NovelToon NovelToon
5 DUDA SOMPLAK

5 DUDA SOMPLAK

Status: tamat
Genre:Komedi / Misteri / Cintamanis / Fantasi Urban-Mafia / Tamat
Popularitas:267.7k
Nilai: 5
Nama Author: Wina

Reyhan, Hasby Nugraha, Dera, Nanda dan Baron. Mereka bersahabat sejak kecil, tumbuh bersama, menikah dan berstatus duda bersamaan.

Siapa sangka, di balik keceriaan dan kekonyolan mereka. Tersimpan misteri masa lalu yang rumit.

Siapa menduga, salah satu diantara mereka putra salah satu jutawan. Siapa yang mengira, salah satu diantara mereka putra seorang mafia yang di takuti dan telah membunuh salah satu ibu sahabat kelima duda tersebut.

Akankah persahabatan mereka tetap abadi hingga maut memisahkan? atau misteri masa lalu akan terkuak dan memecah belah persahabatan mereka?

Kunci dari jawaban itu semua terletak pada orang tua masing masing.

Bagaimana kisah selanjutnya yang akan mewarnai perjalanan mereka? asmara, wanita, dan pertengkaran diantara mereka akan menjadi batu sandungan persahabat kelima duda tersebut.

Semua tokoh terinspirasi dari member grup chat. Yuk ikuti kisahnya, jangan lupa vote, like dan komen ya.

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Wina, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Panik

"Wehhh, kerja kerja! cowok mulu, bisa nggak sih, sehari aja nggak bicarain duda, puyeng dengernya." Risfa menepuk jidatnya berkali kali lalu menarik kursi duduk memperhatikan kafenya yang sepi. "Berasa ini kafe kita bertiga doang yang ada, si Nur kemana dari tadi nggak

"Tadi siang ada masalah apa Bu?" tanya Tyas mulai serius.

"Ada masalah dikit, dikitttt aja," kata Risfa sambil menekan ibu jari dan telunjuknya di depan wajah Tyas.

"Ehmmm..bu onerrre itu tangann bekas megang apasihhh bauu ihhh"..kibas kibas tangan depan hidung..."masalah apa sih bu..jangan bikin berat badan saya terjun payung karena kepo," ucap Tyas mengendus endus.

"Dihh! Masa bau sih," Risfa mendekatkan jarinya ke wajahnya. "Ngada ngada deh kamu, mana ada bau, noh ciumm. Wangi kan," Risfa menyentuh hidung Tyas dengan jarinya.

"Mungkin persaanku saja," ucap Tya

Sejenak Risfa duduk sambil bertopang dagu, kejadian tadi siang masih mengganggu pikirannya. Kali ini dia harus bertindak cepat sebelum kafe milik mak Patma yang baru saja buka, mengambil alih pelanggan terbaiknya. Kafe yang baru saja ia rintis, jatuh bangun ia kembangkan kini kembali pailit karena adanya kafe baru di samping kafe nya

"Tyas, kita harus punya terobosan baru biar pelanggan kita nggak lari ke tempat lain, biar mereka tetap betah dan nyaman di kafe kita. Ada saran nggak."

"Ehmm apa ya?" terobosan bisa dari launching menu baru ato kasih diskon bu..ehh tunggu kan kalo terobosan bu rin lebih jago..asal ga lg jepret aja otaknya kepikiran duda itu "..cekikikan

"Nah itu, kalau kagak jepret otaknya yakin ide ngalir lancar jaya. Tapi kayaknya lagi penuh sama duda satu itu deh." Goda Risfa.

"Aha, discount ya. Beli 1 gratis satu gitu." usul tyas.

"Apa kita juga harus dandan cantik kayak cewek jadi-jadian di sebelah. Terus bikin yel yel di depan biar pada mampir gitu. Ish, norak ih." Rini membayangkan Amoy dan Leha.

"Itu dah biasa banget bu...yang lain gitu..beli 5 dapet foto bareng yang lagi viral." Usul Tyas mulai berpikir keras.

"Siapa eh yang lagi viral, duda itu? Males banget." Rutuk Risfa malas tapi dalam benaknya hanya wajah Hasby yang terbayang.

"Perasaan ga ada sebut duda deh...oooo jadi ibu beneran ni suka sama si raja galak amit amit itu?...cieeee acieeee" Goda Rini dan Tyas.

"Ahhhaa...ada ni bu agak nyeleneh sih..tapi bagus...kita bikin spot foto kekinian ada tema pakaian adat lebih cocok di kafe kita..gimana...?" tyas naik turunkan alis dan senyum bangga

"Harus ada yang stay di tempat, jangan bilang kalau kamu yang mau jadi modelnya ya." Risfa memperhatikan jengah Tyas dan Karin.

Risfa meringis sambil melirik Tyas, "Masa sih, perasaan nggak ada yang turun itu berat badan. Makin melar iya."

Rini dan Tyas tertawa terkekeh, kemudian mereka bertiga terdiam. Detik berikutnya serempak mereka berkata.

"Aha!! aku ada ide!!" seru mereka serempak.

"Hahahahahah!! mereka tertawa terbahak bahak bersama. Sementara Nur hanya mendengarkan di balik tembok sambil pegang sapu.

"Kakak Rey?" Nur bayangin foto pernikahan dengan duda idamannya.

Nur memang berbeda, polos dan lugu. Ia memilih mendengarkan percakapan dari pada ikut bergabung.

1
jeonlaila141💐🥀
Mak keknya aku pengen ketawa tapi jangan marahin ya makkkk😭😭😭
jeonlaila141💐🥀
wah wah wah kenapa harus Momy aku yang bayar Reyhan sini kauuu lawan aku duluuu
jeonlaila141💐🥀
ide yang bagus reyyy 😑
jeonlaila141💐🥀
ikuttttt Tanteee, aku bosen nih di rumahh 😭😭
jeonlaila141💐🥀
aduh Mak gak jadiiii aku takut di semprot kalau Gituuu gak jadi 😭😭
jeonlaila141💐🥀
kenapa Mak patmaa,makkk kamu mau gak aku jadi menantu muu👻
Intan Ellis
Luar biasa
@yra
la suee
baru baja udah srek Ama bahasenye
top markotop dah
🐊вαⷦнͣαᷟиͧ gαͨвͧυᷟтͣ
Luar biasa
Mbah dun3
beneran somplak thoorrr ..aouto ngakak
Mbah dun3
emaknye muannteep thoor
Rahmad Fauzi
RT kelakuanya kayak begitu
jeonlaila141💐🥀: terserah author nya lah 🤭
total 2 replies
Rahmad Fauzi
kok emaknya reyhan kasar banget sama si hasby, kan dia bos nya reyhan?
Randa kencana
ceritanya sangat menarik
abdan syakura
🤣🤣🤣🤣✌️💪
abdan syakura
Poor,Hasby.....
abdan syakura
wahhh....
B...
Msh muda bgt dah men'Duda'??
abdan syakura
Hayuk Thor..
Ikutan nimbrung ma Mas mas Duda
🙏🤺🏃🥰
Ika Nur
aq mau kok jadi bininya si reyhan
Ika Nur
ank perawan lagi dipingit
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!