NovelToon NovelToon
Dikejar Waktu: Dipaksa Menjadi Suami Dewi Kuno

Dikejar Waktu: Dipaksa Menjadi Suami Dewi Kuno

Status: tamat
Genre:Romansa / Aksi / Sistem / Tamat
Popularitas:5.2k
Nilai: 5
Nama Author: Danzo28

"Hai guys! Biar petualangan MC kita makin epic dan nggak banyak gangguan kata-kata typo, Thor memutuskan untuk melakukan revisi dan perbaikan total pada bab-bab novel ini. Mohon ditunggu sebentar ya, Thor lagi ngebut mempercantik ceritanya!

​Sembari nunggu novelnya selesai diperbaiki, yuk bantu amankan posisi novel kita dengan tetap klik LIKE, ramaikan KOMEN, dan klik FOLLOW profilku. Jangan lupa juga buat kasih rating BINTANG 5 di halaman depan, ya! Sampai jumpa di versi novel yang lebih mantap! 🚀"

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Danzo28, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Menembus Labirin Mayat, Ujian Koridor Tulang

​Krieeek… Boom.

​Pintu gerbang perunggu Istana Terlarang Agung yang dilapisi oleh ratusan rantai mantra penekan perlahan tertutup di belakang mereka. Gelap gulita yang pekat dan hampa seketika menyergap, menyelimuti tiga sosok yang baru saja menyusup ke dalam salah satu zona paling terlarang di Kekaisaran Awan Merah.

​Putri Zhao Linger berdiri di garis depan dengan tangan yang sedikit gemetar, memegang sebuah lempengan batu giok berbentuk burung phoenix yang memancarkan pendaran cahaya hijau suci. Itu adalah Dekret Burung Phoenix Giok yang berhasil dia curi dari ruang belajar rahasia ayahnya. Berkat riak energi dari dekret tersebut, Formasi Penghancur Kosmik yang tertanam di sepanjang dinding lorong bawah tanah tetap tertidur, membiarkan mereka melintas tanpa tergilas oleh hukum ruang yang mematikan.

​"Kita sudah berada di batas awal Makam Leluhur, Lin Huang," Zhao Linger berbisik dengan nada yang teramat lirih. Obor api spiritual di tangan kanannya bergetar, memantulkan bayangan lorong panjang yang dindingnya terbuat dari tumpukan batu bata kuno yang telah menghitam.

​Udara di tempat ini luar biasa berat. Setiap embusan napas membawa rasa dingin yang berbeda dengan es milik Ye Qingyue; ini adalah Qi Kematian (Death Qi) yang pekat, sejenis energi korosif yang berasal dari pembusukan ribuan tahun mayat para kultivator ranah tinggi. Bagi manusia fana atau kultivator biasa di bawah ranah Inti Emas, menghirup udara ini selama sepuluh menit saja sudah cukup untuk membusukkan organ dalam mereka.

​"Gunakan sirkulasi Qi murni untuk melapisi paru-paru kalian," Lin Huang memberikan instruksi singkat. Di balik ilusi wajah Tuan Muda Lin yang flamboyan, sepasang mata merah keemasannya berkilat tajam. Fisik Dewa Kuno (Fase Awal) di dalam tubuhnya justru berdenyut gembira; energi tubuh dewa miliknya menganggap Qi Kematian ini tidak lebih dari sekadar debu yang bisa disaring dengan mudah.

​Di sampingnya, Ye Qingyue yang masih menyamar sebagai pelayan bercadar berjalan dengan langkah yang teramat anggun namun waspada. Sepasang mata periknya menatap lurus ke depan, ke arah sebuah belokan lorong yang dikenal sebagai Formasi Koridor Tulang.

​"Ada pergerakan di depan, Lin Huang. Konsentrasi jiwa mati di tempat ini baru saja bergejolak," transmisi suara Ye Qingyue terdengar di kepala Lin Huang, dingin dan penuh kewaspadaan.

​KREK… KREK… KREK…

​Suara gesekan tulang yang mengerikan mendadak bergaung dari arah dinding-dinding batu lorong di depan mereka. Di bawah sorotan obor spiritual Zhao Linger, ratusan tengkorak dan kerangka manusia yang tertanam di dinding batu perlahan-lahan mulai bergerak keluar. Kulit mereka yang telah mengering bagai perkamen purba kembali terisi oleh jalinan Qi Kematian berwarna abu-abu pekat.

​Itu adalah Pasukan Mayat Hidup Prajurit Kekaisaran terdahulu. Meskipun mereka telah mati ribuan tahun lalu, sisa-sisa kultivasi mereka yang berada di Ranah Fondasi Jiwa Tingkat Awal tetap terjaga oleh formasi makam. Ratusan pasang mata yang berlubang kini menyala dengan api jiwa berwarna hijau hantu, mengunci pandangan mereka ke arah ketiga penyusup.

