Kenalin,gua Nata Ghifari Ananjar.
Umur 18 tahun dan punya abang namanya
Rafa Ghifari Ananjar.
Abang gua ganteng ,banyak cewe yang nempel bahkan sampai nenek -nenek sekalipun nge- fans sama dia.
Abang gua paling suka tebar pesona didepan umum ,beda banget sama gua yang jengah liat kelakuannya.Walaupun begitu
gua sayang sama abang gua,begitupun sebaliknya.Dan
satu hal yang paling males buat gua,yaitu nganter abang gua yang keinginannya selalu aneh-aneh,kaya orang ngidam.Kalo nganter nya jalan kaki,gua harus ridho dikejar nyampe ngos-ngosan oleh ibu dan bapak kompleks ,yang lihat gua kaya maling.
Apabila gua kena sama kejaran mereka,bakalan abis ni muka gua ,bahkan nama gua juga bakalan tak kalah terkenal sama abang gua.
Dan gua juga diberi gelar" Tak kalah Tampan" oleh cewe-cewe yang bikin gua ilfil sama mereka.
Dah lah yah bang neng,ikutin aja kisahnya, Selamat membaca.
Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Irma Rahmawati, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri
Lais pingsan
Dipertigaan jalan ,mereka melihat sebuah mobil barang yang melaju sangat kencang hingga hampir menabrak mobil Nata yang posisinya seperti huruf T.
Tetapi mereka juga berhasil mengelabui Devian dan para pengikutnya yang kini terhalang oleh mobil barang tersebut karena berhenti dipertengahan jalan tadi.
"Uhh untung selamat Nat"Ucap David yang kini lega karena lepas dari kejaran Devian.
"Gue kali ini harus bergerak cepat,ternyata mereka sudah beraksi"Sahut Nata dengan geram tanpa menoleh sedikitpun ke arah David.
"Ingat juga,gue bakalan bantu lo semampu gue"Ucap David yang menepuk bahu Nata untuk menenangkan amarahnya.
"Makasih ya Dav,maaf juga gue gampang marah"Sahut Nata yang memberikan senyuman kepada David.
Kini ,Nata dan David beranjak pulang melewati jalan besar yang memang sangat dekat dengan jarak rumah Nata karena posisinya strategis.
"Oh iya ,terus lo udah bikin rencana buat ngehadapin Devian kedepannya nanti? dan menurut gue Devian gak bakalan berhenti sampai disini deh"Papar David mengingatkan Nata.
"Gue tau Vid ,gue bakalan susun rencana dan menuntaskan masalah ini sebelum hari kelulusan sekolah kita"Sahut Nata
"Kalau begitu kita ajak yang lain aja biar susunan rencananya cepat sukses "Usul David.
"Tapi gue gak yakin sama seseorang"Nata
"Seseorang?"Tanya David yang kini mengerenyitkan dahinya sekilas.
"Gue curiga sama Arian selama ini"Ucap Nata yang membuat David sangat terkejut,pasalnya David pun merasakan firasat yang sama sebelum dia mengetahui semuanya.
"Kalau urusan Arian biar gue aja yang atur,gue udah tau ko semuanya"Kata Devian
"Maksudnya?"Tanya Nata yang tidak mengerti dengan ucapan David
"Dia emang bersekongkol dengan Devian selama ini Nat,tapi kayaknya dia terpaksa karena keluarganya diancam sama Devian apabila dia gak bisa bunuh lo malam ini"Papar David yang mulai tertarik dengan arah pembicaraanya.
"Malam ini?"Nata
"Iya,makannya lo hati-hati aja"Sahut David yang diberi anggukan oleh Nata tanda ia mengerti.
"Terus setelah ini kita bakal bantuin Arian buat terbebas dari ancaman Devian?"Tanya Nata .
"Gue bakal bantuin Arian kalau dia masih memihak kepada kita dan tidak mengetahui hal-hal aneh dan berbahaya"Jawab David dengan tegas.
"Pasti Arian akan melakukan hal itu karena keluarganya diancam "Ucap Nata yang kini gelisah.
"Gak usah sedih,teman yang benar-benar sayang sama lo gak bakal lakuin hal -hal berbahaya buat temannya sendiri.Sebaliknya dia akan melindungi lo sekalipun dirinya rela tersakiti walau saat ini nyawanya tengah dalam keadaan berbahaya"Papar David menenangkan Nata.
"Kalau begitu lihat aja nanti"Sahut Nata yang kini menatap jalan karena dirinya sudah memasuki gang perumahan.
Sesampainya dirumah....
"Inget jangan masang muka cemas di depan mereka ya "Titah David kepada Nata
"Oke bro"Nata
Mereka pun berjalan ke arah pintu depan setelah mengamankan mobilnya kedalam garasi.
Ceklek
suara pintu terbuka.
Nata dan David segera menuju ruang tamu yang dimana para mahluk sedang asyik dalam dunia game nya masing-masing.
"HELLLO EVERYBODY GENGSSS,TERNYATA KALIAN UDAH PULANG YE....YE..YE..."Teriak Lais yang langsung diberi lemparan bantal sofa oleh para temannya yang kini merasa kaget dadakan.
"Gak usah teriak -teriak nyet,udah tau suara lo kaya toa remek"Bentak Wilfred yang membuat Lais menundukan kepalanya.
"Ya maaf bambang,ade kan gak sengaja"Ucap Lais dengan gaya lebaynya
"Udah deh jangan debat mulu,mendingan kita happy party makan cemilannya gimana?"Usul Rafgan
"Boleh juga tuh"Ucap Reza setuju
"Iya"Arian
"AYOKKK GYUSSSSSSS "Teriak Lais kembali sambil berlari merebut makanan dari Nata dan David tanpa menghiraukan umpatan para kawannya yang sudah budeg karena teriakan Lais yang membahana.
