Belle Ursula yang waktu itu masih pelajar di sekolah menegah atas kelas dua belas di sukai oleh Lettu Harrel Jitro karena kecantikan dan kelincahan Belle di lapangan voli. Pertemuan itu, membuat Harrel berusaha mendekati Belle yang masih duduk di kelas dua belas. Mereka perpacaran. Ketika Belle lulus seleksi kuliah di fakultas kedokteran pada salah satu universitas negeri di Jogja. Cinta mereka di uji waktu dan jarak. Apakah cinta pertama Belle akan abadi??
Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Wisye Titiheru, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri
Tugas Baru
Belle Ursula Allo langsung meninggalkan Hugo dengan kesendiriannya. Belle menangis, namun dia tidak menunjukan di depan Hugo. Di depan mall sudah ada papanya yang menjemput dia. Belle langsung memeluk papanya sangat erat dari belakang. Hugo melihat kepergian Belle bersama papanya.
Besoknya Belle sudah kembali ke Jogja karena dia harus mengurus mata kuliah atas yang mau dia ambil. Karena lagi - lagi indeks prestasi Belle sangat tinggi. Selama Belle kuliah dia juga sudah mendapat berita yang menyakitkan bahwa Lettu Harrell Hugo Tandean akan menikah dengan Sertu Natalia. Mamanya tidak memberitahukan melainkan sahabatnya sendiri yang mengatakan kepada Belle.
Sakit hati, itu yang Belle rasakan. Dia tidak menyangka bahwa cinta pertamanya begitu membuat dia sakit hati. Namun bukan Belle namanya jika dia tidak bisa memisahkan perasaannya. Dan dia memutuskan untuk tidak mau mendengar berita apa pun yang berhubungan dengan Hugo. Makanya dia memblokir nomor kontak sahabatnya itu. Dan sibuk menyelesaikan kuliahnya.
Ternyata Belle Ursula Allo bisa menyelesaikan studinya di fakultas kedokteran hanya dalam waktu tiga tahun dua bulan. Sekarang dia sudah resmi menjadi seorang Sarjana Kedokteran. Dan saat ini mama dan papanya sedang ada di Jogja menghadiri wisudanya.
Belle tidak tahu peristiwa yang terjadi selama kurun waktu tiga tahun itu. Karena dia menonaktifkan media sosialnya hanya whatsapp yang dia punya. Dia tidak tahu, bahwa Harrell Hugo Tandean tidak menjadi menikah dengan Sertu Natalia Wowor. Karena tinggal dua hari lagi, mau menikah Natalia mengalami kecelakaan maut yang membuat dia meninggal di tempat setelah pulang mengadakan pesta lepas lajangnya bersama teman - temanya di sebuah hotel di kota Jayapura. Natalia di tabrak oleh sebuah mobil dan meninggal di tempat. Dan pada tanggal pernikahan yang sudah di tetapkan Sertu Natalia Wowor di makamkan dengan upacara militer, dan Hugo sendiri yang menjadi pemimpin upacara di pemakaman itu.
Sekarang Lettu Harrell Hugo Tandean sedang sekolah pasukan khusus di Bandung. Dan Belle Ursula Allo sedang mengikuti program koas. Sisa setengah bulan lagi, koasnya akan resmi berakhir dan Belle Ursula Allo resmi menjadi dokter.
Sama seperti Hugo, mereka tidak saling berkomunikasi bahkan keadaan Hugo sekarang saja Belle tidak tahu. Namun informasi tentang Belle selalu dia peroleh. Apalagi saat ini Belle sedang praktek koas di rumah sakit tentara yang ada di Jogja. Belle tidak tahu, bahwa Hugo sedang berlibur di Jogja. Dan Hugo sudah bertugas di markas besar kopasus yang ada di Jakarta dan sekarang dia sudah pangkat Kapten.
Sore ini Belle, baru selesai mengerjakan tugasnya sebagai seorang koas. Dan Dia memilih healing tipis - tipis di hari offnya ini dengan memanjakan dirinya di sebuah cafe viral yang ada di kota Jogja. Dengan motor maticnya Belle sampai di cafe itu. Dia memilih kursi pojok untuk menikmati malamnya minggunya disini.
Di depan mejanya jaraknya mungin sebelas meter ada segerombolan laki - laki sedang menikmati malam minggunya. Dari gaya busana dan penampilannya. Belle tahu, bahwa itu anggota tentara. Namun dia tidak tahu, Harrell Hugo Tandean ada dalam kumpulan tentara itu.