​"A-Pasukan penjaga makam fajar!" Zhao Linger tersentak mundur, wajah cantiknya memucat. Sebagai seorang Putri, dia tahu mitos tentang koridor ini, namun melihat ratusan mayat hidup Fondasi Jiwa merangkak maju dengan senjata berkarat yang diselimuti racun mayat adalah hal yang sepenuhnya menguji batas mentalnya.

​Roaaarrrr—!

​Ratusan mayat hidup itu melesat maju bagai gelombang pasang, merobek keheningan bawah tanah dengan lolongan parau yang sanggup mengacaukan konsentrasi spiritual.

​"Linger, mundurlah di belakangku," Lin Huang melangkah maju, menghalangi tubuh Zhao Linger dengan punggung tegapnya. Seringai gila dan liar seorang anti-hero perlahan merekah di bibirnya. "Sudah lama aku tidak meregangkan otot-otot baruku setelah menerobos ke Tingkat 5."

​Zuum—!

​Lin Huang menghentakkan kaki kanannya ke lantai batu. Dalam sekejap, riak gelombang spasial meledak dari tubuhnya. jutaan serpihan cahaya ungu transparan melesat keluar, menutupi seluruh koridor sepanjang seratus meter tersebut.

​"Domain Ilusi Batil—Buka!"

​Dunia di sekitar mereka seketika terdistorsi. Pasukan mayat hidup yang semula menerjang maju mendadak mendapati diri mereka terjebak di dalam ruang hampa tak terbatas yang dikelilingi oleh jutaan cermin raksasa. Di dalam cermin-cermin tersebut, gerakan ratusan mayat hidup melambat secara drastis, terikat oleh hukum ruang domain baru milik Lin Huang.

​"Yue'er manis, mari kita coba mainan baru kita," Lin Huang menoleh ke arah Ye Qingyue dengan binar mata yang penuh kegilaan murninya.

​Ye Qingyue mendengus pelan di balik cadarnya, namun dia tidak menolak. Melalui ikatan Simbiosis Jiwa yang kian selaras setelah pengakuan di paviliun, sang Dewi es mengangkat tangan kanannya. Aliran energi es suci yang luar biasa murni dari jiwanya melesat masuk, melilit lengan kanan Lin Huang yang telah diselimuti oleh Qi emas murni Fondasi Jiwa Tingkat 5.

​[Kemampuan Kombinasi Jiwa Dipicu: 'Tebasan Es Dewa Kuno'!]

​Lengan kanan Lin Huang kini berkilau dengan kombinasi warna emas transparannya yang dilapisi oleh kristal es biru sedingin kutub abadi. Kombinasi energi kekuatan fisik mentah dewa kuno dan pembekuan absolut Alam Atas menciptakan tekanan destruktif yang luar biasa ekstrem.

​Lin Huang melesat maju bagai kilatan petir emas-biru di antara jutaan cermin domainnya.

​BOOM! CRASH! BOOM!

​Satu tinju murni dilayangkan Lin Huang ke arah mayat hidup terdepan. Benturan itu tidak hanya menghancurkan tulang belulang makhluk tersebut, tetapi energi es suci dari Tebasan Es Dewa Kuno seketika menjalar ke seluruh sisa pasukan di belakangnya, membekukan inti energi Qi Kematian mereka menjadi kristal es hitam sebelum akhirnya pecah berantakan menjadi jutaan serpihan debu tak berguna.

​Hanya dalam waktu kurang dari satu menit, ratusan mayat hidup Ranah Fondasi Jiwa yang sanggup memusnahkan satu sekte kecil di dunia luar telah disapu bersih tanpa sisa oleh amukan brutal Lin Huang dan pembekuan Ye Qingyue.

​Zuum…

​Domain Ilusi Batil ditarik kembali. Koridor batu kembali terlihat, kini sepenuhnya bersih dari kepulan kabut abu-abu. Putri Zhao Linger yang menyaksikan seluruh pembantaian satu arah itu dari belakang hanya bisa berdiri terpaku dengan mulut setengah terbuka. Kekaguman dan ketundukan psikologisnya pada Lin Huang kini telah mencapai tingkat di mana dia menganggap pemuda ini sebagai sosok dewa perang sejati yang tak tertandingi.

​"Kau... kau benar-benar monster, Lin Huang," Zhao Linger berbisik dengan binar mata rubahnya yang kini dipenuhi oleh pemujaan mutlak.

​Lin Huang hanya mengusap hidungnya, sisa energi es murni Ye Qingyue di lengannya memberikan sensasi nyaman yang menenangkan meridian jiwanya. Dia berbalik menatap Ye Qingyue. "Kerja sama yang teramat seksi, Yue'er."

