New Account IG= min_09maret
Yunita gadis yang tak pernah di pandang oleh pria dingin dan tampan bernama Regan,Ia sudah lama menyukai pria itu bahkan sudah sering menyatakan perasaannya namun selalu di tolak bahkan dengan kata kata kasar,hingga membuat nya menyerah dan memilih menjauh lalu mereka kembali bertemu,bagaimana kisah selanjutnya? Baca Yuk🥰
Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon NisaJm, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri
BAB 8
Budayakan like setelah baca ya,Author juga menerima kritikan dan saran, happy reading 😘
Tak hanya Yunita, bahkan Regan pun sama terkejutnya mendengar ucapan Kakek nya,seketika tatapan Regan dan Yunita pun bertemu sejenak,hingga akhirnya Yunita memutuskan kontak mata itu karena tak kuasa menahan air mata yang sedari tadi sudah ingin turun
“Apa maksud kakek?” tanya Regan yang masih bingung dengan ucapan Kakek Adi,karena ia merasa tak pernah membahas tentang pernikahan apalagi pernikahannya dengan Bella yang jelas jelas sudah ia anggap sebagai seorang adik. “Bella sudah menjelaskan semuanya pada kakek,dia juga meminta restu mewakili mu.”
Kini tatapan Regan tertuju pada Bella yang kini dengan tidak tahu malu tersenyum manis pada Regan,namun disambut dengan tatapan tajam oleh Regan. “Apa maksudmu mengatakan kita akan menikah?” sentak nya pada Bella yang membuat seluruh orang yang berada disana terkejut tak terkecuali Adiwijaya
“Regan kenapa kau membentak Bella?” tanya Adiwijaya yang melihat Bella kini hampir menangis,entah memang ia menangis karena Regan pertama kali membentaknya atau karena ingin menarik simpati dari Adiwijaya. “Kakek, aku mohon untuk kali ini biar kan aku bertanya pada Bella?” melihat itu Adiwijaya pun memilih diam, bagaimana pun ia ingin tahu yang sebenarnya terjadi,ia juga percaya jika Regan bisa menyelesaikan masalah nya dengan bijaksana
“Aku tanya sekali lagi apa maksud dari semua ini Bella!” lagi lagi Bella tak menjawab,ia hanya menangis mendengar Regan yang membentak nya,jujur saja selama ini ia belum pernah merasakan kemarahan Regan karena selama ini Regan selalu memperlihatkan kasih sayang nya pada Bella
“kenapa kakak berubah pemikiran? Bukan kah kakak bilang akan merencanakan pernikahan dengan ku? Tapi kenapa sekarang justru berbeda? Apa karena wanita ******* itu?” ucapnya dengan satu jari mengarah pada Yunita yang kini berdiri dibelakang Regan tanpan tau apapun
Yunita yang merasa di tunjuk pun kaget karena jujur saja ia tak tahu apapun tentang ini,bahkan ia tak mengerti apa yang sedang terjadi di rumah ini. “Jaga ucapan mu Bella! Yunita tidak ada hubungannya dengan ini!” lagi Regan membentak Bella yang tak terima karena Bella mengatai Yunita sebagai wanita *******
“Kalau dia memang bukan wanita ******* tentu dia tidak akan merebut kakak dari ku!” Regan yang mendengar perkataan Bella hanya mengerutkan keningnya bingung dengan ucapan Bella. “Apa maksud mu merebut?” tanya Regan. “Aku mencintai mu sejak kita masih kecil kak! Tapi kakak tidak pernah melihat ku sebagai seorang wanita! Kakak hanya melihat ku sebagai seorang adik!”
Deg!
Rasanya Regan benar benar tak percaya mendengar pengakuan Bella yang ternyata menyimpan perasaan pada nya sejak kecil,Gadis yang selama ini ia lindungi layaknya seorang adik namun di tanggapi berbeda olehnya,ia malah menganggap sikap Regan sebagai seorang pria bukan seorang kakak
“Dan dia tahu bahwa aku mencintai kakak,tapi dia tetap saja masih mendekati kakak! Dan kakak kenapa kakak tetap mendekati nya padahal Kaka sudah tau kalau dia berbuat jahat pada..”
“Stop!” Yunita yang sedari tadi diam mendengar pertengkaran Regan dan Bella pun kini mulai bersuara kala Bella ingin menuduh nya kembali, disini lah ia akan menunjukkan bukti bahwa Bella berbohong selama ini dengan menuduh nya. “Kenapa? Kau takut jika aku kembali mengingatkan mu tentang perilaku jahat mu padaku?”
