NovelToon NovelToon
TEKNIK KULTIVASI NAGA KEGELAPAN

TEKNIK KULTIVASI NAGA KEGELAPAN

Status: sedang berlangsung
Genre:Ilmu Kanuragan / Kultivasi Modern / Perperangan / Action / Balas dendam dan Kelahiran Kembali / Budidaya dan Peningkatan / Fantasi Timur
Popularitas:159.5k
Nilai: 5
Nama Author: bingstars

Ji Fan, seorang pemuda dari clan ji yang memiliki mata misterius, namun akibat mata nya itu dia menjadi olok-olokan seluruh clan.
Didunia yang kejam ini, sejak kecil dia hidup sebatang kara tanpa kultivasi, melewati badai api sendirian. Sampai pada akhirnya dia tanpa sengaja menemukan sebuah buku tua yang usang. Buku itu adalah peninggalan ayahnya yang didapat dari seorang laki laki paruh baya dimasa lampau. Awalnya dia tidak mengerti buku apa itu, Tetapi setelah mempelajari bahasa dewa kuno, dia mulai mengerti, buku itu adalah buku Teknik Terlarang Kultivasi Naga Kegelapan. Dalam buku itu tertulis berbgai ilmu pengetahuan dan langkah-langkah jalan kultivasi, sejak saat itu Ji Fan berubah dari yang awalnya sampah menjadi kultivator puncak yang ditakuti di seluruh alam. Dan orang-orang memanggilnya dengan sebutan 'Orang Buta Dari Kegelapan Naga' .

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon bingstars, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Bab 9. KITAB USANG

***

Setiap hari Ji Fan selalu mengalami hal hal yang begitu sulit berbagai hinaan dan kekejaman telah dia rasakan setiap hari nya. Dengan perasan dendam yang begitu mendalam dan keadaan yang begitu menyedihkan memaksa dia untuk terus berlatih dengan keras setiap hari nya

Sebulan telah berlalu begitu saja sejak kematian orang tua tercinta nya, sepulang dia berburu dari hutan, Ji Fan tengah duduk di belakang rumah sembari menatap sendu ke arah makam ayah dan ibu nya

"Ayah...ibu...Sudah sebulan berlalu kalian meninggal kan aku! Aku sungguh tak tahu harus berbuat apa sekarang? aku masih lah anak lemah yang tidak bisa berkultivasi!"

Ucap sedih Ji Fan yang tak tahu harus berbuat apa lagi, Cukup lama dia duduk berdiam merenungi takdir keluarga nya yang begitu menyedihkan

"dewa tidak adil! Maka tunggu saja dewa! Aku Ji Fan akan mengadili kalian dengan tangan ku sendiri!"

Ucap Ji Fan dengan mengarah kan tinju nya kepada langit.

"Rumah ini sudah terlalu kotor sejak ayah dan ibu tiada...Hmmm sepertinya aku harus membersihkan nya agar merasa sedikit nyaman"

Ucap Ji Fan setelah sedikit menenangkan perasaan nya, Ji Fan mulai membersihkan seisi rumah gubuk itu dengan telaten

"Huh...Akhir nya sebentar lagi aku menyelesaikan nya...Sekarang tinggal kamar Ayah dan Ibu yang belum aku bersihkan"

Ucap JI Fan dengan pelan lalu membuka pintu kamar itu

"Ayah...Ibu...Maaf kan Fan`er jika lancang, Fan`er hanya ingin membersih kan kamar Ayah dan Ibu"

Ucap Ji Fan dalam hati lalu mulai membersihkan ruangan itu, Ketika sedang membersihkan kolong ranjang secara tidak sengaja dia menyapu sesuatu yang berada di bawah kolong itu

"Sepertinya ada sesuatu di dalam sana? Apa itu"

"Sebenarnya adalah sebuah kitab tua! Tapi mengapa bisa ada di dalam sini apakah Ayah yang menyimpan nya atau Ibu"

Ucap Ji Fan dalam hati lalu menyimpan kitab itu dan segera menyelesaikan pekerjaan nya.

