NovelToon NovelToon
Alya Dan Riski

Alya Dan Riski

Status: tamat
Genre:Romantis / Teen / Komedi / Perjodohan / Konflik Rumah Tangga- Terpaksa Nikah / Tamat
Popularitas:126.7k
Nilai: 5
Nama Author: Muhfidatul Husna

Alya Mira Oktav atau biasa dipanggil Alya adalah seorang gadis cantik, imut, pintar, dan ramah, juga bisa dibilang sangat jujur orangnya.

Alya baru lulus SMP dan akan segera mendaftar di SMA favorit kota Bandung

tanpa Alya sadari orangtuanya telah menjodohkan Alya dari kecil dengan seorang lelaki bernama Riski Abima Syarif dan kebetulannya Riski adalah lelaki yang Alya taksir

bagaimana kelanjutannya jika Alya mengetahui perjodohan ini....

ini karya pertama jadi mohon maaf jika masih ada kesalahan, selamat membaca....

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Muhfidatul Husna, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Satu Kelas Dengan Riski

Akhirnya mereka berdua pergi untuk mencari kelas barunya.

Setelah menemukan kelasnya, Alya dan Amel langsung berjalan menuju kedalam  ruangan tersebut. 

Setelah masuk.....

"hey Alya, hey Amel" ucap Rifa melihat kedatangan temannya.

"hay Rifa" jawab Alya dan Amel bersamaan.

"Ternyata kita satu kelas ya" ucap Rifa penuh kebahagiaan

"Iya Rif" jawab Alya diiringi senyuman yang menandakan Ia sangat gembira.

Setelah itu Alya dan Amel segera mencari tempat duduk yang berdekatan antara Alya, Amel, dan Rifa.

Alya memilih duduk pada kursi di belakang Amel, dan Amel memilih duduk disebelah Rifa.

dalam kelas tersebut 1 bangku untuk 2 orang dan saat ini Alya masih duduk sendiri.

Alya sedang sibuk membaca buku yang ada di tangannya, Amel dan Rifa mengobrol berdua tanpa menghiraukan Alya yang sedari tadi diam tak ikut bicara, mereka berdua tahu jika Alya sangat suka membaca buku, jadi mereka tidak mau mengganggunya.

5 menit kemudian....

Semua siswa kelas X A IPA mulai memasuki kelas barunya. Kursi di sebelah Alya yang sedari tadi kosong sudah ada yang menempati.

"hey" ucap siswa di sebelah Alya.

"hey juga" ucap alya tanpa melirik dan tetap membaca bukunya.

"Alya...." ucapnya lagi.

seketika Alya menghentikan kegiatan membaca bukunya. Ia baru menyadari kalau suara seseorang di sampingnya sangat familiar di telinganya.

"kenapa dia bisa tau namaku ya" pikir Alya.

Karena orang yang duduk di sebelah Alya menyebutkan nama Alya, tanpa pikir panjang Alya menutup buku dan langsung menatapnya dengan tatapan tajam.

"Astaga ternyata Riski.... ini Riski kan yah? apa tidak salah tadi dia menyebut namaku? apakah dia mengenaliku? ku kira dia akan lupa namaku karena dia kan orangnya cuek dan bodo amat tapi dia mengingat aku juga kan. Ahh bahagianya" pikir Alya.

"hey" ucapnya lagi membuyarkan pikiran Alya.

"eh hey" jawab Alya.

"kamu Riski kan?" tanya Alya ragu-ragu.

"hmmmm iya, kamu masih ingat ternyata yah" Jawabnya.

"iya ingat kok" jawab Alya.

"*ma*na mungkin aku lupa sih sama kamu, aku malah memang berharap kita satu kelas, ternyata Tuhan mengabulkannya dan bahkan bukan satu kelas saja, juga satu bangku, heheh" pikir Alya.

Akhirnya pelajaran hari pertama di mulai dan guru memasuki kelas Alya.

Setelah pelajaran selesai...

Pelajaran hari ini tidak padat dan tidak terlalu serius dikarekan hari ini pertama bermulainya siswa baru belajar di sekolah ini, dan masih butuh pengenalan.

kring... kring.. kring...

Tidak terasa bel pulang sudah berbunyi.

Alya mulai membereskan barang-barangnya.

Tidak hanya Alya, Riski dan teman-teman yang lain pun membereskan barang-barangnya.

"Anak-anak hari ini sampai 3 hari kedepan kalian belajarnya masih tahap pengenalan jadi tidak terlalu padat, sudah sekarang kalian berdoa dulu dan segera pulang" ucap seorang guru bernama bu Ira.

"Baik bu" jawab semua siswa.

Setelah diluar kelas....

"Riski..." panggil Alya

" Ada apa?" jawab Riski singkat.

"Ini bolpen kamu kan?, tadi aku liat ada di meja kamu jadi aku kembalikan ini" jelas Alya yang masih ngos-ngosan karena mengejar Riski tadi.

Riski mengambil bolpen itu dari Alya.

Setelah itu, Riski langsung pergi dan tidak menghiraukan Alya lagi.

 

"Dasar, gak ada makasih-makasihnya apa ya, apa memang orang tampan kayak Riski emang kayak gitu semua ya" pikir Alya. 

Setelah mengembalikan bolpen Riski, Alya mencari keberadaan Amel dan Rifa. 

"Amel... Rifa...." panggil Alya

"Kalian kemana aja sih?" tanya Alya setelah Amel dan Rifa mulai mendekat.

"Maaf Alya tadi Amel kebelet pipis dan dia ngajak aku, dia katanya takut sendirian" jawab Rifa.

"iya kak aku tadi udah kebelet banget dan lupa bilang ke kakak" tambah Amel.

"Ya udah gak papa" jawab Alya.

"Rifa.... Alya.... Amel...." panggil Adit pada ketiga temannya.

Setelah memanggil temannya, Adit berlari menghampirinya.

"Kalian kok ngak nyari aku sih" tanya Adit sedikit ngos-ngosan.

"Maaf dit" jawab Rifa.

"Ya udah Ayuk pulang" ucap Adit pada ketiga temannya sambil berjalan ke arah mobilnya.

Sementara Alya, Rifa, dan Amel masih mematung ditempatnya. Karena menyadari tidak ada yang mengikutinya Adit berbalik dan menatap ketiga temannya dengan tatapan kebingungan.

  

 

 

1
Tya Gunawan
semangaat 💪💪💪💪
Desynur Jannah
semangatttt kak nulisnya
W.Willyandarin
aku sudah mampir
W.Willyandarin
next up thor
Ig & fb : Karlina_Sulaiman
lanjut kak
Desynur Jannah
bagus kak
Nilaaa🍒
next kak
boomlike episode tertinggal
semangat
salam dari IKYD
Ig & fb : Karlina_Sulaiman
semangat ya kak.. maaf telat sudah saya like yang tertinggal

aku tunggu kunjungannya
W.Willyandarin
like
W.Willyandarin
semangat kak
W.Willyandarin
seru ceritanya
W.Willyandarin
aku mampir kak
Ree.Pand
lanjut
Ree.Pand
belah duren.. hhe
Ree.Pand
lanjut
Ree.Pand
co cuit
Ree.Pand
lanjut
Harianto Lika
di tunggu up nya Thor ☺
Nilaaa🍒
lanjut kak
semangat selalu
salam dari IKYD
Ree.Pand
upnya jangan lama"
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!