NovelToon NovelToon
Derita Ayu Ratapan Anak Tiri

Derita Ayu Ratapan Anak Tiri

Status: sedang berlangsung
Genre:Duda / Keluarga & Kasih Sayang
Popularitas:82.5k
Nilai: 5
Nama Author: RN

Kebahagiaan Ayu dan Queen terenggut saat nyawa sang mama meregang nyawa di meja operasi karena melahirkan adik mereka.

Derita Ayu dan Queen di mulai saat ayah mereka Aditya menikah dengan Lisa dan tak lama dijebloskan ke penjara karena fitnah yang dilakukan oleh Rudi mantan pacar Lisa Ibu sambung mereka.

Sikap Lisa yang manis sebagai ibu sambung berubah menjadi iblis yang menakutkan buat Ayu dan Queen karena hasutan Rudi hingga membuat nyawa Queen melayang karena kekejamannya.

Kematian Queen dan siksaan yang dilakukan Lisa dan Rudi merubah sifat Ayu 180 derajat menjadi seorang pendendam, dan introver kepercayaannya terhadap orang lain luntur. Tidak ada lagi kasih sayang dalam kamus Ayu. Puncak dari semua ke kebiadaban Lisa dan Rudi adalah saat Ayu hampir di perkosa Rudi dan kepergok Lisa.

Rudi berdalih dia rayu oleh Ayu, seketika hal ini membuat Lisa kalap dan hampir membunuh Ayu.

Ayu berusaha kabur dan bertemu seseorang yang akan merubahnya untuk balas dendam

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon RN, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Flash On

Ayu menyeka air matanya, gambaran kenangan masa lalu yang begitu manis bercampur pahit membuat dia yang belum genap berusia 12 tahun hanya bisa menelan yang terasa begitu pahit dan dia langsung tersadar bahwa semua masa-masa itu tinggal kenangan.

Begitu Ayu selesai mengerjakan semua pekerjaan rumah matahari mulai terlihat, jam dinding telah menunjukkan pukul 06.50 menit. Ayu segera merapikan buku sekolahnya begitu juga dengan Queen yang masih sibuk mengalihkan tali sepatunya.

"Dek, bukunya udah dimasukin semua buat pelajaran hari ini?" tanya Ayu sambil memeriksa isi tas Queen.

"Sudah ka Ayu, tapi pensil Queen hilang." jawab Queen sambil cemberut.

"Ya udah, Dedek pakai pensil kakak ya. Tapi ingat jangan hilang lagi." pesan Ayu pada Queen.

Queen menjawab dengan anggukan kepala dan wajahnya kembali tersenyum. Setelah merapikan semuanya Ayu dan Queen keluar kamar berjalan menuju ruang keluarga untuk berpamitan pada Lisa.

Keduanya saling berpandangan saat melihat Lisa sedang merokok dengan santainya sambil menikmati kopi bikinan Ayu. Lalu keduanya mendekat secara perlahan dengan rasa takut.

"Tante kami ke sekolah dulu." kata Ayu pelan sambil tertunduk.

"Hmm," saut Lisa bersikap mengacuhkan mereka.

Ayu dan Queen saling memandang memberi kode untuk meminta uang saku kepada Lisa. Queen menggelengkan kepala saat Ayu memintanya lewat bahasa isyarat mata untuk bilang kepada Lisa.

"Kenapa kalian masih di sini? Apa kalian mau terlambat ke sekolah?" Pertanyaan Lisa membuat Ayu dan Queen langsung berdiri tegak.

"Oh ya, mulai hari ini tidak ada uang saku kalian cukup sarapan di rumah. Dan satu lagi kalian ke sekolah jalan kaki. Karena sudah tidak ada lagi sopir yang mengantar jemput kalian. Mengerti?" kata Lisa tegas sambil merokok.

Ayu dan Queen terlihat bingung dan juga kecewa, wajah keduanya tampak memelas.

"Tunggu apa lagi? Cepat berangkat! Jangan sampai kalian terlambat!' perintah Lisa kepada Queen dan Ayu.

Keduanya lalu bergegas pergi meninggalkan rumah dengan berjalan kaki menuju sekolah yang jaraknya sekitar satu kilo dari tempat tinggal mereka. Baru 200an meter Queen berhenti dan langsung jongkok di pinggir jalan.

"Kaki Dede sakit." rengek Queen sambil memegangi lututnya yang mulai terasa pegal dengan wajah cemberut.

