Nala putri, seorang gadis yatim piatu yang miskin, nekat merantau ke ibukota berbekal kejujuran dan keberanian yang membaja.
Namun, nasib membawanya masuk ke ruang wawancara PT Dirgantara Megah Utama, tepat di hadapan Adrian Dirgantara _ Sang CEO tampan yang terkenal kejam, arogan, dan sangat membenci wanita akibat penghianatan masa lalu.
Bagi Adrian, semua wanita adalah makhluk bermuka dua yanh menjijikan, Namun, saat ia mencoba menindas Nala, gadis desa itu justru menatap matanya dengan berani dan membalasnya dengan kalimat menohok yang meruntuhkan harga dirinya.
Alih-alih memecatnya, Adrian yang penasaran justru menjebak Nala dengan menjadikanya sekertaris pribadi demi menyiksanya dengan tugas-tugas mustahil. Adrian mengira Nala akan menamgis dan menyerah. ia keliru, Nala tidak sekedar bertahan, gadis itu justru perlahan- lahan meruntuhkan dinding pembatas di hati Adrian dengan ketulusannya dan ketegasannya.
Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Sevda Aryan, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri
Bab 8: Ketulusan Yang Mengetuk Pintu Hati
Nala sedikit merona wajahnya, namun tidak menampik. Kevin menghela napas panjang lalu menepuk bahu Nala pelan. " tenang saja, aku tidak akan memusuhimu atau mendendam padamu." setidaknya sekarang aku sudah tahu standarmu sangat tinggi. Kita tetap berteman baik di kantor, oke?"
'Nala menganguk lega. Kelegaan itu membuat kecantikannya semakin terpancar, membuat kevin diam-diam mendoakan kebahagian gadis itu walau hatinya sedikit terluka'.
Mas kevin, panggil Nala dengan suara lembut dan tersenyum! Sambil menatap wajah kevin yang tampan. boleh kah aku meminta sesuatu dari mas kevin?...
"Apa itu Nala jawab kevin cepat!
Salain kita sebagai teman, aku ingin mas kevin mengangap ku sebagai adik mas kevin. ' aku ingin memiliki seorang kaka seperti mas kevin yang baik, sopan dan juga ramah. "meskipun kita bukan saudara kandung aku ingin kita berdua saling menyayangi dan saling melindungi ucap Nala dengan sopan!
'Seketika perkataan Nala membuat hati kevin terketuk dan terenyuh entah kenapa seolah dia melihat ketulusan gadis polos di depanya ini seakan minta perlindungan seperti seorang adik terhadap kakak nya.' baiklah Nala kalau begitu kamu bisa memanggil ku dengan sebutan kakak saja dari sekarang!
Jangan panggil saya dengan sebutan mas, panggil kakak saja oke,,,jawab kevin.
"Nala pun mengangukan kepalanya lalu tersenyum, dengan manis, dan berkata sekarang kita adik, kaka yang akan saling melindungi sambil memberikan jari kelingkingnya pada kevin".
Mereka berdua tertawa sambil bercanda dan bercerita! Sesekali kevin merapikan helaian rambut Nala yang menghalangi wajah cantiknya, akibat terkena angin.
'Namun berbeda dengan Adrian. yang melihat dari dibalik dinding kaca di lobi utama, tangannya mengepal kuat, dan rahangnya yang tegas memancarkan seperti harimau yang akan memangsa mangsanya!"
Sialan kevin desisnya!
Tidak ada yang boleh mendekati Nala ku. mulai sekarang dia adalah gadisku,,,dengan aura yang mencekam dan bara api cemburu yang penuh emosional, '
Sisi positive aura kepemilikannya seolah Nala tidak boleh ada yang menyentuh! Kecuali selain dirinya.
Di saat Adrian akan berjalan menuju taman, Nala dan Kevin meninggalkan taman tersebut lalu pergi!
Dasar kurang ajar kau Kevin! Ucap Adrian. beraninya kau mengambil gadisku?
Dasar asisten tidak berguna ucap Adrian. Kesal, untuk apa dia duduk di situ!
Setelah Nala pergi, asisten Han pun masuk ke dalam!
Bos ada yang mau saya bicarakan!... dengan bos ucapnya.
Tidak ada yang perlu kamu laporkan. potong Adrian cepat!
Aku sudah tahu jawabannya? ucap Adrian kesal. dengan wajah memerah dan penuh rasa kecemburuan.
' Memangnya bos tau apa yang dibicarakan mereka ucap Asisten Han?...
Saya sudah tahu kalau Nala dan Kevin mereka berdua memiliki hubungan khusus!.
Dengan raut wajah yang penuh kesal dan cemburu.