Waktu Belle masuk cafe ini, tidak sengaja tatapan Hugo tertuju kepada perempuan yang dia kenal. Jelas penampilan Belle sudah berbeda. Usianya bukan tujuh belas tahun lagi waktu Hugo bertemu dengannya, namun sekarang sudah dua puluh satu tahun. Karena usia Hugo dua puluh enam tahun, selisih umur mereka lima tahun.
"Ting, tetap pertahankan posisi duduk seperti itu ya."
"Kenapa??"
"Cewek di belakang kamu di meja pojok sendiri itu mau aku rekam." Letting Hugo balik melihat ke arah cewek yang di maksud. Karena rasa penasarannya.
"Kamu kenal go?? Itu kan calon dokter sedang koas di rumah sakit tentara. Dia jago main voli go."
"Di Jayapura di pemain putri terbaik."
"Kamu kenal??"
"Iya."
"Kenapa tidak menyapa??"
"Dia pasti tidak mau melihat aku."
"Maksudnya??"
"Ceritanya panjang. Nanti di mess aku cerita."
Selama satu jam lebih Hugo mengabadikan moment pertemuan rahasia ini dengan mengambil gambar Belle diam - diam dan membuat Vidionya diam - diam.
Satu jam menikmati minuman dan cemilan di cafe itu. Belle pun pulang. Dia tidak tahu bahwa Hugo ada di cafe itu dan mengabadikan pertemuan tak sengaja itu dengan Vidio dan mengambil gambar secara diam - diam.
Hugo menceritakan semua bagaimana dia mengenal Belle Ursula Allo dan apa yang menyebabkan mereka putus.
"Gila kamu go. Kasihan loh."
"Aku sadar aku salah, namun saat itu orangtuaku menjodohkan aku dengan almarhum yang kebetulan kami satu kesatuan."
"Terus rencana kamu?? Kamu sadar tidak bahwa semesta mempertemukan kamu dengan dia. Kan rencana kamu ke kota ini untuk mencari tahu keadaannya kan??" Hugo tersenyum.
Selama liburan, Hugo tidak berani menampakan dirinya di depan Belle, perna sekali, hampir ketahuan. Namun Hugo sangat lincah bersembunyi. Dan Belle tidak tahu kehadirannya.
Belle resmi menjadi dokter setelah satu tahun setengah menjalani masa koas. Dan oleh kepala rumah sakit tentara menawarkan dia bekerja di rumah sakit ini. Sampai masa internshipnya selesai dan dia bisa menjalankan praktek dokternya.
Usia Dokter Belle Ursula Allo, S. Kedokteran sekarang sudah dua puluh dua tahun. Dan sekarang dia sedang ikut program kementrian kesehatan yang disponsori oleh lembaga dunia yang mengurus kesehatan mengikuti program dokter Nusantara yang akan di tugaskan di daerah terpencil di Indonesia. Pada saat mengikuti program itu, Belle melampirkan daftar pengalaman kerjanya yang di keluarkan dan di tanda tangani oleh kepala rumah sakir angkatan darat.
Sekarang Belle ada di Jakarta. Dia sedang mengikuti kelas persiapan sebelum mereka di tempatkan di daerah terpencil. Selesai kelas persiapan satu minggu, mereka akan mendengar dimana mereka akan di tempatkan. Kelas ini berupa pelatihan fisik bagi tenaga medis, agar tidak kaget saat berada di medan nanti.
Tenaga pengajarnya dari badan bencana, Damkar, bahkan ada tentara dan polisi. Dan peserta pelatihan yang terdiri dari lima puluh peserta tenaga medis, terdiri dari dokter, ners dan bidan. Mereka sedang di tampung pada salah satu balai pelatihan. Dan ini adalah hari terakhir mereka di ijinkan menghubungi orangtua mereka setelah mendapat pembagian tempat tugas.
Di pegunungan Mulia di Papua, Belle bersama dokter Joe dan tiga orang perawat. Dua hari sisa ini, mereka menjalin kebersamaan antara tim. Dan Tim yang di tempatkan di Papua terdiri dari empat orang laki - laki dan hanya Belle sendiri yang perempuan. Dokter Joe Timotius adalah dokter spesialis bedah. Sedang Dokter Belle Ursula Allo adalah dokter umum dan tiga perawat laki - laki. Ali, Rusman dan Jefry. Dan hari ini setelah penutupan kegiatan malam hari pukul sepuluh mereka sudah berangkat menuju Papua.
Sebagai anak yang lahir dan besar di Papua, kondisi alam di mulia, papua pegunungan dia tidak tahu. Yang ada di dalam dirinya adalah jiwa melayaninya. Karena ini impiannya sedari kecil bisa menolong orang yang membutuhkan. Dan sekarang Tuhan membawa dia menuju ke Papua Pegunungan.