NovelToon NovelToon
Hijrah Cinta Si Gadis Punk

Hijrah Cinta Si Gadis Punk

Status: tamat
Genre:Cintapertama / Nikahmuda / Spiritual / Kriminal dan Bidadari / Tamat
Popularitas:237.3k
Nilai: 5
Nama Author: FR Nursy

Arully Beena sosok seorang gadis yang dilahirkan tanpa ayah. Ibunya korban kebejatan seorang laki-laki yang tidak mau bertanggung jawab. Dia lahir dengan perekonomian yang begitu sulit sehingga ia terjebak dalam kelompok anak-anak punk di kotanya.

Bagaimana Beena bisa melewati kehidupan yang begitu keras sampai ia bisa menemukan jati dirinya melalui pertemuannya dengan sosok bocah cilik yang membawanya berhijrah dengan tulus.

Bagaimana pula kisah percintaannya dengan seorang laki-laki yang begitu sempurna di matanya dengan menikah paksa karena terjebak oleh situasi.

"Anggap pernikahan kita semalam tak pernah ada. Aku tidak pantas menjadi istrimu. Aku hanya gadis punk yang hanya singgah tanpa rencana. Terima kasih sudah menolongku." Arully Beena.

Ikuti kisahnya sampai selesai ya!
Tinggalkan jejakmu like, komen dan subcribe teman-teman!💕

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon FR Nursy, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

BAB 8 Jodoh Istimewa

Bagi Elzan malam ini merupakan mimpi buruk yang sudah merenggut kebahagiaan hidupnya. Impiannya akan menikahi wanita pilihannya harus kandas dengan kehadiran gadis punk yang kini sudah menjadi istrinya.

"Kalau kamu sudah mengantuk tidurlah di kamar. Aku belum mau tidur." Titah Elzan pada istrinya yang berpakaian kedodoran.

"Aku juga belum mau tidur."

"Kenapa, kaget sekarang sudah jadi istriku?"

"Enggak. Biasanya aku bisa tidur kalau aku sudah kenyang." Jawab beena sambil memegang perutnya yang sedang bermain musik.

"Kamu belum makan?" Tanya Elzan merasa benci namun ada rasa kasihan juga dengan istri dadakannya itu.

"Belum." Jawab Beena singkat berharap suaminya akan memberinya makan untuk yang pertama kalinya.

"Di lemari dapur ada mie instan. Ambil saja. Kamu masak sendiri. Aku mau sholat dulu." Ujar Elzan menuju kamar mandi untuk mengambil air wudhu.

"Sholat? Kenapa aku jadi teringat Beyza? Anak kecil yang selama ini mengajariku sholat. Bey kamu sedang apa sekarang?" Gumamnya dalam hati. Ia menyusut air mata yang hampir jatuh.

Beena menuju dapur untuk memasak mie instan kesukaannya. Ia memilih mie aceh untuk mengisi perutnya malam ini.

Setelah menghabiskan makanannya Beena menuju kamar yang ditunjuk Elzan. Di kamar sebelah, tidak sengaja Beena mendengar Elzan sedang berinteraksi dengan Allah melalui doa.

Ada rasa sakit di ulu hati manakala Elzan terpaksa menikahinya lantaran peristiwa yang baru saja terjadi. Dia menyadari siapa yang mau dengan gadis punk model dirinya.

Beena masuk ke dalam kamar yang sudah ditunjuk Elzan untuk tidur malam ini. Dia menatap nanar ruangan tersebut. Di atas meja tersimpan sebuah foto wanita cantik berhijab yang dipastikan kekasih suaminya.

Ada rasa bersalah sudah menghancurkan kebahagiaan mereka, Beena memejamkan matanya menahan air mata yang hendak tumpah.

Haruskah ia melanjutkan hubungan ini karena statusnya sebagai gadis punk yang sangat berbeda dengan wanita cantik dalam foto tersebut? Suaminya pun pasti akan sulit menerima kenyataan pahit karena sudah menikahinya dengan terpaksa.

Keesokan harinya,

Mata Beena mengerjap manakala mendengar suara azan menggema dari kejauhan. Ia terhenyak setelah menyadari keberadaannya saat ini.

Beena merasa bingung dengan situasi dan kondisinya, statusnya yang berubah drastis mengharuskannya untuk bersikap lebih baik di hadapan suaminya.

Suami? Bahkan tidak ada malam pertama baginya. Sosok yang dinamakan suami justru memilih tidur di sofa dari pada tidur di dalam kamar bersamanya.

