NovelToon NovelToon
Cinta Tak Pernah Salah

Cinta Tak Pernah Salah

Status: tamat
Genre:Single Mom / Hamil di luar nikah / Kehidupan Manis Setelah Patah Hati / Romansa / Tamat
Popularitas:568.1k
Nilai: 5
Nama Author: Santi Suki

🏆 JUARA FAVORIT PEMBACA LOMBA "PENGKHIANATAN" SEASON 2 🏆

Qiana dan Emir sudah menjalin hubungan selama 12 tahun dan rencana mereka akan menikah tahun depan. Namun, betapa terkejutnya dia saat mendatangi pernikahan Zeline, sahabat baiknya. Ternyata yang menjadi mempelai laki-laki adalah Emir.
Dunia Qiana terasa hancur saat tahu kalau dirinya sedang hamil anak Emir. Sementara laki-laki itu tidak mau mengakuinya. Akibat kejadian itu sang ibu meninggal karena gagal jantung.
Di tengah keterpurukan itu datang penolong yang selalu memberikan penyemangat, yaitu Keenan seorang office boy. Pemuda ini sering membantu Qinan secara diam-diam. Apalagi saat Emir ingin kembali merebut hati Qiana dan Zeline ingin selalu berusaha menghancurkan kehidupannya.
Siapakah Keenan itu?
Apakah Qiana akan mendapatkan kebahagiaan setelah datang banyak cobaan yang menderanya?

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Santi Suki, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Bab 8. Pertengkaran Qiana & Zeline

Bab 8

Divisi penjualan kini sedang mengadakan rapat. Mereka berharap bulan ini ada kenaikan penjualan produk makanan instan sebesar 3-5% dari bulan sebelumnya.

"Sebaiknya kita cek lapangan dulu. Cari tahu produk apa yang sedang banyak dibutuhkan oleh masyarakat. Bisa saja di kota A banyak membutuhkan makanan siap makan, sedangkan di kota B membutuhkan makanan yang bertahan lama," kata Qiana.

"Benar, kita sebaiknya lihat kebutuhan masyarakat secara langsung. Agar barang yang kita jual benar-benar tepat sasaran untuk konsumen di daerah itu," lanjut rekan kerja Qiana yang lain.

"Iya, seperti minimarket dilingkungan kost-kostan anak kuliahan dengan minimarket dekat kompleks perumahan itu produk yang laku dijual berbeda. Jadi, sebaiknya kita cek lapangan. Apalagi kita akan mengeluarkan jenis produk baru. Harus benar-benar tahu kebutuhan masyarakat," kata Ema.

"Jangan sampai terjadi penimbunan barang. Akan lebih baik jika perputaran barang di dalam gudang itu cepat. Jangan sampai ada kasus barang kadaluwarsa dijual kepada masyarakat," lanjut karyawan laki-laki.

"Baiklah, kalau begitu. Qiana, kamu temani aku untuk melakukan cek di lapangan," ucap Emir sambil menunjuk ke arah Qiana.

Mau tidak mau Qiana harus pergi bersama Emir ke beberapa supermarket, minimarket, dan pasar yang ada di ibu kota. Perempuan itu hanya mengangguk tanpa ada senyuman.

Setelah makan siang, Qiana pergi bersama Emir ke beberapa supermarket yang ada di komplek jantung perekonomian kota itu. Mereka menaiki mobil milik Emir yang merupakan hadiah dari Zeline.

"Qiana, bagaimana keadaan bayi kamu?" tanya Emir sambil melirik ke arah perut perempuan yang duduk di sampingnya.

"Baik," jawab Qiana singkat.

Hati Emir merasa sangat senang mendengar Qiana tidak mengalami kesulitan dalam kehamilannya ini. Sebenarnya, dia mengakui kalau janin yang ada di dalam kandungan perempuan itu adalah benih miliknya. Namun, dia tidak bisa mengakui semua itu agar keluarga Zeline tidak mencelakai Qiana dan bayinya.

Emir dan Qiana mendatangi satu persatu supermarket dan  minimarket yang menjual produk-produk dari perusahaan mereka. Emir merasa takjub dengan cara kerja Qiana. Bahkan perempuan itu mewawancarai beberapa konsumen yang sedang berbelanja dan menanyakan barang-barang yang sangat mereka butuhkan. Produk barang mana yang memiliki kwalitas, harga, dan rasa yang baik. 

