NovelToon NovelToon
Istri Kecil Tuan Mafia

Istri Kecil Tuan Mafia

Status: sedang berlangsung
Genre:Romantis
Popularitas:1.1M
Nilai: 5
Nama Author: Vhy7

Kisah ini tentang seorang gadis polos bernama Aluna George yang terjebak dalam pernikahan bersama seorang mafia berdarah dingin. Alexandre Graham seorang pria tampan yang tidak pernaheduli soal cinta, baginya wanita mainan.

Harta, tahta dan kekuasaan membuatnya mampu memilih wanita manapun yang ia inginkan. namun semuanya berubah saat ia bertemu dengan gadis manis dari acara lelang.

Hubungan yang awalnya baik, akhirnya rusak karena sebuah kesalahan. kesalahan yang membuat keduanya harus terikat, kesalahan apakah itu?

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Vhy7, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Saling menguntungkan

"Maaf!" pekik Aluna dengan cepat langsung berdiri dari pangkuan Alex, sedangkan pria itu masih diam berusaha mencerna dengan baik kejadian tadi.

Aluna berdiri sambil menunduk melihat Alex yang tidak memiliki ekspresi membuatnya takut, bagaimana bisa ia terjatuh tepat di tempat empuk itu sih, ehh!!

Gadis itu menggigit bibir bawahnya, ia benar-benar bingung harus berbuat apa di sisi lain ia juga malu pada bibi dan Dokter Dea.

Alex masih terus terdiam, kenapa bisa ia seterkejut itu? padahal sudah ada banyak wanita yang duduk di pangkuannya. Bahkan beberapa dari mereka tidak hanya duduk, tapi kenapa ketidaksengajaan Aluna justru membuatnya menjadi seperti ini.

"Lagi-lagi aku minta maaf," ucap Aluna membuat Alex kembali ke dunia nyata.

Ia berdehem untuk menghilangkan rasa gugup yang tiba-tiba menyerangnya, untung saja yang ada di sini hanya Dea dan bibi. Tidak dia bukan malu karena Aluna jatuh di pangkuannya, tapi karena ekspresi terkejut di wajahnya. Bisa hancur imagenya sebagai pria tampan mempesona jika hanya karena seorang bocah ingusan ia jadi terdiam untuj waktu yang lama.

"Tidak apa-apa, seorang pergilah!" perintah Alex membuat Aluna mengangguk, dengan di bantu oleh bibi ia berjalan dengan perlahan. gerakan refleks saat tadi berlari menyelamatkan Elena membuat kakinya kembali terasa sakit.

Melihat Aluna yang telah pergi membuat Dea tersenyum senang, dalam fikirannya Alex menyuruh gadis itu pergi karena ingin berdua dengan dirinya.

"Alex..." ucap Dea dengan nada manja.

"Apa! bukannya tugasmu sudah selesai? silahkan kembali ke rumahnya uangnya nanti akan aku transfer," jelas Alex dengan nada dingin, wanita bernama Dea itu mendengus kesal.

"Baiklah saya permisi," ucap Dea mau tidak mau, ia masih memiliki kesempatan lain untuk mendekati Alex.

Alex menjawab Dea dengan anggukan kepala, setelah itu wanita itu berlalu pergi dengan ekspresi kesal.

Pria itu hendak berdiri, ia akan melihat adiknya dulu. Tapi sebelum itu ia a juga harus memberitahukan bibi untuk menggantikan pakaian aluna.

Setelah cukup lama menunggu ia menunggu wanita paruh baya itu tidak juga muncul, membuatnya berinisiatif untuk memanggilnya.

Ia melihat jam di tangannya sudah jam sebelas rupanya, biasanya bibi akan berada di dapur. sebenarnya di rumahnya juga ada pembantu lain, tapi untuk segala keperluan Elena ia hanya mempercayai bibi saja.

Pria itu melangkah hendak menuju dapur untuk memanggil bibi, yah ia memang tipe pria yang tidak suka berteriak apalagi jika itu pada orang yang lebih tua baginya itu sangat tidak sopan.

Melangkah ke dapur ia melewati pintu kamar Aluna yang terbuka, dan entah daya tarik apa yang ada dari dalam kamar itu ia malah membelokkan kakinya ke sana. Di dalam fikirannya ia hanya ingin tau, apa yang sedang gadis itu lakukan.

Aluna yang baru saja ganti baju tentu terkejut melihat si pria yang tiba-tiba saja muncul di depan pintunya, ia jadi teringat bahwa ia lupa mengunci pintu. Dan lagi apakah pria itu melihatnya Menganti baju? tapi jika melihat ekspresi pria itu sepertinya ia tidak melihat apapun.

"Maaf aku mengunakan baju ini tanpa izin, rencana setelah menggantinya aku baru akan meminta izin," jelas Aluna saat pria itu sepertinya sedang menatap pakaiannya.

"Tidak apa-apa, kamu bisa meminjamnya," ucap Alex mengerti tidak mungkin kan ia tidak meminjamkan baju kepada gadis itu, apalagi setelah tindakan heroiknya tadi.

"Ada apa kamu kemari?" tanya Aluna membuat pria itu salah tingkah, tidak mungkin kan ia mengatakan ia hanya ingin tau apa yang sedang Aluna lakukan. kurang kerjaan sekali dia!

