NovelToon NovelToon
Di Balik Sang Protagonis

Di Balik Sang Protagonis

Status: sedang berlangsung
Genre:Reinkarnasi / Percintaan Konglomerat / Kelahiran kembali menjadi kuat / Keluarga & Kasih Sayang
Popularitas:17.1k
Nilai: 5
Nama Author: Es Pucil

ig : @es.pucil
_____________
Ada banyak alasan mengapa Karina dengan sangat mudah diterima di keluarga Eduardo. Ia seorang aktris terkenal yang selalu sukses menjadikan filmnya selalu laris di bioskop, serta memiliki karakter dan budi pekerti yang sangat baik.

Namun, ada juga beberapa alasan yang sangat kuat mengapa Karina harus memilih Erik Eduardo sebagai kekasih meski usia mereka terpaut 19 tahun. Selain kaya raya serta sukses di bidang bisnis, Karina juga harus memilih Erik untuk ... balas dendam. Demi menebus kematian dirinya dan sang kakak 19 tahun silam, karena keserakahan Erik untuk memiliki sang anak hasil hubungannya dengan sang kakak: Bella ... yang membuahkan gadis kecil bernama Eliza dengan fisik sangat menyerupai mendiang Bella.

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Es Pucil, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

8. Bella Kedua

Karina membaca pesan tentang keberadaan Erik dan putrinya, dan dengan dibantu oleh seorang pelayan perempuan, ia akhirnya tiba di sebuah ruangan VIP yang tertutup.

“Terima kasih,” kata Karina, tanpa lupa memberikan senyum terbaik pada si pelayan, juga sedikit anggukan. Ia awalnya menerima anggukan hormat yang sama, tetapi setelah Karina melepaskan maskernya, pelayan itu langsung melotot terkejut.

“K—Karina kan ya?” tanya si pelayan terbata.

Karina memberikan anggukan anggun dua kali, sebagai bentuk pengiyaan. Seperti sudah setelah otomatis, saat ia dikenali oleh penggemarnya, hal yang pasti diminta dari Karina adalah foto. Gadis itu meladeni dengan sangat baik, lalu dipersilakan masuk setelah memberikan tanda tangannya.

Setelah kepergian si pelayan, Karina sempat mengembuskan napas secara kasar dengan mata yang berotasi malas. Usai memperbaiki sikap, ia baru berbalik sembari memperbaiki posisi rambut terurainya. Memberikan isyarat pada dua penjaga di sisi kanan-kiri pintu untuk membukakannya jalan memasuki ruangan.

Ada empat manusia di dalam ruangan, dua di antaranya adalah pelayan, seorang lagi adalah Erik, dan yang keempat sempat membuat Karina menghentikan langkah dan napasnya sesaat. Perempuan asing berambut sebahu itu baru pertama kali Karina temui, tetapi ia sudah sangat familier dengan wajahnya. Karina hanya perlu sedikit berusaha, dan ia sudah menemukan ingatan tentang perempuan itu. Membuatnya sempat menggerakkan bibir tanpa suara, menyebut satu nama.

“Bella?”

“Karina, kemari.” Erik berdiri, tidak lupa mengentalkan jasnya untuk mengusir kusut di sana. Karina mengikuti instruksi itu meski sedikit canggung dan kaku, dengan pandangan hampir tidak pernah berhenti mengarah pada si perempuan. “Kenalkan, ini putri tunggal saya: Eliza Eduardo.”

“Pu-tri?” Karina mengeja satu kata itu dengan susah payah. Ia mengulurkan tangan ke arah si gadis berwajah dingin itu. “Hai, saya Karina.”

Untuk Eliza, perempuan itu butuh pelototan dari ayahnya sebelum menerima uluran tangan tersebut. Karina sempat mendapatkan tatap malas dari Eliza ketika perempuan itu menyebutkan namanya dengan sangat singkat.

“Eliza.”