Emir sering sekali menatap ke arah Qiana dengan penuh rasa cinta dan kekaguman. Laki-laki itu masih sangat mencintai perempuan yang sedang berbincang-bincang dengan karyawan supermarket. Dia meminta untuk memasang display produk dari perusahaannya dibuat sebaik dan seunik mungkin agar menarik saat dilihat oleh pembeli.

Zeline yang baru saja menemui temannya yang bekerja sebagai manajer di supermarket itu, melihat Emir yang sedang menatap Qiana. Wanita itu merasa marah dan langsung mendatangi suaminya.

"Bagus, ya! Bukannya kerja malah asyik-asyik berselingkuh," hardik Zeline begitu berdiri di dekat Emir.

Kedatangan Zeline tentu saja membuat Emir terkejut. Laki-laki itu tidak menyangka kalau istrinya akan berada di sana.

"Ze–line?" Emir gugup seakan sedang tertangkap basah.

"Apa ini alasan kamu tidak mau pindah kerja ke perusahaan aku?" teriak Zeline dan mengundang banyak perhatian orang yang sedang berbelanja.

"Agar bisa bebas berselingkuh dengan mantan kekasih kamu, iya!" lanjut Zeline membentak Emir di depan umum.

Mendapat perlakuan seperti ini membuat Emir tidak suka dan marah. Lalu, dia pun menarik tangan Zeline untuk pergi dari sana.

"Lepaskan tangan aku," ucap Zeline sambil menghentakkan tangannya agar terlepas dari cengkeraman tangan suaminya.

Zeline pun mendatangi Qiana dan menamparnya dengan tiba-tiba. Lalu, dia menghardik, " Hei, Qiana! Dasar wanita murahan! Pelakor! Perempuan gatal!"

Berbagai macam jenis umpatan Zeline layangkan kepada Qiana. Suaranya yang nyaring dan keras semakin menarik perhatian orang-orang di supermarket itu.

Qiana yang tidak terima dengan tuduhan itu langsung membalas tamparan Zeline. Pipi mulus wanita itu kini berubah merah dan terlihat jelas bekas jejak telapak tangan. 

"Kamu yang pelakor. Merebut calon suami sahabat kamu sendiri. Merusak tali persahabatan yang sudah dibangun selama puluhan tahun. Seharusnya semua tuduhan tadi itu dilontarkan untuk kamu!" balas Qiana dengan penuh emosi.

Ada rasa kesal, marah, dan puas saat ini yang dirasakan oleh Qiana. Perempuan itu sudah memendam rasa benci kepadanya semenjak pengkhianatan dahulu.

"Lalu, sekarang apa? Kamu pergi berduaan dengan suamiku," teriak Zeline sambil memegang pipinya yang sakit.

"Aku di sini sama dia sedang bekerja. Kalau bisa aku juga tidak mau satu tempat kerjaan dengan mantan tunangan aku itu!" bentak Qiana sudah terlanjut malu dilihat orang banyak.

Mereka pun dipisahkan oleh tim keamanan di supermarket itu. Orang-orang banyak yang mencibir perbuatan Zeline dan menatap iba kepada Qiana.

***

Sepulang kerja Qiana pergi ke dokter kandungan diantar oleh Keenan. Pemuda itu yang menyetir mobil milik Qiana. Saat di klinik milik Dokter Sherly, banyak orang yang melihat mereka dan mengira sebagai pasangan pengantin baru.

Perhatian Keenan kepada Qiana tidak luput dari tatapan orang-orang yang sedang antri untuk melakukan pemeriksaan. Pemuda itu memberikan minuman, memijat pundak, dan memberikan celotehan yang lucu dan kadang orang-orang yang di sana ikut tertawa.

"Bu Qiana," panggil seorang perawat.

Qiana dan Keenan pun beranjak dari tempat duduknya. Mereka sudah mendaftar dulu tadi pagi, sehingga mereka tidak lama mengantri. 

"Janin di dalam kandungan ibu terlihat bagus perkembangan. Jangan terlalu lelah dan makan makanan yang bergizi," kata dokter sambil menunjukan layar monitor yang terlihat gelap.

