NovelToon NovelToon
Perjuangan Aisyah

Perjuangan Aisyah

Status: tamat
Genre:Mafia / Tamat
Popularitas:102.7k
Nilai: 5
Nama Author: Hnislstiwti.

Jamuan makan malam sudah selesai di hidangkan oleh Aisyah, Paman dan Bibi nya pun sudah ada disana dan hanya menunggu sang tamu.
Hingga tak berselang lama, datanglah tamu yang sudah mereka tunggu sejak tadi.
Namun siapa sangka, disanalah mulai petaka untuk Aisyah.

Aisyah harus menelan pil pahit bahwa dia akan di nikahkan oleh sang Paman dengah Pria tersebut.
Tak ada penolakan ataupun pertanyaan bersedia ataupun tidak untuk Aisyah.

Bagaimana Aisyah menghadapi nya? Apalagi Aisyah tidak tau bahwa dia di jadikan penebus hutang oleh sang Paman? Dan dia juga akan di jadikan ladang balas dendam oleh pria tersebut?

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Hnislstiwti., isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Bab 8 Perubahan Aisyah.

Sejak saat terjadi nya malam itu, Aisyah dan Rama sama sekali tidak bertegur sapa meskipun satu kamar dan satu atap.

Bahkan Rama merasakan perubahan sikap Aisyah yang lebih banyak diam dan juga tak banyak membantah ataupun bertanya.

Pyar.

"Aduh"

Sebuah guci mewah kesayangan Rama pecah berantakan karena tersenggol Aisyah yang merasakan pusing mendera di kepala nya.

"Aish, kamu kenapa?"

Karin datang tergopoh-gopoh dan melihat pecahan guci begitu sangat berantakan.

Ada perasaan takut karena suara mobil memasuki halaman mansion, sudah di pastikan itu adalah sang Tuan muda, Rama.

"Siapa yang memecahkan guci milikku"

Suara Rama begitu lantang dan menakutkan, bahkan pelayan lain pun langsung berhenti bekerja dan menundukan kepala nya karena takut akan aura yang di keluarkan oleh Rama.

"Saya Tuan, maafkan saya"

Aisyah mengakui semua nya dengan perasaan biasa saja dan tenang, dia menekan pelipis nya sebentar karena masih pusing.

"Kau, kenapa kau sangat ceroboh sekali hah! Itu guci kesayangan saya dan kamu bayar dengan harga diri mu juga tak akan seberapa"

Deg.

Aisyah mengepalkan tangannya dengan kuat dan menatap Rama dalam.

"Ya, karena harga diri saya sangat rendah di bandingkan guci itu! Begitu bukan maksud anda?"

"Potong saja gaji saya selama menjadi PELAYAN disini"

Aisyah menatap Rama tanpa takut ataupun mengelak, dia kemudian berlalu dari sana karena merasakan kepala nya semakin pusing.

"Kau jadi pelayan disini itu untuk menebus kesalahan orangtua mu yang sudah"

"Diam"

"Apa anda mempunyai bukti bahwa orangtua saya membunuh Ayah anda Tuan muda Rama Alexandra"

"Kejadian itu 2 tahun yang lalu dan baru sekarang anda menemukan saya? Apa saya akan percaya begitu saja, tidak akan! "

"Karena saat kejadian orangtua saya kecelakaan pun saya ada di tempat, bahkan mereka rela menabrakan diri ke pembatas jalan demi menghalau sebuah mobil yang rem blong"

Deg.

Jantung Rama berpacu dengan cepat, dia merasakan perubahan begitu besar dalam diri Aisyah.

Plak.

"Kau, sungguh berani sekarang hah"

Heh.

Aisyah pergi dengan memegang bekas tamparan tersebut, dia tidak mengeluarkan air mata sedikitpun ataupun menyesal.

Karena memang Aisyah hanya ingin berjuang untuk keadilan kedua orangtua nya.

Ceklek.