Beena merasa tahu diri akan hal itu. Dia berpikir bahwa pernikahan yang sudah terjadi semalam kemungkinan hanyalah sementara. Ia lebih baik memilih mundur dari pada bertahan tanpa cinta dan kasih sayang. Ia menyadari sudah menghancurkan angan dan impian suaminya yang sudah direncanakan sebelum pernikahan dadakan itu terjadi.

"Mbak kamu cantik sekali, pantas bang Elzan begitu mencintaimu. Kamu wanita sholehah sedangkan aku?" Monolognya dalam hati, Beena menitikkan air matanya. Disimpannya kembali bingkai foto tersebut pada tempatnya.

Ia melangkahkan kakinya untuk berwudhu. Ia harus berubah. Walaupun suaminya kelak lebih memilih kekasihnya, ia harus belajar ikhlas untuk menerima konsekuensinya.

Ia gelar sajadah di sembarang arah. Gamis dengan hijab panjang pemberian Elzan ia kenakan sebagai pengganti mukena yang seharusnya ia kenakan dalam sholat. Ia melakukan sholat subuh sendirian.

Elzan yang baru saja menunaikan sholat di masjid hanya menggeleng-gelengkan kepalanya begitu melihat Beena salah arah sholat bukan ke arah kiblat.

"Kalau kamu engga tahu arah kiblat, sebaiknya tanyakan dulu pada orang lain. Tidak seenaknya begitu. Sholat ada aturannya jadi jangan sembarangan." Ujar Elzan datar begitu melihat Beena selesai sholat.

"Iya maaf. Aku engga tahu ternyata posisiku salah. Kalau gitu beri tahu aku arah kiblatnya di mana?" Tanya Beena pelan.

Elzan langsung mengambil sajadah tersebut kemudian menggelarnya ke arah kiblat.

Beena mengulang sholatnya. Gerakan sholat Beena tak luput dari perhatian Elzan.

"Astagfirullah jodoh pilihan-Mu ternyata istimewa Ya Allah. Bahkan gerakan sholat pun masih ada yang salah." Elzan terhenyak melihat gerakan Beena yang masih asal-asalan, di rakaat pertama Beena melewati gerakan ruku. Ia langsung ke gerakan sujud. Elzan merasa tertantang dengan kehadiran Beena yang sudah menjadi istrinya.

"Apakah ini jodoh kiriman darimu Ya Allah? Gadis yang belum bisa apa pun dalam beribadah. Ya Allah ini kah ladang ibadahku sampai ku mati kelak?" Elzan hanya menarik nafasnya pelan lalu menghembuskannya dengan pelan juga.

"Sementara di luar sana ada wanita yang sedang menunggu untuk dikhitbah. Dia lebih baik dari Gadis ini. Dia lebih cerdas, lebih berpengetahuan apalagi lulusan Kairo tentu kecerdasannya tentang ilmu agama tidak akan diragukan lagi. Ya Allah aku harus bagaimana?" Elzan terpekur memikirkan solusi permasalahan yang akan ia hadapi.

Beena melipat sajadahnya lalu menyimpannya di atas kasur. Ia membuka hijabnya kemudian melipatnya. Terakhir ia membuka gamis. Beena kaget bukan main begitu menyadari suaminya masih berada di kamar.

"Haaaa!"

Beena langsung menutupi tubuhnya dengan selimut.

"Maaf Mas bisa keluar, aku mau ganti baju!" Mohon Beena sambil mengeratkan selimutnya.

Elzan tidak langsung pergi, apalagi ia sempat melihat pemandangan yang indah dari tubuh istrinya. Ia mendekati istrinya yang sedang salah tingkah. Tatapannya sayu. Rasa dingin pagi hari membuat Elzan menginginkan sesuatu dari istrinya. Halal? Tentu saja namun ia mencoba untuk bisa mempertahankan keinginannya untuk menyentuh istri dadakan yang sama sekali belum ia kenal.

Jantung Beena berdegup kencang melihat suaminya mendekat. Ia mundur sampai mentok ke dinding.

"Bukankah ini yang kamu inginkan? Kamu hadir di saat aku sebentar lagi akan menikahi kekasihku." Ujar Elzan akhirnya mengungkapkan kebenaran tentang dirinya.

