NovelToon NovelToon
Saham Tak Ternilai Tuan Kenzio

Saham Tak Ternilai Tuan Kenzio

Status: tamat
Genre:Cintapertama / Single Mom / Anak Genius / Percintaan Konglomerat / Wanita Karir / Tamat
Popularitas:63.2k
Nilai: 5
Nama Author: Putri Nilam Sari

Melodi tidak menyangka terekspos nya sang anak membuat masa lalunya juga ikut kembali. Demi menyelamatkan karir dan putrinya, melodi menawarkan pernikahan pada Kenzio sang masa lalunya.

Cinta yang memudar karena ego akankah kembali seperti keinginan sang putri untuk keluarga yang harmonis?

Ikuti usaha Kenzio yang dibantu sang anak untuk meluluhkan hati sang Istri dengan tingkah manis dan romantis.

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Putri Nilam Sari, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Sarapan Istimewa

Mata yang terlihat pulas terpejam itu mulai terbuka perlahan-lahan. Manik nya menyesuaikan cahaya yang menerobos matanya. Lenguhan terdengar beriringan dengan tubuhnya yang menggeliat dan perlahan duduk di ranjang empuknya.

"Sudah jam 7, aku harus masak." Secepat kilat Melodi menuju kamar mandi untuk mencuci wajahnya. Biasanya di hari ia libur ia akan memasak secara khusus untuk putrinya.

Melangkah dengan harapan putrinya masih tertidur, melodi menuruni tangga dengan cepat. Tapi langkahnya terhenti ketika melihat sosok yang tengah berkutat dengan kompor dan teman-temannya.

Hanya menggunakan kaos hitam dan celana pendek, tampak tubuh berotot kekar dan pinggang ramping itu lihai bermain dengan wajan.

"Kau...."

"Selamat pagi istriku." Sapa Zio dengan senyuman.

"Kau tidak kerja?" Tanya Melodi yang membuat Kenzio tertawa mendengar pertanyaan istrinya.

"Sepertinya nyawamu masih belum terkumpul, atau perut mu sudah sangat lapar sehingga mengurangi konsentrasi dan membuat daya ingat mu menurun." Melodi memejamkan matanya ketika dahinya dijentik Zio dengan daun bawang.

"Aku libur, kalau kau lupa. Mayones?" Tanya Zio dengan Melodi untuk masih mengumpulkan kesadarannya.

"Tidak usah." Jawab Melodi membuat Zio yang tampak hampir selesai dengan masakannya melakukan sentuhan terakhir.

"Kalau tidak keberatan bangunkan putri kita. Tadi dia masih tertidur pulas, dia seperti dirimu yang sangat nyaman dalam gelungan selimut." 

"Ada bibi, kau tidak perlu repot-repot. Sebaiknya jangan lakukan lagi, aku ingatkan pernikahan ini adalah....." 

"Tidak perlu katakan hal yang sama, lagipula aku ingin memasak untuk Cinta kalau kau ingin tau jawabannya." Melodi memperhatikan wajah rupawan itu. Tidak jauh berbeda, justru terlihat semakin memikat. Jika dulunya wajah itu bersih dan mulus seperti jalan tol, sekarang ada beberapa bulu halus yang tumbuh menambah pesona Kenzio.

"Aku tau aku tampan!" 

"Pede sekali, aku hanya melihat hasil masakan mu."

"Kau sudah tau. Bukan begitu? Dan ya, makanan ku ini selalu enak." Dengan percaya diri nya Kenzio mengatakan kemampuannya.

Melodi akui, dia tau memasak adalah kemampuan terbaik yang dimiliki Kenzio. Sangat jarang Melodi tau ada pria yang bisa memasak seenak restoran.

"A....Apa?" Melodi jadi gugup ketika Kenzio mendekat kepadanya.

Jarak yang sebelumnya berada diantara mereka seolah terus terkikis seperti abrasi dan tidak meninggalkan jarak lagi. Mata mereka berpandangan tanpa batasan dan tubuh mereka juga begitu. "Ken....."

"Apa, aku ambil piring. Kau menghalanginya. Kau tidak lihat, cinta sudah bangun." Melodi jadi malu sendiri dan memalingkan wajahnya karena berpikir kotor.

Tampaknya memindai wajah dan tubuh Kenzio membuat pikirannya jadi berkelana yang tidak-tidak. "Daddy!" 

"Selamat pagi putri Daddy!"

"Selamat pagi sayang Mommy."

"Pagi Mommy dan Daddy! Wah, Mommy Daddy memasak bersama untukku?" Cinta tampak tersenyum dengan gigi kecilnya yang membuat pagi itu adalah pagi terbaiknya.

"Ya, khusus untuk cinta! Ayo kita makan!"

"Cuci tangan dulu." Jelas Melodi pada putrinya. 

Aroma makanan buatan Kenzio sudah merebak keseluru ruangan. "Harum sekali, cinta tak sabar ingin coba." 

"Mommy ambilkan. Cinta mau yang mana?"

"Cinta mau semuanya Mommy!" Jelas cinta membuat Melodi mengambilkan lauk yang ada di meja makan hingga beralih ke piring cinta.

"Terimakasih Mommy." 

Mereka mulai makan menikmati sajian pagi ini. Lidah Melodi kembali merasakan kenikmatan makanan Kenzio yang dulunya sering ia nikmati. Hubungan mereka yang terjalin dua tahun, membuat mereka berdua tinggal di apartemen yang sama.

Hal seperti itu biasa di negara dan pergaulan mereka. Hingga keduanya tak jarang melakukan hubungan seperti suami istri, hingga keduanya mengenal luar dan dalam satu sama lain.

'Tidak berubah, rasanya tetap sama' Melodi hanya bisa mengatakan dalam hatinya, dia belum bisa mengatakan itu dengan bibirnya. 

'Aku tau Melodi, kau mengingat masa kebersamaan kita yang indah. Dan aku akan kembali mengulang nya, bersama kau dan putri kita.' 

1
Alif
aq masih penasaran siapa yg memandang cinta dg tajam di balik pagar
Alif
umurnya cpt btul hbis 23 langsung naik ke 26 tanpa konfirmasi
Erni Nofiyanti
hamil dah
Erni Nofiyanti
ko Nelson bukan melodi
Alif: authornya lg khilaf sis
total 1 replies
Virgo Girl
Awal. yg menarik💗
Tinta Emas: terimakasih kakak
total 1 replies
Wiwin Winarti
Luar biasa
Tinta Emas: terima kasih kak
total 1 replies
Hilmiya Kasinji
lanjut kak...semangat berkarya
Tinta Emas: 🥰🥰🥰🥰🥰
total 1 replies
Sativa Kyu
👍👍👍
Sativa Kyu: semangat Kak.💪
total 2 replies
Krystal Zu
mampirr
Asih Merta
sangat bagus/Smile/
Tinta Emas: terimakasih banyak kak
total 1 replies
Asih Merta
lanjut kaka
Ully Wana
sering up ya thor🥰💪💪
Tinta Emas: baik kak, terimakasih banyak
total 1 replies
Ully Wana
suka ceritanya kak, sering up ya thor...
Tinta Emas: ngga tau juga, tiba-tiba dapat notifikasi
total 3 replies
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!