NovelToon NovelToon
Nikah Paksa : Istri Ketiga Belas

Nikah Paksa : Istri Ketiga Belas

Status: tamat
Genre:Angst / Menjual Anak Perempuan untuk Melunasi Hutang / Dijodohkan Orang Tua / Dendam Kesumat / Poligami / Nikah Kontrak / Tamat
Popularitas:132.2k
Nilai: 5
Nama Author: Candradimuka

Demi harta, wanita yang mengasuh Roxanne sejak kecil menjualnya pada seorang wanita kaya. Wanita itu mencari istri untuk anaknya namun bukan yang pertama atau kedua, melainkan ketiga belas.

Roxanne terpaksa harus menerimanya. Sekalipun ia mendengar rumor bahwa pria itu adalah badjingan yang menyiksa istri-istrinya, Roxanne bersumpah akan bertahan hidup di sana. Ia akan menaklukkan pria itu dan menjadi istri terbaiknya.

Tapi ... pria itu ternyata sudah mencintai orang lain?

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Candradimuka, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

8. Nyonya Pertama

Roxanne mengalami mimpi buruk bahkan di siang hari setelah itu.

Gadis itu tak berani keluar kamar barang sejengkal saja. Ia takut jika sampai keluar lalu Elios tahu maka dia akan langsung membunuh Roxanne.

Menurut akal sehat, setidaknya harus ada satu alasan seseorang dibunuh, tapi menurut perasaannya ketakutan tidak butuh alasan logis untuk muncul.

Roxanne hanya takut sampai ia menangis berharap pulang.

Tempat kumuh bersama Ibu jauh lebih baik setidaknya dari segi mentalnya.

Sampai kemudian ....

"Nyonya." Pelayan mengetuk pintu kamar Roxanne. "Nyonya Pertama datang menemui Anda."

Ketakutan sering menjadi kenyataan.

Roxanne hanya bisa menahan napas melihat pintu yang ia kunci malah terbuka, disusul kemunculan seorang wanita berambut silver panjang.

Rambutnya lebat. Sangat lebat dan terawat hingga kalimat rambut adalah mahkota itu begitu cocok dengannya.

Perempuan itu menatap Roxanne dengan mata anggun tapi juga tidak banyak berekspresi.

Istri pertama dari monster. Wanita yang menahan hinaan dimadu dua belas wanita setelahnya.

Jelas dia tidak normal.

"Aku mendengar kamu sakit sampai tidak menyentuh makanan di depan pintu." Perempuan itu berjalan mendekati tempat tidur, membuat Roxanne diam-diam gemetar.

Tentu ia berusaha keras agar tidak terlihat lemah, tapi rasa tegang di matanya tak bisa disembunyikan.

Apa dia mewakili Elios membunuh Roxanne?

"Namamu Roxanne, benar?"

Perempuan itu mengulurkan tangan, menyentuh wajah Roxanne.

"Wajahmu cantik seperti namamu, tapi kamu masih penuh sikap bodoh dan menyedihkan. Mungkin karena masih muda."

Roxanne cuma menahan napas.

Dan sepertinya sang Nyonya Pertama menyadari.

"Kalau itu soal kejadian tempo hari," wanita itu duduk di kursi yang dibawa pelayan, "lupakan saja. Itu terjadi karena Tuan Muda hanya sedang terganggu."

Hanya psikopat yang membunuh seseorang untuk alasan sesepele terganggu.

Tapi, Roxanne menangkap maksud wanita ini. Dia mencoba berkata jangan bersikap menyedihkan. Pura-pura saja tidak terjadi apa-apa.

"B-baik." Roxanne menggigit lidahnya, marah pada suara gemetar itu.

Tidak boleh lemah. Ia harus bertahan hidup sesuai kata Ibu.

"Tidak ada yang terjadi tempo hari." Roxanne kini menjawab pasti. "Senang bertemu dengan ...."

"Tidak perlu formal. Lagipula formalitas itu tradisi Narendra. Aku bukan Nyonya Narendra tapi Yasa."

"Baik." Roxanne tidak akan bertanya, tidak akan protes dan hanya akan menurut jika itu adalah caranya untuk bertahan di sini. "Senang bertemu denganmu."

"Ya, aku juga." Dia menjawab tanpa ekspresi.

Menoleh pada pelayannya untuk isyarat membawa makanan. "Makanlah. Tidak ada dokter di sini, jadi sekalipun sakit, kami terbiasa sembuh tanpa obat. Jaga dirimu."

