NovelToon NovelToon
Forget Hate, Remember Love

Forget Hate, Remember Love

Status: sedang berlangsung
Genre:Cinta setelah menikah / Gadis Amnesia / Orang Disabilitas
Popularitas:2.8k
Nilai: 5
Nama Author: Joy Jasmine

"Kakak, aku haus. Ambilin minum, dong!"

"Aku enggak sedih lagi, karena punya suami sebaik Kakak."

"Kakak udah maafin aku. Tapi Kakak enggak peluk aku."

Juan tak pernah mengira hidupnya akan berubah seperti ini.

Istri yang dulu bersikap dingin, tidak peduli, bahkan pernah meremehkannya karena kelumpuhannya, kini justru terus menempel di sisinya.

Sebuah kecelakaan telah merenggut sebagian ingatan Ailin.

Wanita itu melupakan tahun-tahun penuh kebencian di antara mereka. Melupakan luka yang pernah tercipta. Melupakan alasan mengapa ia begitu membenci suaminya.

Yang tersisa hanyalah Ailin dengan kepribadian ceria, banyak bicara, penuh perhatian, dan tanpa sadar terus membuat jantung Juan berdebar.

Untuk pertama kalinya setelah sekian lama, Juan kembali memiliki harapan.

Namun harapan itu datang bersama ketakutan.

Karena cepat atau lambat, ingatan Ailin akan kembali.

Dan saat hari itu tiba...

Akankah wanita itu tetap memilihnya?

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Joy Jasmine, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Bab 7 ~ Lima Tahun yang Hilang

5 hari kemudian.

"Wah, besar sekali. Kak, ini rumahmu?" Ailin yang tengah mendorong kursi roda milik Juan memandang takjub bangunan di depannya.

Ia mengira rumah keluarganya sudah termasuk besar. Namun yang berdiri di depannya ini, membuatnya sampai tidak bisa berkata-kata. Memang benar kata orang, di atas langit masih ada langit.

"Hem, ayo masuk!" Juan berkata dengan suara rendah. Jujur saja, meski telah lewat berhari-hari, sikap sang istri yang kadang-kadang kelewat semangat itu membuatnya merasa belum terbiasa.

Namun di dalam hati pria itu juga takut, takut kalau ingatan Ailin kembali, semua yang terjadi beberapa hari belakangan hanya menjadi mimpi indah sesaat.

"Oke!" Ailin membalas dengan riang. Wanita itu tertawa ringan, saking bersemangatnya refleks mendorong kursi roda Juan dengan sedikit kuat.

"Eh, Nyonya!" asisten Juan yang bernama Kaihan Wu itu segera maju. Namun gelengan kepala Juan membuatnya urung. Jadilah ia hanya mengikuti dari belakang dengan sikap hati-hati, takut kalau Ailin menggila lagi dan mencelakai sang tuan.

"Kak Juan benar-benar bos besar. Aku menikah dengannya bukankah hidup jadi sangat terjamin?" batin Ailin kesenangan. Tak henti-hentinya ia mengagumi kemewahan dan keindahan rumah besar yang tengah ia pijaki sekarang.

Wanita itu berhenti mendorong di tengah-tengah ruang tamu. Dengan gerakan cepat ia berjongkok di depan Juan yang tentunya kaget.

"Kak, kita sudah berapa lama menikah?" tanyanya dengan wajah penasaran. Ia baru ingat, sudah sadar sekian lama tapi tidak pernah bertanya mengenai hal ini.

Juan terdiam sejenak, menatap mata yang berbinar cerah itu. Alangkah baiknya jika sang istri akan selalu seperti ini. "Lima tahun."

"Hah? Lima tahun?" Ailin membuka mulutnya kaget. Ia lalu menatap sekitar, memperhatikan segala isi ruangan yang tampak begitu dingin.

"Sudah begitu lama? Apa kita selalu tinggal di sini?"

"Hem, sejak menikah."

