NovelToon NovelToon
Sebelum Berpisah

Sebelum Berpisah

Status: tamat
Genre:Cintapertama / Nikahmuda / Tamat
Popularitas:65.9k
Nilai: 5
Nama Author: Irma

Ada satu hal yang tidak diketahui para wartawan infotainment dari sang selebriti Elang Samudra Ginting bahwa Samudra sudah menikah. Tapi siapa sangka, sebagai salah satu pria paling digilai di penjuru tanah air, Samudra mendapatkan surat cerai dari sang istri. karena mereka telah hidup terpisah selama tiga tahun.

Sejak menjauh dari sang suami, hidup Lembar Putih Ayunda berubah sepenuhnya. Ia mendapatkan pekerjaan baru, teman-teman baru, dan kehidupan baru. Namun ketika Samudra menemuinya untuk menyelesaikan perceraian mereka, ada sesuatu yang ternyata tak pernah berubah dari Samudra, Samudra tetap menjadi satu-satunya pria yang bisa mengisi hidupnya.

Kesepakatan baru pun dibuat, mereka akan tetap bersama selama sekejap sampai urusan itu selesai, sebelum menyadari bahwa hasrat mereka sungguh tak bisa terbendung.

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Irma, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Chapter - 09

Samudra menaiki tiga anak tangga sekaligus, dan ia sudah sampai di lantai dua dalam hitungan detik.

Obat dan Makanan.

Ia hampir terkena serangan jantung ketika tadi Ayunda hampir pingsan, wajahnya berubah dari ekspresi menyebalkan yang selalu sengaja ia perlihatkan menjadi sangat khawatir. Karena refleks, Samudra meraih tubuh Ayunda dan kemudian Ayunda berada dalam pelukannya.

Sebelumya Samudra pernah mengalami situasi seperti tadi, rasa cemas yang teramat dalam saat melihat Ayunda jatuh sakit.

Namun bukan itu yang terjadi sekarang, Ayunda mabuk perjalanan karenanya, kemudian Samudra memikirkan lebih jauh, jika Ayunda juga belum istirahat. Wanita itu bekerja keras untuk galeri miliknya, dan berdebat dengannya di sepanjang perjalanan mereka.

Ia seharusnya lebih memperhatikan Ayunda ketika mereka ada di helikopter tadi, atau mungkin seharusnya ia menggunakan jet pribadi atau pesawat saja agar Ayunda lebih nyaman.

Namun, setiap kali melihat Ayunda terlalu dekat, ia merasa dirinya ingin memeluk dan menyentuhnya. Merasakan lebutnya tekstur kulit Ayunda.

Yah, ia sudah mendapatkan kesempatan itu. Ia tadi memeluk Ayunda dan sekarang ia sudah tahu rasanya. Ayunda terasa nikmat, sangat nikmat hingga Ayunda tersadar dan Samudra membiarkannya pergi, padahal Samudra masih ingin terus memeluknya.

Jangan ada lagi sentuhan. Itu sudah pasti, karena Ayunda sudah tidak mau padanya.

Semenit kemudian ia sudah kembali ke kamar tamu, membuka tutup botol minuman berenergi dan menyodorkannya ke tangan Ayunda. “Minum ini dulu.”

“Terima kasih.” Ayunda memutar botol di tangannya, membaca labelnya sebelum mendekatkan ke bibir untuk diminum. Beberapa tegukan kemudian, ia menaruh botol itu di lututnya dan menerima sepotong roti dengan selai coklat kesukaannya.

Samudra memperhatikan Ayunda makan, mengikuti setiap gigitan kecil sampai ujung lidah merah muda menyapu bibir bawah Ayunda, menjilat coklat yang menempel di bibinya…

Samudra berpaling, ia berharap rasa tegang di pangkal pahanya mereda, ia mencoba untuk mengenyahkan hasratnya yang bergejolak.

“Bagaimana sekarang? Apa sudah lebih baik?” tanya Samudra.

“Ya… Maaf aku merepotkanmu”

“Tidak. Sama sekali tidak, seharusnya aku yang minta maaf karena telah mengajakmu naik helikopter, sehingga membuatmu mabuk perjalanan"

Melihat Ayunda sudah lebih baik, Samudra merasa lebih lega. Kemudian Samudra menyentuh dagu Ayunda dengan telunjuk dan ibu jarinya, mendekatkan wajah Claire ke arahnya, mencari pertanda yang tidak normal. Mungkin rasa lapar atau rasa lelah yang ekstrem.

Namun setelah diamati lebih dekat, Samudra tidak melihat bayangan wajah cekung dan pucat yang sangat ia khawatirkan. Garis wajah Ayunda merupakan perpaduan lengkungan yang lembut dan sudut yang menarik. Kulitnya halus, rambutnya mengilap dan tebal, matanya yang cerah. Ayunda sehat, dengan rona kemerahan di pipinya.

Rona yang semakin gelap dalam setiap tarikan napas yang gemetar, karena Samudra mengamati sembari memegang setiap bagian wajah Ayunda dengan ibu jarinya. Bagus sekali, siapa yang sebelumnya berkata bahwa tidak boleh ada lagi sentuhan?

Samudra harus memindah Ayunda dari rumahnya dan memesankan kamar hotel yang tadi di minta Ayunda, lalu menjaga jarak setengah kilo atau lebih, sebelum ia melakukan sesuatu yang luar biasa bodoh. Seperti tangan yang berlama-lama di tubuh Ayunda, menatap mata Ayunda, atau mengeluskan ibu jarinya di garis samar antara bibir dan kulit dagunya, hingga ke tengah ranumnya bibir bawah yang benar-benar harus ia hindari…

Aliran darah Samudra berdetak kencang seperti tabuhan drum di sepanjang urat nadinya saat kesadaran membuat tubuhnya kaku.

