NovelToon NovelToon
Divorce Me,Husband!

Divorce Me,Husband!

Status: sedang berlangsung
Genre:Konflik Rumah Tangga-Konflik Etika / Cerai
Popularitas:68.2k
Nilai: 5
Nama Author: Aozyrin

Menikah dengan orang yang dicintai adalah kebahagiaan yang luar biasa. tapi apakah kebahagiaan itu akan bertahan lama jika seorang malaikat kecil tidak ada di tengah keluarga kecil itu?

Ella yang tidak bisa hamil dipaksa harus menerima pernikahan kedua sang suami.

Karena kekejaman sang suami membuat Ella tidak tahan dan meninggalkan surat gugatan cerai serta pergi meninggalkan rumah dengan luka dihati dan luka di tubuhnya.

"Ada syarat agar bisa sepenuhnya sembuh dari luka, yaitu kamu tidak boleh memaksakan diri untuk menghapus lukamu, kamu harus menerima luka itu, tiap luka akan menjadi peta untuk kehidupanmu, jadi alih-alih untuk menyembuhkan luka itu, bagaimana kamu mencoba untuk menerimanya saja?" ujar seorang pria pada Ella

Bagaimana lika-liku perjalanan pernikahan serta kehidupan seperti apa yang akan dilalui Ella?.

****

Instagram : @Latyvolia

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Aozyrin, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Kesabaran Hati.

Serry hanya menghela nafas melihat perlakuan keluarnya pada Ella, ia bahkan tidak bisa berbuat apapun untuk Kakak iparnya, lalu Serry melihat ke arloji yang tengah bergantung di tangannya.

"Kakak ipar, aku berangkat ke perusahaan, Kakak pergi istirahat dan jaga kesehatan ya" ucap Serry sambil meninggalkan Ella di ruang makan itu.

Ella masih diam dan tidak menjawab, hatinya merasakan sakit yang luar biasa, "Sabar Ella, dia suamimu dan mereka semua adalah keluargamu. Mungkin saja karena mereka tidak melihat kejadian yang sebenarnya" batin Ella menguatkan diri sendiri dan mengelus dadanya.

Ella mulai menitikkan cairan bening di pipinya, lalu ia menghapus air matanya nya dan kembali menyelesaikan tugas yang sempat tertunda, ia bahkan tidak lupa membersihkan serpihan piring yang telah bertebaran kemana-mana.

Ella membersihkan semuanya sendiri tanpa di bantu oleh para pelayan, lalu Nio pun turun kebawah tanpa menoleh kearah Ella, ia bahkan pergi tanpa meninggalkan sepatah katapun.

Sedangkan Ella menoleh setelah mendengar langkah kaki, ia melihat Nio turun tanpa di dampingi Celin, walau dirinya tau bahwa Nio tengah mengabaikannya, Ella pun tetap berinisiatif untuk mengantar Nio sampai ke depan rumah.

Ella berlari kecil sambil mendekati Nio, "Biar aku antar sampai depan" ucap Ella tersenyum manis.

Sedangkan Nio bahkan tidak memperdulikan perkataan Ella, "Tidak perlu" ucap Nio datar sambil mempercepat langkahnya.

Ella terkejut mendengar Nio hanya bicara dua patah kata, ia pun menghentikan langkah kakinya dan hanya berdiri menatap punggung itu sampai menghilang dari pandangannya.

"Kenapa dia mengabaikan ku" gumam Ella sedih, ia merasakan hatinya sakit setelah diabaikan oleh Nio, ini pertama kalinya Ella mendapat perlakuan kasar seperti itu dari Nio.

Di perusahaan Nio.

Nio baru saja tiba di perusahaannya, ia masuk kedalam ruang kerja dan duduk di kursi kebesarannya.

Ia duduk dengan memikirkan masalah rumah tangga yang tengah di hadapinya "Apa tadi pagi aku sungguh keterlaluan pada Ella?, dia sudah menemani ku selama ini, tapi aku tidak menyangka bahwa Ella bisa berbuat seperti itu" batin Nio memijit pelipisnya.

