NovelToon NovelToon
Duda Somplak VS Bocah Tengil

Duda Somplak VS Bocah Tengil

Status: tamat
Genre:Duda / Berbaikan / Pernikahan Kilat / Beda Usia / Tamat
Popularitas:98.5k
Nilai: 5
Nama Author: Shizi

Witing tresno jalaran soko kulino. Seperti itulah orang-orang berkata.

dari yang awalnya tidak suka, dan selalu mengejek bahkan mengumpat lelaki yang bernama Brian. Lelaki berusia 37 tahun, seorang duda, dan Keysa berusia 18 tahun.

Hingga sebuah insiden mempersatukan mereka, dan dalam hati Keysa tak pernah menyangka bahwa dirinya akan menikah dengan seorang duda. Dengan usia yang terpaut jauh.


Penasaran dengan kisah mereka, yuk baca dengan judul Duda somplak VS Bocah Tengil

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Shizi, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

8. Key Brian tak pernah akur

"woe ... apa kalian akan berantem terus!" bentak Ayu dan seketika keduanya menoleh bersamaan.

"Jangan ikut campur."

"Cie ... cie, barengan nih jawabnya."

"Berisik," lagi-lagi Key dan Brian menjawab berbarengan.

"Awas jodoh lho nanti," goda Ayu.

"Bisa diam gak!" seru keduanya yang terus menjawab bersamaan.

Ayu bungkam dan tidak lagi berbicara karena mendapat dobel dar Key dan dengan lelaki yang sedang bersamanya. Yang belum diketahui namanya, dan hanya bisa memanggilnya Om, seperti yang Key sebut.

Ekhem.

Hem ... ekhem.

Ayu mencoba mencairkan suasana dengan berdehem agar keduanya sadar, dengan apa yang sedang terjadi kepadanya.

"Apaan?" Key dan Brian masih kompak menimpali deheman Ayu.

"Tuh." Ayu lantas menunjuk kearah tangan dengan menggunakan bahasa mata, agar segera melihat di tangannya ada apa.

"Astaghfirullah."

Sontak keduanya langsung melepaskan tangannya masing-masing dan mengusapnya dengan kasar.

"Om, sengaja ya. Cari kesempatan dalam kesempitan," ujar Key dengan tatapan sinis nya.

"Enak saja, jaga tuh mulut. Orang tangan kamu yang ada di tangan saya! Kenapa saya juga yang harus disalahkan," dengus Brian yang tak mau kalah. Apapun yang terjadi, meski dirinya pun yang salah.

"Alah, lelaki mah gitu. Dimana ada kesempitan dan lelaki itu juga akan mencari kesempatan, karena mencari sela kan. Dasar Om-om gak laku!" suara ketus Key membuat Brian meradang, karena dari awal bertemu sebutan tidak 'Laku' terus saja mengiang-ngiang di telinganya.

"Hye bocah tengil, saya itu laku dan memang belum pengen nikah saja! Kamu tahu ...."

"Tidak." Key langsung menjeda ucapan Brian yang belum selesai karena menurutnya terlalu bertele.

"Bocahhhhh!"

Huffff.

Brian merasa frustasi dengan Key, yang terus berusaha mengalahkannya dalam perang perang lidah kali ini.

Sedangkan dua lelaki yang mukanya seperti bombolani. (donat berisikan selai, dan diberi taburan gula) Hanya bisa terdiam terpaku. Menatap perempuan laki-laki terus saja berdebat.

"Sudahlah, aku gak mau tau sekarang Om pergi! Bikin orang apes saja." Key pun tanpa banyak drama, langsung menyuruh Brian untuk pergi karena Key juga tidak mau sial lagi.

"Apa menurut kamu, saya ini pembawa sial!" Brian memegang dadanya sendiri, karena pernah memegang dada orang lain, bukan simpati yang didapat. Melainkan sebuah tamparan.

"Om sendiri yang bilang, dan berterus terang kalau Om itu pembawa sial."

Ckckck.