​Ye Qingyue memalingkan wajahnya dengan cepat, menyembunyikan rona merah samar di balik cadar sutranya. "Fokus pada jalanmu, Lin Huang. Ujian yang sesungguhnya baru saja dimulai."

​HOOOOARRRRRRRRRRRRR—!!!

​Tepat setelah kalimat Ye Qingyue selesai, sebuah raungan kuno yang luar biasa dahsyat dan sarat akan tekanan otoritas kekaisaran meledak dari arah ujung koridor—pintu masuk menuju Aula Inti Makam. Gelombang suara spiritual yang dihasilkan begitu kuat hingga membuat dinding-dinding batu obsidian retak parah, dan Dekret Phoenix di tangan Zhao Linger mulai memancarkan pendaran cahaya merah darurat yang tidak stabil.

​Aura kematian yang bangkit dari dalam sana berkali-kali lipat lebih pekat, memancarkan tekanan absolut dari seorang ahli Ranah Jiwa Baru (Nascent Soul) Fase Awal.

​Pengawal sejati makam—Mayat Hidup Kaisar Pertama Kekaisaran Awan Merah—telah sepenuhnya terbangun dari tidur ribuan tahunnya karena mencium aroma darah segar para penyusup. Lin Huang menyeringai liar, tato jam pasir di tangan kirinya mulai berdenyut dengan panas yang membakar, menandakan bahwa sang target utama, Lonceng Jiwa Penekan Langit, berada tepat di balik dinding kematian tersebut.

1
Muchtar Albantani
koq tamat
Luthfi Aamiin
top markotop
jos gandos
Mak nyusss
👍👍👍👍👍👍👍👍👍👍👍
Luthfi Aamiin
🐉1🐉
🗿🗿🗿🗿
👻👻👻👻👻
Luthfi Aamiin
1
🐉🐉🐉🗿🗿👻👻👻🗿🗿🐉🐉🐉
Danzo28
"Hai guys! Biar petualangan MC kita makin epic dan nggak banyak gangguan kata-kata typo, Thor memutuskan untuk melakukan revisi dan perbaikan total pada bab-bab novel ini. Mohon ditunggu sebentar ya, Thor lagi ngebut mempercantik ceritanya!

​Sembari nunggu novelnya selesai diperbaiki, yuk bantu amankan posisi novel kita dengan tetap klik LIKE, ramaikan KOMEN, dan klik FOLLOW profilku. Jangan lupa juga buat kasih rating BINTANG 5 di halaman depan, ya! Sampai jumpa di versi novel yang lebih mantap! 🚀"
Duan Iwan
nih tak kasih onevote and secangkit kopi tukmu Thor
Duan Iwan
Lanjoooooooooooot
Duan Iwan
Mantaaaaaaaaaap Lanjoooootken Ceritamu Thor
Danzo28: Terima kasih semangatnya! Cerita baru ini akan terus berlanjut dan makin seru. Mohon dukungannya selalu dengan cara like, komen, share, dan jangan lupa berikan ulasan terbaikmu (bintang 5) di halaman depan novel ini, ya! Happy reading! 🥰"
total 1 replies
Yudi Wahyudi
mantul👍
Danzo28: "Wah, terima kasih banyak ya! Senang banget kalau kamu suka ceritanya. Jangan lupa tinggalkan like dan komen di bab-bab selanjutnya ya, dan bantu share juga ke teman-teman pembaca lainnya biar aku makin ngebut ngetiknya! Happy reading! ❤️"
total 1 replies
Victor Pai
cemburu ya...
Victor Pai
seru...
Danzo28: ​"Siap, terima kasih banyak dukungannya! Akan aku lanjut terus sampai tamat. Jangan lupa ajak teman-temanmu buat ikut baca juga ya, share link-nya kalau bisa! Ditunggu ya bab selanjutnya! 😊"
total 1 replies
Victor Pai
sampai di sini mantul ceritanya...
Victor Pai
luar biasa...
Danzo28: "Siap, terima kasih banyak dukungannya! Akan aku lanjut terus sampai tamat. Jangan lupa ajak teman-temanmu buat ikut baca juga ya, share link-nya kalau bisa! Ditunggu ya bab selanjutnya! 😊"
total 1 replies
Luthfi Aamiin
👰👰👰👰👰5🐉🐉🐉🐉🐉
Luthfi Aamiin
🐉👰🤔💪👰🐉🐉👰💪💪💪💪🐉👰🐉👰
Luthfi Aamiin
🐉👰🐉👰🐉👰🐉👰💪💪💪
Luthfi Aamiin
🐉👰🐉👰🐉👰🐉7
Luthfi Aamiin
9🐉🐉🐉🐉🐉🐉🐉👰
Luthfi Aamiin
8👰👰👰👰👰👰🐉🐉🐉
Luthfi Aamiin
🐉🐉🐉👰👰👰👰👰👰
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!