NovelToon NovelToon
Me and My Little Angel

Me and My Little Angel

Status: tamat
Genre:Kehidupan di Sekolah/Kampus / Tamat
Popularitas:9.5k
Nilai: 5
Nama Author: Kumi Kimut

Calvin menemukan seorang bayi perempuan di sebuah jembatan, tempat ia akan mengakhiri hidup.

Sejak saat itu, Calvin mulai memahami arti kehidupan yang sebenarnya.

Setelah adanya bayi yang diberi nama Angela, hidupnya menjadi lebih beruntung dari sebelumnya.

Hingga lima tahun berlalu, seorang wanita datang dan mengaku menjadi ibu kandung dari Angela.

Akankah Calvin memberikan bayi itu begitu saja? setelah lima tahun yang indah dilewati bersama Angela?

Simak kisah Calvin, si pelajar yang gigih berjuang demi malaikat kecil bernama Angela.

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Kumi Kimut, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

MAMLA Bab 9

Yonas tidak sabar untuk mendapatkan informasi yang lebih jelas, akhirnya Calvin mengatakannya.

"Baiklah, maaf karena sudah membuat kalian menjadi sangat pusing. Saat aku mendapatkan tekanan dari Danu yang berusaha melaporkan bayi di dalam tas, pak Bram mencegah Danu. Ia mencekoki Danu dengan minuman yang mengandung obat tidur, atau obat pelupa. Pak Bram yang paham sih."

Dia menceritakan dengan sangat detail, tapi masih ada yang belum memahaminya.

Si lemot sok ganteng, Martin.

"Oke, aku memahami apa yang aku katakan, tapi ada hal yang sangat mengganjal bagiku," ucap Martin dengan segala asumsinya.

Rasanya masih ada yang kurang dari penjelasan Calvin.

"Apa? katakan saja!" jawab Calvin ingin mengetahui apa yang akan disampaikan oleh Martin.

"Danu, apakah dia akan diam untuk beberapa saat? bisa saja obat itu akan membuatnya tetap mengingat kejadian pada malam itu," cetus Martin.

Sebenarnya ada kemungkinan itu terjadi, hanya saja sebagai orang yang memiliki keyakinan penuh, tidak masalah bagi Calvin.

Sehingga bila ingatpun, akan ia beresi segalanya.

"Aku hanya memikirkan Angela sudah aman di rumah pak Bram, itu saja. Untuk masalah lainnya, aku akan memikirkannya nanti," jelas Calvin.

Dia beranjak dari posisi duduknya, berpamitan ingin mandi, karena dia langsung ke asrama tanpa cuci muka atau sikat gigi.

"Kau mau kemana? apakah ceritanya hanya sampai di sini? kau yakin jika Angela dalam perlindungan yang paling aman?" tanya Yonas. Dia kadang bisa sangat cerewet karena Angela adalah seorang bayi yang malang, tidak mudah bagi bayi itu untuk bertahan hidup dengan kondisi yang sangat minim, tanpa kasih sayang.

Dia memikirkan semua itu tanpa terkecuali. Hingga Tama berkata," Kita percayakan pada Calvin saja, dia lebih memahami bagaimana rasanya sakit ditinggalkan. Kita hanya perlu memberikan kesempatan kepadanya untuk tetap menjaga Angela sampai akhir nanti."

Tama tersenyum, Martin dan Yonas juga mengalah. Mereka tidak akan membahas hal lain lagi, soalnya permalasahan ini cukup pelik.

Tidak ada orang sebaik Calvin yang mampu membawa masuk seorang bayi ke dalam asrama.

Hanya saja, rasa cemas masih menyelimuti semua perasaan yang ada.

.

.

.

Kamar mandi ...

Calvin berada di bawah shower, dia merasa bahwa sekujur tubuhnya, lelah. Calvin sepertinya akan absen les musik hari ini.

"Aku bahkan sangat merindukan Angela. Dia adalah bayi paling lucu, aku tak bisa melupakannya," batin Calvin sambil merasakan tiap tetes air shower yang membasahi tubuhnya.

Dia tak menyangka akan bertemu seorang yang lahir dimuka bumi, lalu takdirnya sama dengannya. Calvin amat gembira.

.

.

.

Rumah pak Bram ...

Setelah kepergian Calvin, rumah itu menjadi lebih baik lagi. Si kembar memang sangat membenci Calvin.

"Kalian berangkat sekolah, itu bisnya sudah datang," ucap nyonya Nina dengan Angela berada di gendongannya.

Posisi mereka kini ada di depan rumah, lalu bis dengan penuh semengat menjemput.

"Baik ibu, kami berangkat dulu," ucap Sonu dengan menjabat tangan ibunya, lalu di susul oleh Sina.

Sedangkan yang kecil, katanya malas sekolah, sebab rasanya pusing dan mual.

Alhasil, hari ini meminta izin.

"Ya, hati-hati nak."

Perlahan tapi pasti, dua orang murid dengan wajah yang sama, masuk ke dalam bis, lalu bis itu perlahan menjauh dari rumah pak Bram.

Si kembar melambaikan tangan sampai hilang dari pandangan mata nyonya Nina.