Lagi-lagi Brian salah telak dengan bocah tengil yang ada di hadapannya. Mengurusi satu bocah saja tidak becus, apalagi mengurusi istri. Pasti Brian tidak sanggup.

Auh.

Auh.

"Bocah tengil lepaskan, ini sakit bodoh!" rintih Brian karena pada saat Brian ingin mengambil daun yang ada di rambutnya. Tiba-tiba saja Key melintir tangan Brian hingga berteriak kesakitan.

Sedang dua lelaki dan satu wanita meringis saat melihat kekuatan super Key, dimana Brian termasuk tipe pria dengan tubuh kekar. Bisa kalah hanya dengan tangan Key.

"Makanya jangan kurang ajar, apa Om ingin seperti mereka berdua layaknya mangga yang jatuh dari pohon, sampai bonyok kek gitu!" sergah Key pada Brian.

"Woe ... bocah tengil saya itu cuma mau ambil daun yang ada di rambut kamu, kenapa pula kamu berubah jadi monster!" geram Brian karena saat ini dirinya merasakan kesakitan pada tangannya.

"Kalau mau nolong itu yang sopan dong, jangan main nyomot." Key menggerutu karena lelaki itu dengan tanpa permisi langsung memegang rambutnya.

"Sudahlah, saya mau pulang dan kamu harus tanggung jawab." Brian pun sengaja meminta tolong pada Key, karena tidak mungkin dirinya menyetir dengan kondisi tangan yang teramat sakit.

"Badan saja di gedein, kekuatan pun tidak punya." Key mengomel karena merasa jika pria tersebut terlalu berlebihan.

"Hye bodoh, tangan saya cidera, lihat ini bengkak kan."

"Key, tanggung jawab dan segera bantu. Agar masalah kalian selesai dan kita juga bisa pulang secepatnya," titah Ayu pada Key yang tak ingin lagi melihat kedua anak Hawa saling adu otot dalam berbicara.

"Dia kan laki Yu, masa iya gitu saya udah ngeluh." Key tak menyangka jika laki-laki yang belum diketahui namanya itu, bisa selemah perempuan pada umunya. Lantas untuk memastikan jika tidak berbohong Key akan memeriksanya.

"Nama Om siapa? Jadi enak kalau mau panggil?" tanya Key pada pria yang sedang menahan sakit.

"Nama saya Brian," timpal lelaki tersebut yang baru saja memperkenalkan namanya.

Ah ... ah ... ah, sakittt.

Brian terus berteriak hingga mengundang beberapa pejalan kaki.

"Bos, itu tangannya memang bengkak."

Key melirik dua lelaki tersebut. Memandangi wajah keduanya saling bergantian dan dengan wajah yang serius Key berbicara.

"Siapa nama kalian?" tanya Key.

"Aku Bayu."

"Kalau aku Bagus."

Keduanya pun menjawab secara bergantian.

"Terus kenapa masih di sini, dan tidak pulang! Apa tonjokan maut saya kurang?" ujar Key dengan wajah dinginnya.

"Kita berdua mau jadi anak buah Bos, boleh kan." Bagus dan Bayu dengan sangat meminta diterima untuk menjadi anak buah Key. Akan tetapi, Key tidak berminat akan hal itu.

"Pergilah," titah Key.

"Kami tidak akan pergi sebelum diterima jadi anak buah, Bos." Bayu dan Bagas masih kekeh untuk meminta belas kasih dari Key.

Hufff.

Sejenak Key menghela nafas agar hati dan pikirannya sedikit tenang.

"Baiklah, dan sekarang pergilah."

"Makasih Bos."

Hmm.

Satu masalah selesai dan tinggal masalah Key yang satu lagi.

"Sekarang kamu antarkan saya pulang! Jika saya membawa motor dengan keadaan tangan bengkak. Yang ada saya di sholatin, sebelum saya melakukan sholat."

Key mendelik kan matanya, dan dan pikirannya jika pria ini adalah pria somplak.

"Yu, aku nganter pak duda dulu. Kamu pulang saja biar nih orang gak kayak mak-mak yang belum dapat jatah mingguan dari suaminya," ujar Key yang menyuruh Ayu untuk pulang sendiri.