Sekretaris Nio masuk dengan membanting pintu dan terlihat tergesa-gesa, dari wajahnya terlihat jelas bahwa sang sekretaris tengah sangat panik, "Pak, ada kabar buruk" ucap Sekretaris Nio sambil menghirup udara dengan rakus.

Nio yang mendengar itu merasa sangat kesal, karena ia cukup terkejut mendengar hentakan pintu yang begitu kuat. "Apa kau tidak bisa mengetuk pintu terlebih dahulu?, kabar buruk apa?" tanya Nio dengan melebarkan matanya.

Tanpa pikir panjang Sekretaris itu langsung memberitahukan maksud dan tujuannya, "Perusahaan Osric memutuskan kerja sama secara sepihak pak, dan mereka mengirimkan pinaltinya ke akun perusahaan." ucap sekretaris Nio.

"Apa??!" teriak Nio dan langsung berdiri dari duduknya.

Nio sangat kesal karena kerja sama yang dilakukan oleh perusahaan Nio dan Osric crop diputuskan secara sepihak oleh Eric begitu saja.

"Sial, tuan muda bahkan menyangkut pautkan hal itu dengan perusahaan?, aku harus bagaimana sekarang?" batin Nio sambil memijit pelipisnya.

"Kau keluarlah, aku akan memikirkan semuanya." ucap Nio sambil mengusir sekretaris itu keluar dari ruangannya

Nio menelpon teman-temannya untuk membantu perusahaannya, namun mereka tidak ada yang mau membantu Nio.

"Ini semua karena Ella!" teriak Nio sambil melempar dokumen-dokumen yang ada diatas meja kerjanya.

Nio langsung pulang menuju rumah, setelah masuk kedalam "Ella!, Ella!" teriak Nio sambil melempat tas jinjingannya.

Ella yang ada di taman langsung terkejut mendengar suara teriakan Nio.

Ella langsung berlari kecil kearah Nio "Ada apa Nio?, mengapa berteriak?" tanya Ella pelan sambil melihat kearah Nio.

Nio yang melihat Ella di depannya langsung melototkan mata dengan lebar, "Apa kau yang menghasut tuan muda untuk memutuskan kerja sama dengan perusahaan?" tanya Nio dengan mengangkat tangannya dan menunjuk kearah Ella.

Ella begitu terkejut mendengar ucapan suaminya, suami yang selama ini ia cintai kini dengan mudah mengangkat tangannya serta menunjuk-nunjuk dirinya.

Ella menggelengkan kepalanya berulang kali, "Tidak Nio, aku bahkan membujuknya untuk membantu keluarga kita" ucap Ella pelan sambil menatap nio

Fany yang mendengar teriakan itu langsung keluar dari kamarnya, ia pun melihat apa yang tengah terjadi di bawah dan ternyata ia melihat Nio marah-marah dan segera menyusul kebawah "Ada apa nio?, mengapa kamu berteriak seperti itu?" tanya Fany dengan heran.

Nio yang mendengar itu langsung melihat kearah Fany, "Perusahaan diambang kehancuran ma, aku sudah berusaha mencari bantuan tapi tidak ada yang mau membantu perusahaan kita" ucap Nio kesal sambil menutup wajah dengan kedua tangannya.

Fany yang mendengar itu langsung melirik Ella "Semua ini pasti karena Ella, mama yakin Ella sudah menghasut tuan muda untuk memutuskan kerja sama kita" ucap Fany yang terlihat kesal dengan Ella.

Ella menggelengkan kepalanya, cairan bening itu mulai menumpuk di pelupuk matanya.

Nio melepaskan kedua tangannya dan kembali melihat kearah Ella, "Aku juga yakin seperti itu ma, sebelumnya kita tidak pernah mengalami ini" ucap Nio menatap tajam Ella.

"Jika kau tidak menyetujui aku menikah lagi, maka jangan katakan setuju!, Kau sengaja balas dendam padaku?, tapi tidak perlu dengan cara seperti ini!" lanjut Nio yang berteriak dihadapan Ella.