"Apa aku jadi gila? Lima tahun terbuang sia-sia. Rumah secantik ini kenapa tidak dimanfaatkan sebaik mungkin?"

"Nyonya, Anda tidak pernah peduli dengan tuan. Apalagi hanya rumah dan ...."

"Kaihan!" Bentakan tegas dari Juan membuat asisten Wu menelan kembali perkataannya. Pria berkacamata itu terdiam, namun emosi masih terpancar jelas di wajahnya.

"Benar!" Seru Ailin tiba-tiba membuat asisten Wu kaget, begitu juga dengan Juan yang langsung tegang. Keduanya menatap Ailin dengan was-was. Takut kalau wanita itu ingatannya telah kembali.

"Benar sekali, aku terlalu abai. Rumah sebesar ini, seindah ini, pelayan yang siap sedia. Lalu ... suami setampan ini." Ailin yang masih berjongkok itu mendekat pada Juan, kedua tangannya terangkat dan membingkai wajah pria itu.

"Bisa-bisanya aku anggurin!" lanjutnya dengan raut wajah penuh penyesalan. Sementara Juan yang wajahnya tengah disentuh sang istri jadi membeku. Pria itu bahkan tidak bisa membuka mulutnya sama sekali. Begitu juga asisten Wu yang tampak syok.

"Tapi tidak papa, sebelumnya aku pasti sibuk kuliah sampai mengabaikan Kakak. Sekarang aku janji tidak lagi, lima tahun aku pasti sudah lulus, kan? Kalau pun kerja, aku akan berusaha semaksimal mungkin untuk membagi waktu." Wanita itu mengedipkan sebelah matanya. Namun raut terkejut Juan kini telah berubah. Dan Ailin bisa melihat dengan jelas.

"Ada apa? Wajahmu terlihat sedih?" tanya wanita itu dengan tangan yang masih setia di wajah sang suami.

"Kamu ... sebenarnya belum berkuliah."

"Hah?" Ailin melepas pegangannya dan melotot kaget.

"Kenapa? Memangnya nilaiku jelek sampai enggak bisa masuk universitas? Tapi aku ini pintar loh." Ailin mengerutkan kening, sekarang hanya ini alasan yang bisa ia pikirkan. Kalau masalah finansial ia rasa tidak mungkin, keluarganya saja lumayan kaya, apalagi Juan.

Namun Juan menggeleng. "Bukan."

"Lalu kenapa? Apa karena aku menikah denganmu?" tanya Ailin yang membuat pria itu tegang kesekian kalinya.

"Haish, kenapa wajahmu seperti itu? Tidak papa, aku pasti karena ingin fokus jadi ibu rumah tangga. Tapi sekarang ... kalau aku mau kuliah, Kakak mengizinkan, kan?"

Ailin menatap sang suami penuh harap. Namun kebungkaman Juan membuatnya bingung.

"Hem, Nyonya ...." Asisten Wu menelan ludahnya saat melihat Ailin yang kini menatapnya penuh tanya. Pria itu menarik napas berat. "Sebenarnya Nyonya belum lulus SMA."

"Hah? Bagaimana mungkin?" pekik Ailin yang refleks langsung berdiri.

"Kenapa aku bisa enggak lulus? Memangnya aku sebodoh itu?" Ailin bertanya dengan kedua mata yang berkaca-kaca. Wajahnya tampak begitu sedih, ia tidak menyangka dalam ingatan lima tahun yang hilang itu ada satu kejadian yang begitu tidak masuk akal.

"Kenapa?" tanyanya lagi saat tidak ada yang menjawab. Sementara Juan dan sang asisten saling memandang, tidak ada yang bisa membukanya sama sekali.

.

.

.

1
falea sezi
🤣🤣 ngakak
Manda
🤣🤣🤣
falea sezi
g lanjut kah
Joey: Lanjut dong😁
Bentar lagi update kok ✨
total 1 replies
falea sezi
baru nyimak klo bagus q ksih hadiah🤭
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!