NovelToon NovelToon
The CEO'S Proposal

The CEO'S Proposal

Status: tamat
Genre:Romantis / Komedi / One Night Stand / Tamat
Popularitas:22.7M
Nilai: 5
Nama Author: Winda keenandra

Bagaimana jadinya jika seorang laki-laki dan perempuan yang tidak saling mengenal terjebak pada situasi yang mengharuskan mereka menikah?

Zivanya Anindita
Gadis berusia 19 tahun harus tinggal di kota besar seorang diri untuk menempuh pendidikan di bangku kuliah. Dia harus bekerja part time untuk menambah penghasilannya.

Kenzo Julian Abram
Seorang pengusaha yang sangat dingin. Dia hanya memikirkan pekerjaan dan tidak memikirkan pernikahan hingga kedua orang tuanya memberikan ultimatum

Ikuti kisah Kenzo dan Vanya yang harus menikah karena kesalahpahaman.

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Winda keenandra, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Apa aku juga harus bilang "I Love You?"

Kenzo merasa sangat frustasi menghadapi sang mama. Dia merasa sangat heran dengan papanya yang bisa bertahan dengan sifat mamanya yang seperti ini.

"Aku belum mempersiapkan semuanya Ma. Lagipula aku juga belum mempersiapkan cincinnya. Ndak lucu kan, jika acara lamaran tanpa cincin," jawab Kenzo dengan sedikit senyum.

"Tidak masalah. Mama sudah mempersiapkan semuanya. Tuh, lihat. Adik kamu sudah membawa buket bunga dan cincinnya. Ayo, tunggu apa lagi. Cepat lakukan," desak sang mama.

"Hhhhaaaaa??," seketika Kenzo membulatkan mata dan mulutnya. Dia benar-benar tidak menyangka jika sang mama sudah menyiapkan semuanya.

Vanya yang merasa heran karena Kenzo sedang berbisik-bisik mengernyitkan dahinya. Sementara itu, Kenzo tengah ditarik oleh sang mama untuk kembali lagi naik ke atas podium. Kenzo benar-benar tidak bisa mengelak kali ini. Dia hanya bisa pasrah dan menuruti permintaan sang mama.

Setelah naik ke atas podium, Kenzo mengatur napasnya sebentar sebelum memulai untuk menyampaikan maksudnya. Semua yang hadir saat itu segera mengalihkan perhatiannya kepada Kenzo. Sementara sang mama, tengah tersenyum di dekat podium untuk mengawasi sang putra. Kenzo menghembuskan napasnya dengan kasar. 

"Eehhmmm. Selamat malam Bapak, Ibu sekalian. Pertama-tama saya, Kenzo Julian, mengucapkan banyak terima kasih atas kedatangan anda semua pada hari ini. Terima kasih juga untuk do'a yang telah diberikan. Saya, sangat bersyukur mempunyai kolega seperti Bapak Ibu semuanya,"

"Bapak Ibu sekalian, hari merupakan hari yang sangat membahagiakan bagi saya. Bertepatan dengan ulang tahun saya yang ke dua puluh sembilan tahun, hari ini juga merupakan soft launching hotel terbaru dari ZoeCorp yang ada di Lombok. Besar harapan saya, agar hotel terbaru ini bisa sukses dan memberikan banyak manfaat bagi banyak orang.

"Bapak Ibu, pada kesempatan kali ini, saya juga akan memperkenalkan orang yang sangat penting dalam hidup saya. Dia yang selalu mensupport apa yang saya lakukan. Dia yang selalu ada di saat beban pekerjaan saya sudah benar-benar mencapai batas. Dia yang selalu ada memberikan rasa nyaman dengan semua perhatian, kasih sayang dan cinta yang tak terbatas," kata Kenzo sambil berusaha menatap Vanya yang tengah berdiri tak jauh dari podium tempatnya berada.

Apa-apaan itu sih Om. Bicaranya ngelantur ndak karuan, bisa-bisanya dia berbicara seperti itu di depan umum. Awas saja jika dia berani lebih aneh-aneh lagi. Gumam Vanya.

