NovelToon NovelToon
Marry Again!

Marry Again!

Status: tamat
Genre:Cintapertama / CEO / Tamat
Popularitas:348.3k
Nilai: 5
Nama Author: nenah adja

(Season dua dari novel Broken Marriage)
Menikah lagi bukan prioritas untuk Alana yang sudah menjanda dua kali, penderitaan yang dialami menyisakan trauma mendalam baginya yang merasa tak akan pernah bahagia dalam ikatan tersebut. Banyak pria yang datang mendekat, namun Alana mengacuhkannya.
Lalu bagaimana jika kedua mantan suaminya kembali datang menawarkan cinta dan sebuah ikatan pernikahan.
"Kali ini biarkan aku berjuang demi cintaku, dan jangan pernah tinggalkan aku." (Gabriel Askara)
"Maafkan aku, aku menyesal telah menyiakanmu di masa lalu, betapa bodohnya aku." (Bayu Adiyaksa)

"ALANA, MENIKAHLAH LAGI DENGANKU!"

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon nenah adja, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Bab 8

Setelah Junot masuk ke dalam toilet ponsel pria itu berdering, menoleh dari ranjang pasien dia melihat ponsel Junot di atas meja, memilih mengacuhkan dan memejamkan mata tanpa peduli ponsel Junot yang terus berdering hingga untuk ketiga kalinya barulah dengan kesal dan membawa tiang infus pria itu berjalan ke arah ponsel Junot, siapa tahu itu penting dan urusan pekerjaan.

Disaat yang sama Junot pun keluar dari toilet dan meraih ponselnya.

"Hallo," ucapnya setelah menerima panggilan.

Terdengar suara di sebrang sana...

"Oh, gadis itu, tidak masalah nyonya lagi pula aku sudah kembali ke kotaku."

"Tidak- tidak, aku baik- baik saja, kau tidak perlu mengganti uangku." setelah beberapa saat Junot mematikan ponselnya dan melihat tuannya kembali ke ranjang.

"Aku hampir menabrak anak kecil kemarin dan si ibu meminta maaf karena anaknya membuatku celaka."

"Ya, aku bisa melihatnya dari perban dikepalamu," ucapnya acuh, raut wajahnya bahkan datar seolah tak peduli.

Junot mendengus dalam hati, ketika melihat tuannya seolah tak peduli, padahal dia adalah asisten paling setia pria itu sejak dia di angkat menjadi Direktur utama menggantikan ayahnya yang tiada.

"Baiklah jika begitu tuan, saya permisi." dengan senyum masam Junot melangkah ke arah pintu, namun langkahnya terhenti saat mengingat sesuatu, wajah Junot pucat pasi dengan tatapan menerawang, benar saat kemarin dia melihat bocah itu dia seperti mengingat dimana dia pernah melihat raut datar Joana dan sikap acuh tak acuh bocah itu, dan dia sekarang tahu dimana dia pernah melihatnya "Tuan, bolehkah aku bertanya sesuatu? Gadis yang hampir aku tabrak sangat mirip denganmu."

"Apa kau memiliki anak diluar nikah dengan wanita lain?"

Gabriel menaikan alisnya, ya, bos Junot adalah Gabriel, Gabriel mantan suami kedua Alana, sekaligus ayah dari Joana.

"Apa kepalamu terbentur sangat keras, hingga kau jadi tak waras dan berkata tidak penting, pulanglah atau bonus mu bulan ini tidak keluar!"

Junot merengut masam, apa yang dia katakan memang benar, Joana mirip dengan Gabriel, hanya dia dalam versi wanita dan anak kecil, tatapan matanya tajam seperti saat Gabriel memarahinya tadi.

Gabriel, menghela nafasnya dari mana pemikiran Junot tentang anak di luar nikah, dia hanya 'melakukannya' dengan Alana untuk yang pertama dan terakhir, bahkan hingga saat ini, Gabriel tak pernah menyentuh wanita manapun bahkan ...

