NovelToon NovelToon
Reinkarnasi Di Dimensi Lain

Reinkarnasi Di Dimensi Lain

Status: tamat
Genre:Action / Dunia Lain / Barat / Tamat
Popularitas:80.2k
Nilai: 5
Nama Author: Ryn_Frankenstein

Menceritakan seorang pemuda hebat yang hidup di Dunia Sihir. Tapi dia harus mati setelah dihianati oleh suatu kelompok yang telah ia bantu. Meskipun telah mati, rupanya ia bereinkarnasi ke Dimensi Lain setelah jiwanya dan pikirannya masuk ke dalam tubuh seseorang yang masih remaja.

Ternyata, kehidupan di Dunia barunya, bukanlah Dunia Sihir, tepatnya Dunia yang biasa-biasa saja. Tapi ada 1 hal yang membuat dirinya istimewa, yaitu dia bisa menggunakan Sihir.

***

Note : Cerita ini berlatar Multiverse dan Sequel dari cerita 'OVERSOLDIER'.

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Ryn_Frankenstein, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

BAB 08

Kevin bisa menangkis dan menahan semua pukulan dan tendangan kedua orang itu. Meski ada beberapa serangan pukulan yang lolos menghajar wajahnya.

Sedangkan Peter, hanya menghindar saja, hingga Ketiga orang itu kesal padanya. Peter yang tak ingin membuang-buang waktu. Ia segera melancarkan pukulan.

BUGH...!!

Wusss....!!

Salah satu dari mereka terpental 10 meter hingga terjatuh. Sontak membuat Kevin dan 2 orang yang menjadi lawannya terhenti melihat aksi Peter dalam bertarung.

Lalu Peter melompat ke salah satu dari keduanya, dan melancarkan tendangannya. DUGH...!! Wajahnya terkena tendangan Peter. Hingga tubuhnya memutar, dan terjatuh.

Tinggallah satu yang kini dihadapan Peter. Saat akan maju, Peter sudah di depannya. Tangan Peter langsung mencengkram wajah orang itu. Zzzzzz....!! Orang itu terlihat kejang-kejang.

Peter hanya menggunakan Sihir Petir dengan tegangan kecil. Cukup 5 detik saja, Peter melepas cengkramannya. Orang itu pun terjatuh, lalu geletak tak sadarkan diri.

Melihat apa yang dilakukan oleh Peter, sontak membuat Kevin dan kedua lawannya terdiam di tempat mereka masing-masing. Peter melompat maju, ke arah mereka. Lagi-lagi mereka dibuat terkejut.

Karena melihat Peter sudah melompat maju dalam satu kali, dan kini Peter telah sampai dihadapan mereka. BUGH...!! 1 orang telah terpukul. Peter memutar dan melancarkan tendangannya. DUGH..!!

1 orang lagi pun terkena tendangan Peter. Kedua lawan Kevin telah Peter kalahkan. Kevin terbengong melihat kehebatan sahabatnya, karena tak butuh waktu lama, Peter bisa membereskan mereka berlima.

"Kevin, ayo kita pergi." ucap Peter mengajak sahabatnya.

"Tapi, bagaimana dengan mereka ?" tanya Kevin.

"Biarkan saja. Kita harus berangkat kerja !!" jawab Peter.

Kevin menepuk jidatnya. "Benar juga."

Tiba-tiba tubuh Kevin ditarik oleh Peter. Kevin terkejut. "Peter, jangan menarik tanganku ?"

Peter tak menjawab. Ia terus berlari, dan langsung melompat tinggi. Kevin terbelalak, Peter membawanya terbang tinggi ke arah langit.

Kevin pun berteriak. "Aaaaaaa....!! Aku belum siap mati...!!"

Peter terbang dengan menggunakan Sihir Anginnya. Tangan kanannya menggenggam erat tangan Kevin. Posisi Kevin kin seperti bergantungan. Tangan satunya menggenggam pergelangan tangan sahabatnya.

"Peter...!! Kau Gila...!!" Kevin berteriak.

"Tenanglah, aku membawamu terbang bukannya hanya menghiburmu. Tapi ini juga agar kita sampai di caffe." jawab Peter sambil memandang ke arah depan dan tersenyum puas.

"Aku merasa tidak terhibur..!!" balas Kevin berteriak.

Peter tertawa. Ia menggunakan Sihir Anginnya untuk terbang. Karena sebelumnya, saat sebelum bertemu kelima orang tadi, ia melihat ingatan tentang Duplikat dirinya menggunakan Sihir Angin untuk terbang.

Bahkan dalam ingatannya, kadang Duplikat dirinya menggunakan Sihir Api untuk terbang juga, bahkan jauh lebih cepat, tapi beresiko karena terlalu awal dan beluk biasanya. Bisa-bisanya ia cepat kelelahan.

.....

Selama dalam perjalanan terbang, Kevin terus protes. Tak lama kemudian, mereka berdua sampai. Peter menurunkan Kevin dan dirinya di jalan kecil yang ada di belakang caffe, karena cukup aman.

"Peter. Aku tau kamu hebat. Tapi jangan berbuat gila." ucap Kevin yang kesal dan syok.

"Hei..! Tenanglah sobat. Aku mana mungkin berbuat gila padamu." jawab Peter.

"Terbang dengan seenaknya itu termasuk hal gila bagiku. Kau tau, kehebatanmu diluar nalar." balas Kevin.

