Awal kisah di sebuah kontrakan mewah. Mempertemukan dua orang insan yang bertolak belakang.
Dia seorang gadis yang angkuh, arogan, cuek dan jutek. Tetapi dia sangat peduli sama orang terdekatnya saja.
Telah di pertemukan dengan sosok polisi yang dingin, penyayang dan posesif.
Akankah mereka saling menyukai atau malah sebaliknya..???
Inilah kisahnya...😁😁😁
Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Airien, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri
MEMIKIRKAN
Setelah beberapa hari kepergian Ribbye,,, ketiga sahabatnya selalu ngumpul di kost Ribbye, sekalipun yang punya kost tidak ada, tapi ketiganya selalu mampir setiap pulang kampus, atau lagi tidak ada kegiatan. Mereka selalu nyaman dengan keadaan di sana, makanya mereka tidak pernah bosan untuk mampir..
Adeeeemmmmm,,,,,, ucap Rianti setelah minum air dingin kemudian duduk di sofa sambil nonton
Ngomong-ngomong Ribbye ngapain sekarang ya di sana... Sahut Meyka yang lagi baring cantik di atas karpek berbulu pas depan TV
Kita Vidio cell aja yuk... Ajak Naya dengan antusias
Ayooookkkk daripada kita kepikiran terus.. Timpal Rianti dengan girang
tut,,,,,tut,,,,,tut,,,
Belum di angkat,,,sahut Meyka
Di coba lagi,,, timpal Rianti
tut,,,,tut,,,,,tut,,,,
Tidak juga,, sambil menggelengkan kepalanya
Mungkin dia masih sibuk kali,, lain kali aja kita telfon, ucap Naya menenangkan kedua sahabatnya,
yang hanya di angguki oleh keduanya
***************
Di tempat lain, Reyhan dan teman-teman satu teamnya, telah membantu korban yang terkena banjir. Menyelamatkan dan membawanya ke tempat pengunsian sementara.
Gimana Rey,,, Di dalam masih ada..? Tanya Rendy
Sudah tidak ada lagi,, tinggal ini.. sahutnya
Ok,, kalau begitu saya dan Bima bagian sana ya, soalnya bagian sana masih ada yang butuh pertolongan... jawab rendy
Ok,,, hati-hati. Balasnya
*****
Di sisi lain Ribbye masih sibuk dengan jadwalnya, tapi dia menyempatkan memberi kabar kepada kedua orang tuanya dan ketiga sahabatnya, melalui pesan WA, soalnya dia tidak punya waktu luang kalau untuk menelfon.
*****
Alhamdulillah,,, akhirnya selesai semua.. Ucap Reyhan dengan tersenyum hangat, yang di anggukki oleh ke empat sahabatnya sambil tersenyum juga.
Kalau begitu, mari kita semua siap-siap lalu pulang, soalnya badan gue sudah pegel semua.. Ucap Angga
Ya sudah,, Ayooo. Ucap Bima sambil melangkah pergi. Seperti biasanya Mereka terlebih dulu ngumpul di kost Reyhan, sebelum mereka kembali masing-masing di rumahnya.
Setelah menempuh jarak yang lumayan jauh, akhirnya Reyhan dan ke empat sahabatnya sampai juga di kontrakannya.
Sebelum sampai di depan kamarnya, Reyhan menyempatkan diri melirik kamar tetangganya yang tidak tertutup rapat, dan senyum mengembang di bibir tipisnya tersungging.. Karna dia fikir, tetangganya itu sudah kembali.
Karna semenjak pertemuan pertamanya, entah kenapa Reyhan selalu memikirkan tatapan mata itu,, Mata yang selalu membuat gelisah, selalu memikirkan dan selalu ingin melihatnya. Ada perasaan senang dalam hatinya, tapi dia masih bingun dengan dirinya. Biarlah waktu yang menjawab semuanya..
Kini mereka berlima berada di teras kamar reyhan, sambil menikmati angin malam, di temani dengan minuman kaleng dingin dan cemilang lainnya.
Saling bersenda gurau,, sesekali menyapa warga yang lewat
Sedangkan di kamar sebelah, merasa terusik ketenangannya, gara-gara suara ribut canda tawanya di sebelah kamarnya, Terkadang, menyanyi bareng dengan suara besar di iringi dengan petikan gitar yang nyaring terdengar.
Waaaahhhh ngajakin ribut nih orang di sebelah,,, sahut Rianti dengan muka di tekuk
Ayo kita liat... ucap Rianti sambil menarik tangan Naya dan Meyka
ceklek... suara pintu terbuka, dan keluarlah 3 gadis yang terusik oleh ulah ke lima polisi muda ini, yang tanpa mereka sadari.
Sorry kak,,, Bisa di pelanin dikit nggak suaranya.. Ucap Rianti
yang kelima polisi hanya saling bertukar pandang..
Soalnya kalian mengganggu ketenangan orang, bercanda dan bernyanyi boleh, tapi liat kondisi juga dan sesuaikan dengan kondisinya.... Ucap Rianti sedangkan Meyka dan Naya hanya diam melotot kepada Rianti.
Maafin teman kita ya kak,, dia lagi sensi soalnya. ucap Meyka sambil tersenyum ramah
Oh iya,, nggak apa-apa, kami yang minta maaf kalau suara kami terlalu ribut.. ucap Reyhan dengan sopan
Begini saja, daripada kalian cuma diam-diam di dalam kamar, mending kalian gabung sama kita di sini,, tawar Rendy yang di anggukki oleh semua sahabat-sahabatnya..
****************