NovelToon NovelToon
Gadis Pilihan Tuan Muda

Gadis Pilihan Tuan Muda

Status: tamat
Genre:Kehidupan di Sekolah/Kampus / Diam-Diam Cinta / Cinta Beda Dunia / Cinta pada Pandangan Pertama / Cerai / Percintaan Konglomerat / Tamat
Popularitas:51.2k
Nilai: 5
Nama Author: Ayu Sekti

Rahel adalah seorang yang kuliah di Jurusan Bahasa Inggris lewat jalur beasiswa. Ia adalah gadis cantik dan cerdas sehingga banyak mahasisiwa yang mengagumi dia.

Sebuah insiden mempertemukannya dengan seorang mahasiswa tampan bernama Harley, yang menyebabkan laptop milik Harley rusak. Rahel pun harus mengganti rugi dengan bekerja paruh waktu di resto milik keluarga Harley.

Seiring dengan berjalannya waktu mereka saling kenal dan saling mencintai. Namun, hubungan asmara mereka tidak semulus seperti jalan tol lantaran status sosial.

Yuk, intip bagaimana hubungan Rahel dan Harley selanjutnya?

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Ayu Sekti, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Kejadian Yang Menimpa Rahel

Di malam itu, tepat pukul 19.00 WIB Rahel dan Harley masih berada di acara resepsi pernikahan Kinzo Sanjaya dengan istri keduanya yang bernama Anjani.

Rahel merasa hatinya cemas karena ia ingin segera pulang untuk bertemu dengan ibunya serta ingin beristirahat karena ia sudah kelelahan. Namun, seorang wanita yang bernama Dewi menunda kepulangannya. Dia sangat cerewet dan ceplas-ceplos.

"Apa? Gadis kampungan seperti dia pacar kamu, Harley?" tanya Dewi kepada Harley dengan nada ketus.

Dewi berani menghina Rahel di depan Anjani dan Harley. Dewi memang tidak berkaca dengan dirinya sendiri dan tidak mempunyai urat malu sedikitpun. Tidak ada angin tak ada hujan, tiba-tiba datang membuat kehebohan. Seolah-olah dia wanita sempurna bagai bidadari surga.

"Cukup! Aku tidak mau menjadi bahan olokan di sini! Harley, tolong antarkan aku pulang sekarang! Jangan tanggapi wanita yang bermulut ular itu!"

Rahel sedikit emosi dan menyahut pembicaraan Dewi untuk menengahi agar Harley tidak terbakar emosi. Agar ia bisa cepat sampai rumahnya.

"Tante, Harley dan Rahel pulang dulu, tolong bilang Papa karena waktu sudah malam. Saya mau mengantar Rahel pulang ke rumahnya."

Tanpa menggubris perkataan Dewi, Harley berpamitan dengan mama tirinya 'Anjani'.

"Oh, iya kalian hati-hati. Maaf, atas kelancangan keponakan saya."

Anjani merasa agak malu karena keponakannya yang bernama Dewi sudah berkata kasar dengan Rahel.

"Iya, Tante. Tolong bilangin Mamanya, Dewi suruh dididik cara menghargai orang lain," ujar Harley sambil menggandeng tangen Rahel yang akan menuju mobilnya untuk mengantar pulang gadis itu.

Sementara kini Dewi terdiam menyimpan dendam dan cemburu kepada Rahel. Karena Dewi bucin terhadap Harley. Tidak lama Harley dan Rahel berada di dalam mobil seraya melajukan mobil dengan cepat. Selama lima belas menit mereka tiba di rumah Rahel.

Tok, tok, tok!

Selang beberapa menit pintu terbuka dan Sintia membukakan pintu seraya berkata,

"Rahel! Kamu kok baru pulang?" Sintia memeluk Rahel karena ia sangat khawatir karena ia pulang di malam hari. Ia tidak mau terjadi sesuatu yang buruk terhadap anak semata wayangnya.

"Maaf ya, Bunda? Tadi Rahel ada acara penting dan HP Rahel batrenya habis jadi tidak bisa menelepon Bunda." Sambil melepaskan pelukan dari ibunya, Rahel bergegas untuk duduk sambil menoleh ke arah Harley yang mengekor masuk ke rumahnya.

"Maaf, Tante. Tadi, Rahel saya ajak ke resepsi pernikahan papa saya dengan istri keduanya. Karena acaranya mendadak."

Harley merasa bersalah karena dia yang membuat Rahel pulang telat.

"Oh. Papa kamu menikah lagi? Nak Harley tidak salah kok. Yang penting Rahel baik-baik saja. Terima kasih sudah sering mengantar Rahel pulang ke rumah," ujar Sintia dan sedikit penasaran jika Papa harley menikah lagi.

"Sama-sama, Tante. Saya senang bisa mengantar Rahel karena saya sayang dengan Rahel. Saya izin pamit pulang, Tante. Selamat malam."

Sambil melirik ke arah Rahel, anak muda itu segera berbalik arah menuju mobilnya lalu ia bergegas menaikinya dan melajukan mobilnya dengan kecepatan tinggi. Selama lima belas menit ia sampai di rumahnya. Ia kemudia bergegas tidur.

*** *** ***

Pagi yang cerah. Matahari mulai menampakkan cahayanya. Suara burung pipit yang bertengger di dahan pohon yang rindang bersenandung tiada hentinya. Pada hari Senin, seperti biasa Rahel pergi ke kampus untuk mencari bekal ilmu agar kelak kehidupannya lebih baik dan sukses.

Pukul 7.30 WIB Rahel sudah tiba di kampusnya. Ia sudah berada di ruangan kuliahnya. Sambil menunggu dosen dan teman-temannya hadir, ia membaca buku bahasa inggris pelajaran mata kuliahnya.

