NovelToon NovelToon
Cinta Sheila

Cinta Sheila

Status: tamat
Genre:Romantis / Contest / Tamat
Popularitas:488.3k
Nilai: 4.6
Nama Author: Iin Nuryati

Sheila gadis yatim piatu yg diasuh dan dibesarkan oleh pamannya, harus menikah dengan Steven, anak dari sahabat baik mendiang ayahnya. Tetapi Steven sudah memiliki kekasih, Nila.

Perjodohan yg memaksa mereka berdua terikat dengan sebuah pernikahan. Akankah cinta tumbuh di antara mereka berdua, sementara sang ibu mertua begitu membenci Sheila? Bagaimana kelanjutan dari pernikahan karena perjodohan itu?

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Iin Nuryati, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Diantar 'Suami'

Sayup-sayup suara adzan subuh terdengar berkumandang. Sheila menggeliatkan tubuhnya perlahan dan pelan-pelan membuka mata. Masih sedikit merasakan kantuk karena semalam dia susah sekali terpejam.

Semalam tanpa bertanya terlebih dahulu Steven memutuskan kalau mereka tidur satu ranjang. Tapi Steven berjanji kalau dia tidak akan mengambil kesempatan dan berbuat hal yang tidak mereka inginkan. Ranjang Steven lebih besar daripada di kamar Sheila jadi mereka bisa menempatkan dua guling di antara mereka sebagai pembatas.

"Mas, bangun, sholat subuh dulu," kata Sheila sambil menggoyangkan bahu Steven perlahan.

Dan sama seperti kemarin juga, Steven agak susah untuk dibangunkan.

"Mas..."

"Aku masih ngantuk," jawab Steven merubah posisi membelakangi Sheila.

"Mas bangun, subuhan dulu, nanti habis waktunya."

Perlahan Steven membalik badannya dan membuka mata. "Kamu duluan aja. Nanti aku sendiri."

"Tapi-" Sheila hendak protes tapi urung melihat raut wajah Steven yang tidak terbaca. "Baiklah."

Sheila turun dari ranjang lalu menuju kamar mandi. Selesai sholat dia berpamitan pada Steven untuk turun ke bawah memasak untuk sarapan pagi.

Sheila memasak dibantu Bik Minah sementara Mbak Siti bersih-bersih rumah.

'Apa hanya perasaanku saja ya, tapi kenapa Mas Steven dari kemarin selalu menolak kalau aku ajak sholat berjamaah.'

Semua sudah berkumpul di meja makan untuk sarapan.

"Wah, dari aromanya saja sudah harum begini, pasti ini enak," puji Ricko.

"Terima kasih Pa. Papa mau Sheila ambilkan makanannya?" tanya Sheila setelah selesai mengisi piring makan Steven dan menyerahkan kepada suaminya itu.

"Tidak perlu sayang, biar Mama yang mengambilkan untuk Papa," jawab Ricko kemudian menoleh pada istrinya dan tersenyum manis.

Amelia sedikit salah tingkah, sudah lama sekali dia tidak melayani mengambilkan makan untuk suaminya. Tapi mendapat tatapan seperti itu dari suaminya mau tidak mau Amelia akhirnya mengambilkan makanan untuk suaminya.

"Terima kasih sayang," kata Ricko setelah menerima piring makan yang sudah terisi dari istrinya kemudian memegang dan membelai lembut punggung tangan istrinya membuat Amelia sedikit tersipu.

Steven sempat menghentikan makannya dan memandang ke arah kedua orang tuanya. Momen yang sangat langka bagi Steven. Hatinya menghangat kembali merasakan kehangatan keluarga seperti ini. Senyum simpul terbit di bibirnya, kemudian melanjutkan makannya.

Selesai sarapan, kali ini Sheila tidak mencuci piring kotor. Dia ada jadwal kuliah pagi jadi harus segera berangkat.

"Maaf ya Bik tidak bisa ikut membantu, aku ada jadwal kuliah pagi," sesal Sheila.

"Tidak apa-apa Nona, ini sudah merupakan tugas kami," jawab Bik Minah sopan.

Steven dan Sheila berangkat lebih dulu. Lagi, Sheila berpamitan dengan mencium tangan Ricko dan Amelia, membuat Steven mau tidak mau mengikutinya juga. Mereka lalu masuk ke mobil yang sudah ada Pak Damar, sopir pribadi Steven, menunggu di belakang kemudi.

"Sudah lama sekali ya Ma putra kita tidak mencium tangan kita seperti tadi. Papa bahagia sekali pagi ini. Semoga ini merupakan awal yang baik untuk kita semua," kata Ricko setelah kepergian Steven dan Sheila.

Amelia hanya diam tidak menanggapi. Tapi di dalam hatinya dia membenarkan ucapan sang suami.

Mobil berhenti tepat di depan kampus.

"Pulang jam berapa? Nanti biar dijemput Pak Damar," tanya Steven.

"Tapi aku tidak mau merepotkan Mas."

"Save nomor Pak Damar, nanti kabari kalo sudah mau pulang," kata Steven dengan tegas tidak menerima bantahan.

Sheila lalu menyimpan nomor ponsel Pak Damar yang disodorkan pria paruh baya itu.

"Sudah, terima kasih Pak. Nomor saya juga sudah saya masukkan ke hp bapak," kata Sheila sambil mengangsurkan kembali ponsel Pak Damar.

"Baik Non. Nona bisa menghubungi saya setiap saat."

