NovelToon NovelToon
Zahira Is My Wife

Zahira Is My Wife

Status: tamat
Genre:Teen / Cintapertama / Perjodohan / Nikahmuda / CEO / Berbaikan / Tamat
Popularitas:301.7k
Nilai: 5
Nama Author: siluet

Zahira harus menikah dengan seseorang yang baru di kenalnya beberapa hari ini, demi menutupi kesalahannya Abian tidak menolak saat orang tuanya menikah kan nya dengan Zahira..
Abian yang bandel dan banyak ulah, mampu membuat Zahira jatuh cinta padanya.
namun saat keduanya sudah saling mencintai berbagai macam masalah membuat keduanya harus berpisah berulang kali..

yu ikut cerita selanjutnya..

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon siluet, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

sembilan.

pertama.

Abian menatap Zahira yang terengah setelah memukul nya menggunakan guling,

Abian tersenyum kemudian mendekati Zahira.

tidak ada jarak di antara keduanya, Abian memangku wajah Zahira, menyentuh bibir Zahira dengan bibirnya.

tubuh zahira bergetar, seperti mendapat sengatan listrik membuat jantung nya seakan berhenti berdetak.

tidak ada penolakan dari tubuhnya, padahal ingin rasanya Zahira meronta, menghindar, namun kenyataannya bertolak belakang justru ia diam saja.

ini yang pertama,dan mungkin akan ada yang kedua dan seterusnya,

Abian melepaskan ciumannya dan menatap Zahira dengan tatapan sayu.

"i love my wife"

ucap Abian di telinga Zahira,

Zahira tersenyum mendengar penuturan Abian,

'kenapa rasanya begitu bahagia'

Abian menyelipkan rambut Zahira yang terurai,

"kita makan ya,aku ambilkan"

ucap Abian mencair kan suasana.

"gak,aku mau tidur aja bi!" ucap Zahira masih menunduk.

"emang kamu gak laper,kita makan tadi siang loh.aku bawa kesini mau gak...?!" ucap Abian.

Zahira tidak menjawab hanya menganggukkan kepalanya tanda setuju.

kemudian Abian keluar kamarnya mengambil makanan... Zahira menghempaskan tubuhnya ia menyentuh bibir nya dan tersenyum sendiri sambil menatap langit langit kamar.

'kenapa aku malah menikmati nya' ucap Zahira sendiri.

tak lama terdengar pintu terbuka, Abian melangkah membawa satu piring berisi makanan untuk mereka berdua.

"ayo makan...!" ucap Abian

Zahira menatap piring yang dibawa oleh Abian.

"ko cuma satu...?!" ucap Zahira.

"satu berdua aja....!" ucap Abian kemudian menyuapi Zahira.. tak lama ponsel Abian berbunyi.

Abian menoleh dan langsung menghampiri ponsel nya yang berada di sofa.

seperti biasa,Abian menjauh saat melihat layar ponsel nya.

entah siapa yang menelpon.

setelah itu Abian mengambil baju, celana panjang,tak lupa jaket nya.

"aku pergi sebentar...!" ucap Abian mencium kening Zahira singkat kemudian pergi..

Zahira terdiam menatap kepergian Abian,

'kemana Abian...?' ucap Zahira sendiri.

karena tidak berselera Zahira menyimpan makanan itu di meja, kemudian berdiri di jendela melihat motor sport Abian pergi.

Zahira membalikkan tubuhnya kemudian membaringkan tubuhnya di ranjang.ia melihat jam sudah menunjukkan pukul 21.00.

'Abian ketemu siapa ya..' ucap Zahira kemudian menutup matanya dan tertidur.

cukup lama Abian pergi ..

Zahira terbangun dan melihat ke sekeliling kamar.

ia melihat jam lagi menunjukkan pukul 01.00.

'kenapa Abian Belum Juga kembali..?' ucap Zahira sendiri.

kemudian ia bangun dan melangkah ke dapur untuk mengambil minum.

dari atas ia mendengar Mirna sedang berbicara dengan seseorang.

"kamu tuh keluyuran terus Abian..!" ucap Mirna kesal,

"sebentar doang mah kumpul sama Alan dan yang lainnya..!" ucap Abian.

"ya tapi kamu itu udah nikah,susah banget di atur nya!" ucap Mirna.

"emang kalau udah nikah gak boleh main mah..!" ucap Abian.

Mirna menghela nafasnya kemudian meninggalkan Abian sendiri.

tak lama Abian naik ke atas dan berpapasan dengan Zahira yang akan turun dari tangga.

"Ra mau kemana..?!" ucap Abian.

"mau minum...!" ucap Zahira cuek lalu pergi, namun Abian buru buru menarik nya.

"Abian....!" ucap Zahira.

"masuk ke kamar... nanti aku ke bawah yang ambil minum nya.!"ucap Abian.

dengan kesal Zahira melangkah ke dalam kamar tanpa menjawab perintah Abian.

Abian kembali ke bawah untuk mengambil air putih di dapur..

tak lama kemudian Abian masuk ke dalam kamar melihat Zahira duduk di ranjang.

"ini....!" ucap Abian memberikan segelas air putih.

Zahira mengambilnya,kemudian meminum nya.

setelah itu Zahira menyimpan gelas tersebut di meja dan kembali tidur tanpa mengucapkan apapun pada Abian.

Abian tersenyum memperhatikan Zahira yang masih manyun, seperti nya Zahira marah karena tadi ia meninggal kan nya saat makan.

Abian masuk ke kamar mandi untuk membersihkan diri.

kemudian ia naik ke ranjang.

Zahira merasakan pergerakan Abian yang mendekati nya.

Zahira bangun dan duduk.

"Ra aku tidur di sini ya..!" ucap Abian.

namun Zahira masih tetap diam.