Acara lari pagi batal, karena insiden yang tak disengaja. Kesialan juga tengah menghampiri Key, dan sekarang dirinya dimintai pertanggung jawaban hanya karena menyentuh tangan dari om Brian.

Motor CBR, berwarna hitam memecah jalanan pagi. Cukup ramai karena hari ini adalah hari minggu.

"Hebat juga nih bocah tengil, bisa bawa motor gede?" Brian sedikit memberi sanjungan pada Key, karena tidak semua wanita bisa membawa motor dengan jok belakang sedikit naik ke atas. Hingga Key yang tengah menyetir tak terlihat oleh Brian yang memang tinggi.

"Dasar om-om menyebalkan, lihat saja besok-besok kalau ketemu. Ku buat lalapan campur kodok sekalian, gitu saja udah bengkak tangannya." Key tidak berhenti mengumpat di dalam hatinya ia terus memberikan sumpah serapah pada Brian karena lelaki sejatinya kuat, lah ini malak kek kerupuk yang ke bawa angin.

STOP!

Ciiiiiiiiiiiiiit.

Dukh.

1
Lili Amalia
nah, inilah novel yang selalu kutunggu.
Lisna Lisna
om om somplak aneh
Ruk Mini
aaa..udh semangat semangat 2 thorrr..de2 lom launching pun...tpi sgt menghibur..somplak.. ngakak tes tiap part y..ok tq thorr 🙏👍👍👍
Ruk Mini
hadehhhh...
Ruk Mini
key...key...
Dede Mila
/Facepalm//Facepalm//Facepalm//Facepalm/jadi Sadako gak tuh.../Joyful//Joyful//Joyful/
Dede Mila
/Facepalm//Facepalm//Facepalm//Facepalm/
Dede Mila
dasar om mertua..../Facepalm//Facepalm//Facepalm//Facepalm/
Dede Mila
mantan istri Brian ya..../Shhh/
Dede Mila
bertamu langsung jadi mantu.... /Chuckle//Chuckle//Chuckle//Casual/ mantul dah tuh si Brian /Joyful//Joyful//Joyful//Joyful//Facepalm/
Dede Mila
/Facepalm//Facepalm//Facepalm//Facepalm//Facepalm//Facepalm/
Dede Mila
Samson Wati nih si key..../Joyful//Joyful//Joyful/
Dede Mila
kocak..../Facepalm//Facepalm//Facepalm//Facepalm//Facepalm/
Theresia
kapan dilanjutkan karena penasaran.sebenarnya bangkrit atau hsnya ngetest istri kecilnys
Theresia
tambah seru ceritanya buat penasaran
Kusmadi Adi
v
Qaisaa Nazarudin
Gak serius lho mama Linda.Suami mu cuman mau ngetes Key doang,ini ide suami mu lho, Mana ada bangkrut 😂😂😜😜
Qaisaa Nazarudin
Makanya Axcel jangan sombong banget, Tadi apa katanya istri Bryan kayak Mantannya si Mira itu yg Matre, Enak aja,,Noh sekarang rasain gak ada yg bisa dibanggain lagi kan,,
Qaisaa Nazarudin
Makanya JANGAN MENILAI SESUATU DARI LUARANNYA doang, 🙄
Shizi🦁🦁: betul kak, biar kampungan rsanya gak kalah kek di resto🐱🐱🐱
total 1 replies
Qaisaa Nazarudin
Ini nih yg ku bilang, Maaf ya, Di mana2 novel itu kalo ceritanya kisah duda pasti alurnya gini, saat si pria masih menduda bertahun2 mantannya gak pernah nongol, Eh setelah pria nya Nikah aja, Saat itu juga para Mantan langsung jongol, kayak jamur tumbuh setelah hujan 🤣🤣🤣
Shizi🦁🦁: wkwkwk iya ya kak. kenapa bisa begitu ya. apa karena terlalu sering melihat ini di real life
total 1 replies
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!