NovelToon NovelToon
The Silent Empire

The Silent Empire

Status: sedang berlangsung
Genre:CEO / Mafia / Sistem
Popularitas:437
Nilai: 5
Nama Author: General Blast

Di usia 23 tahun, Clev adalah pendiri D&D Company, sebuah konglomerat raksasa yang bergerak di berbagai sektor, mulai dari logistik, real estate, hotel dan resor, apartemen, restoran, energi, hingga investasi. Saat memutuskan membangun pusat bisnis barunya di kota Drep, ia mendapati kota itu telah lama berada di bawah kendali organisasi mafia yang mengakar di setiap sudut.

Clev tinggal di sebuah kediaman mewah di sudut utara Kota Drep bersama adiknya, Derina (19 tahun), serta orang-orang kepercayaannya: Maria dan suaminya Garry,Lenny, Mira,Thomas,serta Leo kepala keamanan yang memimpin dua anggota penjaga rumah.

Sementara itu, di pusat kota Drep, berdiri megah gedung D&D Company sebagai simbol dimulainya era baru. Di balik kemegahan perusahaan tersebut, tak seorang pun menyadari bahwa sang pendiri memiliki tujuan yang jauh lebih besar daripada sekedar bisnis, tujuan itu adalah menghancurkan organisasi mafia yang sudah lama menguasai kota Drep.

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon General Blast, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Bab 20 - Orang dalam

Pagi hari nya di pusat kota Drep, tepat nya di kantor pusat D&D Company.

Clev dan Mira sudah berada di ruangan Clev, menunggu seseorang datang.

Setelah beberapa saat, seorang laki-laki masuk ke ruangan Clev

"Pagi Tuan Clev, Mira.." sapa laki-laki itu

Clev dan Mira mengangguk ke laki-laki itu

"Pagi Rey.." jawab Clev

Laki-laki itu adalah Rey seorang Agent 2 yang ditugaskan Clev untuk berada di sekitar lingkungan pribadi Bruno.

Clev mempersilahkan Rey duduk

"jadi bagaimana?" tanya Clev kepada Rey

Rey mengeluarkan laporan nya dan memberikan nya kepada Mira

"Semua laporan pergerakan Bruno seminggu ini sudah tertulis di dalam laporan itu.." jelas Rey

"Dan hari ini Bruno sudah keluar rumah nya pagi-pagi, mungkin ada hubungan nya dengan pelelangan yang akan di adakan nanti malam" tambah Rey memberikan laporan terbaru

Mira membuka laporan dan melihat satu persatu, sementara Clev menyandarkan diri di kursi nya

"Pelelangan nanti malam ya" ujar Clev pelan

Lalu kembali menatap Rey,

"ada informasi tentang barang khusus yang di incar nya di pelelangan?" tanya Clev ke Rey

Rey mengangguk

"Menurut tim saya ,Bruno mengincar 5 permata hitam langka yang ditemukan di pedalaman hutan Meksiko" jelas Rey

"Permata hitam itu dipercaya adalah milik suku yang sudah punah di Meksiko, jadi 5 permata itu adalah peninggalan yang tersisa" tambah Rey

Mira yang melihat laporan lalu menatap Rey

"lalu apakah permata hitam itu hanya akan jadi koleksi barang langka jika Bruno mendapatkan nya?" tanya Mira ke Rey

"Tidak.." jawab Rey cepat

"permata hitam itu sebenarnya adalah warisan negara Meksiko,jadi Bruno ingin memiliki permata hitam itu untuk bisa melancarkan bisnis nya dengan pemerintah Meksiko dalam pengiriman barang ilegal dari Mexico menuju ke Drep atau sebaliknya" jelas Rey

"dengan bayaran permata hitam itu?" mata Mira menyipit

Rey mengangguk

Clev yang daritadi mendengar kan lalu bicara

"kita harus mengambil nya.." jelas Clev yang membuat Mira dan Rey menatap nya

Mira langsung merespon,

"maksud mu.. memenangkan lelang?" tanya Mira

Clev menggeleng

"itu akan menarik perhatian nya dan semua orang terhadap saya.." jelas Clev

Clev berdiri

"sejak ada info bahwa Bruno akan menghadiri pelelangan, saya sudah menyiapkan 2 agent menjadi pekerja di dalam pelelangan tersebut" jelas Clev duduk di mejanya menatap Mira dan Rey.

Rey melebar kan mata nya

"anda sudah menugaskan 2 agen menjadi orang dalam?" tanya Rey terkejut

Clev tersenyum

"hanya untuk berjaga-jaga jika dibutuhkan,tapi seperti nya memang menaruh mereka disana itu sekarang menjadi keputusan tepat" jelas Clev

Mira menatap Clev sebentar

"apa rencana nya?" tanya Mira penasaran

Lalu Rey juga mulai menegakkan badan nya ingin tahu

Clev tersenyum.

Di gedung pelelangan.

Seorang sedang menyapu ruangan tempat barang-barang lelang di tempat kan,disana terlihat ada dua polisi yang sedang mengobrol sambil mengawasi, tak lama seorang wanita menyapa kedua polisi tersebut,

"uncle-uncle..saya membawa kalian kopi siang ini untuk menyegarkan tubuh.." senyum wanita tersebut lalu memberikan kopinya kepada kedua polisi tersebut

"terima kasih nak, kamu selalu mengingatkan saya terhadap anak saya.." ujar salah satu polisi itu

Wanita itu membalas

"apa dia cantik juga seperti saya?" senyum wanita itu

Polisi yang satu lagi menjawab

"anak nya lebih cantik dari mu, Wendy" ujar polisi satu lagi yang terlihat lebih muda ,lalu kedua polisi itu tertawa

Wendy langsung melipat tangan nya di dada nya

"Paman-paman jahat banget..baru saja di berikan kopi tapi tidak bilang aku cantik" lalu Wendy berbalik pergi

Kedua polisi masih tertawa

"aku tidak bilang kamu tidak cantik , Wendy..hanya saja anak ku lebih cantik" lalu kedua polisi tertawa

"TERSERAH" teriak Wendy lalu berbelok ke lorong lain dari gedung lelang tersebut.

Lalu Wendy menuju ke tempat sepi yang tak ada cctv lalu berbicara di alat komunikasi di balik kerah nya

Saat berbicara wajah ceria Wendy berubah menjadi wanita yang serius,

"Bagaimana? Sudah menemukan nya?" tanya Wendy dengan suara hati-hati

Dari alat komunikasi tersebut terdengar suara laki-laki

"ya..saya sudah melihat nya" ujar suara laki-laki itu

Wendy tersenyum

"bagus..Tuan Cleverley pasti senang mendengar nya" ujar Wendy lalu memutuskan komunikasi lalu berbalik dan kembali menjadi gadis ceria.

1
dinda ayugunawan
disini menyentuh bangeett
dinda ayugunawan
aku suka bagian kalimat ini, rasanya tersentuh, dipeluk langsung sama author🥰 makasih ya, karena aku juga gak punya teman
dinda ayugunawan
Ganteng bangett CEO nyaaa... 🥰
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!