Deg

Deg

Mata Beena terpejam manakala Elzan mengukung dirinya, telunjuk Elzan mengusap pipinya yang mulai basah karena air mata. Kedua tangan Beena makin erat memegang selimutnya. Ia tidak ingin kehormatannya direnggut pagi ini. Walaupun suaminya halal menyentuhnya, namun ia enggan jika suaminya melakukannya dengan terpaksa.

"Maaf. A...ku minta maaf." Ujar Beena terbata.

"Maaf kamu bilang? Setelah apa yang kamu perbuat semalam lantas dengan mudahnya kamu minta maaf. Katakan sebenarnya apa motif kamu?"

"Motif, apa maksudmu? Aku datang ke rumah ini hanya minta pertolongan tidak lebih. Kalau pun pada akhirnya kita menikah itu sudah takdir. Aku sendiri tidak bisa mencegahnya." Jelas Beena dengan suara parau. Suaranya hampir tercekat.

Elzan tertawa sumbang. Ia melepaskan kungkungannya, lalu membalikkan badannya.

"Dan kamu bahagia dengan pernikahan ini?" Tanya Elzan tanpa menatap Beena yang masih menahan isak tangis.

1
Yuningsih Nining
dengan di pulangin ke ortumu di kampung sana, retno bs mikir utk berubah lebihbaik
Yuningsih Nining
si ibu retno arogan yang akhir nya di antarin pulang ke ortunya, abah cepat klarifikasi sm elzan tentang fakta klo si retno bkn ibu asli anak² mu
Yuningsih Nining
tuh emak jutekntuir nya suruh mingkem dulu lah, pada benr mulut
ini mah mau masukin hotel prodeo lagi kan ktnya udah biasa......
Yuningsih Nining
yang laporin ibunya elzan , berry atau anaknya sendiri ya si elzan?
Yuningsih Nining
ibu yang arogan akhir nya du datangi polisi huuuhh semoga ibunya elzan sadar dgn sikap dirinya yng silau harta jg gila hormat ?
Yuningsih Nining
yang td nya niat jujur mslh kebuka duluan, semua ruwet
hadooohh jadinyav kasian si beena alamat bakal di kekesek yeu mah sm ibunya elzan
Yuningsih Nining
elzan ini kesempatan mu buat ngomong depan semua ( klg mu jg klg azizah) tentang kamu yng udah nikahin arully bee walau baru siri
Yuningsih Nining
hmmm thooorr napa jd sy yng degdegan sih saat elzan mau ngomong ke zizah
Yuningsih Nining
👍Lanjut
Yuningsih Nining
apa ini Ulah tanteu nya bee si rena yng pikiran nya sekaligus modus nyingkirin si bee dari rmh nya sm yang penting duit?
Yuningsih Nining
hadeuhh dapat info dari mn ibunya elzan sampe keukeuh klo si bee yng nyulik tu bebey
Qaisaa Nazarudin
Wkwkwkwkwk Mampos...💃💃💃💃
Qaisaa Nazarudin
SKAKMATT buat bu Hajah...
Qaisaa Nazarudin
Wkwkwkwwk seorang ibu hajah yg pandai agama,Tapi apa??Terlalu berharap akan SESUATU juga gak bagus lho bu..
Qaisaa Nazarudin
Noh dengarin tuh Bu Retno,Katanya Nu Hajah,Pandai agama,Masa iya gak paham dengan takdir nya Allah..
Qaisaa Nazarudin
Yaudah gak papa,Mumpung ada keluarga Azizah sekalian,Inilah saat nya kamu Jujur,Jangan jadi PECUNDANG,Dan segera Daftarkan pernikahan kamu dan Arully secepatnya..
Qaisaa Nazarudin
Bangga banget udah nusuk orang,Kenak pasal berlapis aja kamu,Rasain tuh..
Nikma: Permisi kak Author ...

Halo kak reader, kalau berkenan mampir novel aku juga 'Kesayangan Tuan Sempurna' yaa..
Terima kasih😊🙏
total 1 replies
mai midar
Luar biasa
Qaisaa Nazarudin
Harus ya nenek Bebey udah bisa menduga kalo pelakunya bukan Beena..

Tapi dari sini kayaknya bakal susah dapat restu si Beena,Awal pertemuan dengan Mertua aja udah ada salah paham gitu..
Qaisaa Nazarudin
Emangnya Azizah dan keluarga kalian dengan gampang menerima semuanya,Apalagi menurut mereka Azizah itu jauh segala-galanya dari Arully..Kamu butuh perjuangan yg panjang Elzan..
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!