NovelToon NovelToon
Balas Dendam Sang Putri

Balas Dendam Sang Putri

Status: tamat
Genre:Romantis / Fantasi / Petualangan / Balas Dendam / Peningkatan diri-Perubahan dan Mengubah Takdir / Balas dendam dan Kelahiran Kembali / Chicklit / Tamat
Popularitas:71.8k
Nilai: 5
Nama Author: PengkhayalMalam

Sebuah tabrak yang dialami Nina membuat ia tidak sadarkan diri, antara hidup dan mati yang membuatnya benar-benar merasa jika itu adalah akhir hidupnya.

Tapi, betapa kagetnya ia saat bangun di sebuah bangunan kuno dan berada di tubuh orang lain yang membuat ia tidak mengerti.

Nina yang berada di tubuh putri Amerta salah seorang putri kerajaan yang sedang terbaring sakit akibat serangan Kerajaan Kazan.

Ia adalah satu-satunya Putri Raja yang berhasil selamat, dengan informasi dari pemilik tubuh asli, yang mana sang putri meminta bantuan pada Nina untuk membalaskan dendamnya.

Mampukah Nian membalaskan dendam putri Amerta menghadapi Kerajaan Kazan?

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon PengkhayalMalam, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Bertemu Dengan Musuh

Tapi pada saat di jalan akan mencarinya pangeran bertabrakan dengan seseorang dan membuatnya dai kaget.

"Kau!" kata pangeran kaget saat bertabrakan dengan Arya pangeran dari Kerajaan Zonik yang merupakan musuh besar dari kerajaan Khazan.

"Kau juga disini?" kata Arya yang juga kaget dengan keberadaan Alardo pangeran pertama dari Kerajaan Khazan yang merupakan musuh bebuyutan.

Kerajaan Khazan dan pekerjaan Zonik memang bermusuhan karena mereka memperebutkan lahan tambang emas yang ada di perbatasan yang lahan itu jadi rebutan antara mereka berdua, lahan tambang yang ada di wilayah kerajaan Khazan yang merupakan lahan tambang yang dulunya milik kerajaan Zonik.

Hal itu yang membuat kedua Kerajaan saling bertarung memperebutkan lahan tambang emas yang sangat berharga dan menghasilkan banyak emas dari sana.

Maka kerjaan Zonik tidak pernah Terima atas perlakuan kerajaan Khazan yang berhasil merebut lahan tambang itu dan permusuhan selalu terjadi di pertambangan hingga membuat kedua kerajaan tidak pernah akur dan bahkan permusuhan itu merambat, bukan hanya tambang dari segi ekonomi dan diplomatik juga mereka bersaing dan mereka tidak mau kalah satu sama lain.

"Iya, apa masalahmu, aku memang menginap di sini," jawab Alardo dengan nada tidak suka.

Padahal Alardo sedang mencari Amerta tapi harus bertemu Arya yang merupakan musuhnya, dan sekarang rasa kesal itu semakin menjadi karena ia yang tidak belum juga menemukan Amerta yang pergi tanpa izin darinya lagi. Dia merasa bersalah karena kemarin saat Amerta meminta untuk ikut keluar dengannya ia tolak dengan alasan kesembuhan luka yang ada di tangannya. Ia tahu jika Amerta bosan seharian berada di dalam kamar tapi Alardo melakukan semua itu juga ada alasannya.

Alardo yang saat itu lebih leluasa bergerak sendiri memastikan penginapan itu aman tidak mau membawa Amerta karena pasti akan menghambat pergerakannya itu, tanpa disangka Amerta pergi tanpa pamit lagi padanya seperti biasa, walaupun dia tahu jika Amerta tidak akan pergi jauh tapi tetap saja pangeran merasa khawatir pada Amerta karena dia yang tidak bisa beladiri dan masih kecil belum tahu betapa kejamnya dunia luar.

Pangeran Alardo juga tahu jika perjalanan merupakan perjalanan yang pertama bagi Amerta, pangeran Alardo juga ingin jika Amerta bisa bertambah kuat nantinya dan tidak terlihat lemah seperti sekarang ini yang membuat pangeran Alardo merasa khawatir dengan ke adanya.

Apalagi maraknya penjualan budak pada saat itu membuat Alardo makin khawatir saja saat mengetahui Amerta pergi dari kamar dan tidak memberitahunya.

Melihat Arya saja membuat Alardo tidak suka, jelas membuatnya marah dan ingin segera pergi melanjutkan perjalanannya mencari Amerta yang saat itu hilang.

Tapi semua itu tertahan sebelum mereka beradu mulut seperti biasanya jika bertemu pasti beradu mulut, karena permusuhan diantara mereka tidak akan pernah selesai dan selalu saja melebar dan hal itu membuat kedua kerajan tidak pernah akur.

"Kau selalu saja sinis dan sadis seperti biasanya," sindir Arya yang tidak pernah suka dengan sikap pangeran Aliando dan membuat Karya selalu berkata-kata yang memancing Amarah Galardo.

"Kau yang tidak pernah berubah hanya selalu saja ceroboh," kata Alardo yang tidak mau kalah juga.

"Tidak ada guna aku bicara denganmu lebih baik aku pergi saja karena kau tidak asyik diajak bicara dasar musuh," kata Arya yang pergi meninggalkan Alardo dan melanjutkan jalannya ke kamar tak disangka dia berpapasan denah Amerta yang saat itu ingin kembali ke kamar.

"Amar!" kata Arya kaget saat dirinya bertemu lagi dan berpapasan dengan Amerta yang sekarang ada di hadapannya.