Aisyah masuk dan langsung merebahkan tubuh nya di atas sofa yang selama ini menjadi tempat tidur nya.

"Ya Allah sakit banget"

Tangan lentik nya terus saja memijat kepala nya yang sangat sakit, terasa pusing dan rasanya Aisyah ingin muntah.

Brak.

"Aisyah"

Rama masuk dengan wajah yang masih garang dan menakutkan.

"Ada apa lagi Tuan muda? Apa anda ingin meminta ganti rugi, bukankah anda bilang bahwa dengan harga diri saya pun masih kurang? Lalu saya harus bayar dengan apa, karena saya hanya mempunyai harga diri"

"Dan itupun sudah anda injak-injak malam kelam itu"

Aisyah berucap dengan sorot mata yang sangat tajam.

Tak ada Aisyah yang lugu, penurut dan pendiam. Sekarang hanya ada Aisyah yang tegas dengan sorot mata yang penuh ketajaman serta berani.

"Ck, saya melakukannya sedang mabuk jadi saya tidak tau. Kaau pun sedang sadar, saya tidak akan mau! Dan kamu juga Istri saya"

Heh.

Aisyah menatap Rama penuh ejekan dan tawa yang sinis.

"Istri?"

"Bukannya PELAYAN ya"

Rama menatap Aisyah dengan nyalang, dia memegang pipi Aisyah dengan kuat dan menekan nya.

"Kau memang wanita pembangkang, percuma saja jika kau berpakaian tertutup jika masih membangkang suami"

Huh.

Huh.

"Apa anda lupa Tuan, anda sendiri yang bilang bahwa saya adalah pelayan disini dan bukan istri anda"

Entah keberanian dari mana, Aisyah berteriak dengan penuh emosi dan kebencian pada Rama.

Plak.

Plak.

Lagi dan lagi Rama menampar Aisyah tanpa belas kasihan, dia bahkan terlihat sangat murka akan kelakuan Aisyah yang sekarang.

"Kenapa berhenti? Kenapa tidak sekalian saja kau bunuh aku Tuan, agar balas dendam anda tuntas"

"Balas dendam pada orang yang salah"

"Suatu saat, anda akan menyesal"

Brak.

Aisyah memutuskan untuk ke kamar Karin karena merasa muak pada Rama, dia juga sudah merasakan mual dan pusing yang sudah tidak bisa di tahan.

Teiakan Rama di biarkan saja oleh Aisyah, dia terus berlari ke arah belakang yang mana disana kamar para pelayan.

Tok.

Tok.

"Karin"

Ceklek.

"Aish"

Ehh.

Bruk

"Aishhh"

Karin berteriak karena Aisyah yang ambruk tak sadarkan diri di depannya.

Kemudian Karin meminta penjaga yang ada disana untuk mengangkat Aisyah ke kamar nya.

"Aish kenapa, Karin?"

Bibi Ambar langsung masuk ke dalam kamar Karin saat melihat Aisyah pingsan di depan kamar wanita muda tersebut.

"Aku juga tidak tau, Bi"

Karin menggeleng dengan panik, dia memberikan minyak angin pada Aisyah, Karin juga beberapa memijat kepala serta kaki Aisyah.

Malam ifu, Karin dan Bibi Ambar tidak bisa tidur karena Aisyah yang belum sadarkan diri.

"Kenapa nasib kamu jadi begini Aish, cobaan demi cobaan kamu hadapi dengan lapang dada dan ikhlas. Tapi aku yakin, kamu pasti rapuh sama seperti wanita lainnya"

"Semoga kamu kuat Aish"

Hiks.

Karin menangis terisak atas apa yang menimpa Aisyah selama ini, dia pasti sudah akan memilih kabur ataupun mengakhiri hidupnya karena tak tahan.

Tapi Aisyah?

Dia bertahan dengan ikhlas dan bahkan berbakti pada Suami yang sudah banyak menuangkan luka yang sangat dalam pada dirinya.