Ella sedikit takut dan hanya menggeleng pelan, ia tidak pernah melihat Nio berteriak seperti itu, setelah menikah Nio selalu berlaku sangat lembut pada Ella.

Hati Ella sangat hancur setelah suami yang dia cintai ikut memfitnah dirinya, Ella memberanikan diri untuk bicara "Aku tidak pernah berniat untuk membalas dendam, " ucap Ella yang sudah tidak kuasa menahan air matanya

"Lalu mengapa bisa seperti ini?, ini terjadi saat kau berbicara dengan tuan muda" teriak Nio lagi.

Ella hanya menunduk diam tanpa menjawab, mendengar teriak-teriakan itu membuat tangan Ella bergetar.

Para pelayan dan Celin mendengar teriakan Nio, mereka melihat Nio dalam keadaan Kacau, serta melihat Ella menangis sambil menunduk.

"Kau tidak cocok berada didalam keluarga ini" batin Celin tersenyum puas.

Celin berjalan mendekati Nio dan mengelus pundak Nio, "Sudahlah, tidak perlu memarahi Ella, kita akan mencari solusinya bersama-sama, Ella tidak bersalah dalam hal ini, jangan menghakiminya seperti itu" ucap Celin lembut.

Fany yang melihat Celin langsung tersenyum lembut, "Celin, bawa Nio ke kamarnya, jika terus berada disini, maka kita semua akan mempunyai penyakit darah tinggi" ucap Fany ambil memijit pelipisnya dan pergi meninggalkan mereka semua yang berada disana.

Celin menuruti perkataab mama mertuanya, ia pergi dengan membawa Nio ke kamar, Nio masih saja menatap Ella dengan tajam, ia kini sudah tidak mempercayai Ella.

"Ella kamu harus bertahan, kau masih mencintainya, jadi bertahanlah." batin Ella menguatkan diri sendiri.

Para pelayan benar-benar merasa kasihan melihat Ella selalu di fitnah dan dimarahi "Nyonya benar-benar kasihan, aku ingin sekali membantu nona lepas dari keluarga ini" ucap Zia ikut menitikkan air matanya

"Benar, aku sangat ingin membawa nyonya pergi, tapi aku juga tidak bisa melakukan apapun" ucap Hamy sambil menarik ingusnya dalam-dalam

"Hamy, kamu sangat jorok!" ucap Zia menjauhkan sedikit tubuhnya dari Hamy.

"Aku tidak tahan melihat nyonya seperti itu Zia" ucap Hamy sambil menarik baju Zia.

"Sudahlah kalian, jangan bertengkar, sekarang kita coba menenangkan nyonya saja" ucap Keyla sebagai penengah diantara mereka.

Bersambung...

1
Wiwik Indrawati
apa ini endingnya akan kembali sama NIO g iklas banget aku udah kejam selingkuh lagi
SâĹmà
mantap.. lanjut kan author
⍣⃝𝖕𝖎ᵖᵘreedha
☠️⃝🖌️M⃤
Betul banget jangan memikirkan hal yang tidak penting, nikmati saja perjalanannya.

Hai Author...salam kenal dari Hello Bella
Essy Kehi🦋
cerita yang bagus...
Essy Kehi🦋
semangat ya kk...
🫧Alinna 🫧
Aku mampir
🔵🍁섹시퍼머넌트𒈒⃟ʟʙᴄ
semangat nulisnya thor,
klo ngantuk,tidur dulu ya😂💪
🔵🍁섹시퍼머넌트𒈒⃟ʟʙᴄ
mampir thor
Aksara
semangat terus buat Karya dek
    
aku mampir 🚶‍♀️
Ž𝓪ℒ⃝ℽÑ
kenapa sama Reiner?, lanjut dong thor
Avian
cocok emg di tampar si Nio 👍
Amaryllis
berantem aja terus 😂
Auntbi Bayler
emg Reiner nyembunyiin apa sih?
Velrta
smngt
Velrta
lnjut
vera livaty
keren
vera livaty
semangat
vera livaty
lanjut
Jeje Til
keren
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!