Keenan sangat penasaran dengan isi rahim seorang ibu hamil. Laki-laki itu menelisik dengan seksama layar itu tapi tidak melihat sesuatu.

"Dok, mana bayinya?" tanya Keenan masih menatap layar.

"Ini, Pak. Masih sangat kecil," jawab Dokter Sherly sambil menunjukan bulatan sebesar buah strawberry yang ditanam di halaman rumah author. 

"Ini kandungan sudah berusia 2 bulan, tapi kok bayinya cuma sebesar itu. Apa benar itu baik-baik saja? Bukannya ibu hamil itu selama 9 bulan," ucap Keenan masih tidak mengerti.

"Ini masih bentuk embrio, Pak. Dengan seiring berjalannya waktu pertumbuhan janin akan berkembang membentuk organ tubuh manusia. Makanya Bu Qiana harus sehat dan cukup istirahat. Beri makanan yang memiliki nutrisi yang baik untuk perkembangan bayi kalian," jelas Dokter Sherly sambil tersenyum.

"Oh, jadi nanti pertumbuhan bayi itu akan cepat. Aku kira pertumbuhannya seperti ini terus. Kalau usia kandungan 2 bulan sebesar ini, berarti saat 9 bulan sekitar 10-15 centimeter," ucap Keenan sambil tertawa.

Sementara itu, Qiana memegang perutnya sambil berdoa agar anaknya bisa tumbuh dengan baik, sehat, dan normal.

"Wah, ternyata Anda suami yang sangat perhatian kepada istri. Bagus sekali, Pak. Bagaimanapun juga dukungan seorang suami kepada istrinya yang sedang hamil itu sangat diperlukan. Seorang istri akan merasa tenang dan bahagia saat mendapat perhatian dari suami yang siap, antar, jaga," lanjut Dokter Sherly dan membuat Keenan tersenyum tersipu malu.

'Kenapa aku merasa senang saat disangka suaminya Qiana?' batin Keenan.

Perawat membatu Qiana saat membereskan kembali pakaiannya. Lalu, dengan sigap Keenan membantu perempuan itu turun dari ranjang pasien.

'Aku tidak sedang jatuh cinta kepadanya, 'kan?' batin Keenan saat kedua netra mereka beradu.

***

Apakah Qiana juga akan memiliki perasaan yang sama dengan Keenan? Tunggu kelanjutannya, ya!

1
Asih S Yekti
ceritanya bagus tp cerita tokoh utamanya pas diakhir sedikit sekali banyak konflik ditengah
Evi Goenharto
tuh jan bener sprt dugaanku ..Keenan sang ahli waris
Evi Goenharto
jangan jangan Keenan yg pny perusahaan, tp nyamar 🤭
Siti Maulidah
ceritanya menarik
ayu cantik
bagus
Mama lilik Lilik
bagus ceritanya, terimakasih 🙏
selvysurya inten
👍👍👍👍👍👍👍👍👍👍👍👍👍👍👍👍👍👍👍👍👍👍👍👍👍👍👍👍👍👍👍👍👍👍
Ananda k Kesuma
gerem coo nenngok kisahnyaa ada ajaaa yg ganggu 🤣🤣🤣
kurnia rahayu
♥️♥️♥️👍👍👍💪💪💪🙏🙏🙏
Happy Kids
beda orang beda treatment kalii. apalagi caramu maksaa gt🤭 bukannya cinta yg ada malah benci dan ilfeel
Happy Kids
mana diporotin mokondo lagi 🤣🤣
Happy Kids
ko ak merasa zaline ini ga pinter yaa 😅 kenapa dia susah susah ngerebut emir kl ujungnya dia main sama raka 🤣 dari awal aja kali sama raka
Tira Aneri
suuukaaa
ika
yaAllah...
knapa yg musuhin Qiana jd 2 gini?
Qiana, kuat ya...
ika
karma berbalik ke zeline n Emir
tggu saja
Milah Milah
yaelaah, ngenes banget tuh nasib si Qiana
Patrick Khan
aku suka
Hariyanti
ceritanya bagus Thor 🥰 aku suka walaupun sebal dgn tokoh jahatnya 😩
🌸 Sunshine 🌸: terima kasih sudah baca karya aku
😁😁😁
total 1 replies
Hariyanti
tamat yaaaa 🤔
Hariyanti
paling si emir😤😤
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!