'eungghhh'

Tepat jam 2 dini hari Aisyah sadarkan diri, dia menatap sekeliling dan melihat Bibi Ambar serta Karin yang terlelap di samping nya.

"Jangan menangis, kamu harus kuat Aish"

Namun, Aisyah tetap menangis dengan diam. Air mata nya terus saja menetes dengan sendiri nya, apalagi kala mengingat hal yang menyakitkan setelah malam dimana Rama mengambil mahkota Aisyah.

-Flashback.

Aisyah duduk termenung dengan meahan sakit yang luar biasa di **** ***** nya.

Ceklek.

"Lupakan semuanya, karena aku melakukannya dengan tidak sadar"

"Jangan berbesar kepala dulu, bukan berarti kamu di terima sebagai Istri, status mu tetaplah Pelayan disini"

Deg.

Tangan Aisyah saling meremas saat mendengar ucapan dari Rama, dia hanya menundukan kepala dan tak sanggup menatap pria yang semalam menghabiskan waktunya bersama dia.

Brak.

Rama kembali pergi setelah mengambil dompet dan kunci mobil.

Dan setelah kepergian Rama, pecahlah tangis Aisyah yang sejak tadi dia pendam.

Tak ada sepatah kata apapun yang keluar, hanya ada air mata dan tangisan Aisyahlah.

Dia terus meluapkan semuanya dengan tangisan, bahkan Aisyah tanpa sadar terlelap karena lelah menangis.

-Flashoff.

Dan dari mulai hari itu, Aisyah berubah lebih tertutup dan jarang berinteraksi dengan siapapun.

Hanya bekerja dan memasak saja yang Aisyah lakukan selama hampir 1 bulan setelah malam itu.

.

.

.

.

.

1
Shautul Islah
endingya ga menarik sama sekali, kurang greget thor
Nurr Amirr🥰💞
Ya berpestalah sepuasmu... Tiba saatnya kamu dn keluargamu juga akan merasakan azabnya seperti mana yg Aisyah rasakan😤😤😤😤
Nurr Amirr🥰💞
Salam hangat... Aku mampir d karyamu thorrrr🥰🥰🥰🥰....
Vivin Yulistian Pradesti
lanjutin kk cerita nya
Apriani Hasanah
ksian sma aisyah
bakri Rjaya cell
lanjut Thor
Pa'tam
menarik
Risma Farna
sepertinya endingnya dipaksakan ya thor.. tpi apapun semangat ya
Risma Farna
bukannya nama bundanya Rama itu Sofia ya?? kok jadi bunda Lisa???
Risma Farna
Kok bisa Karin dpt info ya.. siapa yg masih terhubung ma Karin??? Trus knp jga mesti menghindar trus mending selesaikn dan jga Rama hanya mw munta maaf kw terima atau tdk kn itu urusan mu... drpd kmu lari2an trus... tpi terserah Aisyah sih
Risma Farna
bknnya 2 thn ya???
Sky Blue
Smngt slalu🥰🥰
Riadatul Jannah
huhu Ending ya kek gmna gto gk cocok. perlu diperpanjang neh masak ending ya biasa aja
Riadatul Jannah
ya Allah author disni sy nangis sesunggukan ngebacanya. sabar ya aish 😭😭😭
Aristiana
Up lg thor jngn cm 1 bab
Soviana
aisyah dimnakah gerangan😁
Sepriyanti Adelina
novelnya bagus tapi kenapa yg like cuma sedikit ya
Sepriyanti Adelina
lah kok tau2 Karin nikah sama Akmal..
jangan2 yg kasih informasi waktu mau kabur keluar Negri itu si Akmal🤔
Sepriyanti Adelina
menyesal telaaaaattt kamu 😡😡😡
Sepriyanti Adelina
kapok Lowe Ramaaa😡😡😡
pokoknya Jangan biarin Rama ketemu sama Aisyah dulu thorr
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!