"Gab!" lamunan Gabriel terhenti saat seorang wanita masuk dengan raut wajah khawatirnya, "Kamu baik- baik saja, aku langsung kemari saat mendengar kau jatuh sakit."

Gabriel menatap datar istrinya, ya ,istri. Istri yang tak pernah disentuhnya, sudah Gabriel katakan jika dia tak pernah 'melakukannya' dengan wanita lainnya selain Alana istri pertamanya bahkan istrinya yang sekarang sekalipun, istri yang tak pernah Gabriel anggap, karena pernikahan mereka ada karena sebuah paksaan, tapi tak apa Gabriel melakukannya juga bukan tanpa tujuan, dia hanya mengalah untuk menang saat ini.

"Jangan berlebihan Mona," ucap Gabriel acuh.

Ya, wanita itu Mona, wanita yang ibunya bawa untuk menjadi istrinya tujuh tahun lalu, dan dengan terpaksa Gabriel menikahinya karena ancaman dari Lisa ibunya sendiri.

"Apa aku tak boleh mengkhawatirkan suamiku sendiri." Mona berkata sendu, sejak pernikahan mereka tujuh tahun lalu Gabriel selalu acuh padanya bahkan dia seperti tak kasat mata di mata pria itu.

"Itu hal yang wajar jika pernikahan kita normal seperti pasangan pada umumnya, tapi tidak dengan kita yang hanya menikah karena perjanjian."

"Gab."

"Pulanglah, aku ingin sendiri, jangan ganggu aku!" Mona menunduk dengan wajah sedih, selalu seperti ini Gabriel tak pernah tersentuh olehnya, bahkan setelah perjuangan selama ini Gabriel tak pernah melihat ke arahnya.

Apa yang di katakan mertuanya salah jika 'cinta akan tumbuh seiring berjalannya waktu' nyatanya sudah tujuh tahun tapi dia tak pernah mendapatkan hati Gabriel.

Mona bahkan rela menikah atas sebuah perjanjian dengan harapan suatu hari nanti bisa memiliki Gabriel, tapi nyatanya hingga kini tembok yang dibuat Gabriel malah semakin kokoh hingga dia tak bisa menembusnya.

Dan dengan bodohnya Mona menyetujui semua syarat dari Gabriel tanpa berpikir panjang. Dia kira dengan berusaha sekuat tenaga mungkin Gabriel akan luluh tapi nyatanya karena perjanjian itulah Mona tak bisa leluasa dalam mendekati Gabriel, seperti sekarang.

Jadi dengan langkah lesu, Mona keluar dari ruang rawat Gabriel bahkan tanpa bisa memberikan bekal yang dia bawa sejak dari rumah.

...

Di sebrang sana Alana menutup ponselnya setelah dia menghubungi Junot, dan ternyata pria itu sangat baik hingga menolak Alana mengganti uang pengobatannya dan Joana, padahal dia sangat dirugikan, belum lagi mobilnya yang rusak karena membentur trotoar jalan, semoga kebaikannya di balas oleh Tuhan.

"Mama," panggil Joana, bocah itu melongokan wajah di celah pintu.

"Ya?"

Joana meremas tangannya karena gugup.

"Ada apa?" tanya Alana lagi, saat melihat Joana justru diam saja.

"Satu minggu lagi akan ada wisata ke musium seni di kota B, bolehkah aku ikut?" Alana mengerutkan keningnya.

"Mama tidak tahu tentang wisata itu." seingatnya guru Joana tidak memberitahukannya pada Alana.

"Pengumumannya baru tadi, apa Mama mengizinkan?" tanya Alana penuh harap.

"Kota B jauh sayang, mama tidak bisa mengizinkanmu, apalagi kamu masih kecil."

"Aku sudah dewasa," protesnya.

Alana menghela nafasnya, Joana tidak mengerti dewasa yang Alana maksud, dan bocah itu terus berkata dia sudah dewasa tanpa melihat jika tubuhnya bahkan masih kecil. "Pokoknya mama tidak izinkan, titik." Alana menekankan kata- katanya, dan itu artinya tidak ada bantahan yang bisa Joana lakukan.

