NovelToon NovelToon
The Mafia'S Only Weakness

The Mafia'S Only Weakness

Status: sedang berlangsung
Genre:Mafia / CEO / Anak Genius
Popularitas:1.5k
Nilai: 5
Nama Author: Mel R.

Dominic Enzo Salvatore terus mencari kekasih nya yang menghilang sudah 6 tahun lebih ini. Akibat salah paham dimana waktu itu kekasihnya Isabella Laurent.

Halo semua nya...ini adalah karya pertama yang yang saya buat. Saya sangat berharap kalian para readers suka dengan cerita yang saya buat

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Mel R., isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Sudah sah

Jam 8 malam acara telah selesai. Karena ini pernikahan tertutup dan tamu juga tidak ada, Acara hanya berlangsung 4 jam saja.

Kini Isabella sudah berada di kamar mereka. Isabella yang sudah menyandang status Nyonya Salvatore sedang terbengong.

Dirinya telah sah menjadi istrinya Dominic. Isabella jadi bingung harus bagaimana nanti menghadapi Dominic. Pria itu belum masuk karena sedang berbicara dengan Dante.

Dante dan Biangca beserta anak-anak nya malam ini tidur disini. Itu atas permintaan istrinya Dante, Biangca.

Apalagi Biangca ingin putra sulung nya Adrian dekat dengan Damian.

Gaun pengantin masih melekat di tubuh Isabella. Menurutnya pernikahan ini tidak terlalu spesial baginya.

"Sayang" Panggil Dominic yang Lagi-lagi membuat Isabella terkejut dengan kehadirannya yang sudah seperti hantu.

Tidak ada tanda-tanda akan datang nya Dominic tapi langsung hadir yang membuat dirinya terkejut.

Tiba-tiba saja Isabella sedikit merasa takut, takut kalau pria di hadapannya ini meminta malam pertama mereka. Lebih tepatnya malam pertama setelah menikah.

Dominic mendekat, tapi Isabella semakin menjauh. Bersingut mundur karena posisinya ia sedang duduk di atas ranjang.

Melihat gelagat Dominic yang membuka dasinya dan juga sedang membuka kancing kemeja nya, membuat Isabella semakin merasa was-was.

"Kenapa kamu belum mandi? apa kamu sedang menunggu ku agar kita mandi berdua Istriku ku?" Dominic tersenyum puas melihat ketakutan istrinya. Dominic tahu apa yang ada di pikiran Isabella sekarang .

Dominic hanya mau menggoda istrinya. Tidak lebih dari itu. Kecuali istrinya sudah siap untuk melakukan ninaninu itu.

"Pede banget. Cepet mundur sana" Keliatan sekali kalau Isabella sedang merasa panik.

"Baiklah" Dominic mengalah. "Kamu yang mandi duluan atau aku" Tawar Dominic.

"Aku saja" Tanpa aba-aba, Isabella langsung turun dari ranjang. Ia berlari dengan cepet ke kamar mandi untuk segera hilang dari pandangan Dominic.

Lagi-lagi Dominic tersenyum. Dominic berjanji akan membuat istrinya kembali jatuh cinta lagi dengan nya.

"Kenapa kamu tidak tidur dengan kedua orangtua kamu?" tanya Adrian heran. Seharusnya Damian berada di kamar kedua orangtua nya. Secara kan kedua orangtua nya sudah bersatu.

"Kamu sangat bodoh, Daddy dan mommy ku baru bersatu. Tidak mungkin aku mengganggu waktu mereka." Lagian Kenapa anak ini berada di kamar nya.

"Kalau aku jadi kamu, aku tidak akan membiarkan Mommy ku lebih banyak waktu dengan Daddy. Karena setiap pagi. Aku selalu melihat di leher Mommy ku ada bekas gigitan. Tapi kata Daddy ku. Itu di gigit nyamuk. Tetap saja aku kesal karena Daddy ku membiarkan Nyamuk itu menggigit Mommy ku" Kalau mengingat nya membuat Adrian jadi kesal.

Padahal niat Adrian hanya mau melindungi Biangca saat tidur.

"Tidak mungkin, Mommyku saat bangun tidur leher nya tidak pernah gigit nyamuk. Ucapan dari Adrian terasa omong kosong menurut Damian.