Jabatan tangan dilepaskan, tetapi tidak menghentikan rasa penasaran Karina. Ia bertanya-tanya, apa kakaknya di masa lalu juga mengalami reinkarnasi? Namun jika iya, mengapa tidak mengingat Siska sedikit pun? Karina bahkan ingat masa lalunya hanya dengan bertemu Erik, bagaimana bisa perempuan ini tidak mengingat apa pun?

Atau, hanya Karina di sini yang diizinkan untuk menuntut keadilan di masa lalu? Tapi yang bermasalah di sini adalah Bella dan Erik, sementara Siska tidak memiliki urusan apa pun dengan mereka, tetapi tetap mengalami kehidupan lagi. Atau bagaimana?

Karina masih belum menemukan jawaban dari setiap kebingungannya ketika suara bariton Erik terdengar.

“Silakan duduk, Karina.”

Arahan tersebut dipatuhi dengan baik. Karina duduk di salah satu sofa single, usai meletakkan tas tangan hitam bermerek di sampingnya.

Makanan dipesan oleh Erik, dengan persetujuan Karina untuk menyamakan menu. Selanjutnya, obrolan panjang yang didominasi tentang pencapaian Erik sepanjang hidupnya. Selama pria itu sibuk bercerita, Karina hanya menimpali sesekali, dan lebih sering sibuk memperhatikan Eliza yang benar-benar tidak menunjukkan tanda mengenali Karina sebagai adiknya di masa lalu.

“Eliza pasti sehebat ayahnya,” kata Karina memberikan tanggapan setelah Erik berhenti menjelaskan sebentar. “Bagaimana dengan dia?” tanya Karina.

“Sayangnya, Karina, dia didominasi mendiang ibunya. Padahal saya juga berekspektasi bahwa dia akan mengikuti jejak saya: hebat di segala bidang.”

Karina memberikan anggukan dua kali secara anggun.

“Mungkin dia ahli di suatu bidang, dan Anda hanya perlu mencari untuk mendukungnya, Pak,” timpal Karina.

“Dia cuman bisa di bidang musik,” jawab Erik. “Bagus sebenarnya, tapi karena dia introvert akut, dia bahkan tidak bisa tampil di depan banyak orang dan tidak bisa saya usahakan agar bisa menjadi penyanyi hebat.”

“Sangat disayangkan kalau begitu.” Karina masih tidak bisa berhenti memperhatikan Eliza, dan gadis itu tampaknya mulai risi terus diperhatikan.

“Saya semakin takjub, Karina, karena kami yang lebih muda dari Eliza, jauh lebih berbakat, hebat, dan bisa memanfaatkan potensi dengan baik. Saya sebenarnya iri, ingin memiliki anak sepertimu, tapi setelah saya pikir-pikir, kenapa saya tidak menghasilkan saja anak seperti kamu, dari pernikahan kita nantinya?”

Eliza tampak melotot maksimal mendengarnya, bahkan kini menoleh cepat pada Erik yang tampak santai. Sementara Karina, karena sudah dikejutkan beberapa kali, ia tampak lebih biasa kali ini. Bahkan sudah memasukkan pernikahan dalam salah satu bagian dari rencana menuntut keadilannya.

“Ya. Saya pikir akan semakin sempurna jika anak itu mewakili gen terbaik dari kita berdua—“

“Kalian gila?” Eliza yang sedari tadi hanya diam, kini angkat suara dengan tatap sinis mengarah ke Karina dan Erik secara bergantian. “Kamu—“ Ia menunjuk Karina dengan tajam, “Mau jadi ibu tiri saya? Lupa umur, Dek? Kamu bahkan lebih muda dari saya!”

“Menggebu-gebu ini, apa turunan dari mendiang ibunya juga, Pak Erik?” tanya Karina, mengabaikan kemarahan Eliza. Ia tetap fokus pada rencananya: merebut perhatian pria tua itu.

“Sayangnya, iya. Hampir tidak ada yang diwariskan dari saya ke dia,” ucap Erik dengan suara lesu.

Karina membiarkan mantel yang sebelumnya tersemat di pundak untuk menutupi bahu terbukanya jatuh begitu saja. Ia memajukan tubuh, dan menggenggam tangan Erik dengan lembut.