Ayu menarik nafas panjang selama ini Queen tidak pernah berjalan sejauh ini kecuali saat bermain pergi ke mall itu pun selalu digendong sama Aditya. Ayu lalu jongkok di depan Queen.

"Naik di punggung kakak, biar kakak gendong." perintah Ayu pada Queen yang disambut dengan senyum merekah di bibir Queen.

Queen langsung mengalungkan kedua lengannya di leher Ayu dan tubuhnya siap di posisi untuk digendong di belakang.

"Makasih kakak Ayu. Cup" bisik Queen di telinga Ayu sambil mengecup pipi kiri Ayu.

Apa yang dilakukan Queen membuat hati Ayu merasa senang, rasa sedih dalam hatinya seketika hilang sesaat.

"Tuplak tuplak tuplak, kudanya lari kencang." seru Ayu menirukan suara kuda membuat Queen tertawa terbahak.

"Hore! Queen punya kuda cantik hahaha. Ayo kuda larinya yang kencang biar tidak terlambat ke sekolah!" seru Queen menirukan suara penunggang kuda.

Sepanjang perjalanan rasa lelah berusaha Ayu tahan, perutnya yang belum sempat terisi karena waktu yang mendesak beberapa kali terdengar bunyi keroncongan dan membuat Ayu merasakan perih tapi tetap berusaha menahannya.

"Nah sudah sampai." kata Ayu berjongkok untuk menurunkan Queen.

"Queen!" panggil teman Queen yang baru saja turun dari mobil diantar oleh sama mama.

Queen langsung melambai tangan ke arah teman kelasnya.

"Ocha!!" Balas Queen memanggil sambil merentangkan tangan berlari kecil ke arah Ocha untuk berpelukan.

"Mobilnya mana? Kok kamu nggak diantar pakai mobil?" Tanya Ocha sedikit heran sambil mengernyitkan dahi.

Sejenak Queen diam, aura wajahnya terlihat suram.

"Lagi di bengkel," jawab Queen berbohong.

"Tapi enak dong, Queen ke sekolah jadinya naik kuda hehehe." ucap Queen terlihat senang jika mengingat perjalanan selama ke sekolah.

"Mana kudanya? Kok aku nggak ngelihat kuda?" tanya Ocha terlihat bingung sambil pandangannya menyapu lingkungan sekolah.

"Itu kuda cantik Queen." jawab Queen sambil menunjuk ke arah Ayu yang tersenyum tipis.

"Ayo buruan masuk nanti terlambat," ajak Ayu sambil melambaikan tangan ke arah Queen dan Ocha.

Queen dan Ocha berlari kecil sambil bergandengan menuju kelas 1 yang letaknya paling ujung dekat lapangan. Mereka berdua tampak riang dan seperti tak punya beban apa-apa, ada tatapan iri yang terpancar dari sorot mata Ayu.

"Coba kakak bisa seriang Dede, pasti juga kakak bisa tersenyum." batin Ayu sedih dengan kedua sudut mata mulai berembun.

"Dor!" seru seseorang dari belakang sambil menepuk kedua pundak ayo yang tak lain adalah teman sebangku sekaligus sahabatnya.

"Delia ngagetin aja!" ujar Ayu sambil tersenyum tipis.

"Makanya jadi orang jangan banyak pikiran kamu kayak orang tua, bengong aja!" ledek Delia pada Ayu.

"Masuk yuk," ajak dilihat sambil mengamit lengan Ayu.

"Bentar ya, aku cuci tangan dulu." ucap Ayu sambil berlari menuju salah satu wastafel yang ada di sudut taman sekolah.

Ayu mencuci wajahnya agar tidak terlihat matanya yang sempat berkaca-kaca.

Krucuk krucuk

Kembali bunyi perut keroncongan Ayu mendera. Ayu lalu menampung air yang mengalir dari keran dengan kedua telapak tangannya lalu meminum air itu sepuasnya untuk menghilangkan rasa lapar. Setelah merasa kenyang dengan air, Ayu segera menghampiri Delia dan mereka berdua berjalan masuk ke dalam kelas.

***

Sementara itu Lisa sedang menunggu Aditya di ruang tunggu Polsek di mana Aditya di tahan, tak sampai 5 menit Aditya yang didampingi seorang petugas polsek berseragam.

"Mas Adit!" seru Lisa bergegas beranjak dari duduknya dan menghambur memeluk Aditya.

Aditya balas memeluk Lisa sambil membelai rambutnya.

"Aku tidak bersalah Lis," ucap Aditya.

"Yang betul Mas Adit tak bersalah? Tapi kenapa sampai begini?" tanya Lisa antara percaya dan tidak percaya.