"seketika asisten Han, pun tertawa terbahak-bahak melihat wajah sang CEO arogan yang Ketus, dan galak, bisa terkalahkan oleh karyawannya yang cuman posisinya sebagai staf pemasaran".
Ardian pun merasa tambah kesal!
Karena melihat sang asisten yang tertawa seolah-olah menertawakan dirinya yang sudah kalah oleh karyawannya.
Apa yang kamu tertawakan Han!
Ucap Adrian dengan mimik wajah yang memerah kesal, dan matanya melotot dengan pandangan y tajam ke arah asisten Han?
Asisten Han yang melihat aura dingin yang terpancar dari sang bos seketika merinding, lalu menghentikan tawanya!
"Bos anda harus mendengar dulu penjelasan saya. ucap asisten Han', berusaha memadamkan kemarahan bara api cemburu sang CEO tersebut."
Lalu berkata, tadi Kevin memang menyatakan cintanya kepada Nala! namun Nala, menolaknya karena dia tidak mencintai Kevin.
Nala hanya menganggapnya seperti seorang kakak. "sikap dan kedewasaan Kevin yang membuat Nala merasakan hadir sosok seperti seorang kakak yang akan melindunginya.
Kevin pun tidak marah atas penolakan Nala" bahkan ia berjanji akan melindungi Nala dan menganggapnya sebagai seorang seorang adik!...
Itu yang saya dengar tadi bos, ucap asisten Han.
Jadi bos sekarang tidak usah merasa akan tersaingi dengan Kevin.
Kevin pemuda yang baik dan ramah, itu yang membuat Nala suka dari sosok kepribadiannya.
Tadi Kevin pun bertanya pada Nala?....
Kamu menolakku, apakah karena kamu mencintai Pak Adrian! .."Nala tersenyum tipis, dari situ Kevin sudah tau jawabannya. Kalau Nala menyukai Pak Adrian jawab asisten Han dengan tersenyum, "sambil mengoda. membuat Adrian wajahnya memerah dan salah tingkah, dan juga bahagia bernapas lega.
'Adrian pun menepuk bahu asisten Han, lalu berkata Terima kasih atas informasinya.
Pergi begitu saja meninggalkan asisten Han.
Ia melongo dengan ucapan Sang CEO arogan yang sombong itu.
galak dan super ketus!.
Hampir tidak percaya dirinya mendengar kata ucapan terima kasih yang keluar dari bibir mulut sang bos.
'Apakah ini mimpi? ucap asisten Han. kemudian dia menampar kedua pipinya.
Aww....sakit ucapnya! Ternyata ini tidak mimpi ini nyata'.
"Gadis polos itu membawa aura positif yang baik dan bisa merubah sisi gelapnya sang CEO arogan ucapnya!
Lalu pergi meninggalkan lobi tersebut .
'Namun berbeda halnya sementara itu, di sebuah kediaman Megah, Nyonya Victoria- Ibu Adrian. Duduk gelisah di sofa ruang tamunya. Kejadian memalukan tentang Marisa kemarin terus menghantui pikirannya.
Ia sangat merasa bersalah pada putranya karena hampir membawa kehancuran bagi perusahaan mereka! Yang Adrian bangun perusahaan tersebut dari nol. di saat perusahaan ayahnya kolab bangkrut dan di tipu oleh seseorang akibat korupsi.
'Membayangkan bagaimana dulu Adrian ketika bekerja keras. menjadi karyawan biasa! Demi bangkit membangun usaha kembali sampai akhirnya sukses.menjadi perusahaan raksasa international dan sukses menjadi seorang CEO besar di negara ini sampai terkenal ke luar negeri.
"Adrian adalah Putra tunggal satu-satunya keluarga Dirgantara, yang dulunya dimanjakan oleh kemewahan" namun ketika beranjak dewasa Dia sedang kuliah di luar negeri.
Perusahaan ayahnya bangkrut. di situlah Adrian bekerja di sebuah perusahaan sebagai karyawan biasa.
Namun karena Adrian memiliki otak yang cerdas, dan pintar, sehingga dia bisa memiliki perusahaan yang saat ini menjadi besar. Itu adalah hasil kerja keras susah payah Adrian.
'Ibunya Adrian Nyonya Victoria merasakan sesak, jika sampai terjadi bangkrut perusahaan putranya akibat sabotase yang dilakukan Marisa akan mengakibatkan kerugian triliunan'. dan akan menjadi miskin!
Nyonya Victoria mengepalkan tangannya kuat, dan amarah yang tidak bisa terbendung lagi!
Aku harus ke kantor polisi sekarang juga untuk menemui Marisa dan meberikan pelajaran pada wanita itu untuk dihukum seumur hidup!.