“Tidak masalah. Saya bisa memberikan anak sempurna untuk Anda, Pak Erik. Bahkan walaupun dia tidak didominasi oleh gen Anda, saya pastikan dia akan penurut dan tahu sopan santun,” Karina menatap teduh pada Eliza yang semakin marah, “Apalagi di hadapan orang tua sendiri. Sangat disayangkan ibunya meninggal dan tidak sempat mengajarinya tata krama.”

Erik tertegun sejenak melihat senyum anggun yang Karina tampilkan. Seolah dalam kondisi setengah sadar, pria itu memberikan dua buah anggukan.

“Omong-omong, saya kemungkinan sulit mendapatkan restu orang tua,” kata Karina sembari menarik tangannya dari kulit Erik. “Jadi, apa Anda mau sedikit berusaha untuk mendapatkan restu orang tua saya, Pak Erik?”

Pria itu segera mengiyakan tanpa beban. “Saya pastikan mereka akan segera memberikan restu.”

Karina tersenyum, seolah menyukai optimisme dari pria ini. “Apa kita juga membutuhkan restu dari putri Anda, Pak? Saya tidak keberatan jika harus berusaha—“

“Tidak perlu,” kata Erik cepat.

Hak itu membuat Eliza memukul meja dengan kasar. Ia sempat memberikan tatap tajam ke Karina dan Erik secara bergantian, lalu meninggalkan ruangan dengan tergesa.

“Tapi saya akan tetap berusaha,” ucap Karina sembari memandangi pintu yang baru saja ditutup kasar. “Melakukan pendekatan untuk putri Anda agar tidak ada masalah di kemudian hari. Saya jelas tidak mau Anda terbagi dua antara harus memilih saya atau putri Anda.”

Jawaban Karina terdengar sangat bijak, yang berbanding terbalik dengan niatan asli yang ia rencanakan dalam hatinya.

Bahwa ia harus mencari tahu apakah Eliza juga memiliki ingatan yang sama dengannya atau tidak.

1
Jesi Jasinah
salam kenal kak dari Cintaku yang tak direstui
Jesi Jasinah
semangat kakak
☠ᵏᵋᶜᶟ🍾⃝ͩɢᷞʜᷴᴇᷡᴀᷲℛᵉˣ⚔️⃠ 🍁
Erick... hoo Erick klo w yg jdi Karina udah melting dah sweet bnget niyh Oom" nya 🤧 msih misteri sypa karakter Antagonis nya tpi tetep ajha kg suka ma Angga Thor mkin bnyak terlibat mlah bkin mkin was" baca nya 😄
☠ᵏᵋᶜᶟ🍾⃝ͩɢᷞʜᷴᴇᷡᴀᷲℛᵉˣ⚔️⃠ 🍁
lama" jg ntar Luluh dah Luh Kar ma Erick inget rencana awal luh nikah buat apha.. yaa walopun sebenernya suami luh kg bsa di pungkiri Hot Dudes 🤧😍😍
☠ᵏᵋᶜᶟ🍾⃝ͩɢᷞʜᷴᴇᷡᴀᷲℛᵉˣ⚔️⃠ 🍁
kg di lanjut kah Kak Chil...
☠ᵏᵋᶜᶟ🍾⃝ͩɢᷞʜᷴᴇᷡᴀᷲℛᵉˣ⚔️⃠ 🍁
tega batt sii visual Erick nya bisa cakep beud.. kan jd kg bsa sebel ma Erick klo adegan kek gini pesona SugDad mang kg da lawan nya
☠ᵏᵋᶜᶟ🍾⃝ͩɢᷞʜᷴᴇᷡᴀᷲℛᵉˣ⚔️⃠ 🍁: apalah Q yg cuma remahan Diamond Kak
total 4 replies
Es Pucil
UPDATE SETIAP HARI :
jam 12.10 WIB
jam 00.10 WIB

info cerita :
ig : es.pucil
fb : Es Pucil III
☠ᵏᵋᶜᶟ🍾⃝ͩɢᷞʜᷴᴇᷡᴀᷲℛᵉˣ⚔️⃠ 🍁
Q tetep ketar ketir sama sosok Angga niyh...
☠ᵏᵋᶜᶟ🍾⃝ͩɢᷞʜᷴᴇᷡᴀᷲℛᵉˣ⚔️⃠ 🍁
Karina pliss.. Angga bukn maen Dy merhatiin km kek nya dy orang yg peka bnget km kasih Dy mobil syapa yg tau klo Angga sbnernya incer mainan yg lbih gede lewat km 😳