Joana menunduk lesu lalu keluar dari kamar Alana dengan wajah murung, "Ada apa?" tanya Daniel saat melihat Joana cemberut.

"Tidak ada." Joana menghiraukan Daniel lalu pergi memasuki kamarnya dengan membanting pintu.

Daniel mengerutkan keningnya lalu melihat kamar Alana yang tertutup, ada apa dengan keduanya.

Di dalam kamar, Joana melihat surat izin yang harus di tandatangani orang tua untuk wisata ke musium artis minggu depan, lalu wajahnya tersenyum setelah melihat tanda tangan mamanya di dalamnya, dia sudah dewasa kan? Dia memang pintar, Joana tahu jika mamanya pasti tidak mengizinkannya karena itu dia menyelipkan surat izinnya pada lembaran dokumen yang tadi di tanda tangani Alana, dan saat mamanya tadi pergi menelpon dia kembali mengambilnya.

"Aku tetap akan pergi," ucap Joana bangga tanpa peduli dengan keselamatannya yang dikhawatirkan Alana, padahal Alana tidak ingin sesuatu yang buruk terjadi pada Joana apalagi setelah peristiwa kecelakaan tempo hari.

Di dalam kamarnya Alana merebahkan dirinya setelah lelah seharian bekerja tanpa tahu rencana nakal dari Joana.

1
Norma Koelima
ngebut ya mas... 🤣🤣🤣... akhirnya... lega...
ayu cantik
suka
Rynda Atmeilya
tau g Thor,,, AQ baca ceritamu ini kadang sambil tahan napas 😮‍💨
Sri Susilowati
hadir thor
Siti Maulidah
ceritanya selalu menarik /Good//Good//Heart//Heart/
🏫⃟Sᵐᵖ 🅢ᵃᵏᶦᵗ 🅜ᵉₗᵢₕᵃᵗ 🅟ᵉʳᵍᶦ
aku lagi halangan, tapi baca novel author bagian tamat.aku jadi mewek.aku enggak ada poin, baca novel melalui iklan jadi enggak bisa kasih kopi, cuma bisa kasih like, kalau komentar agak susah karena hp rusak.
nenah adja: subhanallah, terimakasih banyak sudah membaca, sehat selalu😍
total 1 replies
Muji Raffa
/Facepalm//Facepalm//Facepalm/
Norma Koelima: 🤣🤣🤣🤣 cenat cenut ya
total 1 replies
Endang Sulistia
keren
Angga Gati
bagus ceritanya
semangat berkarya😍😍
Studesyy
ini bacanya dimana Thor
Studesyy: oh ic...Aku lanjut kesana
total 2 replies
TATI PUTRISOLO
randi siapa ya thor
Rosidahnamaku
best Thor tulisan mu
ℳ𝒾𝒸𝒽ℯ𝓁𝓁 𝒮 𝒴ℴ𝓃𝒶𝓉𝒽𝒶𝓃🦢
lah emang kaga lu icip apa bang, kalo habis masak di icip dulu bang wkwk
ℳ𝒾𝒸𝒽ℯ𝓁𝓁 𝒮 𝒴ℴ𝓃𝒶𝓉𝒽𝒶𝓃🦢
wkwk nenek sihir menemukan lawan sepadan 😎😂
ℳ𝒾𝒸𝒽ℯ𝓁𝓁 𝒮 𝒴ℴ𝓃𝒶𝓉𝒽𝒶𝓃🦢
"joana menolak menikah lagi dengan gabriel" ya jelas nolak joana kan anaknya wkwk typo nya ngakak juga ini 😭🤣
memei
sudah baca AQ kak
Triana Oktafiani
Walaupun sempat kecewa di cerita pertama yg menggantung, akhirnya bisa di selesaikan dng efik di cerita selanjutnya 👍
Melani Sunardi
Luar biasa
Melani Sunardi
mama mu itu loh yang terlalu
Eka Uderayana
cerita nya bagus 👍
setangkai bunga mawar untuk author 🌹
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!