"Huh...Akhir nya selesai juga! Seperti ini kan lebih enak di pandang...Sekarang mari kita lihat apa sebenar nya isi dalam kitab usang itu"

"Kitab apa ini! hanya lembar kosong yang tidak berguna?"

Ucap Ji Fan dengan terkejut sekaligus kesal karena dia menyangka kitab itu adalah kitab berharga yang akan membuat nya bisa berkultivasi

"Kitab tua tidak berguna!"

Brakk...

Ucap Ji Fan melempar kitab usang itu dengan amarah yang meluap

"Lebuh baik aku berburu di hutan daripada mengurusi kitab busuk itu!"

Marah Ji Fan mengambil sebuah bilah peninggalan mendiang Ayah nya, Namun ketika dia hendak keluar dari rumah tidak sengaja dia menabrak kursi yang ada di hadapan nya lalu terjatuh dengan keras

Crash...

"Arkhhh"

Teriak Ji Fan yang tidak menyangka akan terjatuh terkena bilah yang berada di punggung nya sendiri, Punggung Ji Fan yang terkena goresan mengeluarkan darah yang menyiprat ke sebagian ruangan termasuk mengenai kitab usang yabg tergeletak di lantai

Whushh....

"Cahaya apa ini!Begitu menyilau kan mata ku! "

Ucap Ji Fan Terkejut ketiga cahaya putih semu gelap memenuhi seluruh ruangan

Brukkk...

Seketika Ji Fan tak sadar kan diri, Kepala nya terasa sedikit sakit. Ketika dia membuka mata nya dia di kejutkan dengan sosok yang ada di depan nya hingga membuat nya takut setengah mati

"Grrrr... Mengapa menatap ku bocah! "

Ucap sosok itu dengan mengeram ke arah Ji Fan yang ketakutan

"Naa!! Naa!! Nagaa!!... "

Ucap Ji Fan dengan suara yang bergetar

Rorr...

Naga itu mengaum keras tepat di depan muka Ji Fan, Ji Fan yang melihat itu hanya bisa menelan ludah nya sendiri dengan getir

"Aa..Aa..Aa.. Apa yang ingin kau lakukan kepada ku? "

Tanya Ji Fan dengan tubuh yang bergetar hebat

"Hahaha! Apakah kau takut dengan tuan naga yang hebat ini bocah? "

Ucap Naga itu dengan menyeringai memperlihatkan taring taring nya yang tajam

"Untuk apa aku takut kepada mu naga bodoh! "

Ucap Ji Fan dengar marah karena merasa telah di aniyaya oleh naga Itu

"Sombong sekali kau bocah! "

"Tuan Naga yang hebat ini akan menelan mu hidup hidup"

Marah Naga itu menyerang Ji Fan dengan bringas dan brutal, Ji Fan yang hanya manusia biasa tanpa kultivasi sama sekali hanya bisa menghindari serangan itu dengan kesulitan

"Hahaha... Kau hanya manusia fana tanpa kultivasi bocah bagaimana kau akan menyelamatkan hidup mu! "

Tawa Naga itu dengan keras menghina Ji Fan, Ji Fan yang mendengar hinaan itu tidak menanggapi nya sama sekali

"Oh...Ternyata kau sudah terbiasa menjadi manusia hina bocah! "

Ucap Naga itu terus menghina Ji Fan

"Diam kau naga bodoh! Rasakan tinju ku! "

Boom...

Boom...

Rorrr...

"Rasakan Cakar ku bocah! "

Slash...

Ji Fan yang melihat bayangan cakar yang sangat besar itu langsung membanting tubuh nya ke samping untuk menghindari nya

"Hahhh... Hahhh... Sialan Naga Bodoh itu terus mempermainkan ku! Apa yang harus aku lakukan"

Ucap Ji Fan dengan nafas tersengal sengal

"Mati bocah! "

Ucap naga itu mengayun kan ekor nya dengan keras mengenai tubuh kecil Ji Fan, Ji Fan yang tak sempat menghindar langsung terpental jauh menebus kabut

Uhukkk....

Arkhhh....

