NovelToon NovelToon
Liburan Terakhir Suami Dan Keluarganya

Liburan Terakhir Suami Dan Keluarganya

Status: sedang berlangsung
Genre:Balas Dendam / Wanita Karir / Penyesalan Suami
Popularitas:30k
Nilai: 5
Nama Author: Leni Anita

Naila Maharani, menikah selama 3 tahun hanya di jadikan pembantu gratisan di rumah nya sendiri.

Setiap tahun sang suami membawa seluruh keluarga nya berlibur ke pulau Bali saat tahun baru. Sedangkan Naila, dia tidak pernah di ajak.

Pada tahun ke tiga, Naila menyadari bahwa dia hanya di manfaat kan oleh suami nya dan juga keluarga nya.

Naila menjual rumah nya sendiri, agar mereka tidak bisa lagi pulang ke sana. Tidak hanya itu, Naila pun menyiapkan banyak kejutan untuk mereka semua.

Kejutan demi kejutan yang di berikan oleh Naila pada akhir nya membuat keluarga sombong itu hancur, ikuti kisah selengkap nya di sini.

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Leni Anita, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

08

Hari ini Rivan dan keluarga nya akan kembali dari liburan akhir tahun mereka, sudah seminggu mereka menghabiskan waktu di sana. Masa cuti yang di ambil oleh Rivan pun akan segera berakhir, lusa dia harus kembali ke kantor.

"Van, kamu telpon Naila dan suruh dia masak yang enak. Agar saat kita tiba di rumah nanti bisa langsung makan!" Bu Rima memberi perintah pada putra nya.

"Baik bu!" Jawab Rivan.

Rivan segera menelepon sang istri, saat ini mereka sudah berada di airport. Mereka menunggu di sana, takut nya akan ketinggalan pesawat. Padahal pesawat yang akan mereka tumpangi baru lepas landas jam 1 siang nanti.

"Hallo Nai, kamu di mana sekarang?" Tanya Rivan saat Naila menjawab panggilan nya.

"Aku di rumah, mas. Ada apa?" Naila balik bertanya dari seberang sana.

"Hari ini kami akan pulang, kamu jangan lupa masak makanan yang enak. Makanan kesukaan semua orang, kami akan langsung makan saat tiba di rumah nanti!" Rivan memberi perintah pada Naila.

"Iya mas, aku juga sedang menunggu kepulangan kalian semua!" Jawab Naila dari seberang sana dengan nada suara yang sangat bahagia.

"Baik lah, tunggu kami di rumah ya! Pesawat nya akan lepas landas jam satu siang nanti!" Ucap Rivan lagi.

Klik.

Sambungan telepon pun terputus, dan Rivan langsung menyimpan ponsel nya di saku celana nya.

"Bagai mana Van? Naila tidak kemana- mana kan?" Tanya bu Rima memastikan.

"Tidak bu, dia juga akan memasak makanan untuk kita semua!" Jawab Rivan.

"Bagus lah kalau begitu, sebelum berangkat yuk kita ambil foto dulu!" Ajak Yuni pada keluarga nya.

Mereka lalu mengambil gambar dengan berbagai pose, selama satu minggu ini ada begitu banyak nya foto - foto dan video liburan mereka, yang di unggah oleh Yuni ke media sosial milik nya. Dia ingin menunjukkan pada semua orang, bahasa setiap tahun dia dan keluarga nya bisa berlibur di Pulau Dewata.

Naila yang melihat foto - foto yang di unggah oleh Yuni, hanya tersenyum miring sambil melihat nya. Itu arti nya sore ini mereka akan tiba di Jakarta, jam 1 siang di Bali, maka di Jakarta berarti jam 12 siang. Perjalanan dengan jalur udara akan memakan waktu kurang lebih 2 jam, dari Bali ke Jakarta. Naila memperkirakan mereka akan tiba di rumah sore nanti.

"Nikmati lah detik - detik terakhir liburan kalian dia sana, akan ku pastikan setelah ini kalian semua tidak akan bisa menginjak kan kaki di sana lagi!" Guman Naila sambil tersenyum.

Naila sudah tidak sabar lagi melihat mereka tiba di rumah, kejutan pertama sudah Naila siap kan untuk mereka. Naila lalu kembali fokus pada pekerjaan nya, sebelum akhir nya mereka akan tiba di rumah kembali.

Naila terus fokus pada pekerjaan nya, hingga jam 4 sore. Naila bersiap untuk pulang, karena memang jam kantor sudah berakhir. Naila melihat ponsel nya, masih aman dan belum ada panggilan dan pesan. Itu arti nya saat ini mereka semua belum tiba di rumah, mungkin saja saat ini mereka sedang terjebak macet.

Naila langsung pulang ke apartemen nya, dia sengaja tidak mematikan ponsel nya. Dan dia juga tidak memblokir nomor ponsel mereka, karena dia sendiri ingin mendengar kesusahan yang akan mereka alami.

Sementar itu, saat ini Rivan dan keluarga nya sedang sedang berada di dalam taksi. Mereka sedang dalam perjalanan pulang ke rumah, mereka belum menyadari apa yang tengah menanti mereka di rumah.

"Huh, akhir nya sampai juga. Rasa nya capek banget, pengen cepat - cepat beristirahat!" Yuni berkata saat taksi itu berhenti di depan pagar.

Sopir taksi itu segera menurunkan semua barang- barang mereka, dan setelah itu dia langsung pergi dari sana. Mereka semua berjalan memasuki halaman rumah, dan mereka heran melihat ada banyak kardus dan kantong kresek hitam besar di teras rumah.

"Apa itu bu?" Tanya Yuni heran sambil mengernyitkan dahi nya.