"Nyonya victoria menelepon seorang pengacara, terhebat meminta bantuan untuk kepada pihak polisi menghukum wanita itu seberat mungkin".
Nyonya victoria beralih menatap sebuah bingkai poto yang di pajang di meja ruang tamu
Poto dimana memperlihatkan kebahagian mereka bertiga. bersama Adrian kecil sedang tersenyum yang sedang di gendong oleh sang suami.
Dirgantara prayoga. yang mengenakan jas tampil gagah, dan tampan, tubuh nya yang tinggi, tegap. Adrian memiliki wajah dan postur badan yang mirip dengan sang ayah. Di sebelahnya nyonya victoria tersenyum menatap sang putra kecil dengan wajah anggun dan cantik. "nyonya victoria mengusap pigura poto tersebut dengan sedikit air mata berlinang, lalu berkata pah! Putra kecil kita sekarang sudah sukses menjadi seorang CEO besar terkenal dan mempunyai perusahaan besar" mama ingat bagaimana dulu ketika papa mengajarkan putra kita untuk menjadi orang sukses! papa pasti bangga melihat putra kita sekarang."
'mama kangen sama papa? Dan kumpul seperti dulu. tapi sekarang papa sudah bahagia di alam sana! Ucap nyonya victoria dengan sendu, raut wajah yang sedih dan mata yang sembab'.
" Adrian, memiliki seorang ayah pebisnis yang sukses yang banyak pesaing. saat Adrian sedang kuliah di Universitas Harvard , Amerika serikat" ada seorang karyawan kepercayaan pak Dirgantara, ya korupsi dan mengalihkan sebuah aset perusahaan atas nama nya.
Dari situlah awal mulanya kehancuran keluarga Dirgantara prayoga utama sehingga membuat kesehatan sang ayah drop, dan jatuh sakit. seiringnya berjalan waktu pak Dirgantara kondisinya semakin melemah, dan akhirnya meningal dunia.
Adrian yang baru lulus kuliah, dia berusaha berjuang bekerja keras demi membangun masa depan perusahaan!.... ' waktu keluarga adrian sedang mengalami kebangkrutan adrian memilik seorang kekasih yang bernama marisa dia menjalani hubungan selama 4 Tahun'.
"Pada saat Adrian hampir jatuh miskin. " sang kekasih marisa, bukannya memberi dukungan untuk Adrian. dia malah selingkuh dengan seorang lelaki kaya yang sudah tua demi harta!...di saat sedang terpuruk tidak ada dukungan dari sang kekasih, justru marissa malah meninggalkan adrian bersama pria lain.
Adrian bersumpah pada dirinya sendiri dia akan menjadi seorang pria sukses, dan membenci wanita. karena menurut Adrian wanita sama yang akan gila harta! dari situlah Adrian menjadi sosok lelaki yang dingin tegas, galak, juga arogan.
'Berkat dari dukungan sang ibu, Adrian menjadi semangat! Meskipun pertama ia bekerja cuma sebagai seorang staf biasa'.
Adrian tidak menceritakan tentang Marisa yang pergi meninggalkannya!...hanya demi pria kaya lain.
Di saat keadaan sedang terpuruk. karena Adrian tidak ingin ibunya menjadi sock, setelah tahu kalau Marisa pergi meninggalkannya!
Iya tahu ibunya merasa sedih setelah Kehilangan sang ayah pergi meninggalkan untuk selamanya.
"Disaat yang sama, sosok Nala yang berani berdiri tegak mempertahankan harga dirinya terus terbayang.
Gadis yang beberapa hari lalu. ia rendahkan pada saat di kantor, karena penampilan Nala yang tampil sederhana, tanpa riasan, make up tebal ataupun kalung perhiasan yang mewah!
Entah kenapa tidak bisa hilang dari pikiran dan pandangan nyonya Victoria"
kemudian nyonya Victoria, mengambil sebuah ponsel mahalnya!
Lalu menghubungi seseorang.
"Cari tahu semua hal tentang sekretaris pribadi baru putraku Adrian yang bernama Nala"?
Selidiki latar belakangnya, di mana dia tinggal, keluarganya, dan bagaimana sifat aslinya di luar kantor!
Jangan sampai ada yang terlewat. perintah Victoria dingin kepada orang kepercayaannya melalui sambungan teleponnya.
' Nyonya victoria pergi untuk bertemu dengan teman sosialitanya di sebuah restoran mewah'. dan iya ingin membatalkan investasi emas yang bergabung dengan ibunya Marisa.