"Percayalah Lisa, mana mungkin aku melakukan itu dan berbohong kepadamu." sanggah Adit meyakinkan Lisa.

"Tapi kalau dari berita yang aku dengar Mas Adi sudah menggelapkan uang dalam jumlah yang besar bahkan sampai miliaran, dan kalau seandainya ini tidak ada bukti mana mungkin Mas Adit ditahan?" tanya Lisa masih belum yakin akan kebenaran yang disampaikan Adit.

"Ini adalah jebakan, dan aku rasa orang itu memang pengin aku hancur. Tapi aku belum tahu siapa orang itu. Yang jelas dia orang terdekat yang ada di bagianku." jawab Adit berasumsi.

"Aku masih bingung Mas dan ini sangat mengagetkan, kalau memang Mas menggelapkan uang itu aku mohon kasih tahu aku." desak Lisa masih mencurigai adik bahwa ada tidak jujur padanya.

"Sudahlah Lisa! Tolong jangan bahas ini dulu. Aku yakinkan kepadamu, kalau aku benar-benar tidak pernah mencuri uang itu atau menyimpan uang itu. Baik tanpa sepengetahuan mu ataupun tidak!" balas Adit terus meyakinkan Lisa.

"Aku minta kepadamu Lisa, tolong jaga anak-anakku, aku titip rawat mereka dan tolong usahakan jangan sampai mereka tahu kalau aku ada dalam tahanan." pinta Aditya.

"Dan Ini nomor pin ATM ku kamu gunakan untuk keperluan sehari-hari selama aku di sini." pinta Aditya kembali sambil menyerahkan secarik kertas berisi pin ATM Aditya.

"Iya Mas," ucapkan bisa menerima secarik kertas itu.

Waktu kunjungan yang hanya 10 menit segera berakhir dan mereka pun berpisah. Lisa kembali ke rumah dengan hati galau bercampur bingung, bagaimana mungkin dia mengurus rumah dan juga anak-anak Aditya tanpa Aditya di sampingnya pasti ini akan terasa berat.

"Sialan kalau gue tahu hidup gue bakal seperti ini nggak bakal gue mau menikah sama Mas Adit." umpat Lisa sambil duduk di kursi malas dengan rokok yang terselip diantara dua jarinya.

1
kumbang jantan
hm... apa yang akan terjadi selanjutnya
kumbang jantan
hm .. rose
kumbang jantan
rose kamu harus hati-hati dan punya 1000 cara agar kamu baik-baik saja
kumbang jantan
rose, fokus pada tujuan mu
kumbang jantan
apakah ayu akan tetap melakukan sesuatu sesuai rencananya atau dia memaafkan?
kumbang jantan
apa yang kamu rencanakan ayu?
Night Watcher
bingung sama paragraf ini.. 😇
Umroh Tuljanah
lanjut donkk
kumbang jantan
kira-kira apa yang akan dilakukan oleh ayu??
༄Z!e•ˢᵏʸ'ˢ: ࿐,: apa hayooooh 🤪
total 1 replies
Wiwit
malah sibuk balas dendam bukannya cari ayahnya
kumbang jantan
penari Pendet?
Marswita Yelti Syahnur
Jd kapan kelanjutannya bs dibaca, sdg serunya cerita 🙏🙏
RN: udah mulai up kaka semoga sampai tamat
total 2 replies
Mυɳҽҽყ
mudah mudahan Ayu cuma pingsan biasanya
duh ngeriiiii, pembully an, kekerasan, obrolan serampangan
Mυɳҽҽყ
siapa black rose..
masih ada typo
Mυɳҽҽყ
gadis cupu itu ayu kah??
duhh anak sekarang ngerii pintar tapi gak ada norma dan atittude jadi nya gitu bisanya mbully omongan nya ngabsen Kebon binatang
Mυɳҽҽყ
semoga Adit segera bertemu Ayu
dan Lisa... tunggu karmanya
kumbang jantan
semoga ayu baik baik saja
¢ᖱ'D⃤ ̐𝖆𝖓𝖎𝖊ՇɧeeՐՏ🍻
harusnya diselidiki dulu
¢ᖱ'D⃤ ̐𝖆𝖓𝖎𝖊ՇɧeeՐՏ🍻
semoga baik terus kedepannya gak cuma diawal aja
RN: hooh ka
total 1 replies
¢ᖱ'D⃤ ̐𝖆𝖓𝖎𝖊ՇɧeeՐՏ🍻
nikah janda duda ya ceritanya
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!