"Em... tolong gantikan pakaian Elena, tadi aku dari dapur melihat bibi sedang sibuk jadi tidak enak jika mengangunya," dusta Alex, tapi sepertinya alasannya masuk akal juga.

Setelah mengucapkan kalimat itu ia langsung pergi, ia tidak mau wanita itu terus bertanya padanya. Namun langkahnya terhenti, ia lupa kaki gadis itu kan sakit. saat hendak berbalik menawarkan bantuan ia bisa melihat Elena yang berjalan sambil bertumpu pada apapun yang bisa membantunya berdiri.

Melihat itu rasa kagum di hati Alex kian bertambah, tanpa banyak bicara ia mengulurkan tangannya kepada Aluna.

"Biar aku bantu," ucap pria itu terdengar sangat gentle.

Jika bukan karena kakinya tentu Aluna akan dengan keras menolak, tapi nyatanya ia memang sedang butuh bantuan dari pria ini.

.....

Tak terasa sudah satu bulan Aluna berada di rumah Alex, meski kakinya masih sedikit sakit tapi ia sudah mampu melakukan banyak hal sendiri.

Ia juga sering membantu Elina, karena satu-satunya orang yang tidak membuat wanita itu takut adalah dirinya.

Selama sebulan itu pula Alex terus memperhatikan Aluna dari jauh, bukannya berkurang rasa kagum akan sosok gadis tangguh itu malah semakin membesar. Bahkan mampu membuat jantungnya sedikit berdebar, ingat yah hanya sedikit.

Alex sedang duduk santai di depan televisi saat gadis itu menghampirinya, yah berkat alat bantu yang di berikan Alex gadis itu sudah bisa leluasa kesana kemari.

"Kakiku sudah sembuh, bisakah aku pulang sekarang," ucap Aluna gugup, bohong jika dia tidak ingin keluar dari rumah ini. Meski di sini hidupnya di jamin tapi ia juga harus melihat kondisi mamanya.

Alex yang mendengar itu mamatikan tv lalu menatap Aluna tajam, mendapat tatapan tajam dari Alex membuat gadis itu gugup.

"Tenang saja, saya Pasti membuat utang saya. karena jika terus di sini saya tidak akan bisa mencari pekerjaan," jelas Aluna.

Tapi bukannya berkurang tatapan itu malah semakin tajam, saking tajamnya mampu menusuk masuk sampai ke hatinya. ah lebay kau Aluna!

"Duduk!" Satu kata yang mampu membuat Aluna langsung melakukan hal itu tanpa di perintah dua kali.

"kau ingin pergi dengan alasan, kau ingin bekerja untuk membayar hutang?" tanya Alex di balas anggukan oleh Aluna.

"Dan juga aku harus melihat mamaku," sambung Aluna berharap pria itu akan iba padanya.

"Kau hanya lulusan SMA Aluna pekerjaan apa yang bisa kau lakukan?" Tanya Alex membuat Aluna bungkam. Yang di katakan Alex memang benar, dan jikapun ada perkerjaan yang bisa menerimanya tentu ia harus bekerja seumur hidup untuk membayar hutangnya pada Alex.

"Dan soal ibumu kamu tidak perlu takut, sebulan yang lalu aku sudah memindahkannya ke rumah sakit yang ada di kota ini," sambung pria itu berhasil membuat Aluna menatapnya terkejut.

"Hal itu ku lakukan sebagai rasa terimakasih karena kamu sudah menyelamatkan Elena," ke Alex lagi.

"Tetaplah di sini, aku akan membiayai semua pengobatan mamamu dan kamu juga harus menjaga Elina untukku, dari situ tentu kita akan sama-sama di untungkan bukan?

TBC

jangan rupa tinggalkan jejak yah....

1
Wani Ihwani
bukan kemauan kamu jadi seperti itu elena, jadi terima saja kalau Bagas masih cinta kamu
NBF
tidak bisa menolak utk TIDAK hadir.
Wani Ihwani
cepat Alex beri perintah ke karyawan mu jangan pakai baju ketat"
Wani Ihwani
lucu x orang bertiga ni, Bagas Alex aluna.
Wani Ihwani
aluna kan masih kecil belum paham x 😅😅
Wani Ihwani
wkwkwk 🤣🤣🤣🤣
Wani Ihwani
tor karya mu ini memang keren tapi ada tipo nya, tapi GK pp lah tor aku tetap berterimakasih karna di suguhi cerita yng menarik bibir ku ini. untuk tersenyum baca nya
Wani Ihwani
kursi ke besaran tor bukan lah bangku😅
Noor Zahidah
Luar biasa
Wani Ihwani
kasian juga jadi aluna
Wani Ihwani
Luna, kalau kamu hamil gimana kok gak mau di nikahin Alex??
Wani Ihwani
terpesona aku terpesona, hihihi
Wani Ihwani
nanti Alex di kasi minuman yang buat enak"🤣🤣
Wani Ihwani
kalok cerita nya menarik begini, gak rela aku rasa nya cepat tamat .
Wani Ihwani
alex modus dus
Wani Ihwani
padahal bagus Lo cerita nya kok ada yng komen bilang cerita nya muter2
Wani Ihwani
aku paham kok tor,, baru bab berapa ya wajar cerita masih sekitar itu itu aja yng komen aja sok hebat
Wani Ihwani
mampir aku tor, tapi kayak nya aku dah pernah baca cerita ini
david aditama
bagus
Aisyah Hasan
ku tunggu. k lanjutanya sampai tmt
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!