Leonardo Matthew Pattinson adalah seorang mafia yang terkenal dengan kekejamannya, ia juga seorang pribadi yang sangat dingin,angkuh dan arrogan.ia tdak akan segan segan untuk membunuh orang yang menghalangi bisnisnya.
Tapi seorang musuh nya tiba tiba menitipkan adik perempuan nya kepadanya.
akan kah ia menerima nya atau tidak?
Simak terus ceritanya yaaa😁😁😁
cerita ini hanya karangan semata,tidak bermaksud menyinggung siapapun.latar,waktu dan tempat hanya settingan .
jangan lupa like, comment,and vote nyata yaaaa😂😂😂
Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon nurul padia, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri
Mommy
"uhukk!!"
Kali ini Leo yang tersedak saat mendengar teriakan keras dari pintu menuju rumah makan.
Leo menatap devano dan kemudian menoleh ke arah sumber suara yang paling di kenal oleh mereka berdua.
Dan benar saja, tampak lah mommy dan Daddy nya, Isabela dan Edward sedang berjalan menuju meja makan.
Leo dan devano segera menoleh kearah dapur,dan tak melihat sosok izzana lagi di sana, mereka bertatapan lagi.
"Hufff"! mereka menghembuskan nafas lega.
"Kalian ini kenapa?!!"tanya mommy Isabela.
"eh,,oh mommy!!leo tergagap.
Leo segera bangkit dari duduknya dan memeluk mommy, Isabela pun membalas pelukan dan mencium dahi leo,devano juga menghampiri mommy Isabela dan memeluk nya, Isabela pun mencium dahi leo,hai yang mereka lakukan itu adalah kebiasaan mereka, kalau tidak maka mommy Isabela akan merajuk seminggu kepada mereka.
"Hay dad"sapa Leo dan devano bersama an.
"pagi"Daddy Edward menjawab pendek.
Usai itu, devano kembali duduk.
"Kenapa mommy dan Daddy datang?? tanya leo.
"Kau tidak suka mommy dan Daddy mu ini datang ha!!!!??"suara Isabela melengking tinggi.
leo segera tersadar dengan pertanyaannya tadi.
"eh,,,bukan begitu mom,tentu saja leo suka"
leo menggaruk tengkuknya yang tidak gatal.
Sedangkan devano hanya diam.
jika Leo dan devano sudah berhadapan dengan mommynya,maka sifat dingin dan dataran akan hilang begitu saja,dan kekejaman mereka seperti cat luntur dibawa air.
"Kan Leo bisa datang ke rumah mom"tambah nya lagi.
"Kau sudah berjanji berkali kali!!tapi apa!! kalian seperti lupa pada orang tua ini"suara Isabela masih agak melengking tinggi.
"Maaf mom,,Tapi pekerjaan di kantor sangat banyak,,,"
"lama lama mommy bakar juga perusahaan itu"ucap mommy Isabela memotong ucapan Leo dengan kesal.
"Sudah sudah, lebih baik kita makan saja disini"lerai Daddy Edward, yang sedari tadi hanya diam menonton istri dan anaknya,ia memang memiliki sifat yang sama dengan leo,tapi itu tidak berlaku untuk istri dan anak gadis nya.
,"Selamat pagi tuan dan nyonya"sapa bibi Ema.
"pagi Ema"jawab mommy Isabela ramah dan duduk di kursi.
Bibi Ema dan mommy Isabela memang seumuran, hanya karena selalu perawatan, mommy Isabela tampak jau lebih muda dari bibi Ema di usia mereka yang menginjak 55 tahun.
Bibi Ema pun menyiapkan sarapan pagi untuk tuan dan nyonya nya.
"Mmm,,,,ini lezat sekali, siapa yang masak?? tanya mommy Isabela setelah memasukkan suapan pertama nya.
leo dan devano saling bertatapan lagi.
"itu,,,"
"tentu saja bibi Ema uang masak,siapa lagi"leo memotong perkataan bibi Ema.
"ini bukan rasa masakan bibi Ema, mommy tahu persis rasa masakan bibi Ema,kau lupa sebelum disini,bibi Ema bekerja di rumah mommy"mommy Isabela menyangkalnya
"itu,, nyonya,,"
"Bibi Ema menggunakan resep baru"kali ini devano yang memotong perkataan bibi Ema.
"Ya betu!!ya kan bii"kata leo, sambil mengedip ngedipkan mata nya kepada bibi Ema.
bibi Ema menatap bingung tuannya,tapi kemudian ia mengerti.