"Amar!" seru pangeran pertama saat melihat Amerta dengan cepat menghadiri Amerta dan menarik tanganya agar tidak dekat-dekat dengan Arya.

"Kau kenal dia juga?" Arya kaget saat mengetahui jika Gallardo juga mengenal Amerta.

"Bukan urusanmu," kata Alardo mengajak Amerta kembali ke kamar.

Korean Galardo yang merasa khawatir dan sedari tadi ia sudah mencari Amerta kesana-kemari dan akhirnya Alardo menemukan Amerta.

Dan tentu saja Alardo tidak ingin Amerta dekat-dekat dengan musuh bebuyutannya itu yang membuat Aliando kesal pada Aryan yang selama ini sudah menjadi musuhnya, walau mereka pernah berada di Zebra bersama tetap mereka menjadi musuh karena tahu asal kerjaan mereka yang saling bermusuhan.

"Tunggu!" Arya menghentikan pangeran, karena pangeran menarik tangan Amerta dan tidak mengijinkan Amerta dekat dengan dia tentu saja hal itu membuat Arya kesal pada Alardo.

"Ada apa lagi," kata Pangeran kesal karena Arya menghangi jalanya untuk membawa Amerta kembali ke kamar.

"Dia temanku apa hubunganmu dengannya?" tanya Arya heran dengan Alardo yang ternyata juga mengenal Amerta.

Permusuhan diantara mereka berdua memang sudah terjadi cukup lama jelas saja Arya yang merasa kenal dengan Alardo tidak suka dia membawa Amerta begitu saja, jadi Arya meminta penjelasan terlebih dahulu pada Alardo yang saat itu ingin langsung membawa Zara agar tidak dekat-dekat dengan Arya.

"Ayo pergi abaikan saja dia," kata Alardo yang langsung membawa Amerta pergi dan ia sudah mencari Amerta sejak tadi jadi tidak ada masalah jika dia membawa Amerta kembali.

Hal itu mama buat Arya marah dan tidak suka dengan kelakuan dari Alardo yang membawa Amerta secara paksa.

"Jawab dulu pertanyaan ku," kata Arya yang kekeh menghentikan Galardo yang merupakan pangeran pertama kerajaan Khazan itu.

Alardo tidak senang dengan Arya dan hampir saja satu tonjokan mengenai wajahnya tapi Amerta menghentikan itu.

"Tolong hentikan, kalian di lihat banyak orang," kata Amerta memberitahu mereka karena sudah banyak orang berkumpul melihat keributan itu.

Akhirnya Alardo menghentikan serangan ya dan membawa Amerta ke kamar, Arya yang saat itu juga tidak ingin dia menjadi bahan tonton akhirnya pun hanya bisa melihat Alardo membawa Amerta pergi.

"Menyebalkan sekali aku tanya ada hubungan apa dia langsung membawa Amar pergi, kasihan Amar badanya kecil begitu pasti kekurangan makan, pangeran pertama memang keterlaluan," kata Arya tidak senang dengan perlakuan dari Alardo.

Arya yang baru saja mengenal Amerta merasa tertarik dengan Amerta saat itu karena Amerta memang sangat lucu baik dan membuatnya suka pada tingkah laku Amerta mesaki Arya mengenal Amerta sebagai laki-laki tapi ada daya tarik yang Arya tidak mengerti hingga ia memperhatikan Amerta.

"Walau aku tidak bisa bertanya padamu, ku pastikan suatu hari nanti aku akan bertemu lagi di Zebra," batin Arya yang tahu jika mereka akan pergi ke bra untuk berlatih.

Arya juga akan berlatih di sana jika buka karena tugas dari pekerjaan yang sudah menjadwalkan dirinya untuk kembali tentu saja Arya tidak akan kembali kekerajaan dan memilih kembali ke Seberang karena rasa penasarannya terhadap Amerta, sayangnya dia tidak bisa melakukan itu dan harus kembali.

1
Anna Prast ,
tulisannya membingungkan sekali... aku nggak paham jalan ceritanya Thor...
kitty lee
kalimat berulang2 n byk typo
Hasanah
ini kenapa ya..ceritanya ber ulang2..namanya salah ketik mulu dan ter tukar2 terus ...pusing banget bacanya ...apa penulis perdana kali yaaaa
Figi Sesa: qe zzzmmcmmbn ghhhbhhj9kmvkmkmvkkmm3a
total 3 replies
fatma
☁️
Yan
peribahasa harus di perbaikiiiii !
Yan: tq udh nerima saran 🥰 ...
total 2 replies
Ree.Pand
akak.... aku hadir... semangat berkarya...
Katya Agashi
mgkn dia belum terbiasa pangeran
Katya Agashi
aku jg kepo
Zayna Almeta
keren thor berasa kembali ke zaman kuno
Isabel Hartono
lanjut
787 Erni
ada Amerika nya Thor
PengkhayalMalam: sudah edit Kak. terima kasih
total 1 replies
azka aldric Pratama
penjelasanya di ulang 🤔🤔🤔
PengkhayalMalam: muter-muter ya Kak🥺 maaf
total 1 replies
azka aldric Pratama
pemburu reinkarnasi hadir 😂🤣🤣🤣
Zhee Licha: sama kita...gue jga hadir😃😃
total 1 replies
IndraAsya
👣👣👣 Jejak 💪💪💪😘😘😘
Nilam Nuna
Lanjut Thor...... kudukung dari belakang 😘😘 love lah buat author nya😁
🌹🌹QUEENOCEAN🌹🌹
Hadirrrrr kak... up lagi kak..
bydarl || @blidek2022
lagi dong thor
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!