Lalu ada suara lelaki yang menyapanya.

"Hai, Rahel? Ini ada undangan seminar 'Pemuda Indonesia Hebat' yang akan dilaksanakan pada hari Minggu besok. Kamu harus hadir, lho!"

Seorang lelaki salah satu teman kampusnya memberikan undangan. Ia bernama Roni. Wakil dari anggota BEM di kampus itu. Kebetulan ia satu jurusan dengan Rahel.

"Terima kasih, Roni. Saya usahakan akan datang," ucap Rahel sembari membaca undangan tersebut.

Ia terbelalak kaget di situ tertera nama dan tanda tangan bernama 'Harley Sanjaya' sebagai Presiden BEM. Sebelumnya, Rahel tidak mengetahui bahwa atasan dari Roni adalah Harley 'Presiden BEM' di kampusnya.

Tidak lama dosen yang bernama Justin yang berperawakan jangkung yang memakai kacamata dan berkumis masuk ke kelas mata kuliah Rahel. Seketika ia memposisikan diri dan berkata,

"Ehem. Selamat pagi, para mahasiswa dan mahasiswi yang saya banggakan. Sebelum memulai pembelajaran mata kuliah hari ini, saya mau mengumumkan hasil nilai terbaik dalam pengajuan skripsi 'Bahasa Inggris' di semester lima ini. Selamat untuk Ananda Rahel. Berikan tepuk tangan yang meriah buat Rahel."

Semua teman Rahel yang berada di ruangan itu memberikan tepuk tangan dan pujian terhadap Rahel. Seketika mata Rahel berkaca-kaca karena tidak menyangka, usahanya saat ini membuahkan hasil yang begitu memuaskan.

Setelahnya, dosen itu memulai memberikan tugas kepada mahasiswa dan mahasiswinya untuk membut presentasi secara berkelompok. Hingga mereka melaksanakan tugas secara maksimal.

Tet! Tet! Tet!

Terdengar suara bel berbunyi menandakan jam mata kuliah telah usai. Kini Rahel beranjak dari bangkunya dan bergegas ke kantin untuk makan di sana kerena perutnya sudah melilit ingin di isi oleh makanan. Ia melewati sebuah lobi yang luas untuk menuju kantin. Saat di situ tiba-tiba ia disekap oleh dua pemuda yang membawanya menuju gudang.

Rahel dimasukkan ke dalam gudang tersebut dan di kunci secara rapat oleh kedua pemuda asing tersebut. Tanpa sepengetahuan dari petugas, mereka mempunyai kunci cadangan karena ia di suruh oleh Dewi yang mamanya adalah seorang wakil kepala dari kampus tersebut.

Dewi ingin memberi pelajaran kepada Rahel karena sudah berani berhubungan dengan Harley.

"Hei, Jangan kurung aku di sini. Tolong! Tolong!Tolong!" Rahel berteriak meminta tolong namun tidak ada seorangpun yang mendengar.

Rahel mencoba menghubungi nomor Harley.

"Nomer yang Anda tuju sedang tidak aktif. Cobalah beberapa saat lagi." Terdengar suara operator yang menjawab menandakan nomer Harley sedang tidak aktif.

"Sialan! Nomer Harley juga tidak aktif. Bagaiman jika aku telat ke toko roti nanti?"

Rahel mengumpat dan takut jika ia telat untuk bekerja di toko roti.

Rahel terdiam sejenak dan mulai menenangkan pikiran. Ia berdoa supaya ada orang yang bisa mengeluarkan ia dari gudang berbau pengap itu.

Terdengar bunyi yang membuatnya merasa jijik.

"Cit, cit, cit." Suara tikus terdengar tidak jauh dari tempat Rahel berdiri. Beberapa tikus melintas dengan kawan-kawannya.

"Aw, tidak! Tolong aku! Hik, hik, hik." Rahel ketakutan dan menangis. Sejak kecil ia sangat takut dengan binatang itu. Lalu Rahel pingsan tak sadarkan diri.

1
Maria Kilis
Luar biasa
Maria Kilis
/Good/
Samsiah Krsiang
makin seru mohon dilanjutkan lagi novel ini
Jesi Jasinah
hadir kak
willy
hadir say.. 😄 ceritanya ok kok
Jesi Jasinah
aku mampir lagi thor
Jesi Jasinah
semangat thor
Aie
lanjut
Abu fatih Aljawi: Terima kasih Kak, sudah mau mampir.
total 1 replies
Jesi Jasinah
aku mampir thor
Abu fatih Aljawi: Siap!
total 1 replies
Fatmawati Wati
KK audio nya dong
Abu fatih Aljawi: kyaknya uadionya gak bisa beroperasi lagi, kakak
total 1 replies
Jesi Jasinah
hadir thor
Jesi Jasinah
semangat terus thor
Abu fatih Aljawi: Iya, Makasih
total 1 replies
Jesi Jasinah
hadir kak
Jesi Jasinah
salam kenal dari Cintaku Yang Tak Direstui. silakan mampir
Jesi Jasinah
hadir thor
Abu fatih Aljawi: makasih
total 1 replies
✦ẑ̬î̬฿w̆̈ꪶ✫
Kasian ayahnya meninggal jadi yatim deh 😭😭.
✦ẑ̬î̬฿w̆̈ꪶ✫: iya kak😭
total 2 replies
✦ẑ̬î̬฿w̆̈ꪶ✫
Semangat kak menulisnya😄.
Abu fatih Aljawi: Iya, Kak makasih supportnya
total 1 replies
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!