Bahwa semua pengalaman cinta dan perasaan adalah spesial. Sama spesialnya dengan milik kita. Tidak peduli sesederhana apapun itu,sepanjang dibungkus dengan pemahaman-pemahaman yang baik.
Mau berakhir tragis, bahagia, atau menggantung sekalipun, setiap cerita tentang cinta selalu ada hikmah yang bisa kita ambil.
Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Daetsma, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri
PART 8
HARI KELULUSAN SEKOLAH
Kita memakai pakaian rapi dan berfoto sesama teman jurusan kita disekolah. Acara kelulusan ini hanya sederhana dikarenakan masih corona.
Prok.. prok.. prok
Suara tepuk tangan riuh di dalam aula besar di sekolah tersebut. Acara kelulusan siswa SMA di adakan pagi ini dan banyak para siswa kelas sepuluh dan sebelas mengikuti acara ini. Pukul sebelas siang acara telah selesai, semua orang yang berada di aula tersebut mulai keluar satu persatu. Kini aula yang semula ramai menjadi sangat sepi tanpa satu orang pun di dalamnya. Setelah acara kelulusan kita pulang ke rumah masing-masing.
Aku sedang duduk bersama Lina dan Amel. "Eh kita cepat ya, sekarang kita berpisah dan kembali masing-masing ke keluarga kita." Jadi kalian mau besok atau kapan pulang ke rumah orang tua kalian? Ayu bertanya.
"Lina besok mau pulang ke rumah, kalo di pikir-pikir kita di disini juga nggak sekolah, emang kita mau ngapain juga kan".
"Iya juga, Ayu besok juga mau pulang kampung aja. Udah nyaman juga sih disini tapi kan kita juga pasti rindu keluarga kita".
Yaudah fix kita besok pulang ke rumah keluarga kita masing-masing. Jadi tar malam kita beres-beres buat besok barang apa yang kita bawa. Nanti kalo satu minggu atau tiga hari kasih kabar ya, kalian jangan lupa persahabatan ini hehe.
"Aku nggak lupa kok yu, kamu kan kakak kita yang selalu jadi penengah diwaktu kita berantem dan selalu ngasih saran yang baik."
"Amel juga nggak akan lupain kalian kok. Kalian adalah sahabat yang baik dan selalu sabar, tempat curhat Amel juga wkwk."
Semoga kalian sehat selalu dan semoga kalian sukses dan apa yang kita cita-cita kan terwujud. Paling tar kita kangen dari sifat-sifat kita yang berbeda-beda sifat. Apalagi sifat Amel yang sangat cerewet, Lina yang suka ngambek, dan aku suka marah-marah kalian kalo kalian nggak jelas.
"Amel sama Ayu mau nggak makan gratis di traktir sama Lina? mumpung Lina masih banyak uang."
"Mau dong Lin. Siapa juga yang nggak mau makanan gratis iya kan Mel."
"Iya dong, pastinya kita mau."
Mereka pergi ke restoran dan makan bersama untuk hari terakhir. Setelah makan mereka beres-beres barang untuk besok pergi ke rumah masing-masing.
Kalian sudah tidak ada yang ketinggalan kan buat besok. Sekarang kita tidur agar besok tidak bangun kesiangan. Kalo kesiangan ntar kita ketinggalan pesawat, ntar nggak jadi pulang ke rumah kita.
Keesokan paginya mereka naik pesawat dan pulang ke rumah masing-masing. Setelah sampai di rumah mereka sangat bahagia bertemu dengan keluarga-nya.
Di kampung Ayu. Ayu punya sahabat kecil dan mereka bermain bareng. Mereka masih mengingat masa kecilnya mereka dan sampai saat ini mereka berteman baik.
Ayu sebenarnya dari keluarga yang kaya. Rumahnya luas, tinggi dan banyak mobil motor di garasi rumah milik orang tuanya. Tapi ayu orangnya baik,sopan dan mandiri. Dia orang yang tidak sombong sama sekali bahkan dia berpikir. Karena harta itu bukan milik dia sendiri melainkan orang tua-nya. Kenapa Ayu sekolah di kota orang dan jauh dari keluarganya? Karena Ayu ingin mandiri agar nanti bisa dapat kerja yang dia mau dan mendapatkan uang dari hasil keringat sendiri.
Setelah lima hari berlalu. Mereka video call bertiga sampai dua jam, Lina yang dulu suka ngambek sekarang suka tertawa dan tersenyum. Dan ayu dulu cerewet sekarang jadi pendiam dan nggak basa basi. Kalo aku, adalah yang beda tapi nggak tau juga wkwk.
Sekarang kehidupan mereka berbeda dan waktu demi waktu sifat mereka pun berubah.
sukses selalu buat karyamu
mampir juga di karyaku Thor
kisah Aluna
My Kids My Hero