"Dasar anak Etan"Aaric mengumpat
"Onet lu toa "Reza
"Rakus nya kaya tikus"Rizki
"Pelan-pelang dong bokong kingkong, bawa cemilannya"Umpat David karena cemilan yang berada di kantong plastik kini berserakan.
"OOPS MAAF SAYANGG"Teriak Lais kembali yang kini dengan santainya memakan cemilan sambil berjalan menuju arah sofa untuk tiduran sambil menikmati game andalannya.
"GAK USAH TERIAKKKK OM JINNN"Bentak Wilfred yang kini sudah sangat risih dengan suara Lais
"EH LO WILFRED CHIKEN"Bentak Lais kembali
"Apa lo?"Ucap Wil yang sudah sangat pusing dibuatnya.
"Tapi boong,hahahahhahah"Tawa Lais yang sudah memecah suasana tentram menjadi aura kekesalan yang meliputi para temannya(Ada-ada aja ya bahasanya heheh)
Bukkkk...bukkk....bukkk
Suara tiga buah bantal sofa dilempar ke arah Lais dan berhasil mengenai wajah indahnya yang katanya mirip Steven William.
"Eh anak gajah,anak unta,anak kingkong .Gak usah lempar-lempar bantal kali ,pala gue pening nih"Teriak Lais yang pandangannya mulai terasa kabur karena lemparan bantal yang cukup keras.
"Makannya jangan rese lo"Ucap Rafgan yang diberi anggukan setuju oleh para kawannya.
BRUKK
Suara tubuh Lais ambruk dan mengenai tubuh Arian yang tengah tidur terlentang di sebuah kasur yang berada di ruang tamu keluarga Nata.
(Anak sultan mah ruang tamu aja ada kasurnya ya gan hiks hiks hiks)
"Eh bokong wajan,bangun lo.Sakit tubuh gue nih"Ucap Arian karena tubuhnya kini tertindih Lais yang beratnya minta ampun walau fisik tubuhnya sih biasa aja.
"Wah gila, si Lais pingsan tuhhh"Ucap Reza yang kini menghampiri tubuh Lais dan segera menggotongnya.
"Bantu gue yan"Titah Reza yang meminta bantuan kepada Arian .
"Lo oon apa ****?tubuh gue kan tertindih ,mana bisa gue bantu lo"Sahut Arian yang sudah merasa engap karena tubuh Lais jatuh tepat di dadanya.
Akhirnya Wil ,Rafgan dan Rizki memabantu Reza memindahkan Lais dan ditempatkan diatas karpet yang berada di pinggir sofa.
"Iss..bangun..is, udah lebaran nih ayo kita maafan"Ucap Rafgan dengan santuy yang kini menepuk-nepuk pipi Lais dengan keras.
"Ramadhan aja belum bambang"Sela Rizki yang memberikan sebuah jitakan kepada Rafgan.
"Yaudah kita coba bangunin dia.Nat lo punya kayu putih gak?"Tanya Wilfred yang memandang Nata tengah menonton kejadian mereka sambil memakan cemilannya bersama David.
"Bentar"Ucap Nata yang kini berdiri untuk mengambil kotak P3K yang memang berada di lemari ruang tamu.
"Nih"Nata
"Makasih ya"Rafgan
"Kalem aja"Sahut Nata yang kini memilih duduk kembali di sisi David dan Arian .
(Gi akur tuh mereka hihihi:))
Minyak Kayu hitam pun ,eh ralat minyak kayu putih pun kini di oleskan kehidung Lais dengan takaran yang lumayan banyak,tapi tetap saja usaha mereka tidak membuahkan hasil.
"Yaudah kalo begitu kita kasih aja Nafas buatan"Usul Reza yang membuat para kawannya sedikit menjauh.
"Woi Napa kalian menghindar?"Tanya Reza
"Gak level ya law,masa gue ngasih nafas buatan sama si Lais sih"Ucap Rizki,Rafgan dan Wilfred secara serempak.
Namun mereka mendekat kearah tubuh Lais kembali untuk membantunya agar cepat sadar.
"Kalau gitu kita bareng -bareng aja ngasih nafas buatannya"Usul Reza kembali yang kini disetujui oleh para temannya.
Mereka pun mendekatkan diri menuju wajah Lais dan,
"Darrrrr "Suara Lais yang berhasil mengagetkan keempat kawannya karena dia ternyata pura-pura pingsan.
"Ciee ketipu ahahhahahaha"Ucap Lais yang tertawa terpingkal-pingkal disusul oleh tawanya Nata, David ,Aaric dan Arian yang sedari tadi menyaksikan kejadian kocak tersebut.
Sedangkan empat kawannya yang sudah rela menolongnya,kini mengumpat habis-habisan yang membuat suasana kembali riuh.
**Gimana nih para pembaca?Ketipu ya?hahaha
Author nya juga ketipu sama diri sendiri.
Hehhe jangan marah ya:(
Maaf kalau susunan ceritanya belum baik ya kakak**!!
aku akan membantumu menyelesaikan misterinya
KEMANA AJA KAU THOR😭😭
SEMANGAT DONG!!!! 🔛🔥
JANGAN PHP'IN KITA SEMUA DONG THOR LANJUTIN DONG CERITANYA😭
AWAS KALO GK DI UP AKU GENTAYANGIN RUMAH MU👿
semangat 😊