"Huft, akhirnya lega itu."

"Lega kenapa?"

"Kakak sangat menyebalkan, banyak omong. Padahal Kak Calvin orang yang baik. Bahkan dia memberikan dongeng padaku."

Saat anak sudah berangkat sekolah, kini saatnya ibu dan Neon, masuk ke dalam rumah. Selain ingin melanjutkan pekerjaan rumah, Neon yang sangat senang bermain dengan Angela, membuat nyonya Nina senang.

"Aku suka Angela tinggal di sini, tapi lebih suka lagi jika Kak Calvin datang berkunjung," ucap Neon penuh harap.

Dia merasa jika Calvin adalah orang yang selama ini ia cari, tidak ada siapapun mau berteman dengannya, bahkan peliharaan tetangga malas bertemu.

"Kau tidak perlu merasa sendiri. Ada ibu kan? ayo, lebih baik masuk ke dalam rumah saja," pinta nyonya Nina.

"Baik ibu."

Neon dan ibunya, masuk ke dalam rumah dengan perasaan yang tidak karuan.

Sebab beras sudah mulai habis, sedangkan Calvin lupa memberikan uang untuk beli susu. Namun, dia teringat akan tas yang dibawa oleh Calvin. Dia segera mencari dimana tas itu berada.

Setelah mencari ditempat yang ia ketahui, akhirnya didapatkan lah tas itu, ia menemukannya di atas meja yang ada di ruang tamu.

"Ini dia," ucap nyonya Nina dengan bahagia, dia tak menyangka akan mendapatkan keberuntungan ini, alhasil tabungannya menjadi aman.

Nyonya Nina tidak harus mengeluarkan banyak uang, karena semua perlengkapan sudah berada di sana.

"Neon, minta tolong beresin piring di meja, ibu akan mengganti popok Angela," pinta sang ibu dengan perasaan lega.

Sebab, tidak ada yang mencekik dirinya, selain kebutuhan sehari-hari.

Untuk satu box susu, sudah berapa? belum lagi makanan sehari-hari, lalu penjagaan bayi. Bahkan urusan belakang juga dipikirkan.

Kini nyonya Nina tidak pusing lagi.

"Ya Bu."

Neon selalu mendengarkan apa yang ibunya katakan, sehingga tidak ada masalah sama sekali.

Beberapa menit kemudian, Angela terlihat rewel, dia menangis terus.

Padahal sudah minum susu, nyonya Nina segera menghubungi suaminya.

Panggilan telepon itu langsung tersambung. Pak Bram memang gercep.

"Halo, ada apa ibu?" tanya pak Bram di ujung panggilan telepon.

"Angela menangis, dia tak mau berhenti."

Suara ibunya Neon, sangat panik, pak Bram mencoba untuk menenangkan.

"Tenang, Bu. Coba ibu beri dia minum susu."

"Tidak mau pak, dia tak mau, karena sudah kenyang."

"Haduh, apa lagi ya? oh iya, sebentar."

Pak Bram diam untuk sesaat, lalu ada pesan masuk.

"Buka pesanku bu, perlihatkan foto Calvin dan teman-temannya. Mungkin saja dia rindu kepada mereka."

"Baik pak."

Panggilan telepon itu langsung ditutup, kini nyonya Nina langsung memperlihatkan foto Calvin.

Secara ajaib, bayi itu diam.

Nyonya Nina menjadi sangat senang, karena bagaimanapun juga, karena banyak pekerjaan harus dilakukan selain menjaga bayi.

Dia tak bisa 24 jam bersama Angela, meski begitu, biarkan usaha keras untuk menjaga sebaik mungkin.

"Wah, kau sangat merindukan mereka ya? aku akan meminta kepada suamiku agar mereka bisa datang kemari."

Neon yang ribut dengan remote televisi, membuat nyonya Nina tak hentinya memberikan petunjuk yang benar, karena selama ini dia jarang marah pada anak-anaknya.

Hanya saja, itu kan satu syarat yang cukup sulit, karena tidak boleh mengeluh pada siapapun.

Sehingga anak-anaknya nyonya Nina, selalu memendam amarah mereka agar tidak selalu bersitegang dengan ibunya.

"Nah, kau bisa melakukannya kan? makanya apa yang Ibu katakan kerjakan saja, jangan seperti kedua kakakmu yang selalu ngeyel."

"Iya, Bu. Aku kan anak kesayangan ibu, mana ada ngeyel."

*****

1
Hulk
Thor, aku kepo lanjutannya!
KumiKimut: siap kak. akan segera berlanjut hehe
total 1 replies
Jumi Saddah
👍👍👍👍👍👍👍
꧁༒☬Sa̶d̶B∆Y☬༒꧂
sukses selalu authorr 🤗🤗 aku selalu mendukung mu
KumiKimut: terima kasih kak atas dukungannya, semoga Kaka diberikan kesehatan dan rejeki yang lancar❤️💪
total 1 replies
jenny
ijin nyimak dulu ya thor, sambil baca marathon cz baru nemu ini cerita.
KumiKimut: siap ka, terima kasih ya dah mampir💋
total 1 replies
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!