"Benar nyonya, saya menggunakan resep baru"kaya bibi Ema.
mommy Isabela hanya ber-oh ria.
"Pagi semua!!"terdengar suara cempreng menyapa.
'siapa lagi ini'leo membatin.dan menoleh ke arah suara,dan dilihatnya lah para sahabat2nya , berjalan kearah mereka dan menghampiri mommy dan Daddy,menyapa mereka,lalu duduk di kursi 2 yang tersisa, mengabaikan tatapan tajam leo kearah mereka.
Mereka mulai makan, setelah bibi Ema menyiapkan sarapan untuk mereka.
Mereka makan tanpa berbicara lagi.
"Ngomong ngomong leo,dimana dia?? tanya Aston Tiba tiba.
"uhukk!!! Leo dan devano tersedak bersamaan.
"Dia??siapa?? tanya mommy menatap Leo penuh selidik.
"Bukan siapa-siapa mom, Aston menanyakan teman baru kami,iya kan Aston" jawab leo,sambil menatap tajam Aston.
Samuel menyadari keadaan itu segera mencubit pinggang Aston.
"Awwww"Aston berteriak kesakitan dan menatap kesal Samuel.
Sedangkan yang lain menatap heran kearah Aston yang berteriak tiba tiba.
"jangan bahas soal wanita itu, mengerti!! Michael berbisik-bisik
Aston menatap Samuel heran, kemudian ia menepuk jidatnya sendiri, bagaimana dia bisa lupa, padahal leo sudah mengatakan jangan memberitahu mommy Isabela.
"Ah iya mom, Aston hanya bertanya tentang teman baru kami"jawab aston.
"lalu??apa yang dibisikkan Samuel kepada mu??
leo dan devano menegang saat mendengar pertanyaan itu.
"Itu mom, Samuel berbisik-bisik, karena ingin mengatakan kalau ada kotoran cicak dibajunya dan tadi Samuel ingin membersihkan nya tapi tidak sengaja mencubitnya"kali ini Samuel yang berbicara.
mommy pun mengangguk.dan mulai makan lagi.
sedangkan yang lain menghembuskan nafas lega.dan Daddy Edward menatap mereka dengan datar dan mengabaikan nya dan makan kembali.
setelah acara sarapan pagi yang menegangkan berlalu.
Tampak Leo dan sahabat2 mengantarkan mommy Isabela dan Daddy Edward di halaman untuk pulang.
"Ya sudah mommy pulang dulu,jangan lupa untuk makan malam di rumah mommy,kalian Juga yaa"berkata kepada leo dan sahabat2 leo.
"baik mom"jawab mereka serempak.
Leo membukakan pintu mobil untuk mommy nya dan menutup nya.
seperginya mobil mommy dan Daddy nya.
"Sialan kau keparat!!! Leo memaki Aston.
melihat bahaya yang mengancam Aston mengambil ancang-ancang untuk berlari.
tapi berhenti saat mendengar suara merdu mengalun dari samping mansion.
mereka pun mencari asal suara.
Terlihat izzana sedang berkutat dengan tanaman tanaman,sambil bersenandung,lebih tepatnya bersholawat.
Leo pun tersenyum kecil mendengar suara merdu izzana dan sahabat sahabat nya memperhatikan nya.
Leo pun masuk kembali kedalam mansion, meninggal sahabat2nya.
"leo tersenyum??"tanya Alea,ia tidak menyangka dapat melihat senyum sahabat nya setelah sekian lama.
"Ada banyak perubahan dari tuan muda sejak kedatangan nona izzana"Jawab devano.
"namanya izzana?? tanya Aston.
"ya,,dan kamu jangan sekali kali mendekati nya kalau masih ingin kepala mu bertengger di lehermu"ancam devano.
"Aku??aku tidak,,dia bukan tipe ku"jawab aston bergidik ngeri mendengar ancaman devano.
Sedangkan yang lai tertawa geli.
"Ayo berangkat"kata leo dan langsung memasuki mobilnya tanpa menunggu devano membukakan pintu mobil untuk nya.
"Aku menyukai izzana,dia cocok untuk leo"ucap sambil berjalan menuju mobilnya,yang diangguki yang lain sebelum masuk ke mobil masing masing.
mobil sport mereka mulai menyapu jalanan los angeles.
.....
Hay readerss yang cantik dan ganteng bingit,
jangan lupa untuk comment,like,and vote ya guys.
Terimakasih sudah mampir kecerita ku
love you bertubi-tubi all💕💕💕💕
pakek d tinggal segala