Tiba-tiba, sebuah tangan menyentuh lengan Vanya dengan lembut dan menuntunnya untuk berjalan mendekati podium. Vanya yang sedari tadi melamun, tersentak kaget. Dia tidak bisa menolak ketika di bimbing oleh tante Tari, yang tak lain mama Kenzo untuk berjalan mendekati podium. Melihat Vanya di tuntun mendekati podium, Kenzo segera mengulurkan tangannya kepada Vanya. Vanya yang melihatnya hanya bisa mengerjapkan matanya beberapa kali. Dia merasa bingung dengan apa yang harus dilakukan. 

Tante Tari membisikkan sesuatu kepada Vanya. "Sambut uluran tangan Kenzo sayang, dia menunggumu," bisik tante Tari kepada Vanya.

Vanya sedikit mengangguk sebagai jawaban sebelum menyambut uluran tangan Kenzo. Kenzo masih mengulas senyuman manisnya kepada Vanya ketika uluran tangannya disambut oleh gadis itu. Dia segera menarik Vanya untuk ikut naik ke atas panggung. Vanya merutuki apa yang sedang dilakukan Kenzo saat ini. Dia begitu risih menjadi pusat perhatian seperti ini. 

Vanya menggenggam tangan Kenzo dengan keras sambil sedikit menariknya. Menyadari apa yang dilakukan Vanya, kenzo sedikit berbisik kepada Vanya.

"Kamu diam saja dan ikuti alur yang aku mainkan. Jangan membuat malu di depan banyak orang," kata Kenzo sambil masih mengulas senyumannya. Sementara itu, Vanya hanya bisa menunduk malu mendapat sorotan banyak dari banyak orang.

"Ehhmmm," Kenzo berusaha menarik perhatian. "Malam ini, saya akan memperkenalkan kepada Bapak Ibu semua, seorang gadis yang sudah berhasil memenuhi hati dan pikiran saya. Seorang gadis yang tak pernah bisa hilang dari pikiran saya," kata Kenzo sambil menatap Vanya sambil tersenyum. "Aku tidak bisa jadi seperti ini tanpa ada kamu disampingku. Aku tidak akan bisa melewati semua ini tanpa dukunganmu," lanjut Kenzo sambil mengusap pipi Vanya dengan lembut.

Apa yang dilakukan Vanya?

Dia hanya bisa melongo dan membulatkan matanya dengan lebar ketika mendapat perlakuan yang tiba-tiba dari Kenzo.

Belum juga Vanya selesai dari keterkejutannya, tiba-tiba Kenzo berlutut di depannya sambil membawa buket bunga dan sekotak cincin. Vanya benar-benar tidak menyangka hal ini akan terjadi. Vanya hanya bisa membulatkan mata dan mulutnya mendapat perlakuan tersebut dari Kenzo.

"Eehhmm, Zivanya Anindita. Bersediakah kamu menemaniku sampai ajal menjemputku?, Maukah kamu menjadi ibu dari anak-anakku?, Maukah kamu menjadi sandaran disaat aku lelah?," Kata Kenzo sambil menatap manik mata Vanya yang masih terkejut.

"Zivanya Anindita, Will you marry me?" Lanjut Kenzo sambil membuka kotak cincin yang sedari tadi sudah di pegangnya.

Terdengar suara gemuruh dari tamu undangan di depan panggung. Mereka serentak meneriakkan kata "terima, terima" kepada Vanya. Bahkan, ada beberapa dari mereka yang sudah berteriak tertahan melihat keberanian yang dilakukan oleh Kenzo.

Vanya yang merasa semakin menjadi pusat perhatian masih menundukkan wajahnya. Dia bingung harus melakukan apa. Hingga sebuah suara lirih menyadarkannya.

Segera mengangguk jika kamu tidak ingin membuat malu semuanya, bisik Kenzo di sela-sela senyumannya.

Vanya yang tersadar segera mengangguk. Dan hal itu seketika membuat Kenzo tersenyum semakin lebar. Dia segera meraih jemari tangan Vanya dan memasangkan cincin ke jari manisnya. Seketika terdengar suara gemuruh tepuk tangan yang menggema menyambut tindakan yang dilakukan oleh Kenzo.

Vanya berusaha mengatur ekspresi wajahnya agar terlihat bahagia. Dia menerima pemberian buket bunga dari Kenzo dan memegangnya di depan dadanya. Mami Kenzo yang tiba-tiba berada di samping mereka memeluk Vanya dengan pelukan hangat. Dia merasa sangat senang sekali akan mempunyai menantu.