Ji Fan terpental jauh menabrak tanah sampai memuntahkan darah dengan kesakitan

Samar samar dia mendengar tawa menghina dari naga itu, Ji Fan yang merasa tubuh nya akan hancur hanya bisa terdiam

"Apakah aku akan mati disini? "

Ucap Ji Fan yang hendak tak sadar kan diri ketika dalam keadaan setengah sadar tiba tiba dia teringat akan balas dendam orang tua nya yang belum dia tuntaskan

"Ayah... Ibu"

Aaaaaaaaa....

Shessss

Tiba tiba Ji Fan berteriak dengan kencang bersamaan dengan aura dingin yang keluar dari dalam tubuh nya

"Aura apa ini begitu dingin menusuk tulang? "

Ucap naga itu dengan kaget sekaligus heran dengan aura yang muncul dari dalam tubuh Ji Fan

"Bocah kau memiliki sedikit kemampuan ayo serang tuan naga ini! "

Ucap naga itu dengan sombong

"Hahaha... Naga bodoh aku akan memasak mu dengan bumbu! "

"Hahahaha"

Ucap Ji Fan dengan tertawa terbahak bahak seperti orang gila, Tiba tiba kain hitam yang menutupi mata Ji Fan terlepas dan memperlihatkan dua bola mata yang menyala dengan sangat terang

"Apa apa an mata bocah itu ketika aku menatap nya kepala ku menjadi pusing"

Ucap kaget Sosok Naga itu

"Naga bodoh rasakan kematian mu! "

Tiba tiba Ji Fan menyerang dengan cepat ke arah Naga itu

Kekuatan Mata Abadi Dunia Membeku Ke Segala Arah!!

Teriak Ji Fan dengan keras

****

1
Nisfah Ungaran
baru kali ini dapat warisan naga kok masih lemah banyak musuh juga...hampir mati berkali kali tapi kultivasinya gak naek2..😁😁🙏
rosidi didi
top
Nggenk Topan
terlalu banyak halangan n kultivasi musuh sll 2 tingkat diatas mc tp sll menang.... terlalu monoton
Nggenk Topan
trs air suci dlm guci kecil dimana?
Roni Sakroni
ceritanya nda jelas bangett. tahu tahu terluka parah sekali dan mau daftar di akademi. gimn thor
Roni Sakroni
tekad yang kuat
Didi h Suawa
awal yg baik,,
azizan zizan
alur cerita tolol apa Nih nyesal aku baca harga tuihhh...
LIXX
Honestly, aku baca novel ini awalnya karena black dragon supremacy 😌
Entah itu naga hitam di TOS Fang Xie Yue atau yang di Soul Land, yang duo itu, I weak for black dragons heheh..
Tapi overall, pacing kultivasinya terasa too fast. Biasanya kultivasi bisa sampai ratusan chapter, sedangkan di sini naiknya brak–brak banget. Jadi ada bagian sepele yang malah kepanjangan, sementara bagian yang harusnya epic justru terasa singkat.
Even so, dari cara nulis, penyampaian cerita, humor, sampai flow-nya. it works. Tulisan kakak rapi banget dan tetap enjoyable to read.
Respect, kak. ⭐⭐⭐⭐⭐ well deserved!
LIXX
moal baleg /Facepalm/
Sarip Hidayat
waah
Ibad Moulay
Uraaa 🐎🐎🐎🐎
Ibad Moulay
Lanjutkan 🔥🔥🔥🔥
azizan zizan
konyol..,. udah tahu masih di kawasan Klang Ji tetap aja ambil tindakan bodoh....
Zamo: Kakak suka MC yang pinter, cerdik dan gak gegabah, baca BANRING : Siampa Puncak Harau kak. mari kita ramaikan cerita lokal 😅
total 1 replies
Susanto
keluarga tp kok ada kebencian, pasti karena wanita wkwkkwkwk
Susanto
gubuk jadi istana wkwkwkkwk
Susanto
kepala klan kok rumanya reot
Ibad Moulay
Uraaa 🐎🐎🐎
Ibad Moulay
Lanjutkan 🔥🔥
Ibad Moulay
Uraaa 🐎🐎🐎🐎
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!