"Jadi, kehebatanku yang diluar nalar ini, kamu percaya kalau aku memiliki duplikat dari Dunia Lain ?" tanya Peter sambil tersenyum mengejek.

Kevin memutar bola matanya. "Ya, ya, ya. Aku percaya."

"Ya sudah. Ayo kerja, jangan lewatkan kesempatan karena kita sudah datang lebih cepat." ajak Peter dan Kevin mengangguk kepalanya.

.....

Hari telah malam, dan waktu juga sudah menunjukan jam 6 malam. Peter dan Kevin masih bekerja sebagai pelayan caffe. Dengan senyuman ramah mereka berdua melayani para pelanggan. Para pelanggan perempuan dibuat terpesona oleh senyuman mereka berdua.

Kevin dan salah satu seniornya mendapat tugas, untuk mengantar berkas khusus di cabang ceffa, yang letaknya di perbatasan antar kabupaten. Tak diduga, ia harus mengirim ke tempat yang hampir jauh, yang memakan 1 jam lebih perjalanan.

Dan pesanan itu sudah harus dikirim sekarang juga. Mau tak mau, Sang manager memberi tugas kepada 2 karyawannya, karena tak mungkin ia pergi jauh meninggalkan caffe yang sudah menjadi tanggung jawabnya.

Sang manager memberi Kevin dan seniornya toleransi setelah mengantar berkas khusus itu, diperbolehkan langsung pulang saja. Tentu saja, Kevin dan seniornya merasa senang.

.....

Kevin telah berangkat bersama seniornya, mereka berangkat berboncengan menggunakan motor. Dan motor itu milik seniornya. Kondisi caffe seperti biasa, cukup banyak pelanggan yang masuk. Dengan ramah semua pelayan melayani mereka.

Dan Peter, ia sedang mengantar pesanan ke meja nomer 6. Pelanggan itu laki-laki dan perempuan, mungkin mereka tangah kencan. Setelah meletakan makanan 2 piring berisi nasi goreng dan 2 gelas jus buah jeruk.

Peter undur diri. Namun, saayt ia akan berbalik, pelanggan laki-laki itu memanggilnya. "Kamu Peter 'kan ?"

Peter mengerut dahinya, dan mengangguk kepalanya. Laki-laki itu bersuara lagi. "Kamu kerja disini ?"

Peter mengangguk kepalanya. "Ya, dan anda siapa ?"

Laki-laki itu terkekeh. "Aku kakak kelasmu, aku kelas 3. Dan namaku Radit."

Peter mengerut dahinya lagi. "Kakak kelasku ? Aku tak kenal semua kakak kelas."

Dialah Radit, dia kakak kelas Peter di SMA-nya. Dia termasuk urutan murid-murid tertampan di sekolahnya. Dia juga anak dari salah satu keluarga terkaya di kota J. Banyak perempuan yang tertarik padanya, entah terpesonanya, atau kekayaannya.

Laki-laki bernama Radit tertawa. "Astaga, jadi seperti ini ya, salah satu murid yang bernama Peter. Padalah hampir di semua murid tau kamu semenjak kamu dan Niko berbuat heboh disekolah."

Peter tak menjawab, ia menatap datar ke arah Radit. Radit bersuara lagi. "Aku tak nyangka, ada seorang adik kelas yang berani melawan Niko. Dan aku sebagai sepupunya, juga terkejut."

Peter membalas. "Apa hanya itu saja yang ingin kamu sampaikan sebagai sepupu sampahmu ?"

Seketika Radit dan perempuan yang duduk di hadapannya terbelalak mendengar ucapan Peter. Radit menatap dingin ke arah Peter. Peter hanya memasang wajah datarnya, lalu pamit undur diri.

Peter melangkah menjauhi meja Radit. Dan Radit masih saja menatap tajam ke arah Peter yang terus berjalan menjauh. Tiba-tiba punggung tangannya ditepuk, dan seketika Radit pun tersadar.

"Sudah, jangan terbawa emosi, lagian sepupumu selalu berbuat seenaknya." kata perempuan yang dikencaninya.

"Apa kamu membelanya, Lina ?" balas Radit menatap tajam Sang pacar.

___________

Jangan Lupa Like.

1
KERUPUK GORENG
mantap
KERUPUK GORENG
dri bab 1- bab 24 itu berapa total halamannya ad berapa? soalnya mau buat tugas sekolah
Dimas Setiawan
mantap
Dimas Setiawan
wow
Dimas Setiawan
nice
Dimas Setiawan
gass
Dimas Setiawan
bunuh
Dimas Setiawan
sikat
Muhammad Rizky
lawan manusia biasa aja pake sihir pdhl bisa Seni bela diri
Min sua
sedikit typo
M Black
.
hoomano1D
keknya pernah baca, tp lupa...
ternyata kalo tdk dijdkan favorit/masuk rak buku, malah like yg sebelumya hilang semua..
ARA
Oo.. Temannya Sean ternyata😊👍
Dwiwahyu Prihantini
kampung sihir🤔🤔🤔
Mukhlis B
Kalau pandangan 200 meter lah yg nampak kan titik saja kok peter enak saja melihatmu segitu hebatnya.peter
AngGa
Haaah,,Kalo gua jadi MC,senggol dah bacok
Rizky Maulana
bukannya itu gadis yg dimaksud anaknya si jonatahan si queen kan ?
Raptor
kevin janc*k. Ngakak 😂😂😂👍
Mat Grobak
kampung sihir
[ Azuya ]
penghianatan itu diperlukan untuk mengubah org yg naif menjadi tidak naif....
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!