Beberapa saat kemudian, mama Kenzo segera beralih menatap Kenzo. Dia membisikkan sesuatu yang membuat Kenzo terkejut. Mendapati ekspresi putranya yang terkejut, mama segera mencubitnya sambil tersenyum smirk.

Melihat ekspresi sang mamanya, Kenzo segera mendekati Vanya dan meraih pinggangnya ke dalam pelukannya. Vanya yang terkejut mendapat perlakuan Kenzo yang tiba-tiba hanya bisa membulatkan mulutnya.

Kenzo memutar tubuh Vanya hingga menghadapnya. Ditatapnya wajah Vanya yang masih terkejut itu. Kenzo tahu jika Vanya benar-benar terkejut. Kenzo mendekatkan wajahnya kepada Vanya.

"I Love You, Zivanya Anindita," kata Kenzo tiba-tiba sambil mendaratkan sebuah kecupan pada dahi Vanya.

Sontak hal itu membuat sorakan dan tepuk tangan kembali menggema. Vanya yang mendapat serangan tiba-tiba dari Kenzo hanya bisa membulatkan mata dan mulutnya. Dia benar-benar speechless. Melihat Vanya yang masih terkejut, Kenzo segera menarik tubuh Vanya untuk segera turun dari atas panggung. Begitu mereka sudah berada di bawah, banyak tamu undangan yang merupakan kolega bisnis Kenzo dan papanya memberikan ucapan selamat kepada Kenzo dan Vanya.

Dengan mengulas senyumannya, Kenzo dan Vanya menerima ucapan selamat tersebut sambil mengucapkan terima kasih. Setelah beberapa saat kemudian, acara sudah benar-benar berakhir. Para tamu undangan sudah mulai berpamitan. 

Kenzo segera menarik tangan Vanya untuk membawanya ke dalam rumah. Dias sana sudah ada keluarganya yang sudah menunggu. Begitu Kenzo dan Vanya sudah memasuki ruang keluarga, mama Tari berteriak sangat keras sebagai ungkapan kebahagiaan karena sudah memiliki calon menantu. Segera dia berjalan tergesa-gesa untuk memeluk Vanya dan memberikan kecupan singkat di pipinya. 

"Terima kasih sayang, terima kasih sudah hadir untuk Kenzo. Terima kasih sudah berhasil mengisi hari-hari Kenzo," kata mama Tari dengan semangatnya.

Sementara itu, Vanya hanya bisa mengulas senyumannya mendapat perlakuan seperti itu.

Apa yang akan terjadi padaku selanjutnya, batin Vanya sambil menghembuskan napas berat.

.

.

.

.

.

\=\=\=\=\=

Jangan lupa dukungannya ya, like, vote dan comment ya, biar tidak merasa sendiri aku tuh 🥺🥺

1
Dinatha
makan pisang ya Banya?🤣🤣🫣😁
Dinatha
ya ealah...
Nama terkenal doang Kenzo dan Rey..
aslinya sih Buambangg 🤣🤣🤣
Dinatha
25 tahun? 🤣🤣🤣
temanmu hanya sebatas untuk menyenangkan hatimu saja..
dalam hati mereka bilang 52 tahun 😁😁🫣
Ani Haryani
kata mendengus kesal sering banget
Rossa Simangusong
kenapa??? kenapa harus dia yg jadi asisten Kenzo??? 😭😭😭
Febri Ana
ha ha lanjuutt thor
Febri Ana
ha ha lanjuuttt
Febri Ana
ha ha bingung deh vanya
Pujianto Ajha
Luar biasa
Yuri shina
Yuri shina
“”””
queen_umi252
kecil banget burung emprit.. 😁😁
Febri Ana
aduh fida lucu dan gesrek aku jadi gemes
Nia Juniawati
bagus sekali ceritanya
Annysa Idris Sanga
untung Kenzo TDK gengsian👍👍
Fadillah Ahmad
Alasan: karena masih ada taypo di beberapa bab,dan menyulitkan saya untuk membaca nya. Terima kasih.
Dess
😆😆siap siap Cakar cakaran nih
ika
pokoknya ini novel bener" bagus 😘😘🥰🥰
ANDI RAHMAN
ok
Endang thin
othor ini sekolahnua dmn ya??? kok bisa dpt buanyaaakkkk istilah2 yg absyur koyo begono thor???🤦‍♀️🤦‍♀️🤦‍♀️🤦‍♀️🤦‍♀️🤦‍♀️
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!