#Menarik 😳
☠ᵏᵋᶜᶟ🍾⃝ͩɢᷞʜᷴᴇᷡᴀᷲℛᵉˣ⚔️⃠ 🍁
what happen Aya naon ini teh Erick.. apha yg tersembunyi di balik pernikahan masa lalu kmu 🤧
☠ᵏᵋᶜᶟ🍾⃝ͩɢᷞʜᷴᴇᷡᴀᷲℛᵉˣ⚔️⃠ 🍁
Karinaa Matteng Luh ketauan..
Sugar Daddy nya cakep bner kak Chil..mau dah w jg klo bgtu mh 🙈
☠ᵏᵋᶜᶟ🍾⃝ͩɢᷞʜᷴᴇᷡᴀᷲℛᵉˣ⚔️⃠ 🍁: jiwa Bully ku meronta Kak 🤧
total 2 replies
☠ᵏᵋᶜᶟ🍾⃝ͩɢᷞʜᷴᴇᷡᴀᷲℛᵉˣ⚔️⃠ 🍁
Okok.. Karina tetep waspada Angga sekarang jg Aspri km yaah jdi Dy yg atur smua jadwal km dr bangun tdur smpe tidur lg kemungkinan Dy tau tentang km jg mkin besar 😱 mkin seru
☠ᵏᵋᶜᶟ🍾⃝ͩɢᷞʜᷴᴇᷡᴀᷲℛᵉˣ⚔️⃠ 🍁
agak ngeri juga niyh Angga tuh karakter nya dsisniasih Abu".. sedang kan Karina kerja sndrian dy kg crita ma siapapun missi dy buat nikah in Erick klo Erick kek nya teratur bnget rencana nya mulai dari deketin Karina maslah belanja nya Karina smua kerjaan dy.. syap yg bakal jatuh atau siapa sebenarnya di balik Protagonis ntuh 🤧
☠ᵏᵋᶜᶟ🍾⃝ͩɢᷞʜᷴᴇᷡᴀᷲℛᵉˣ⚔️⃠ 🍁
jiwa Blanksak w berasa di iris" duit 15 M bkal bsa w bawain naik haji brapa orang ntuh yak
☠ᵏᵋᶜᶟ🍾⃝ͩɢᷞʜᷴᴇᷡᴀᷲℛᵉˣ⚔️⃠ 🍁: lbih dikit nya tuh munkin da lah 1K kecamatan kek nya
total 2 replies
☠ᵏᵋᶜᶟ🍾⃝ͩɢᷞʜᷴᴇᷡᴀᷲℛᵉˣ⚔️⃠ 🍁
anceman nyaa ngeri mo coba senjata aki" katanya masih menghasilkan kecebong apha kg 🤣
☠ᵏᵋᶜᶟ🍾⃝ͩɢᷞʜᷴᴇᷡᴀᷲℛᵉˣ⚔️⃠ 🍁
penasaran ma motif sbnernya Erik sbgtu menginginkan Eliza tpi gak ibunya knpa sma Bella.. smpe kg nikah lg cuma idup berdua ajha ma anak nya
☠ᵏᵋᶜᶟ🍾⃝ͩɢᷞʜᷴᴇᷡᴀᷲℛᵉˣ⚔️⃠ 🍁
Kak Es Pucil mang selalu juara nya ma alur cerita yg epic batt moga mpe End ya kak Q maksa niyh
Winda Andriana V
selalu love dengan karya author satu ini
RATNA RACHMAN
Hadir..
Aida Arifin
ceritanya bagus semoga selesai di sini
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!