"Naila nya mana? Kenapa dia tidak menyambut kita?" Bu Rima bertanya dengan heran.

Mereka yang saat ini sedang kelelahan, dan tidak punya waktu untuk mengetahui isi di dalam kardus- kardus dan kresek itu. Mereka langsung mengetuk pintu dan memanggil nama Naila.

"Naila, cepat buka pintu nya, kamu capek dan mau istirahat!" Teriak bu Rima.

Hening, tidak ada jawaban sama sekali. Bahkan pintu pun masih tertutup dengan rapat, tidak ada tanda - tanda jika Naila mau membuka pintu.

"Naila, cepat buka pintu nya, jangan bercanda!" Teriak Rivan dengan geram.

"Kemana sih wanita wanita bodoh itu? Kenapa dia tidak kunjung membuka pintu?" Omel Yuni dengan geram.

Rivan langsung menelepon Naila, panggilan pertama tidak di jawab sehingga membuat Rivan semakin marah.

"Gimana Van? Naila nya kemana?" Tanya bu Rima.

"Tunggu sebentar bu, aku telepon lagi!" Jawab Rivan.

Rivan kembali menelepon Naila, dan pada panggilan ke tiga Naila baru menjawab nya.

"Naila, kamu di mana? Cepat buka pintu nya, kami sudah berada di depan!" Bentak Rivan dengan kasar saat Naila menjawab panggilan nya.

"Pintu mana yang mau di buka, Mas?" Tanya Naila pura - pura bodoh.

"Ya pintu rumah aku lah, masa itu saja tidak tahu dan masih bertanya. Cepat buka pintu nya Naila, kami capek dan mau istirahat!" Kembali Rivan membentak Naila.

"Mustahil kau tidak punya kunci untuk membuka nya, jika memang benar itu rumah mu, Mas!" Naila berkata lagi dengan santai nya.

"Naila, jangan bercanda lagi. Cepat buka pintu nya, jika tidak kau akan tahu akibat nya!" Rivan mengancam Naila.

"Apa mas? Kau akan melakukan apa pada ku?" Naila kembali bertanya.

"Naila, cepat buka pintu nya. Aku mau istirahat, jika anak ku sampai sakit aku akan menghajar mu!" Yuni berkata sambil merebut ponsel dari tangan adik nya.

"Mbak, kau sudah menikah dan punya suami kan? Tidak mau terus- terusan menumpang di rumah ku!" Ejak Naila dari seberang sana.

"Dasar menantu durhaka dan tidak tahu malu, cepat buka pintu nya aku mau masuk!" Kini giliran Bu Rima yang memaki Naila.

"Siapa yang tidak tahu malu, Bu? Aku atau kalian semua yang menumpang di rumah ku?" Tanya Naila lagi.

"Naila, jika kau tidak mau membuka pintu nya, maka akan ku hancur kan pintu rumah ini!" Ujar Irfan lagi.

"Silahkan mas, kau akan tahu kau berurusan sama siapa jika kalian merusak pintu rumah itu!" Ujar Naila dari seberang sana.

"Naila, jangan menguji kesabaran ku!" Ucap Rivan lagi.

Rivan segera mematikan sambungan telepon dengan Naila, lalu dia mulai menendang pintu itu dengan kencang. Saat ini dia memang tidak membawa kunci cadangan, kunci itu dia tinggal kam di dalam rumah saat pergi berlibur minggu lalu.

1
Heni Setiyaningsih
kpn othor membuang klrg Rivan 🤣
nyebelin banget
Noey Aprilia
Naila....ngpn jg tiap ada yg nlpn msti d jwab,apa lg para benalu..mnding blokir aja no mreka,atw gnti no sklian....rpot bgt msti adu bacot....😡😡😡
Arin
Setiap orang yang diperlakukan begitu tiap hari, apalagi dirumahnya sendiri pasti akan berontak. Biarpun orang itu dulunya pendiam. Keluarga Rivan pengin apa-apa diturutin tapi gak bermodal
Noey Aprilia
Diihhhh......
bisa2nya nduh orng smbrangn,pdhl dia sndri yg slingkuh....jd laki2 kere aja sok2an miara slingkuhan....😫😫😫
Heni Setiyaningsih
tetap sehat dan semangat Thor 😍💪
next double up ya atau crazy up gitu Thor 😄😄
Arin
Kenapa bukti kemarin gak di kirim ke Yuni. Biar Yuni sibuk urusin Alan. Gak sibuk urus Naila terus
mauza
up
mauza
next
mauza
up
mauza
lanjutt
mauza
semangat mb naila
mauza
next
mauza
up👍👍👍
Ayunda
lelet
Noey Aprilia
naila msti lbih tgas dong...
msa udh d ftnah dn d bkin malu d dpn bnyak orng,tp msih diem aja....tar lma2 kluarga benalu mkin gila....
sri hastuti
kenapa sih thor kelamaan, naila hrs tegas hadapi keluarga spt itu, ahhh gak sabar ,bikin jengkel aja 😡😡😡😡
Zhafran Althaf
udah nai penjarakan saja semuanya kelamaan
Noey Aprilia
Cptn urus surat guggtan cerai k pngadilan,jgn cma diem aja....udh tau kluarga parasit,tp msih sntai aja....herannn.....
Allea
karena lo terlalu santuyyyy nay saking santuynya hobi bener dihina2 diem bae ga ada gebrakannya samsek ,masa sih harus ngapus lagi dari daftar pustaka
Ayunda
kelamaan mikir cuma bilng mo cerai mo buat menderita tp cuma omng doang g ada bukti nya terlalu lemah
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!