"kamu marah sama aku..?" ucap Abian.

Zahira membisu dan langsung membalikkan tubuhnya membelakangi Abian.

Abian masuk ke dalam selimut dan menarik tubuh Zahira kedalam pelukannya.

"Abian....!" ucap Zahira mencoba menjauhi Abian.

"syutt....!" ucap Abian menyentuh bibir Zahira dengan telunjuknya tanda jangan berisik.

"aku janji gak akan berbuat apa-apa... sekarang ayo kita tidur...!" ucap Abian membawa Zahira ke dalam pelukan nya.

Zahira membeku saat Abian memeluk nya.

ia sendiri bingung, kenapa ia diam dan menerima perlakuan itu.

Zahira mendongak menatap wajah Abian yang sudah terlelap,

'mungkin dia lelah...

'ini kah sosok Abian yang memang senang keluar malam berkumpul dengan teman-teman nya.

'apakah aku salah jika aku merasa tidak senang saat Abian pergi dengan teman teman nya.

'ah benar kah dengan teman teman nya

'atau Abian pergi dengan sena??

ucap Zahira sendiri, kemudian ia menggeleng kan kepalanya sontak hal itu membuat Abian terbangun karena geli.

'astaga...' Ucap Zahira ia lupa sedang bersandar di dada bidang milik Abian.

"kamu mancing....?" ucap Abian membuka matanya,

"aku ..gak tadi itu....!" ucap Zahira terbata.

Abian terkekeh.."gimana kalau yang dibawah bangun." ucap Abian membuat Zahira membulat kan matanya.

"Abian....!" teriak Zahira.

hal itu membuat Abian sedikit menjauh.

"seneng banget seh teriak teriak..." ucap Abian gemas mencium pipi Zahira bergantian membuat Zahira mematung.

"tidur....! sudah malam...!" ucap Abian memeluk Zahira.

Zahira tersenyum kemudian menutup matanya lalu tertidur pulas.

Zahira sedikit membuka matanya melihat jam di dinding menunjukkan pukul 6.30.

Zahira membuka matanya lebar-lebar dan langsung duduk.

sontak hal itu membuat Abian bangun.lalu menarik tangan Zahira hingga menimpa tubuh nya.

"aku kesiangan Abian...!" ucap Zahira berusaha bangun.

"ini week end..!" ucap Abian.

"ya aku ada janji sama Bu Yesi mau latihan untuk persiapan olimpiade matematika hari Senin nanti..!" ucap Zahira bangun lalu menghampiri lemari dan masuk ke dalam kamar mandi.

Abian terbangun dan duduk di ranjang.

tak lama kemudian Zahira keluar dengan memakai pakaian olahraga nya.

"Kenapa...?" ucap Zahira saat melihat Abian menatap nya.

"Ra baju olahraga kamu kekecilan ya...!" ucap Abian.

"gak Ko...!" ucap Zahira.

Abian bangun dan mendekati Zahira yang sedang berdiri di cermin.

"lihat deh .. yang depan sama belakang itu tercetak jelas..!" ucap Abian sambil menepuk keningnya sendiri.

Zahira sendiri terdiam mendengar hal itu.

"aku gak Suka kamu pakai baju ketat kaya gitu.. kalau bisa kamu pakai kerudung seperti beberapa siswa di sekolah..!"

ucap Abian membuat Zahira tertegun.

"aku belum siap untuk itu!"

"ya udah..."

Abian menghampiri lemari dan mengambil baju serta celana training milik nya.

"ini pakai punya aku ...!" ucap Abian memberikan baju dan celananya.

Zahira terdiam melihat baju yang berada di tangan Abian.

"ayo...kamu ganti dulu...!" ucap Abian sambil mendorong Zahira masuk ke dalam kamar mandi lagi.

bersambung...

1
Margono M. Amir
Tampaknya pembaca sudah berkurang. Mungkin karena ceritanya mulai monoton
Margono M. Amir
ceritanya ngulang²
Margono M. Amir
love you too bukan love you to
Margono M. Amir
Makin lama kok makin ber-tele² sih.
Siti Tamzis
Luar biasa
Margono M. Amir
Di RS Itali kok ada mushola?
Bela Viona
wah Aldi dan Agso sama² mencintai Zahira ?
falea sezi
novel terlebih dikit2 nangis dikit2 pingsan mati aja lah /Curse//Curse//Curse/sebel bgt bacanya tolol
falea sezi
pantes like dikit wong Zahira nya aja tolol ngapain balikan ma duda yg besarin anak orang lain yg buat hidupmu hancur
falea sezi
lebay amat cinta kok ugal ugalan kek murahan bgt Zahira
falea sezi
bodoh aja mau balikan besarin anak pelakor kayak Kayla coba aja g mati pasti mereka gk cerai
falea sezi
males klo balikan abian aja tolol pake ciuman ma Kayla najis
falea sezi
tolol uda bukan suami istri woy aneh
Bela Viona
duhh siapa sih yg ngupas bawang 5 kilo dsini 🥺🥺
Lastri Naila
tentu saja selalu bagus
Elisabet tandi
sesak dada, hati yerasa pilu baca kisah sahira thor.....
Elisabet tandi
ikutan nangis thor baca kisah zahira
siluet: terimakasih sudah mampir 😍😍
banyak yang harus di riview ulang sih sebenarnya banyak tipo ny..
lanjut ya kak😍
total 1 replies
Elisabet tandi
gak jelas ni pak polisi masa zahira korban gak dimintai keterangan
Efi Aryandari
tdi manggil pah sekarang ganti yah bingung dech
siluet: banyak yang tipo ya kak 🤭🤭✌️🙏
total 1 replies
Mentari Zulkarnain
semangat terus berkarya ya ..... salut untukmu
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!