NovelToon NovelToon
Aku Adalah Kematian Mu

Aku Adalah Kematian Mu

Status: tamat
Genre:Reinkarnasi / Mengubah Takdir / Kelahiran kembali menjadi kuat / Fantasi Wanita / Chicklit / Tamat
Popularitas:54.6k
Nilai: 5
Nama Author: putriananda2301

Varya de Astra seorang tuan Putri dari kerajaan Astra. Awal mula hidupnya sangat damai hingga pengkhianatan menghampiri nya. Tunangan yang sangat ia cintai kini menusuknya dengan sebilah pedang.

Namun takdir berpihak padanya, Varya memutar waktu sebelum kejadian tersebut terjadi. Dan ia bertekad untuk mencengah serta membunuh laki-laki yang mengancam nyawanya di masa depan.

Varya tak menyia-nyiakan kesempatan itu, ia mulai melatih dirinya dan akan melakukan pembalasan kepada orang-orang yang mengkhianati dirinya. Varya bersumpah akan menjadi kematian bagi lelaki itu, ia pastikan tunangannya mengalami kematian yang mengenaskan.

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon putriananda2301, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Chapter 07

Pesta ulang tahun itu berlangsung dengan meriah. Namun, para tamu yang hadir asik mencari keberadaan sang tokoh utama hari ini. Tak lama setelah pidato Marquis berakhir, Bella muncul bersama Varya.

Semua orang menyambutnya dengan tepukan tangan. Bella yang menjadi pusat perhatian tentu membungkuk badan hormat kepada para hadirin.

Bella lalu menyampaikan sepatah, dua kata pada acara itu. Varya mengambil posisi yang agak jauh dari keramaian. Ia tak ingin membagi perhatian dengan Bella. Gadis itu yang harus menjadi pusat perhatian hari ini bukan dia. Meskipun kehadiran Varya di luar dugaan orang-orang.

Varya menyandarkan punggungnya di dinding. Dia bukan tipe orang yang menyukai tempat ramai. Di sini bahkan ia merasa sesak. Padahal kerajaan adalah tempat dimana keramaian akan ada.

"Yang Mulia, silahkan minumannya"Finix menyodorkan wine kepada Varya.

"Ah~ aku tidak suka wine. Cari kan saja jus buah untuk ku"pinta Varya yang langsung dituruti oleh pengawalnya itu.

Varya memang tak suka wine, tetapi ada kala ia harus meminum hal itu contohnya di acara perjamuan besar kerajaan, dan kadang ia meminumnya saat ia mengalami stress berkepanjangan.

"Hm~" gumam Varya ketika melihat tiga orang gadis menghampiri dirinya.

Gadis paling depan tampaknya adalah pemimpin mereka dan gadis itu pula yang sangat suka berurusan dengan Varya.

"Salam untuk Yang Mulia Putri Astra" tunduk hormat mereka serentak.

Varya hanya membalas dengan anggukan kepalanya. Kini Varya mengatur posisi tubuh dengan bagus. Ia harus memposisikan diri agar bisa dihargai bukan?

"Kami sangat senang bisa melihat Yang Mulia datang ke sini. Bukan kah ini suatu keajaiban? Yang Mulia Putri menghadiri sesuatu yang tak resmi." Ucap gadis berambut pirang yang tak lain adalah Grace Natalie Lawrence.

"Kalian benar~ tapi bukan kah suatu keharusan untuk menghadiri ulang tahun seorang teman?"

"Apa? Teman?" Grace bingung, karena Varya sama sekali tak pernah memiliki teman.

"Ah~ jadi kau berpikir bahwa aku Putri Astra tak memiliki seorang teman? Kau ingin menghina ku Lady?" Varya memicingkan matanya membuat Grace dan dua pengikut nya terkejut.

"Maafkan saya Yang Mulia. Tetapi saya hanya mendengar rumor bahwa anda tak mempunyai teman selain tunangan anda. Ups" Grace terkekeh kecil setelah mengatakan hal itu.

"Bagaimana dengan kalian?"

"Kami? Apakah kami teman anda?" Tanya Grace mencoba menahan tawanya.

"Tentu saja tidak. Kalian adalah bawahan ku bukan?" Sekarang giliran Varya terkekeh kecil.

Grace terlihat kesal akan hal itu. Namun saat ini Grace mencoba mengendalikan emosinya. Ia tak ingin mempermalukan dirinya di depan publik sekarang.

"Pfttt" Varya hampir tak bisa menahan tawanya. Untung lah mereka tak mengundang perhatian.

Rasa kesal semakin memuncak membuat Grace memikirkan rencana jahatnya. Ia sengaja menghalangi jalan seorang pelayan yang sedang lewat sambil membawa segelas wine. Hingga pelayan itu tak sengaja menjatuhkan minuman itu ke gaun merah muda Varya.

"Ma-maafkan sa-saya Yang Mulia! Saya melakukan kesalahan!" Teriak pelayan itu, kini perhatian tertuju pada mereka.

Varya menatap tajam Grace, ini terlalu kekanak-kanakan untuk nya. Varya berjalan mendekati Grace, ia menatap lekat-lekat gadis itu.

"Lady... Apakah anda ingin mengakui permintaan anda dan meminta maaf?" Tanya Varya dengan nada halus nya.

"Ha? Memangnya apa yang sudah saya lakukan Yang Mulia? Pelayan itu yang salah karena tak berhati-hati. Lalu apa hubungannya dengan saya?" Elak Grace dengan tenang.

"Bukan kah begitu Bella?"tanya Grace kepada Bella yang menghampiri mereka.

Grace sangat yakin bahwa Bella akan membelanya dan Varya pasti akan malu dengan sendirinya. Terlebih Varya tak punya siapa pun yang mendukungnya, pikir Grace.