"Iya Pak. Ya sudah aku turun dulu ya Mas," Sheila beralih ke suaminya, mengambil tangan kanan suaminya kemudian menciumnya.

Steven sedikit terkejut, tapi entah kenapa dia juga tidak menolak.

"Assalamu'alaikum," pamit Sheila sambil tersenyum kemudian membuka pintu dan turun dari mobil.

"Wa'alaikumsalam," jawab Steven pelan setelah terdiam cukup lama. Tersenyum samar sambil memandangi tangan kanannya sesaat. "Jalan Pak!"

Di belakang kemudi Pak Damar diam-diam tersenyum simpul, jarang sekali dia melihat majikannya itu senyum-senyum seperti tadi. Dalam hati dia berdo'a semoga kehidupan pernikahan majikannya langgeng dan bahagia.

"Cie cie cie, ada yang diantar suami nih," goda Lusia yang menunggu di pelataran kampus bersama Dyah dan Tya.

"Apaan sih," elak Sheila sedikit tersipu.

"Udah-udah ayo buruan masuk, jangan sampe keduluan itu dosen killer," kata Dyah.

Mereka berempat lalu berjalan beriringan memasuki area kampus.

"By the way, gimana nih kabar pengantin baru kita?" tanya Dyah.

"Malam pertamanya sukses nih Shei?" sambung Tya penasaran.

"Gimana Shei, sakit nggak sakit nggak?" Lusia ikutan kepo.

"Iiisshhh, kalian ini ya, kepo. Rahasia perusahaan tau nggak," jawab Sheila malu-malu.

Mereka berempat lalu tertawa bersamaan.

1
Remi
shella nya ganti nama jadi maimunah
nana supriyatna
Luar biasa
Alyanceyoumee: Assalamualaikum. Thor permisi, ikut promo ya🙏.

Kaka, Jika ada waktu luang, boleh coba baca karya ku yang berjudul "PARTING SMILE" ya,

Berkisah tentang penyanyi religi yang terjerat pernikahan kontrak dan cinta masa lalunya yang sangat rumit. Ditambah dia tipe yang gengsian dan menyebalkan, hiih dah lah.

di tunggu ya ☺️🙏
total 1 replies
Surya Hermawan
sayangnya disebelah jd nggak bisa ngikutin /Sob//Sob/
Surya Hermawan
Luar biasa
Surya Hermawan
nongol nih anggota baru
Maldini
aku mampir
◌ᷟ⑅⃝ͩ●ιиɑ͜͡✦MojiU୧⍤⃝💐≁
masyaaallah..wanita baik baik akan membawa pengaruh baik pada orang orang di sekelilingnya
◌ᷟ⑅⃝ͩ●ιиɑ͜͡✦MojiU୧⍤⃝💐≁
sabar Sheila, memang ujia hidup gitu laki kita baik,saudaranya kurang srek, mertua baik laki baik, anak rada nakal,ga ada yg sempurna udah jalanin aja Sheila sayang
◌ᷟ⑅⃝ͩ●ιиɑ͜͡✦MojiU୧⍤⃝💐≁
duuh mertuamu gak asik bgt Sheila..sabar ya ndhuk
◌ᷟ⑅⃝ͩ●ιиɑ͜͡✦MojiU୧⍤⃝💐≁
tunggu deh... ada apa sama mamanya Steven?
◌ᷟ⑅⃝ͩ●ιиɑ͜͡✦MojiU୧⍤⃝💐≁
kasian dua dua nya tidak menikmati malam Pertama nya
◌ᷟ⑅⃝ͩ●ιиɑ͜͡✦MojiU୧⍤⃝💐≁
itu artinya Steven laki-laki yg baik, dan Sheila perempuan baik baik juga, bisa menjaga Marwah masing masing, trmksh Thor episode kali ini luar biasa, jadi iba sm sheila sekaligus kesel sama steven, tp ini pasti merupakan awal yang manis
◌ᷟ⑅⃝ͩ●ιиɑ͜͡✦MojiU୧⍤⃝💐≁
kok mengandung bawang gini sie.. serbet mana serbet
◌ᷟ⑅⃝ͩ●ιиɑ͜͡✦MojiU୧⍤⃝💐≁
auto senyum senyum sendiri Krn inget waktu ijab kabul sama husbu
◌ᷟ⑅⃝ͩ●ιиɑ͜͡✦MojiU୧⍤⃝💐≁
eits Steven kamu yaaa
◌ᷟ⑅⃝ͩ●ιиɑ͜͡✦MojiU୧⍤⃝💐≁
kasian Sheila menanggung beban yang amat berat, tapi curiga sih sama hubungan Steven dan nila beneran tulus gak sih si nila , mana sikapnya arogan dan kasar banget deh , ih lebih ge ship StevenxSheila
◌ᷟ⑅⃝ͩ●ιиɑ͜͡✦MojiU୧⍤⃝💐≁
keren Thor ide ku luar biasa sukses terus dengan karya karyanya, saya suka
◌ᷟ⑅⃝ͩ●ιиɑ͜͡✦MojiU୧⍤⃝💐≁
masyaaallah... coba dibuat film series pasti seru deh
◌ᷟ⑅⃝ͩ●ιиɑ͜͡✦MojiU୧⍤⃝💐≁
Sheila sabar banget jadi manusia salut deh
idha idhutt
alur ceritanya menarik dan ringan, recomended banget pokoknya 😊😊😊

tetep semangat selalu kakak 😘😘😘
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!