"Kalau gak percaya, besok lihat saja leher aunty Isabella." Adrian berucap dengan polosnya. Ia mengatakan ini karena memang dari pengalaman nya.

"Paman Kai bilang, setiap suami istri yang sudah menikah. Akan ada tanda merah merah di leher. Itu karena Paman Kai bilang. Mereka sedang membuat seorang adik. Tapi yang Daddy bilang, itu karena di gigit nyamuk besar." Sangat terlihat jelas kebingungan nya.

Jelas Damian juga ikut berpikir. Apa hubungannya juga di gigit nyamuk dan tanda merah tapi jawaban nya sedang membuat seorang Adik.

Damian seperti menemukan pertanyaan sulit yang harus ia segera temukan jawabannya. Karena selama ini, ia tidak pernah mendapatkan pertanyaan ini.

Kalau terjadi nya seorang bayi, jelas Damian tahu bagaimana terjadi nya, karena pembuahan terjadi saat sel sperma bertemu dan masuk ke sel telur. Setelah bergabung, terbentuk calon bayi yang kemudian bergerak ke rahim untuk tumbuh dan berkembang.

Itu yang pernah ia baca di sebuah buku.

Tapi bagaimana cara kedua sel ini bertemu sehingga menjadi seorang anak? ini seperti teka teki yang memang harus di pecahkan.

Kedua anak itu saling berpikir satu sama lain. Damian memikirkan pertanyaan-pertanyaan yang ada di pikiran nya. Sedangkan Adrian harus tidur bersama dengan Damian.

"Damian, aku mau tidur." Ucap Adrian. Capek juga berpikir.

"Ya, kita tidur sekarang." Jawab Damian. Besok Damian akan pergi ke perpustakaan untuk mencari jawaban dari pertanyaan-pertanyaan nya tadi.

Sedangkan kedua pasangan sejoli itu, tak lain Isabella sedang mondar-mandir di kamar mandi. Karena apa? karena Isabella lupa membawa ganti baju.

Sekarang ini, dirinya hanya memakai handuk sebatas pahanya saja. Itu pun cuma sejengkal.

"Bodoh kamu Bella." Maki Isabella kepada dirinya sendiri. Ia mengutuk atas kecerobohan nya. Dominic adalah pria mesum. Pria itu juga tidak bisa di bantah kalau sudah berhasrat.

Tok...Tok..Tok...

"Sayang, apa kamu baik-baik saja di dalam?"

"Aduhh...bagaimana ini?" Isabella semakin panik.

"Bella! kamu sudah 1 jam di kamar mandi"

"Iya, aku baik-baik saja." Jawabnya dengan sedikit berteriak. Isabella menarik nafas-nafas nya dalam-dalam. Terpaksa jalan terakhir nya ia harus menghadapi Dominic dengan keadaan yang memalukan seperti ini.

Ceklek...

Sungguh Isabella sangat malu saat ini. Dia bagai anak perawan yang malu-malu saat tubuhnya yang hampir t3lanjang di lihat oleh seorang pria.

Glek...

Dominic menatap penampilan istrinya, seksi dan terlalu seksi.

"Aku pikir terjadi sesuatu kepada mu." Dominic hanya bereaksi biasa saja. Tapi Dominic menahan diri sebisa mungkin agar tidak menerkam istrinya detik ini juga.

Ahh...Dada itu terlihat lebih besar dari enam tahu yang lalu. pinggul nya juga terlihat lebar.

"Aku gak punya pakaian." Dengus Isabella yang bahkan tidak berani melihat Dominic.

"Pakaian mu ada di walk-in closets sayang." Ujar Dominic. Isabella langsung berjalan cepat cepat menuju walk-in closets.

"Shitt... kamu benar-benar menguji iman ku sayang." Dominic segera masuk ke kamar mandi. Ia juga butuh mandi untuk menyegarkan tubuhnya.

Sekalian membasuh pikiran buruk nya yang di buat oleh istrinya.

Isabella menatap sekeliling ruangan, tidak ada yang berubah juga. Bahkan baju-baju nya yang enam tahun dulu masih tersimpan rapi disini. Baik secara koleksi-koleksi nya yang di belikan oleh Dominic.

1
meliana
kalian semua jangan lupa mampir yah, di jamin seru dengan cerita cerita author
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!