"Apa yang anda katakan Lady? Saya menyaksikan sendiri anda lah yang membuat pelayan itu jatuh hingga membuat gaun Yang Mulia Putri kotor." Grace membulatkan matanya, ia tak percaya dengan apa yang dia dengar.

"A-apa yang kau katakan Bella?!"

"Saya hanya mengatakan yang sebenarnya, bahkan ada juga saksi selain saya di sini" Grace mulai panik melihat sekelilingnya yang menatapnya tajam.

Ia melihat Varya yang menyeringai sekarang. Gadis berambut pirang itu berhasil terpojok.

"Jadi bagaimana lady? Atau kau perlu aku untuk menyampaikan pada Duke atas tingkah laku mu ini?".

"Tidak Yang Mulia.! Saya mohon maaf, ini murni kesalahan saya dan saya menyesal"ucap Grace sambil menunduk malu.

"Ah~ Kau bukan minta maaf kepada ku, namun kepada pelayan itu" Varya menunjuk pelayan yang jatuh tadi.

"Mengapa harus kepada pelayan?"

"Apakah kau ingin melanggar perintah ku!" Varya meninggikan suaranya.

"A-ku minta maaf pada mu."ucap Grace kemudian langsung pergi dari sana.

Varya tersenyum melihat langsung gadis itu yang tak imbang ia pasti sangat malu sekarang. Teman yang ia percaya mengkhianatinya. Itu adalah karmanya, dan Varya lah yang akan menjadi karma baginya seumur hidupnya.

"Bella, aku harus pamit. Hal yang kau lakukan tadi, benar-benar membantu ku. Semoga kita bisa berteman dengan baik ke depannya"

"Tentu saja Yang Mulia. Saya akan selalu ada untuk anda"Bella menunduk hormat.

Varya kemudian melangkah pulang. Ia harap kejadian tadi bisa menjadi peringatan bagi bangsawan lainnya untuk tak meremehkan dia lagi dengan seenaknya.

Ini baru permulaan saja, ia harus menjalani hari yang lebih panjang lagi. Dan dia harus terus menguatkan dirinya untuk terus berjuang meski sendirian itu menyakitkan.

"Yang Mulia!" Teriak seseorang membuat Varya terhenti di lorong gelap itu.

"Finix...." Varya melihat lelaki itu berlari menuju ke arahnya dengan segelas minuman bewarna oranye.

"Mengapa anda langsung pergi? Saya sudah dari tadi memegang minuman untuk anda?" Varya tak menyangka bahwa Finix masih membawa minuman yang ia minta tadi.

"Silahkan diminum Yang Mulia, anda sudah sangat lelah berjuang sampai hari ini. Terima kasih atas kerja keras nya" Finix tersenyum kepada Varya.

Varya tertegun mendengar kalimat yang keluar dari mulut lelaki itu. Bagaimana bisa Finix tau ia begitu lelah saat ini? Dan kata terima kasih itu sungguh menyentuh bagian yang tak pernah di sentuh oleh siapa pun pada diri Varya.

"Haha, pengawal ku yang imut" Varya terkekeh lalu mengambil minuman itu.

Ia meneguk minuman itu dengan sekali tegukan, membuat Finix tersenyum lega. Sikap Varya sekarang seperti anak-anak, sangat menggemaskan bagi Finix. Benar dugaan nya, Varya masih gadis yang rapuh tapi ia seakan tak mau dunia mengetahui hal itu. Ia sangat menantikan hal apa lagi yang akan dilakukan gadis berambut dark blue itu, seakan kini Astra akan berada dalam genggamannya.

"Ayo kita pulang. Kita harus berjuang lagi untuk besok!"

...To Be Continued ...

1
𝓎𝑒𝑜𝓃𝓃𝒶
hadehhh.....udah pernah koit...belajar pedang tapi menye² nya ga ilang
Ni Ketut Patmiari
Luar biasa
Nur Anisah Anto
knnkm
Hikmah Cahya X
terima kasih kak..sukses sllu dn semangattt utk cerita2 slanjutnya..
putriananda2301: wah terima kasih udah stay selalu ya
total 1 replies
Nurul Husna
aku suka kak kok ceritanya bagus ga berbelit2,tetep semangat berkarya y lnjut....
putriananda2301: wah terima kasih ya
total 1 replies
Vhio
lanjut thor
putriananda2301: sipp deh
total 1 replies
Hikmah Cahya X
wowwwww seruuuu seruuu nih..
yukk ah lanjut up yg banyak donk kak..
semangat sllu yah
putriananda2301: wah makasih
total 1 replies
putriananda2301
otey makasih
Vhio
lanjut and semangat thor
Rina Y
lanjut thor
putriananda2301: otey deh
total 1 replies
Hikmah Cahya X
lanjutt terus kak..
semakin seru nih..
semangat semangattt
putriananda2301: otey arigato
total 1 replies
Vhio
mantap
lanjut thor
putriananda2301: otey deh
total 1 replies
Vhio
ah mantap keren thor
ditunggu kelanjutannya thor
putriananda2301: siap deh
total 1 replies
Hikmah Cahya X
yukkk ahhh lanjut terus kak..
semangatt sllu
putriananda2301: otey deh
total 1 replies
Vhio
semangat thor
putriananda2301: arigato
total 1 replies
Hikmah Cahya X
lanjutt terus kk..
semangatt sllu
putriananda2301: arigato
total 1 replies
Vhio
keren banget
Vhio
keren thor
putriananda2301: makasih dah mampir
total 1 replies
Hikmah Cahya X
yuuhuuuuu lanjut lanjuttt terus kak
putriananda2301: Otey deh
total 1 replies
Vhio
lanjut and semangat thor
putriananda2301: othey makasih dah mampir
total 1 replies
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!