"Baik." Roxanne langsung menyantapnya bahkan ketika tak ingin.

Dia bilang makan, jadi makan.

"Lalu selain itu, Roxanne."

"Ya?" Roxanne menjawab cepat.

"Tuan Muda benci orang-orang yang berhasrat padanya."

Roxanne mendadak beku di tempat.

Tanpa sedikitpun basa-basi sebelum memulai, Nyonya Pertama itu langsung mengatakan jelas apa yang perlu Roxanne ketahui.

"Semua istri Tuan Muda memiliki hasrat masing-masing pada beliau. Ingin ketampanannya, ingin kekayaannya, ingin keturunan berharga darinya, atau entah apa lagi."

Nyonya Pertama, Graean, berdiri dari kursi itu. Mengambil sebuah pot mewah berisi bunga mawar ungu, lalu diletakkan di atas meja samping tempat tidur.

"Tuan Muda tahu. Lagipula tidak ada satupun orang yang bergerak tanpa keinginan. Bahkan orang yang menyembah Tuhan berharap mereka masuk surga. Balasan dari penyembahan mereka."

Kalau begitu kenapa—

"Tapi Tuan Muda tidak mau memedulikan hal semacam itu dan tetap membenci apa yang sudah sewajarnya terjadi. Beliau tahu seseorang akan berharap, lalu beliau meminta agar jangan berharap karena itu menyebalkan. Begitulah."

Roxanne menelan ludah. Mendadak semakin tak bisa menelan makanan dan ingin muntah tiba-tiba.

Ini ancaman. Jelas ancaman.

"Kalau kamu menginginkan kekayaan Tuan Muda," Graean memalingkan wajah pada Roxanne, "kamu harus terlihat tidak menginginkan apa-apa. Dengan begitu hidupmu terjamin."

....

Itu lagi.

Penjelasan setengah-setengah lagi.

Sama seperti Diane.

"Apa hanya itu?" Roxanne menatapnya tajam tiba-tiba. "Saya mendapatkan berlian dan permata langka, gaun dan makanan mewah, agar hidup seperti tikus?"

Omong kosong.

"Saya sudah hidup seperti itu sebelum datang ke sini, tapi kenapa di luar sana tidak ada yang memberikan permata juga gaun?"

Kebaikan ini sangat murah hati.

Lalu dia pikir Roxanne percaya?

*

1
@Biru791
kenapa hrus inses ceritNya sensitif
Sophia Aya
mampir thor, penasaran 👍🙏
Lilik Halimah
aku bacax Rexona sama insomnia🤣
Lilik Halimah: maafkan lidah ndeso ini ya thor😅🙏
total 1 replies
Mei Muntiani
Luar biasa
Nurul Himmah
alurnya diluar nalar
Noorjamilah Sulaiman
menarik
Noorjamilah Sulaiman
💖💖
Noorjamilah Sulaiman
ceritanya bgs...penuh mesteri..👍
Widhi Labonee
hmmmm... how great they're... long live narendra....
Widhi Labonee: asiyaaaappp... goooo... ngeeeenggggg
total 2 replies
Widhi Labonee
dimanakah si imoet sanya kak othor sembunyiin???
Widhi Labonee: woke.. d tunggu kakak.. gaaassss
total 2 replies
Widhi Labonee
nah lo...dah d samperin mbak roxane loh yaaa... ayok lah gas keun bang eris.. jang malu malu he eh gitu naaaaa
Widhi Labonee
mbok ya jgn pisah ngoni ini... bknkah janda selalu d depan bang eriisss.. ayok dah gaaassss keun lah, kejar roxane.. hamaaak ngana ini
Widhi Labonee
hwaduh... angel weesss angeeellllll
Take
❤️❤️❤️❤️❤️
nisa nisa
karya yg sangat bagus👍
Widhi Labonee
omegat ... 2 kupeit ini bner" beken ngg aq, tp sygnya aq sukaaak banget sm mereka
Widhi Labonee
kasian eris....
Widhi Labonee
lho lho lho.... bang arkas ya.... gk bs koment aq... speechless
Widhi Labonee
woooaaaaaahhhh... roxane ku, keren abiisss
Widhi Labonee
jangan jangan.... mereka saudara kandung?
ato apakah?
banyak kali mistini eh misteri d sini kak othor... jidi mikin pinisirinnnn
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!