“Perilaku jahat katamu? Siapa disini yang sebenarnya jahat akan kita ketahui sekarang!” ancam Yunita yang membuat Bella merasa takut namun tetap berusaha melindungi diri. “Te-tentu saja kau!” mendengar itu Yunita hanya menarik sudut bibirnya. “Kenapa kau gugup? Apa kau takut?” tanya Yunita dengan senyuman menyeringai mematikan
“Untuk apa aku takut jika aku tidak salah?” tidak salah? Pandai sekali mulut nya berkilah? “dasar ular betina!” tak tahan lagi rasanya kini Yunita melangkah ingin menjambak rambut Bella namun segera ditahan oleh Regan,Regan memeluk tubuh Yunita dari belakang memancing kemarahan dari Bella
“menjauh dari pria ku!” Karena posisi Yunita yang berada di depan dan tujuan Bella juga pada Yunita maka pertengkaran kedua wanita itu tidak dapat di elakkan,Bella yang dengan brutal menarik tubuh dan menjambak rambut Yunita pun di balas dengan tendangan dan sebuah bogem dari Yunita
Melihat keadaan yang tak terkendali membuat Regan meminta bantuan keamanan rumah merek karena tidak mungkin ia meminta bantuan pada kakek Adi yang kini sudah tua. Akhirnya mereka pun terpisah dengan Regan yang kini memeluk tubuh Yunita dan Bella yang di tahan oleh dua keamanan
“Kau tidak apa apa?” tanya Regan pada Yunita dan membantu nya merapikan pakaian dan rambut Yunita. “Kalian sudah puas bertengkar?” suara bariton yang sangat di kenal oleh Yunita pun membuat Yunita segera menoleh ke arah sumber suara
“Ayah!” dengan cepat Yunita melepaskan tangan Regan dari Tubuhnya karena tadi Regan sempat memegang pipi nya,padahal sedari tadi Adiwijaya berada disana namun ia tak ingat jika ada orang tua disana namun ketika melihat wajah Ayah nya Yunita pun merasa ketar ketir,disana tidak hanya ayahnya, seluruh keluarga nya bahkan kakak dan kakak ipar nya pun juga ada disana
“Nita! Ayah kecewa padamu! Kau sudah ayah percayakan pada perusahaan cabang karena merasa kau sudah dewasa,namun kau ternyata masih belum dewasa!” mendengar itu Yunita pun hanya terdiam menunduk,jika untuk itu ia mengaku salah karena telah membuat ayahnya kecewa
“Dan kau kembali bersikap tidak sopan pada Bella?” perkataan yang tidak bisa diterima oleh Yunita,jika sedari tadi ia menunduk menerima semua kekecewaan sang ayah maka kini ia mengangkat wajah nya
“Tidak ayah! Jika tadi Nita menerima semua kemarahan Ayah tapi tidak untuk yang ini! Nita udah bilang Nita gak ngelakuin sesuatu yang jahat pada ular betina ini!” ucapnya menatap sekilas pada Bella yang masih ditahan oleh dua orang penjaga. “Kau! Kau yang ular dasar wanita *******!!”
“Hei! Berani sekali kau mengatakan adik ku wanita *******!! Kau yang sialan!” Ucap Yoonia yang terima jika adiknya di kata Katai oleh orang lain ditambah ia tengah mengandung jadi hatinya sangat sensitif. “sayang tenang.. ingat kau sedang hamil!” ucap Agus menenangkan istrinya yang mulai emosi dengan mengusap punggung Yoonia
“Lalu aku harus diam disaat adikku di hina?” Menyesal rasanya karena menenangkan Yoonia karena ujung ujung nya dia yang akan di salah kan. “Tidak sayang,yasudah lakukan lah sesuai keinginan mu.. oke?” ucap Agus bukan tak memperdulikan istrinya namun Hormon Yoonia benar benar sangat buruk selama hamil
“Jadi jika aku menghajar nya kau akan membiarkan ku begitu saja tanpa membantu ku? Bagaimana jika nanti dia melakukan hal buruk pada bayi kita?” astaga benar benar defenisi cowok selalu salah dan cewek selalu benar,itulah yang kini Agus rasakan hingga akhirnya Brasmaysnto meminta Agus untuk membawa Putri nya ke kamar saja
Sebenarnya mereka juga tak ingin membawa Yoonia karena mengetahui Yoonia sedang hamil dan sangat sensitif bisa saja nanti ia marah atau sedih seperti sekarang ini namun Yoonia bersikeras agar tetap ikut jika tidak ia akan mogok makan membuat mereka mau tak mau membawa nya ikut
Author minta tolong kasi rate nya ⭐⭐⭐⭐⭐ ya,terima kasih 🙏🥺
apakah masalalu regan??