adi.

"Mas, boleh saya antar sampai keruangan?" tanya Pak Adi. Biasanya Agatha akan menolak dan pergi sendiri, namun ia selalu gagal untuk sendiri sebab selalu ada Ibunya yang sudah datang duluan di ruang tunggu.

Tapi ia berpikir sepertinya kali ini tidak karna Ibunya masih dirumah.

"Tidak perlu Pak, Bapak tunggu di sini saja" Agatha lega jika ia bisa sendiri terapi, tanpa tatapan kasihan dan sedih oleh orang di sekelilingnya.

Agatha menyusuri lorong Rumah Sakit untuk langsung keruangan Dokter yang menanganinya. Namun ada sosok wanita yang ia kenal duduk di depan ruangan Dokter spesialisnya.

"Mama, kok bisa disini. Bukannya kata Mama tadi dirumah" Agatha sedikit kesal karna merasa di bohongi Ibunya.

"Mama tadi udah siap-siap pas nelpon kamu, jadi langsung berangkan sama Mang Ujang pas kamu bilang ngak bisa jemput. Mama juga kaget kamu belum nyampe duluan"

"Ya udalah Ma, kita masuk aja. Aga buru-buru harus ke kantor abis ini" Agatha melihat jam tangan yang melingkar di pergelangan tangannya. Ia sampai tepat pukul 09 pagi.

"Sayang, bisa ngak kita fokus dulu. Saat lagi terapi kamu pikirin kesembuhan kamu bukan kantor. Lagian kamu kan Bosnya bisakan ambil cuti sehari pas lagi jadwal terapi" Ibunya Agatha juga kadang kesal dengan tingkah Agatha yang terlalu memporsir pekerjaannya. Memang Agatha seorang pekerja keras, tapi apa harus dia memikirkan pekerjaan di manapun ia berada.

"Ma, bukan itu intinya. Kalau bisa dua-duanya kenapa harus satu-satu"

"Aga, kamu ngak bisa terapi sambil kerja, hidup itu memang harus satu-satu"

Agatha dan Ibunya malah berdebat di depan ruangan Dokter.

"Pak Agatha, silahkan masuk!" Dokter yang mendengar suara di luar tahu jika itu suara Agatha dan Ibunya karna pintu ruangan kedap udara sedikit terbuka.

"Oh ya, Pak Dokter. Maaf sedikit perdebatan tentang perbedaan argumen orang tua dan anak muda itu biasa" ucap Ibu Agatha dengan senyuman.

"Ia saya maklum, saya juga sering gitu sama anak saya" ucap Dokter Zaki.

"Mari Buk, Pak Agatha!" Dokter Zaki mempersilahkan masuk.

Setelah sedikit konsultasi dan perbincangan, terapi Agatha untuk bisa berjalan normal kembali di mulai. Ada suster dan ibunya yang mendampingi Agatha.

Suster Airin adalah suster yang selalu mendampingi Agatha saat terapi, terlihat jelas suster Airin mengagumi sosok Agatha yang selalu tampak kuat dan mempesona, meskipun ia menyandang gelar cacat.

Selesai terapi Agatha berpamitan pada Ibunya dan berangkat kekantor.

Ia melihat ponsel dengan deretan miscall Sahira. Agatha lupa memberi tahu Sahira jika ia sangat telat hari ini.

Dering ponsel Agatha berbunyi kembali, tulisan di ponsel Agatha menyatakan 'My Sekretary" kata my menyatakan kepunyaannya. Entah mengapa Agatha tidak menulis nama Sahira saja.

"Hallo" Agatha segara menjawab panggilan.

"Hallo, Bapak dimana?" ucap Sahira tidak sabar.

"Saya di jalan, sedang menuju kantor" Agatha menjawab dengan santainya.

"Oh ya Pak, karna Bapak tidak hadir pagi ini jadi jadwal rapat kantor saya jadwal ulang jam 02 siang Pak" ucap Sahira takut-takut jika Agatha tidak suka.

"Ya baiklah"

"Ya Pak, saya izin makan siang ya Pak" Sahira meminta izin takut jika Agatha sampai ke kantor Sahira malah tidak ada di meja kerjanya.

"Ya silahkan, kan memang sudah jadwal istirahat makan siang" Agatha masih dengan nootbooknya, memeriksa laporan dari Amara adiknya.

"Ya sudah kalau gitu saya tutup Pak, Assalamu'alaikum" ucap Sahira sedikit terbata, tiba-tiba ia gugup berbicar di telpon dengan Agatha.

"Wa'alaikum salam" Agatha terkekeh.

1
Lina Katarina
,Yach,,, bos edun
espe89
aneh ini thor..bukannya sahira pindah ke bandung di kantor adiknya agatha?kan bisa dapet nomor hpnya dari adik kandungnya..
Leony Angelia
lanjut
Ita Sinta
lanjut thour semangat💪
𝕄𝕣•𝕡𝕤𝕪𝕔𝕙𝕠𝟘𝟙𝟚
oke ditunggu Sea2 nya, Thor
mongky buruk rupa
Vlnjut kak.... Aga ma shapira blm MP kwkwkwkw
ratu adil
selalu d tunggu kak....edu ma maera ae adekx aga hihihi
Yuni Radja Leba
malas baca, masa sih cinta monyet masa SMP sulit dilupakan..
lebaiiii..
Rozalina Apriani: SMA kak bukan SMP
total 1 replies
AriN
Ya Allah...udh serius2 baca...malah ada kata "mencoba mencret" kn auto ngakak... astaghfirullah...😅😂
Ita Sinta
ko tamat,,,blom MP kirain d bab selanjut nya akan MP🥺
Anonymous
Appaahhh...dah tamattt....tiiddaakkkk....!!
Undri
wlahhhh
Fatih Asy Syauqie
Wah udah tamat
Eko Budi
Di tunggu thoor season 2 nya
mongky buruk rupa
Bner nkah tp blm MP. Sak udh tamat thor... T. Atx stlah pindah rmh dan udh MP bru tman d lanjut seseon 2 sahira hamil bb tu jdi g ganfung
Fatih Asy Syauqie
Akhirnya. Nunggu bucinnya aga
mongky buruk rupa
Akhir nkah jga hihihi... Penasaran ma MPx wkkwkwkwkw
Ita Sinta
orang klw d ajak belanja seneng donk jangan membantah🤭
Eko Budi
Akhirnya married juga...lama nunggunya thoor
Anonymous
senangnya....ga pake bertele2 sekarang udah nikah aja mrk...semoga samawa😍
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!