Bibir Ayunda merekah, menampakkan jelas giginya yang putih rapi, dan lidah yang menempel di belakangnya. Samudra bisa tenggelam di dalam mulut itu, memagutnya dengan bibirnya. Membuatnya terbuka, mendorong ke dalam dan… mengecap.

Namun, ini adalah Ayunda dan menciumnya saja tentu belumlah cukup.

Sial, Samudra benar-benar tolol. Ini adalah Ayunda, wanita yang Samudra bawa dari Jogja untuk mempercepatp proses perceraian!

Samudra melangkah mundur, melepas sentuhannya lalu mengacak-ngacak rambutnya, dengan kasar menggaruk kepalanya sembari berharap bisa kembali melancarkan darah ke organ yang jelas-jelas kekurangan pasokan darah.

Samudra menghela napas berat. Lalu mengembuskannya. “Kau sudah selesai?”

“Ya. Terima kasih atas makanan dan obatnya."

Ayunda dengan hati-hati merapikan roknya saat beringsut dari tempat tidur, dan menghindari kontak mata de gan Samudra karena Samudra bertingkah seperti anjing pemburu yang dipelihara penjahat. Begitulah Ayunda memandangnya.

Sementara Samudra memandang Ayunda adalah wanita yang berbahaya, lebih berbahaya daripada yang Samudra sadari. Itulah sebabnya sangat penting bagi dirinya untuk menyelesaikan masalah aset dengan cepat, dan efisien. Samudra telah membatalkan beberapa meetingnya, dan mengatur ulang jadwalnya.

"Bagus. Aku setuju untuk mengantarkan kau ke hotel dan besok akan menjadi satu hari yang panjang, jadi malam ini kau harus beristirahat dengan nyenyak.”

Satu jam kemudian Samudra telah memesankan kamar hotel untuk Ayunda yang tak jauh dari kediamannya dan juga menghadap laut di ujung pantai. Hotel itu sangat mewah dan berkelas, namun tidak ada apa-apanya jika dibandingkan dengan rumah peristirahatan mereka tadi. Namun itu tidak penting, yang penting adalah Ayunda bisa menjau dan berjarak dari Samudra, ia tidak ingin ada malapetaka yang bisa merusak akal sehatnya.

1
RithaMartinE
luar biasa
falea sezi
pernah wik wik gk sih samudra ma mantannya
falea sezi
settingan kok ampek wik wik munafik
falea sezi
Sam uda enak enak. blom. ama mantan mantannya
Ersa
kereen
Andriyati
seperti nya samudra ninggalin ayunda demi karir samudra,,pernikahan yg tidak di publiskan,, sehingga luka ayunda udh dalam,,
Vita Liana
ekstrapart dung kak ,, pengen liat samudra bucin
Vita Liana: Oke kak ,, aku tunggu ya 🥰
total 2 replies
𝓔𝓵𝓲𝓼Kᵝ⃟ᴸ
mampir dulu
𝓔𝓵𝓲𝓼Kᵝ⃟ᴸ
bagus
Rina Wati
good,akhir nya happy ending buat samudra dan ayunda
Rina Wati: semangaat thor
total 4 replies
Hearty 💕💕💗
Cerita yang bagus tulisan yang rapih dan nggak terlalu panjang.

Semakin sukses dalam berkarya
Hearty 💕💕
Menyembunyikan kesedihan dengan cara masing-masing andaikan saling bicara pasti nggak akan bubar
Hearty 💕💕💗
Oh ini yang jadi akar masalahnya. Andai Galen ada juga nggak tentu dunia mu jadi lebih baik.

Mungkin kehilangan Galen adalah cara membuatmu menjadi dewasa
Hearty💕💕
Tetap sabar membaca apa sih persoalan mereka sebetulnya
Irma: semangat mba, semoga suka dengan karyanya
total 1 replies
💖🍁K@$m! Mυɳҽҽყ☪️🍁💖
ahkirnya kalian bisa bersatu lagi ya selamat ayunda samudra Semoga bahagia dan langgeng selama nya
Ir⍺ ¢ᖱ'D⃤ ̐☪️ՇɧeeՐՏ🍻𝐙⃝🦜
Setiap perjalanan hidup pasti meninggalkan kenangan, baik kenangan manis, pahit, luka ataupun bahagia...
༄༅⃟𝐐✰͜͡w⃠🆃🅸🆃🅾ᵉᶜ✿☂⃝⃞⃟ᶜᶠ𓆊
hmmmmmmmm akhirnya konflik nya berakhir 🔚
༄༅⃟𝐐✰͜͡w⃠🆃🅸🆃🅾ᵉᶜ✿☂⃝⃞⃟ᶜᶠ𓆊
konflik keluarga g ada yang ngalah ya begini jadinya
༄༅⃟𝐐✰͜͡w⃠🆃🅸🆃🅾ᵉᶜ✿☂⃝⃞⃟ᶜᶠ𓆊
dicerai pas sayang-sayange
༄༅⃟𝐐✰͜͡w⃠🆃🅸🆃🅾ᵉᶜ✿☂⃝⃞⃟ᶜᶠ𓆊
kenapa klo masih ada rasa harus ego yang dikedepankan
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!