"Namun berbeda halnya dengan Nala, di saat waktu hari libur kerja dia sibuk" membantu anak-anak yang sedang berjualan di pinggir jalan . dia juga membantu seorang wanita paruh baya yang sedang berjualan di lampu merah".
Kali ini Nala membawa sebuah box kotak makanan, di dalamnya juga sudah tersedia dengan air mineral untuk anak-anak jalanan! Yang akan ia bagikan.
" Yang sudah Nala, pesan dari tetangga yang menjual catering makanan" meskipun Nala hidupnya serba kekurangan tetapi dia suka berbagi dengan orang-orang yang membutuhkan!
Nala sosok gadis yang baik hati, ramah, sopan, tegas dan juga cerdas!
'Orang-orang di sekeliling situ semuanya sudah tahu tentang kebaikan gadis itu'.
Pada saat Nala sedang membagikan makanan, di lampu merah yang sedang macet. ada sosok Adrian yang kebetulan lewat di jalan tersebut dia merasa heran, apa yang sedang dilakukan sekretarisnya itu di saat pada hari libur kerja!
"Lalu Adrian melihat ke arah gadis itu yang sedang membagikan makanan untuk anak-anak jalanan"!
Asisten Han, pun merasa kaget!
Lalu berkata, bos bukan kah itu Nala? Sekertaris bos?..
"Adrian pun menganggukkan kepalanya lalu menjawab? Iya Han itu Nala".
Asisten Han, merasa tersanjung dengan kepribadian Nala!
sosok gadis yatim, yang peduli dengan orang di sekitar lingkungan kehidupannya.
"kemudian Adrian dan asisten Han, beralih pandangannya melihat Nala bagaimana dia membantu seorang nenek paruh baya yang sedang berjualan "tanpa rasa lelah dan penuh ketulusan.
Yang dibuat terkagum oleh Adrian dan asisten Han!
' Tanpa sengaja asisten Han, berkata! wah hebat Nala putri.
Gadis yang baik, cantik ,juga tegas, pemberani , wanita tangguh!
Wah!... kalau itu baru nama nya calon istri, yang baik aku tidak akan selingkuh!..
Dan selalu sayang sama kamu.
Nala putri kamu wanita hebat.
calon istri ku!, berkata dengan suara lantang yang masih bisa di dengar oleh Adrian'!
Entah kenapa?... asisten Han, seolah lupa kalau dia saat ini sedang berada di dalam mobil berdua. dengan sosok serigala yang akan menerkam mangsanya!
Pujian bertubi- tubi dari asisten Han. awalnya Adrian ikut tersenyum ketika mendengar kalimat pujian yang dilontarkan oleh asisten Han!
Namun kalimat terakhir, yang membuat darahnya mendidih Adrian!
Ucapan terakhir asisten Han!...
" Han, apa yang kamu ucapkan terakhir kalinya!... bisakah, kamu mengulanginya lagi perkataan kamu yang terakhir?
"Mata Adrian melotot tajam ke arah mata, asisten han!
Seketika asisten Han pun, sadar apa yang sudah ia bicarakan barusan keceplosan!
"Itu sama artinya dia dengan membangunkan macan yang sedang tidur!
"Sambil garuk kepala yang tidak gatal, asisten Han pun "berkata sorry bos saya cuma kagum! Pada sosok Nala, bener bos - mana berani saya?..
Sambil mengatupkan kedua tangannya meminta maap pada Adrian.
'Lalu Adrian pun berkata!..
Awas jika kau macam-macam pada gadisku, Ancamnya?"
Iya bos ini yang terakhir,,,ucapnya!
dalam hati, asisten Han berkata!
Untung saja bos tidak memotong bonusku bulanan, huft ....sambil menghela napas' ini mulut kenapa tidak bisa di rem bicara?
"Tidak jauh berbeda dari Adrian, di dalam mobil yang mewah Nyonya victoria, bersama sang sopir, sedari tadi melihat kegiatan apa yang sudah dilakukan oleh Nala! " dari pertama Nala membagikan sebuah box kotak makanan, untuk para anak jalanan!
Sampai membantu wanita paruh baya berjualan.
"Hai pembaca setia Pesona Gadis Desa dan CEO Arogan!
Nah loh, Nyonya victoria yang sudah merendahkan Sekertaris putranya" akhirnya melihat kebaikan Nala, dan ketulusannya dengan mata sendiri.
Di luar kantor, jadi bukan cuma di kantor saja.sambil menuju kelanjutannya? Coba dong tebak apa yang bakal dilakukan nyonya victoria, selanjutnya? Sampai jumpa di Bab berikutnya!
Jangan lupa tinggalkan jejak like dan komentar! Karena dukungan dari kalian semua sangat berarti bagi Author. Terima kasih!