NovelToon NovelToon
Dua Sisi Sangkar Emas

Dua Sisi Sangkar Emas

Status: sedang berlangsung
Genre:CEO
Popularitas:2.6k
Nilai: 5
Nama Author: Elara Tulus

Lampu kristal yang menggantung di ruang tengah kediaman keluarga Arkatama tidak pernah benar benar mampu menghangatkan dingin yang membeku di antara Kyna dan Julian. Lima tahun pernikahan seharusnya menjadi perayaan tentang kesetiaan namun bagi Kyna itu adalah lima tahun pengabdian dalam sunyi yang mencekam. Tepat pada malam peringatan pernikahan mereka sebuah kebenaran pahit terkuak melalui celah pintu kamar mandi yang tertutup rapat. Di sana di bawah kucuran air yang menderu Kyna mendengar suaminya menggumamkan satu nama yang selama ini menjadi hantu tak kasat mata dalam hidup mereka yakni Elara sang cinta pertama yang baru saja menginjakkan kaki kembali di tanah air.

Julian adalah pria yang membangun tembok es di sekeliling hatinya namun bagi Elara pria itu bersedia menjadi api yang menghangatkan. Setiap kali Julian pergi dengan alasan membantu seorang teman yang sedang kesulitan Kyna hanya mampu menjawab dengan seulas senyum tipis dan kata kata pendek yang menyembunyikan luka...

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Elara Tulus, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

bab 9

Sayangnya harapan yang ia pupuk dengan air mata selama setengah dekade itu hanyalah sebuah delusi yang membakar dirinya sendiri dari dalam.

Di bawah siraman lampu neon tempat parkir yang berdengung rendah Kyna melangkah masuk ke dalam lift dengan napas yang memburu meninggalkan Aldrian yang masih terpaku dalam keterkejutan setelah kalimat tajam Kyna menghantam dinding rasa bersalahnya.

Pintu lift berdenting tertutup memutus pandangan mereka dan pada saat itulah pertahanan Kyna sepenuhnya runtuh.

Ia bersandar pada dinding lift yang dingin membiarkan air mata yang sejak tadi ia tahan mengalir deras membasahi pipinya tanpa sempat ia seka.

Kyna tahu bahwa ia telah menggunakan luka paling sakral dalam hidupnya untuk menyerang Aldrian malam ini namun ia tidak menyesal karena itu adalah satu satunya cara untuk meruntuhkan keangkuhan suaminya.

Selama lima tahun ini ia telah mengorbankan impian masa mudanya sebagai penari nasional demi menjadi seorang istri yang penurut yang selalu menyembunyikan langkah timpangnya di balik tirai rumah yang sepi.

Kyna selalu menelan bulat bulat setiap hinaan dari lingkaran sosial Aldrian hanya karena ia ingin menjaga kedamaian hati pria yang telah diselamatkannya dari maut.

Namun malam ini di tempat parkir yang asing ini ia akhirnya tersadar bahwa pengorbanannya tidak pernah bernilai lebih dari sekadar utang budi yang menjemukan bagi Aldrian.

Begitu lift tiba di lantai lobi Kyna segera melangkah keluar dengan tergesa gesa mengabaikan rasa nyeri yang mulai menusuk tajam di pergelangan kakinya yang rapuh.

Ia menolak untuk menyerah pada rasa sakit fisiknya karena malam ini ada sebuah misi yang jauh lebih penting yang harus ia selesaikan sebelum fajar menyingsing.

Di depan pintu keluar mal Kyna langsung menahan sebuah taksi yang sedang melintas dan meminta sang pengemudi untuk melaju kencang menuju kediaman utama keluarga Wibowo.

Di dalam kabin taksi yang gelap Kyna membuka tasnya dengan jemari yang masih bergetar memastikan selembar surat kesepakatan cerai yang sudah ia tandatangani sejak semalam masih berada di tempatnya bersanding dengan paspor miliknya.

Sesampainya di rumah megah bergaya klasik milik orang tua Aldrian suasana tampak sunyi namun lampu ruang tengah menyala dengan benderang memantulkan bayangan ibu mertuanya yang sedang duduk santai di atas sofa beludru.

Wanita paruh baya itu menatap kedatangan Kyna dengan pandangan meremehkan yang biasa langsung melontarkan teguran dingin mengenai sikap Kyna yang dianggap tidak tahu sopan santun karena berani mematikan ponsel sepanjang hari.

Ibu mertuanya menuduh Kyna sebagai istri yang egois yang hanya bisa merepotkan Aldrian di tengah kesibukan bisnis korporasi mereka yang sedang berkembang pesat.

Kyna mendengarkan semua cacian itu dengan ketenangan yang luar biasa seolah suara wanita di hadapannya hanyalah embusan angin lalu yang tidak lagi memiliki kuasa untuk melukainya.

Dengan langkah yang diusahakan tetap tegak Kyna berjalan mendekati meja kaca di tengah ruangan lalu meletakkan map berisi dokumen perceraian itu tepat di hadapan ibu mertuanya.

Tindakan berani yang tidak pernah diduga itu seketika menghentikan aliran kata kata kasar dari mulut wanita tua tersebut menggantinya dengan ekspresi keterkejutan yang mendalam saat matanya membaca klausul yang menyatakan bahwa Kyna melepaskan seluruh hak atas harta gono gini milik keluarga Wibowo.

Kyna berkata dengan suara yang teramat lembut namun tegas bahwa ia mengembalikan putra kebanggaan mereka dalam keadaan utuh tanpa meminta sepeser pun imbalan atas lima tahun pengabdiannya yang hampa.

Sebelum ibu mertuanya sempat membalas atau memanggil para pelayan rumah suara deru mobil mewah Aldrian terdengar berhenti dengan mendadak di halaman depan rumah diikuti oleh suara bantingan pintu yang keras.

Aldrian melangkah masuk ke dalam ruang tengah dengan napas yang memburu dan gairah amarah yang memuncak setelah mendapati kamar hotel tempat Kyna menginap ternyata sudah kosong melongpong.

Pria itu menghentikan langkah kakinya tepat di belakang Kyna matanya bergerak bergantian menatap ibunya yang pucat pasi dan selembar kertas bermaterai yang tergelar di atas meja kaca.

Aldrian menyambar kertas kesepakatan cerai itu dengan cengkeraman tangan yang gemetar hebat matanya melebar saat membaca tanda tangan Kyna yang digoreskan dengan tinta hitam yang sangat tegas seolah tidak ada lagi ruang untuk negosiasi.

Namun sebelum Aldrian sempat meluncurkan kalimat ancaman untuk menahan istrinya ibu mertuanya justru bangkit berdiri dengan tubuh yang lemas sambil menjatuhkan sebuah amplop cokelat tua yang selama ini ia sembunyikan di balik bantal sofa.

Dari dalam amplop yang terbuka itu merosot keluar sebuah dokumen medis bertanggal lima tahun lalu sebuah laporan otentik dari rumah sakit yang menunjukkan bahwa jenis golongan darah yang mendonorkan darah untuk menyelamatkan nyawa Aldrian pada malam kecelakaan itu bukanlah milik Kyna melainkan milik orang lain yang selama ini sengaja dibungkam oleh keluarga Wibowo.

1
falea sezi
sejauh ini. muter doank ini novel🤣 pret rugi baca nya gue😒
falea sezi
jahat bgt si bangsat😒
falea sezi
bukannya Julian kok jd andrian
Emi Sudiarni
bgusvsib ceritanya. tpi bingung bacanya kerna bolak balik dsk beraturan
Emi Sudiarni
sdih bngat ceritanya
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!